Pemerintahan

Edhy Prabowo dan Juliari Batubara Pantas Dihukum Mati

Kamis, 18 Februari 2021 - 07:55 | 29.77k
Edhy Prabowo dan Juliari Batubara Pantas Dihukum Mati
Eks Menteri KKP RI Edhy Prabowo sudah berbaju orange. (FOTO: Jawa Pos)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAHukuman mati yang disematkan kepada eks Menteri KKP RI Edhy Prabowo dan mantan Mensos RI, Juliari Batubara kembali menjadi perbincangan.

Menurut banyak kalangan, mereka sudah pantas dijerat pidana tersebut, karena beberapa alasan yang sudah menguatkan dan juga mempertimbangkan efek jera.

kasus koropsi bMantan Mensos RI Juliari Batubara saat ditangkap oleh KPK. (FOTO: Detik.com)

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) Agus Rahardjo misalnya menilai, Edhy Prabowo dan Juliari sudah memenuhi unsur untuk dijerat dengan Pasal 2 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Laki-laki yang pernah menahkodai lembaga antirasua periode 2015-2019 itu memandang, praktik korupsi yang dilakukan keduanya di tengah pandemi Covid-19 itu layak diganjar dengan hukuman mati.

“Apabila syaratnya terpenuhi bisa diterapkan hukuman mati. Pertimbangan penting lainnya efek pencegahan, karena hukuman mati akan membuat orang takut atau jera melakukan korupsi,” katanya.

Wamenkumham RI Menilai Layak

Diketahui, perbincangan hukuman mati kepada Edhy Prabowo dan Juliari ini bermula dari pernyataan wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham RI) Edward Omar Sharif Hiariej dalam seminar nasional bertajuk ‘Telaah Kritis Terhadap Arah Pembentukan dan Penegakan Hukum di Masa Pandemi’ yang digelar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Selasa, (16/2/2021) kemarin.

Menurut Omar, dua bersangkutan tersebut memang sudah layak dituntut dengan ancaman pidana mati. Menurutnya, terdapat dua alasan pemberat bagi kedua koruptor tersebut.

Pertama, mereka melakukan kejahatan dalam keadaan darurat, yaitu pandemi Covid-19. Dan kedua, mereka melakukan kejahatan dalam jabatan.

"Hal memberatkan ini sudah lebih dari cukup diancam dengan Pasal 2 ayat 2 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," ujarnya.

KPK Beri Pasal Seumur Hidup

Menanggapi hal itu, Jubir KPK RI Ali Fikri menyampaikan, pihaknya sangat memahami hal tersebut. Dan tentu masyarakat juga menginginkan hal yang sama, agar para koruptor diberikan hukuman yang maksimal agar jera.

kasus koropsi cJubir KPK RI, Ali Fikri saat ditemui di kantor KPK, Jakarta Pusat. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)

Namun, dari KPK, saat ini pasal untuk mereka berdua, sebagaimana ketentuan UU Tipikor adalah pidana penjara seumur hidup.

“Penanganan perkara oleh KPK dalam perkara dugaan suap benur di KKP dan bansos di Kemensos, saat ini pasal yang diterapkan terkait dengan dugaan suap yang ancaman hukuman maksimalnya sebagaimana ketentuan UU Tipikor adalah pidana penjara seumur hidup,” jelasnya.

Sementara itu, ketua KPK preode 2011–2015 Abraham Samad, meminta KPK untuk mempertimbangkan penggunaan hukuman mati bagi Edhy Prabowo dan Juliari. Menurut laki-laki kelahiran 27 November 1966 itu, hukuman mati bisa menjadi efek jera.

"Itu perlu dipertimbangkan oleh KPK ya untuk memberikan tuntutan hukuman mati kepada kedua orang ini. Supaya memberikan efek kepada pelaku-pelaku korupsi agar orang tidak berani lagi melakukan korupsi masa sekarang ini," kata Samad kepada wartawan kemarin.

Juliari Batubara menjadi tersangka dalam perkara korupsi Bansos Covid-19. Ia diduga memotong Rp 10 ribu dari tiap paket pengadaan Bansos seharga Rp300 ribu. KPK RI menyebut, total duit yang diduga telah diterima sebesar Rp 17 miliar.

Sedangkan untuk Edhy Prabowo, ia tersangka kasus suap izin ekspor benih lobster KKP RI. Edhy diduga menerima uang senilai Rp 3,4 miliar dan 100 ribu dollar. Dan KPK RI diminta agar hukuman pidana mati bisa dipertimbangkan. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • DPRD Sidoarjo Belajar Pengembangan Seni Budaya di Kota Batu
    DPRD Sidoarjo Belajar Pengembangan Seni Budaya di Kota Batu
    04/03/2021 - 21:50
  • Pemkab Bogor Akan Bangun Mall Pelayanan Publik
    Pemkab Bogor Akan Bangun Mall Pelayanan Publik
    04/03/2021 - 21:47
  • 983 Pekerja PT KAI Daop 7 Madiun Dapat Vaksin Covid-19 Hari Ini
    983 Pekerja PT KAI Daop 7 Madiun Dapat Vaksin Covid-19 Hari Ini
    04/03/2021 - 21:44
  • Program Peduli Covid-19, Perumdam Tirta Anom Bebaskan Denda
    Program Peduli Covid-19, Perumdam Tirta Anom Bebaskan Denda
    04/03/2021 - 21:41
  • Harga Cabai Rawit di Magetan Tembus 100 Ribu Per Kilogram
    Harga Cabai Rawit di Magetan Tembus 100 Ribu Per Kilogram
    04/03/2021 - 21:38

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Ilmu
    Ngopi Pagi: Ilmu
    04/03/2021 - 08:26
  • Raksasa Baru dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    Raksasa Baru dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    03/03/2021 - 18:17
  • Ngopi Pagi: Riya'
    Ngopi Pagi: Riya'
    03/03/2021 - 07:10
  • Bank Syariah dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    Bank Syariah dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    03/03/2021 - 05:54
  • Memahami Perubahan Politik di Myanmar
    Memahami Perubahan Politik di Myanmar
    03/03/2021 - 02:21
  • Harapan Kepada Kepala Daerah Terpilih
    Harapan Kepada Kepala Daerah Terpilih
    03/03/2021 - 00:14
  • Menyoal Tentang Buzzer, Membangun Budaya Hukum Anti Hoaks
    Menyoal Tentang Buzzer, Membangun Budaya Hukum Anti Hoaks
    02/03/2021 - 23:31
  • Perubahan Pola Makan Masyarakat Jadi Beban Negara dalam Jangka Panjang
    Perubahan Pola Makan Masyarakat Jadi Beban Negara dalam Jangka Panjang
    02/03/2021 - 22:27

KULINER

  • Dibuat dari Bunga Telang, Nasi Telang Hadir di Kedai Rudeka Jombang
    Dibuat dari Bunga Telang, Nasi Telang Hadir di Kedai Rudeka Jombang
    04/03/2021 - 17:06
  • Legenda Kota Tasikmalaya, Mie Jaka jadi Buruan Pecinta Kuliner
    Legenda Kota Tasikmalaya, Mie Jaka jadi Buruan Pecinta Kuliner
    04/03/2021 - 14:35
  • Menyusuri Sejarah Lewat Kelezatan Lontong Cap Go Meh Hotel Tugu Malang
    Menyusuri Sejarah Lewat Kelezatan Lontong Cap Go Meh Hotel Tugu Malang
    04/03/2021 - 11:03
  • Mencicipi Lezatnya Soto Empal Kebo, Resep dari Sang Nenek Sejak Zaman Belanda
    Mencicipi Lezatnya Soto Empal Kebo, Resep dari Sang Nenek Sejak Zaman Belanda
    03/03/2021 - 23:01
  • Bentani Hotel & Residence Cirebon Menuai Berkah Lewat Eco Enzyme
    Bentani Hotel & Residence Cirebon Menuai Berkah Lewat Eco Enzyme
    03/03/2021 - 14:50
  • Kebohongan Pelat Militer Terbongkar, Wanita Kaya Diringkus POM TNI
    Kebohongan Pelat Militer Terbongkar, Wanita Kaya Diringkus POM TNI
    04/03/2021 - 12:47
  • Pertama Kali Syuting Adegan Intim, Maria Ozawa: Rasanya Pengin Muntah
    Pertama Kali Syuting Adegan Intim, Maria Ozawa: Rasanya Pengin Muntah
    04/03/2021 - 14:12
  • Ditahan Polisi, Jimmy Menangis dan Jadi Mualaf
    Ditahan Polisi, Jimmy Menangis dan Jadi Mualaf
    04/03/2021 - 07:26
  • Pembacok Anak Buah AKBP Iver Ditangkap Ternyata Geng Motor Enjoi MBR
    Pembacok Anak Buah AKBP Iver Ditangkap Ternyata Geng Motor Enjoi MBR
    04/03/2021 - 06:42
  • Gawat, Anggota Pasukan Elite TNI Dikeroyok dan Disetrum Tentara Asing
    Gawat, Anggota Pasukan Elite TNI Dikeroyok dan Disetrum Tentara Asing
    04/03/2021 - 17:30