Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Mensiasati Kebosanan Pembelajaran Daring

Rabu, 17 Februari 2021 - 13:04 | 48.80k
Mensiasati Kebosanan Pembelajaran Daring
Ganjar Setyo Widodo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA)
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Pembelajaran online atau populer dengan pembelajaran daring  sebenarnya sudah dilaksanakan oleh instansi pendidikan jauh-jauh sebelum masa pandemi covid-19. Bedanya, sebelum masa pandemi Covid-19, pembelajaran daring hanya digunakan sebagai suplemen saja bagi peserta didik.  Pembelajaran daring dilaksanakan sesekali saja untuk mengatasi kebosanan pembelajaran tatap muka setiap hari yang dilakukan oleh guru maupun dosen. Namun saat pandemi covid-19 ini, hal tersebut berbalik situasanya. Pembelajaran daring menjadi pilihan utama bagi pendidikan untuk mengurangi resiko penularan covid-19.

Di awal-awal, menurut pengamatan penulis, siswa maupun mahasiswa sangat antusias sekali dengan pembelajaran daring. Siswa terkesima melihat kemudahan dan kecanggihan fitur aplikasi pembelajaran daring. Memang, para penyedia layanan pembelajaran online, seperti moodle, google classroom, dan lainnya berlomba-lomba untuk membuat aplikasi pembelajaran daring yang penuh dengan fitur-fitur yang memudahkan guru/dosen dan siswa/mahasiswa.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sampai saat ini praktis siswa maupun mahasiswa sudah melakukan pembelajaran daring selama satu bulan lebih. Berbagai kalangan telah melakukan survei kepada siswa dan hasilnya siswa mengalami kebosanan dengan model pembelajaran daring. Alasan kebosanan mereka yaitu soal stagnannya kreativitas guru, rindu dengan teman-temannya, terbatasnya mobilisasi dan kurangnya produktivitas di rumah. Pembelajaran yang biasanya menggunakan aplikasi tatap muka online kini pun hanya diikuti oleh beberapa siswa saja. Bahkan ada mahasiswa yang hanya masuk ke konferensi namun kenyataan pasif sebagai peserta. Ini tentu ini adalah problem.

Untuk mengatasi hal itu, sebenarnya ada beberapa tips untuk mengatasi kebosanan tersebut. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan oleh guru dan dosen:

1.    Strategi Crossover Learning

Crossover Learning merupakan strategi yang mengkombinasikan lingkungan belajar formal dengan informal. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menjembatani antara kegiatan formal (sekolah) dengan kegiatan informal (rumah) sehingga lebih autentik dan berkesinambungan. Guru dapat memberikan tugas kepada siswa sebagai tugas formal dan mencari solusi atas tugas tersebut melalui kegiatannya sehari-hari sehingga ada integrasi antara kegiatan sekolah dengan kegiatan kampus. Dengan begitu, pembelajaran daring yang sedang dilakukan saat ini tidak terkesan terpisah dari kegiatan sehari-hari siswa dan mahasiswa. Kunci dari suksesnya strategi ini yaitu kreativitas guru.

2.    Menentukan alokasi belajar yang tepat dan fleksibel

Pembelajaran daring sering diperlakukan sama dengan pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka memang harus tepat waktu karena terbatas pada jam-jam tertentu, tempat tertentu (kelas), dan jam kerja yang sudah ditentukan. Tentu tidak fleksibel sekali. Khusus pembelajaran daring ini haruslah berbeda. Guru dan dosen seharusnya lebih fleksibel soal waktu dalam pembelajaran daring. Misalnya dalam satu bab pertemuan tidak harus diselesikan dalam 2 jam seperti jam tatap muka,melainkan bisa diselesaikan dalam satu minggu sehingga siswa bisa berkegiatan fleksibel dalam kehidupan sehari-harinya di rumah.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

3.    Tidak langsung bicara materi

Salah satu penyebab kejenuhan yaitu materi pembelajaran yang harus dihadapai oleh siswa. Untuk itu, dalam pembelajaran daring, perlu kiranya guru dan dosen membicarakan hal-hal yang ringan saja, misalnya bertanya tentang kabar siswa, kegiatan sehari-hari siswa saat pandemi, atau bahkan membuka pembelajaran dengan penuh keceriaan dan kebahagiaan. Hal-hal kecil tersebut terbukti efektif mengatasi stres yang dilanda siswa.

4.    Mengurangi kepadatan materi ajar

Kepadatan materi ajar karena tuntutan kurikulum membuat guru harus menyampaikan semua itu kepada siswa. Namun dalam masa pandemi itu mungkin perlu adanya pengurangan kepadatan materi ajar. Dengan berkurangnya mareri ajar, maka pembelajaran akan berkurang beban akademiknya. Akibatnya, siswa akan menjadi lebih rileks dalam belajar dengan beban belajar yang berkurang.

Demikian sedikit tips untuk guru dan dosen mengatasi kejenuhan pembelajaran daring. Semoga pandemi ini segera berakhir. Amin.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Ganjar Setyo Widodo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA).

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • SMA Pradita Dirgantara Gelar Seleksi PPDB Serentak
    SMA Pradita Dirgantara Gelar Seleksi PPDB Serentak
    27/02/2021 - 13:12
  • Senpi Personel Polres Batu Ditarik, Ada Apa?
    Senpi Personel Polres Batu Ditarik, Ada Apa?
    27/02/2021 - 12:35
  • Tim Sibat Sirukem Banjarnegara Sosialisasikan 5M Lewat Musik Hadrah
    Tim Sibat Sirukem Banjarnegara Sosialisasikan 5M Lewat Musik Hadrah
    27/02/2021 - 12:29
  • Ingin Jadi Wirausahawan Unggul? Yuk Kuliah di STES Ihya' Ulumiddin Banyuwangi
    Ingin Jadi Wirausahawan Unggul? Yuk Kuliah di STES Ihya' Ulumiddin Banyuwangi
    27/02/2021 - 12:24
  • Genjot Pertumbuhan Pariwisata, Pelaku Wisata di Banyuwangi Siapkan Songgon TIC
    Genjot Pertumbuhan Pariwisata, Pelaku Wisata di Banyuwangi Siapkan Songgon TIC
    27/02/2021 - 11:56

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • “Titipan” untuk Pak Bupati
    “Titipan” untuk Pak Bupati
    27/02/2021 - 11:00
  • Renungan Harlah ke-95 NU: Dosen NU, untuk Apa? 
    Renungan Harlah ke-95 NU: Dosen NU, untuk Apa? 
    27/02/2021 - 09:27
  • Ngopi Pagi: Emphaty
    Ngopi Pagi: Emphaty
    27/02/2021 - 07:30
  • Ngopi Pagi: Iman
    Ngopi Pagi: Iman
    25/02/2021 - 07:56
  • Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    24/02/2021 - 16:10
  • Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    24/02/2021 - 16:06
  • Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    24/02/2021 - 13:51
  • Menuju Hubungan Agama dan Negara di Indonesia yang Lebih Baik
    Menuju Hubungan Agama dan Negara di Indonesia yang Lebih Baik
    24/02/2021 - 12:02

KULINER

  • Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    27/02/2021 - 07:00
  • Catat, Inilah Resep Pedas dan Gurih Lontong Cap Gomeh
    Catat, Inilah Resep Pedas dan Gurih Lontong Cap Gomeh
    26/02/2021 - 06:27
  • Cold Pressed Juice Clean Label Kaya Manfaat
    Cold Pressed Juice Clean Label Kaya Manfaat
    25/02/2021 - 23:33
  • Jus Honje Produk Ooy Rukoyah Jadi Minuman Khas Pangandaran
    Jus Honje Produk Ooy Rukoyah Jadi Minuman Khas Pangandaran
    25/02/2021 - 16:06
  • Brokoli Pasta Solusi Sarapan yang Jadi Favorit Anak
    Brokoli Pasta Solusi Sarapan yang Jadi Favorit Anak
    25/02/2021 - 01:20
  • Terliar, Ritual Seks Petarung Seksi Ini Bikin Merinding
    Terliar, Ritual Seks Petarung Seksi Ini Bikin Merinding
    27/02/2021 - 00:02
  • Curhat Sadis McGregor Takut dengan Ratu Seks WWE
    Curhat Sadis McGregor Takut dengan Ratu Seks WWE
    27/02/2021 - 06:00
  • KPK Tangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah
    KPK Tangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah
    27/02/2021 - 07:04
  • Keren, Via Vallen Pedangdut Pertama Nyanyikan OST Film Disney
    Keren, Via Vallen Pedangdut Pertama Nyanyikan OST Film Disney
    27/02/2021 - 10:16
  • Legowo Ditinggal Pemainnya yang Prajurit TNI Merantau ke Eropa
    Legowo Ditinggal Pemainnya yang Prajurit TNI Merantau ke Eropa
    27/02/2021 - 06:00