Kopi TIMES

Urgensi Aktivis Psikolog-Spiritualis di tengah One Gate System dan Pandemi

Selasa, 09 Februari 2021 - 03:09 | 26.44k
Urgensi Aktivis Psikolog-Spiritualis di tengah One Gate System dan Pandemi
Ali Makhrus, MA; Magister Pengkajian Islam Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidaytullah Jakarta.
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid-II saat pandemi Covid-19 di Kabupaten Madiun menuai ragam respons dan reaksi dari masyarakat.

Ketentuan tersebut sebagaimana tertuang dalam surat Bupati Kabupaten Madiun nomor 130/48/402.011/2021. Kemudian ditindak lanjuti dengan surat dengan nomor: 130/14/402.001/2021, bersifat penting perihal “Pengendalian Mobilitas Warga di Masa Pemberlakuan PPKM Covid-19 di Kabupaten Madiun, yang berisi tentang pengoptimalkan peran Posko Satgas Covid-19 Desa/Kelurahan, Menerapkan sistem one gate system bagi akses keluar masuk warga, terakhir melakukan pemantauan dan pencatatan terhadap warga daerah lain yang memasuki wilayah desa/kelurahan melalui covid.madiunkab.go.id.

Respons dan reaksi warga baik dalam bentuk protes di media sosial atau gremeng-gremeng (mengeluh) tentang efektivitas kebijakan tersebut sangatlah beragam. Rerata respon tersebut mengarah kepada trauma, kecemasan, dan ketidakpastian yang tak berujung.

Secara psikologis dapat dimaklumi. Mengingat, kondisi pandemi kali ini benar-benar menyita banyak emosi, pikiran, dan tenaga, akibat ketidakpastian masa depan efek dari pandemi pada segala aspek kehidupan. Selain itu, proses pembatasan yang terus menerus dilakukan, di saat bersamaan kasus positif terus naik, laju korban meninggal menunjukkan grafik yang tidak bersahabat. Belum lagi tanggung jawab berkehidupan yang terus berlangsung, dan tidak mau kompromi. Kondisi ini diperparah dengan tekanan-tekanan dari pemerintah bersifat penuh ancaman, overconfidence, bias optimis, dan terlampau heuristik.

Kondisi tersebut telah banyak diulas oleh berbagai lembaga riset dunia tentang dampak pademi abad 21 ini terhadap kesehatan mental, sebut saja Steven Tylor (2019), dalam The Psycology Of Pandemics: Preparing for the next Global Outbreak of Infectious Desease.

Tylor berpendapat, bahwa pandemi mempengaruhi psikologis orang secara luas dan massif. Mulai dari cara berfikir memahami informasi tentang sehat dan sakit, perubahan emosi (takut, khawatir, cemas) dan perilaku sosial (menghindar, stigmatisasi, perilaku sehat). Selain itu juga menimbulkan prasangka, dan diskriminasi outgroup, yang berpotensi menyulut kebencian dan konflik sosial. Bahkan, lanjut Tylor, akan lahir sekitar 10 hingga 15% orang yang tidak akan kembali normal secara mental seperti sedia kala melebihi pandemi itu sendiri.

Kondisi psikis masyarakat sudah barang tentu tidak boleh luput dari perhatian pemerintah, sehubungan dengan penerapan one gate system (selanjutnya disingkat: OGS) di kawasan Madiun Raya.

Ngono yo Ngono, Ning ojo Ngono

Sehubungan dengan bergam sanksi sebagai langkah pendukung efektivitas dan efesiensi OGS sebagaimana yang beredar di media sosial, baik berupa denda, pencopotan kades misal tidak optimal dst, patut disayangkan (jika itu benar).

Sebagaimana telah dikemukakan di atas, kondisi saat ini merupakan kondisi yang tidak ada yang menginginkan, dan tidak ada terbesit keinginan masyarakat kecil (red: sipil) untuk menolak atau bahkan menentang kebijakan pemerintah yang beriktikad baik demi kepentingan bersama, yakni mencegah kerusakan atau madharat (dar’ul mafasid/daf’ut dharar) karena virus global ini. Alangkah baiknya, pemerintah lebih proporsional dan multiperspektif nun bijak dalam upaya mewujudkan kemaslahatan bersama (mashlahah ‘amah).

Masyarakat Madiun Raya adalah masyarakat yang besar dari kebudayaan Jawa, hampir 100% memeluk agama Islam yang rahmatal lil alamin. Kultur serta nilai luhur Jawa dan Islam membentuk penalaran masyarakat Madiun Raya secara umum.

Itu artinya, kesadaran hamemayu hayuning bawana dan hamemayu hayuning sasama adalan tabiat alamiah masyarakat kita dari dulu hingga hari ini. Selain itu, kesadaran kosmik hubungan pemerintah dan rakyat adalah sebagai hubungan yang saling melengkapi tidak perlu diragukan lagi. Bila berhadapan dengan orang atau kelompok masyarakat yang kontra tidak perlu dikhawatirkan sebagai sebuah bentuk provokasi atau konspirasi, itu sangat berlebihan.

Penulis ingin menekankan, bila masyarakat berpatisipasi, meski dalam bentuk kontra, justru itu merupakan bentuk kepedulian, perhatian dan kecintaan masyarakat kepada pimpinan. Karenannya, masyarakat tidak perlu lagi dijejali lagi hal-hal yang membuat mereka muak dan putus asa. Jikalau hal tersebut urgen, selaiknya dikemukakan dengan komunikasi yang mengedepankan asas kearifan lokal dan santun, tidak perlu saling ancam dengan perangkat (chanel) yang disediakan oleh kemajuan teknologi saat ini.

Kontribusi Aktivis Psikolog-Spiritualis di tengah OGS & Pandemi

Selanjutnya, keterlibatan para tokoh spiritualis, psikolog dan aktivis peduli kesehatan mental perlu diberikan ruang lebih luas. Senafas dengan itu, intelektual muslim abad 9-10 M, Abu Zaid Ahmad ibn Ahmad al-Balkhi, dalam kitabnya, Masholihul Abdan Wa Al-Anfus, mengenai nkemaslahatan tubuh (fisik) dan psikis (jiwa), mengingatkan keseimbangan pengobatan fisik sekaligus psikis. Kepedulian pada kesehatan mental ini merupakan bentuk usaha membangun optimisme di tengah situasi pandemi yang tidak diketahui kapan akan berakhir. Sementara pengobatan fisik seperti vaksin, masyarakat sipil juga mendapat giliran paling akhir, itu pun ke depan belum tahu masih digratiskan kah sesuai arahan presiden beberapa bulan lalu, atau bayar sendiri karena situasi ke depan juga belum jelas.

Sisi lain yang kita patut syukuri adalah Madiun merupakan bagian dari Indonesia, dan Indonesia bagian dari bangsa Asia, yang dikenal sebagai manusia berkebudayaan kolektifk atau saiyek saekoproyo. Hal ini seperti dikemukakan oleh Riset H. S, Oh, dengan titel, Do Collectivist conform more than individualism? Cross Cultural differences in compliance and internazionalization, Social behavior and Personality: an International Journal, 41, 981-994.

Pada konteks konformitas atau perubahan sikap atau perilaku agar sesuai dengan norma sosial yang ada, masyarakat kita selangkah lebih maju dibandingkan dengan kultur Amerika dan Eropa yang individualis bahkan ateis, sesuai akar filsafat mereka kebanyakan yang memang berangkat dari filsafat individualisme. Apalagi Madiun berisi masyarakat Jawa yang cenderung memegang erat harmonisasi dari pada disharmoni. Sebagaimana sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari petuah spendahulu kita antara lain, silih asah, silih asih, silih asuh.

Oleh karena itu, pemerintah setempat penting melibatkan para aktivis, relawan psiko-spiritualis baik berlatar profesional, keagamaan atau kebudayaan. Penjelasan-penjelasan non medis yang bersifat mental dan psikis memerlukan orang yang kompeten sesuai keahlian.

Senada dengan arahan Word Health Organization (WHO, 2020) dan American Psycological Association  (APA, 2020) dalam rangka mengurangi resiko dampak pandemi dalam aspek mentalitas dan kejiwaan. Seperti membatasi informasi tidak sehat; menjaga koneksi dengan orang lain; menjalankan aktivitas, kreasi dan inovasi; mengkopi strategi mengurangi stres, membangun optimism dan harapan positi dengan psiko religious; aware terhadap situasi terkini; aktiv berkegiatan sosial atau berbagi hal baik;  kooperatif dan pro aktif terlibat dalam masalah dampak pandemi,(lihat lebih lanjut; www.who.int dan www.apa.org). Semua arahan APA dan WHO ini tetap dalam kaidah 5 M sebagai norma dan kebiasaan baru.

***

*)Oleh: Ali Makhrus, MA; Magister Pengkajian Islam Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidaytullah Jakarta.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Minggu Paling Berdarah, Polisi Myanmar Menembak Mati Empat Orang Pengunjuk Rasa
    Minggu Paling Berdarah, Polisi Myanmar Menembak Mati Empat Orang Pengunjuk Rasa
    28/02/2021 - 17:15
  • Sang Pecanting Listrik dari Candi Jago
    Sang Pecanting Listrik dari Candi Jago
    28/02/2021 - 17:09
  • Sukses Selenggarakan Pilkada 2020, KPU Pangandaran Gelar Baksos Tanam Mangrove
    Sukses Selenggarakan Pilkada 2020, KPU Pangandaran Gelar Baksos Tanam Mangrove
    28/02/2021 - 17:03
  • Cuaca Ekstrem, Pemkab Lombok Barat Minta Masyarakat Tetap Waspada
    Cuaca Ekstrem, Pemkab Lombok Barat Minta Masyarakat Tetap Waspada
    28/02/2021 - 16:59
  • Bupati Ipuk Minta Setiap Dinas di Banyuwangi Ramah Bagi Penyandang Disabilitas
    Bupati Ipuk Minta Setiap Dinas di Banyuwangi Ramah Bagi Penyandang Disabilitas
    28/02/2021 - 16:53

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Kontan
    Ngopi Pagi: Kontan
    28/02/2021 - 08:19
  • “Titipan” untuk Pak Bupati
    “Titipan” untuk Pak Bupati
    27/02/2021 - 11:00
  • Renungan Harlah ke-95 NU: Dosen NU, untuk Apa? 
    Renungan Harlah ke-95 NU: Dosen NU, untuk Apa? 
    27/02/2021 - 09:27
  • Ngopi Pagi: Emphaty
    Ngopi Pagi: Emphaty
    27/02/2021 - 07:30
  • Ngopi Pagi: Iman
    Ngopi Pagi: Iman
    25/02/2021 - 07:56
  • Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    24/02/2021 - 16:10
  • Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    24/02/2021 - 16:06
  • Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    24/02/2021 - 13:51

KULINER

  • Kampung Mina Ijen Suites Resort and Convention Sajikan Olahan Menu Ikan Nusantara
    Kampung Mina Ijen Suites Resort and Convention Sajikan Olahan Menu Ikan Nusantara
    28/02/2021 - 14:54
  • Hadirkan Suasana Alam Pedesaan, De Pule Cafe & Resto Jadi Pilihan Wisata Kuliner di Madiun
    Hadirkan Suasana Alam Pedesaan, De Pule Cafe & Resto Jadi Pilihan Wisata Kuliner di Madiun
    28/02/2021 - 14:29
  • Cara Olah Brokoli Tetap Renyah dan Kaya Kandungan Gizi
    Cara Olah Brokoli Tetap Renyah dan Kaya Kandungan Gizi
    28/02/2021 - 02:22
  • Nasi Liwet, Kuliner Khas Majalengka yang Gurih dan Nikmat
    Nasi Liwet, Kuliner Khas Majalengka yang Gurih dan Nikmat
    27/02/2021 - 16:33
  • Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    27/02/2021 - 07:00
  • Pose Pakai Tanktop Tanpa Bra, Vanessa Angel Jadi Sorotan Warganet
    Pose Pakai Tanktop Tanpa Bra, Vanessa Angel Jadi Sorotan Warganet
    28/02/2021 - 00:00
  • Ini Dia IRT Cantik Bandar Besar Narkoba, Jadi Buronan Polisi
    Ini Dia IRT Cantik Bandar Besar Narkoba, Jadi Buronan Polisi
    28/02/2021 - 09:37
  • Buntut Kasus Maut Bripka CS, Propam-TNI NTB Razia Hiburan Malam
    Buntut Kasus Maut Bripka CS, Propam-TNI NTB Razia Hiburan Malam
    28/02/2021 - 07:22
  • Ritual Liar Petarung Seksi Hingga Prajurit TNI Merantau ke Eropa
    Ritual Liar Petarung Seksi Hingga Prajurit TNI Merantau ke Eropa
    28/02/2021 - 06:54
  • Bebas PPnBM, Harga Brio RS Menggiurkan
    Bebas PPnBM, Harga Brio RS Menggiurkan
    28/02/2021 - 11:51