Kopi TIMES

PLTU Unit 2 Cirebon Lebih Ramah Lingkungan, Solusi atau Halusinasi?

Kamis, 04 Februari 2021 - 13:14 | 24.23k
PLTU Unit 2 Cirebon Lebih Ramah Lingkungan, Solusi atau Halusinasi?
Cucu Rahmat Hidayat, Direktur Hukum dan Advokasi Lembaga Bakornas Leppami PB HMI.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebelumnya, Cirebon Power sejak tahun 2012 telah mengoperasikan PLTU Cirebon I 660 MW yang menggunakan teknologi batu bara bersih yaitu super cricital.

Disusul sekarang, Cirebon Energi Prasarana (CEPR) membangun PLTU Cirebon unit 2. Pembangkit ini direncanakan menggunakan teknologi ultra super critical (USC) dan merupakan salah satu proyek dalam program 35.000 MW dengan total investasi mencapai US$ 2,2 miliar. Menggunakan teknologi ultra super critical (USC) yang dapat mengurangi tingkat emisi, PLTU Cirebon unit 2 digadang-gadang lebih ramah terhadap lingkungan.

Teknologi Ultra Super Critical adalah teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi pembangkit listrik melalui proses pengaturan tekanan dan suhu uap yang masuk kedalam turbin. Ketika tekanan dan suhu semakin tinggi, maka tingkat efisiensi akan menjadi semakin tinggi dan membuatnya semakin rendah emisi karbon. Teknologi ini juga diklaim mampu meningkatkan efisiensi pembangkit listrik hingga mencapai 15 persen dibandingkan teknologi non USC.

Lain dari itu,  begitu pentingnya kesehatan lingkungan guna menunjang naiknya tingkat derajat kesehatan masyarakat. Kesehatan lingkungan juga menjadi sangat penting karena mendapatkan lingkungan yang sehat merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945).

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak yang melekat pada setiap orang sejak ia lahir sampai meninggal dunia. UUD NRI 1945, mengamanatkan mengenai hak asasi manusia terhadap kesehatan yang diejawantahkan dalam batang tubuh yang menyatakan, "Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan". Bukan hanya hak atas kesejahteraan hidup lahir maupun batin, orang juga berhak untuk mendapatkan lingkungan yang baik pula.

Kemudian, ada juga amanat pada Konvenan Internasional Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (EKOSOB). Pasal 12 ayat (1) dan (2) yang berbunyi:

1. Negara-negara Peserta Perjanjian ini mengakui hak setiap orang untuk menikmati standar tertinggi yang dapat dicapai untuk kesehatan jasmani dan rohani.

2. Langkah-langkah yang diambil oleh Negara-negara Peserta Perjanjian ini untuk mencapai pelaksanaan sepenuhnya atas hak ini termasuk :

a) Ketentuan untuk penurunan angka kelahiran dan kematian bayi serta untuk perbaikan kesehatan anak;

b) Perbaikan seluruh aspek kesehatan lingkungan dan industri;

c) Pencegahan, perawatan dan pengawasan terhadap penyakit epidemik, endemik, penyakit karena pekerjaan dan penyakit lainnya;

d) Penciptaan kondisi yang akan menjamin semua pelayanan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan seandainya menderita sakit.

Selanjutnya, Jaminan terhadap kesehatan dan hak atas kesehatan lingkungan telah tertuang juga pada batang tubuh UUD 1945 Amandemen ke IV, pada Pasal 28H ayat (1) yang menyebutkan bahwa:

"Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan".

Pasal tersebut memberikan mandat kepada negara untuk bertanggung jawab dan berkewajiban dalam pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan yang baik bagi seluruh warga negara dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang hidup sehat sejahtera lahir dan batin.

Salah satu tujuan dari perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas lingkungan hidup sebagai bagian dari hak asasi manusia yang berarti konsep ini mengakomodir dua hak sekaligus yaitu hak lingkungan atas kualitas lingkungan hidup yang baik dan hak manusia untuk menikmati lingkungan idup tersebut sehingga kehidupan dapat berjalan dengan harmonis.

Perlu diketahui bersama, polutan yang dihasilkan PLTU yang dapat berupa Fly Ash dan sebagainya dikeluarkan melalui cerobong asap yang kemudian bisa dihembuskan oleh angin dan membawa debu ke masyarakat sekitar yang tinggal di dekat PLTU tersebut.

Di Indonesia sendiri, menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Harvard University–Atmospheric Chemistry Modeling Group menyatakan bahwa kematian dini yang diakibatkan oleh polusi udara dari operasi PLTU Batubara telah menyebabkan sekitar 6.500 jiwa pertahun, dan akan meningkat menjadi 15.700 jiwa/tahun, jika pembangunan PLTU Batubara terus berlanjut. Polusi udara merupakan pembunuh senyap, yang mengakibatkan lebih dari 3 juta jiwa meninggal dunia.

Terlepas dari itu semua, PLTU sebagai salah satu pembangkit ketenagalistrikan yang diandalkan di Indonesia, selain murah, bahan baku PLTU yaitu batu bara cukup mudah untuk di dapatkan karena tambang batu bara itu sendiri cukup banyak di Indonesia.

Dengan teknologi Ultra Super Critical (USC) yang dihadirkan pada PLTU Cirebon unit 2, Cirebon Energi Prasarana (CPER) mengklaim dengan tingkat emisi yang rendah maka akan ramah lingkungan. Ini akan menjadi solusi atau hanya halusinasi itu akan terjawab ketika sudah beroperasi. Nyatanya, masyarakat berharap hak hidup sehatnya terpenuhi.

CEPR menargetkan pembangunan proyek PLTU Cirebon rampung di Februari 2022, nanti kita akan analisa bersama berdasarkan presentase kesehatan lingkungan sekitar ketika nanti PLTU Cirebon unit 2 setelah beroprasi dengan mengakumulasikan berapa persentase pertumbuhan kesejahteraan, kenaikan derajat kesehatan lingkungan yang tentu kita berharap dengan hadirnya PLTU tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan listrik untuk setiap harinya, tetapi juga tetap memperhatikan hak hidup sehat masyarakat sekitarnya.

***

*)Oleh: Cucu Rahmat Hidayat, Direktur Hukum dan Advokasi Lembaga Bakornas Leppami PB HMI.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Smartfren Rejeki WOW, Begitu Mudah Dapat Rejekinya!
    Smartfren Rejeki WOW, Begitu Mudah Dapat Rejekinya!
    28/02/2021 - 00:22
  • Pemda Pangandaran Kenakan Denda Bagi Warga Tak Pakai Masker
    Pemda Pangandaran Kenakan Denda Bagi Warga Tak Pakai Masker
    27/02/2021 - 23:50
  • Wali Kota Jakarta Timur Ajak Parpol Berkontribusi Nyata Bagi Kebutuhan Warga
    Wali Kota Jakarta Timur Ajak Parpol Berkontribusi Nyata Bagi Kebutuhan Warga
    27/02/2021 - 23:44
  • Kurang Ketatnya Prokes Pemicu Klaster Perkantoran di Ciamis
    Kurang Ketatnya Prokes Pemicu Klaster Perkantoran di Ciamis
    27/02/2021 - 23:32
  • Wapres RI: Rawat Kesepakatan Nasional Sebagai Benteng Pertahanan Tantangan Globalisasi
    Wapres RI: Rawat Kesepakatan Nasional Sebagai Benteng Pertahanan Tantangan Globalisasi
    27/02/2021 - 23:26

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • “Titipan” untuk Pak Bupati
    “Titipan” untuk Pak Bupati
    27/02/2021 - 11:00
  • Renungan Harlah ke-95 NU: Dosen NU, untuk Apa? 
    Renungan Harlah ke-95 NU: Dosen NU, untuk Apa? 
    27/02/2021 - 09:27
  • Ngopi Pagi: Emphaty
    Ngopi Pagi: Emphaty
    27/02/2021 - 07:30
  • Ngopi Pagi: Iman
    Ngopi Pagi: Iman
    25/02/2021 - 07:56
  • Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
    24/02/2021 - 16:10
  • Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    Harapan Terhadap Perubahan UU Pemilu
    24/02/2021 - 16:06
  • Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    Mengubah Stigma Milenial dalam Dunia Peternakan di Era 4.0
    24/02/2021 - 13:51
  • Menuju Hubungan Agama dan Negara di Indonesia yang Lebih Baik
    Menuju Hubungan Agama dan Negara di Indonesia yang Lebih Baik
    24/02/2021 - 12:02

KULINER

  • Nasi Liwet, Kuliner Khas Majalengka yang Gurih dan Nikmat
    Nasi Liwet, Kuliner Khas Majalengka yang Gurih dan Nikmat
    27/02/2021 - 16:33
  • Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    Yuk Intip, Cara Pembuatan Sambal Terasi Ala Mojang Cirebon
    27/02/2021 - 07:00
  • Catat, Inilah Resep Pedas dan Gurih Lontong Cap Gomeh
    Catat, Inilah Resep Pedas dan Gurih Lontong Cap Gomeh
    26/02/2021 - 06:27
  • Cold Pressed Juice Clean Label Kaya Manfaat
    Cold Pressed Juice Clean Label Kaya Manfaat
    25/02/2021 - 23:33
  • Jus Honje Produk Ooy Rukoyah Jadi Minuman Khas Pangandaran
    Jus Honje Produk Ooy Rukoyah Jadi Minuman Khas Pangandaran
    25/02/2021 - 16:06
  • Pose Pakai Tanktop Tanpa Bra, Vanessa Angel Jadi Sorotan Warganet
    Pose Pakai Tanktop Tanpa Bra, Vanessa Angel Jadi Sorotan Warganet
    28/02/2021 - 00:00
  • Lionel Messi Gacor, Barcelona Bikin Malu Sevilla
    Lionel Messi Gacor, Barcelona Bikin Malu Sevilla
    28/02/2021 - 00:16
  • Dramatis, Oxford United Selamat dari Kekalahan
    Dramatis, Oxford United Selamat dari Kekalahan
    28/02/2021 - 00:03
  • Penjualan Apartemen Diproyeksi Kinclong Kuartal II 2021, Ada Tapinya
    Penjualan Apartemen Diproyeksi Kinclong Kuartal II 2021, Ada Tapinya
    28/02/2021 - 00:04
  • Dominasi Tim Tamu di Babak 16 Besar Liga Champions
    Dominasi Tim Tamu di Babak 16 Besar Liga Champions
    28/02/2021 - 01:00