Advertisement
Peristiwa Daerah

Limbah Pabrik Sumpit Cemari Lahan Pertanian di Bondowoso

Petani di Desa Pekauman,  Kecamatan Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur khawatir dengan adanya  limbah pabrik yang mencemari air yang dipakai untuk mengairi sawah mereka.

TIMES Indonesia,
Limbah Pabrik Sumpit Cemari Lahan Pertanian di Bondowoso
Limbah Pabrik pembuatan sumpit PT Bonindo mencemari aliran air yang digunakan untuk mengairi sawah warga. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Petani di Desa Pekauman,  Kecamatan Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur khawatir dengan adanya  limbah pabrik yang mencemari air yang dipakai untuk mengairi sawah mereka. Limbah itu diduga dari pabrik pembuat sumpit, PT Bonindo Abadi.

Salah seorang warga sekaligus tokoh masyarakat, Ali Rohbini menjelaskan, aliran air dari limbah pabrik tersebut berbusa dan berwarna hitam. 

Advertisement

"Baunya juga menyengat. Banyak warga yang mengeluhkan limbah ini. Yang dikeluarkan dari pabrik itu,” jelasnya.

Menurutnya, limbah itu juga mengalir ke selokan lahan pertanian warga. Selanjutnya warga setempat pun memberikan peringatan dengan mengirim petisi. Surat tersebut ditandatangani 100 warga yang terdampak aliran limbah pabrik tersebut.

"Surat keberatan itu sudah dikirimkan kepada pabrik terkait, dengan tembusan bupati, OPD terkait, aparat yang berwenang dan Muspika setempat," paparnya.

Warga lain, Nurhasan mengatakan bahwa limbah pabrik itu menyebabkan  sumur warga tidak bisa dipakai saat musim kemarau karena airnya berwarna hitam keruh

"Area persawahan milik warga saluran airnya berubah menjadi hitam dan kuning," terangnya saat dikonfirmasi.

Advertisement

Sementara itu Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Agung Ari Wibowo mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan langsung ke lokasi dan mengambil sample limbah.

"Nantinya sample limbah itu aka diuji di laboratorium. Nanti hasilnya seperti apa, akan kami kabarkan kembali,” terangnya.  (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia