Ekonomi

Dorong Akselerasi Pembangunan Pertanian dan Kelautan, Ini Usulan WAMTI Indramayu

Minggu, 24 Januari 2021 - 11:21 | 22.58k
Dorong Akselerasi Pembangunan Pertanian dan Kelautan, Ini Usulan WAMTI Indramayu
Para pengurus WAMTI Kabupaten Indramayu.(Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Wahana Masyarakat Tani dan Nelayan Indonesia Kabupaten Indramayu (WAMTI Indramayu), terus berupaya untuk mendorong akselerasi pembangunan pertanian dan kelautan di Kabupaten Indramayu.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku utama pertanian dan kelautan.

Menurut Ketua WAMTI Kabupaten Indramayu, Wawan Sugiarto, terdapat beberapa isu strategis yang akan disampaikan kepada publik maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, terkait pembangunan pertanian dan kelautan.

Pertama adalah isu kesuburan tanah yang semakin menurun diakibatkan penggunaan pupuk kimia yang berlebihan.

Hal ini akan menyisakan zat kimia dalam tanah, yang akan mengikat tanah menjadi lengket dan tidak menjadi gembur lagi. Kondisi seperti ini akan membunuh organisme dan menghambat pelapukan bahan organik, penyerapan tanah oleh akar dan akan mengurangi hasil panen. Kondisi tersebut kalau dipaksakan akan menaikkan biaya operasional bagi petani tentunya akan mengurangi keuntungan petani.

"Solusi yang harus dilakukan adalah dengan mengurangi pemakaian pupuk kimia dan menggunakan pupuk organik pembenah tanah, khususnya pada pengolahan tanah," jelasnya, Minggu (23/1/2021).

Isu kedua adalah pembuatan kawasan pangan secara terpadu dan terintegrasi. Wawan menjelaskan, konsep food estate yang dicanangkan oleh pemerintah pusat bisa diterapkan di Kabupaten Indramayu dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan tanah kehutanan dengan program Perhutanan Sosial (PS).

"Dengan adanya kawasan hutan sekitar 20.000 hektare di Kabupaten Indramayu, bisa dijadikan bahan dasar untuk pembangunan food estate yang menggabungkan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan yang saling terkait, terpadu, sehingga bisa dijadikan sumber peningkatan lumbung pangan nasional," paparnya.

Isu ketiga, lanjutnya, adalah rehabilitasi jaringan irigasi pertanian. Potensi lahan sawah seluas 112.000 hektare menjadikan Indramayu menjadi lumbung pangan nasional. Luasan tersebut menduduki peringkat ke- 1 se Jawa Barat dan luasan sawah Jawa Barat peringkat ke -2 secara nasional. Tentunya kondisi tersebut, bisa dipertahankan ketika fungsi jaringan irigasi tetap terjaga sebagai pengambil, penampung dan pembagi ke petak-petak sawah petani.

"Kondisi jaringan irigasi pertanian perlu mendapat rehabilitasi atau perbaikan, karena kondisi sebagian besar tidak berfungsi atau rusak, khususnya jaringan irigasi tersier," ujarnya.

Isu keempat, kata Wawan, adalah kekacauan distribusi pupuk bersubsidi. Kebutuhan pupuk kimia memang sangat diperlukan untuk pertumbuhan tanaman khususnya padi, dengan penggunaan dan pemakaian sesuai dosis anjuran berdasarkan spesifikasi kondisi tanah di masing-masing daerah.

Persoalannya adalah pola dan waktu distribusi tidak sesuai dengan jadwal tanam dan pengawasan yang lemah, sehingga sering kali distribusi pupuk di luar peruntukan dan jadwal tanam. Akibatnya terjadi kelangkaan pupuk, harga mahal dan subsidi tidak sampai kepada patani, dampaknya biaya operasional tinggi dan keuntungan berkurang.

"Solusinya adalah merevitalisasi agen pendistribusi pupuk baik distributor maupun kios," ungkapnya.

Kemudian, yang kelima ada isu pemberdayaan kelembagaan petani yang masih kurang optimal. Upaya peningkatan kapasitas wawasan dan pengalaman petani melalui wadah kelompok tani, sehingga dengan diberbadayakannya kelembagaan petani maka akan hadir perlindungan bagi petani, peningkatan kapasitas petani. Hingga akhirnya, timbul kreativitas dan inovasi dari petani dalam upaya peningkatan usaha taninya.

"Jika kondisi ini tercipta, maka program dan upaya peningkatan kesejahteraan petani bisa dengan mudah tercapai. Solusinya optimalisasi perda perlindungan dan pemberdayaan kelompok tani," jelas Wawan.

Wawan melanjutkan isu keenam ada pendataan petani sebagai pelaku utama. Database petani, lahan dan potensi pertaniannya lainnya dalam setiap desa masih kurang bagus. Sehingga, akan menjadi persoalan bagi pihak yang berkepentingan untuk kepentingan yang lebih luas.

Karena itu, diperlukan registrasi ulang bagi pelaku utama di sektor pertanian dan lainnya, untuk memudahkan perhitungan program pengembangan di sektor pertanian dan lainnya.

Isu ketujuh, adalah pembangunan kawasan agroindustri. Wawan menjelaskan, potensi pertanian dan kelautan di Kabupaten Indramayu, sangat potensial untuk dikembangkan dan diciptakannya agroindustri. Hal tersebut bisa berupa pendirian industri yang mengolah hasil pertanain, peternakan, dan perikanan, agar para pelaku usaha mendapat nilai tambah yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para pelaku utama.

Dan isu terakhir, tambah Wawan, adalah pembuatan kanal selatan Indramayu. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian diperlukan sumber air yang memadai. Di wilayah selatan Indramayu, para petani masih kesulitan untuk mendapatkan air, dan masih ada pertanian yang mengandalkan tadah hujan. Sehingga, diperlukan upaya pembuatan kanal selatan Indramayu yang menghubungkan sumber air Waduk Jadi Gede dengan Waduk Jatiluhur.

"Itulah poin-poin penting yang perlu disampaikan, sebagai upaya kontribusi pemikiran untuk mendorong dan mendukung pemerintah daerah dalam upaya akselerasi (mengejar ketertinggalan) pembangunan pertanian dan kelautan di Kabupaten Indramayu," kata Ketua WAMTI Indramayu, Wawan Sugiarto. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Bupati Banyuwangi Ipuk Ingin Buah Lokal Harus Jadi Juara
    Bupati Banyuwangi Ipuk Ingin Buah Lokal Harus Jadi Juara
    07/03/2021 - 23:23
  • Manfaatkan HP, Mahasiswa UWG Malang Hunting Phonegraphy di Ngadas dan Ranu Pani
    Manfaatkan HP, Mahasiswa UWG Malang Hunting Phonegraphy di Ngadas dan Ranu Pani
    07/03/2021 - 23:15
  • Askot PSSI Bontang Gelar Seleksi, Andi Faiz Harap Talenta Muda Menjadi Bagian Timnas
    Askot PSSI Bontang Gelar Seleksi, Andi Faiz Harap Talenta Muda Menjadi Bagian Timnas
    07/03/2021 - 22:42
  • Saat Jalan Tol Dalam Genggaman Tangan
    Saat Jalan Tol Dalam Genggaman Tangan
    07/03/2021 - 22:30
  • DPRD Kabupaten Bandung Soroti Kinerja BUMD PT CBS
    DPRD Kabupaten Bandung Soroti Kinerja BUMD PT CBS
    07/03/2021 - 22:19

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ngopi Pagi: Ujian
    Ngopi Pagi: Ujian
    07/03/2021 - 07:03
  • Ketuhanan yang Maha Esa, Cinta, Makna dan Corona B117
    Ketuhanan yang Maha Esa, Cinta, Makna dan Corona B117
    06/03/2021 - 11:40
  • Ngopi Pagi: Dzikir
    Ngopi Pagi: Dzikir
    06/03/2021 - 07:08
  • Ngopi Pagi: Bangkit
    Ngopi Pagi: Bangkit
    05/03/2021 - 07:00
  • Ngopi Pagi: Ilmu
    Ngopi Pagi: Ilmu
    04/03/2021 - 08:26
  • Raksasa Baru dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    Raksasa Baru dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    03/03/2021 - 18:17
  • Ngopi Pagi: Riya'
    Ngopi Pagi: Riya'
    03/03/2021 - 07:10
  • Bank Syariah dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    Bank Syariah dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    03/03/2021 - 05:54

KULINER

  • Black Melody Jadi Incaran Penikmat Kopi di Kota Tasikmalaya
    Black Melody Jadi Incaran Penikmat Kopi di Kota Tasikmalaya
    07/03/2021 - 01:34
  • Rawon Sup Terenak se-Asia Versi Taste Atlas
    Rawon Sup Terenak se-Asia Versi Taste Atlas
    06/03/2021 - 15:30
  • Sajikan Ragam Bakso, Udang dan Cumi Jadi Andalan Kedai A.Je Majalengka
    Sajikan Ragam Bakso, Udang dan Cumi Jadi Andalan Kedai A.Je Majalengka
    06/03/2021 - 15:00
  • Shokudo Resto Sajikan Fusion Sushi Nachos
    Shokudo Resto Sajikan Fusion Sushi Nachos
    06/03/2021 - 04:04
  • Bantu Perekonomian Masyarakat, Lesehan Bambu Cah Bagus Resmi Dibuka
    Bantu Perekonomian Masyarakat, Lesehan Bambu Cah Bagus Resmi Dibuka
    05/03/2021 - 22:38
  • Max Sopacua Tak Bisa Jawab Peserta KLB, Andi Mallarangeng Tertawa Geli
    Max Sopacua Tak Bisa Jawab Peserta KLB, Andi Mallarangeng Tertawa Geli
    08/03/2021 - 00:04
  • Adu Mulut Ali Ngabalin Vs Andi Mallarangeng Soal Aksi Moeldoko
    Adu Mulut Ali Ngabalin Vs Andi Mallarangeng Soal Aksi Moeldoko
    08/03/2021 - 00:10
  • Mengerikan, Manchester United Pecundangi ManCity di Etihad
    Mengerikan, Manchester United Pecundangi ManCity di Etihad
    08/03/2021 - 01:24
  • Bobby Nasution Akan Bedah Rumah Ramli, Kaesang: Mantap Pak Wali Kota
    Bobby Nasution Akan Bedah Rumah Ramli, Kaesang: Mantap Pak Wali Kota
    08/03/2021 - 03:01
  • Promo Superindo 8 Maret 2021: Wow, Diskonnya hingga 50 Persen
    Promo Superindo 8 Maret 2021: Wow, Diskonnya hingga 50 Persen
    08/03/2021 - 04:31