Kopi TIMES

Harapan pada Menparekraf Yang Baru

Jumat, 15 Januari 2021 - 19:27 | 18.00k
Harapan pada Menparekraf Yang Baru
Ferryal Abadi, Dosen FEB, Universitas Esa Unggul, Jakarta.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Indonesia adalah negara kepulauan terindah yang ada di muka bumi ini. Ribuan kilometer garis pantai, sungai, jutaan hektar hutan dan ratusan pegunungan terhampar luas diseluruh wilayah Indonesia. Dengan karakteristik wilayah seperti itu maka potensi wisata di Indonesia sangat besar.

Namun kita masih kalah dengan negara-negara lain yang kunjungan wisatawannya sangat tinggi walau luas negaranya jauh lebih kecil dengan Indonesia. Artinya Indonesia belum maksimal dalam mengelola industri pariwisata. Wisatawan dunia masih hanya mengenal Bali sebagai Tujuan utama wisata di Indonesia padahal daerah lain mempunyai potensi yang lebih besar dari Bali. 

Sandiaga Uno baru saja terpilih menjadi menjadi Menteri di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).  Tugas berat saat ini menanti di tengah pandemi Covid-19 yang meluluh lantakan industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Jika krisis ekonomi sebelumnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif masih bisa bertahan bahkan menjadi lokomotif bangkitnya perekonomian.

Saat ini pariwisata dan ekonomi kreatif ikut terkena dampak yang sangat parah. Pembatasan mobilisasi masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 menyebabkan tidak adanya kunjungan wisata keberbagai tempat. Namun tidak hanya Indonesia yang terkena dampak tapi seluruh dunia terkena dampak Covid-19. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang di rilis 2 November 2020 perkembangan kumulatif kunjungan wisatawan mancanegara periode Januari 2020 sampai September 2020 berjumlah 3,56 juta padahal pada periode yang sama di tahun 2019 berjumlah 12,10 juta sehingga terjadi penurunan 70,57 persen.

Kedatangan wisatawan mancanegara hingga September 2020 menurut kebangsaan di dominasi wisatawan berasal dari Timor Leste 50,01 persen, Malaysia 35,31 persen dan Tiongkok 4,55 persen.  Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia secara year on year turun 21,40 persen dan rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang di Indonesia secara year on year 1,73 hari. 

Ekonomi kreatif ada beberapa sub sektor yang berdampak langsung akibat industri pariwisata terhenti ini diantaranya seni pertunjukan, feysen, kriya dan kuliner. Untuk sub sektor lainnya masih bisa dilakukan secara digital. 

Beberapa bulan terakhir industri pariwisata sudah mulai sedikit menggeliat dikarenakan pemerintah melakukan relaksasi pembatasan sosial dengan prosedur kesehatan yang ketat seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sehingga tempat-tempat wisata sudah bisa di kunjungi. Wisatawan juga sudah boleh menggunakan pesawat terbang dengan syarat harus ada hasil rapid test bahkan sekarang harus ada rapid test antigen selama musim liburan natal dan tahun baru. 

Wisata domestik akan menjadi ujung tombak pemulihan industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Walau masyarakat akan menahan uangnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari daripada harus jalan-jalan wisata namun wisata lokal tentu akan menjadi pasar potensi yang besar. Dengan kejenuhan selama ini hanya beraktivitas terbatas di rumah maka tentu banyak orang yang ingin mencari udara segar atau refreshing walau hanya sesaat dan akan mencari lokasi yang dekat dengan tempat tinggal.  Biaya dan lokasi terjangkau tentu akan meminimalkan dana yang besar.    

Wisata lokal yang dikelola oleh masyarakat sekitar akan mampu menghidupkan perekonomian setempat. Contohnya wisata yang ada di Yogyakarta seperti tebing breksi, hutan pinus, embung dan banyak lagi  hanya di kelola oleh penduduk lokal dengan tiket masuk yang terjangkau mampu menghidupkan roda perekonomian.

Karena itu Kemenparekraf harus bisa mempertahankan wisata berbasis penduduk lokal dengan mempromosikan ke masyarakat luas dan tidak perlu mendatangkan investor asing atau investor besar karena  justru akan menghambat kreatifitas dan pendapatan desa-desa yang mempunyai  lokasi wisata. Kecuali jika investor asing atau investor besar dengan memberikan dana CSR untuk pengembangan wisata lokal tentu itu yang diharapkan.

Kita berharap Sandiaga Uno dengan pengalaman selama ini membina dan membantu usaha kecil mikro menengah serta pasti sudah banyak berkunjung ke  banyak tempat wisata di Indonesia mampu menjadikan Kemenparekraf lebih baik lagi khususnya menangani dampak Covid-19 saat ini dan memulihkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif dimasa yang akan datang.

***

*) Oleh: Ferryal Abadi, Dosen FEB, Universitas Esa Unggul, Jakarta.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Wah! Realme Hadirkan Smartphone Gaming dengan Harga Terjangkau
    Wah! Realme Hadirkan Smartphone Gaming dengan Harga Terjangkau
    04/03/2021 - 05:26
  • Brem, Tasty Fermented Beverage that will Melt in Your Mouth
    Brem, Tasty Fermented Beverage that will Melt in Your Mouth
    04/03/2021 - 04:40
  • Enjoy the Beauty Of Giant Trees at De Djawatan Banyuwangi
    Enjoy the Beauty Of Giant Trees at De Djawatan Banyuwangi
    04/03/2021 - 02:38
  • Kontrak Empat Pemain Baru, Arema FC Kental Nuansa 'Malang Boys'
    Kontrak Empat Pemain Baru, Arema FC Kental Nuansa 'Malang Boys'
    04/03/2021 - 00:21
  • PS Tira Persikabo Rela Menunggu 30 Menit di Parkiran Sebelum Pertandingan Dibatalkan¬†
    PS Tira Persikabo Rela Menunggu 30 Menit di Parkiran Sebelum Pertandingan Dibatalkan 
    03/03/2021 - 23:13

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Raksasa Baru dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    Raksasa Baru dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    03/03/2021 - 18:17
  • Ngopi Pagi: Riya'
    Ngopi Pagi: Riya'
    03/03/2021 - 07:10
  • Bank Syariah dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    Bank Syariah dan Tulang Punggung Ekonomi Kita
    03/03/2021 - 05:54
  • Memahami Perubahan Politik di Myanmar
    Memahami Perubahan Politik di Myanmar
    03/03/2021 - 02:21
  • Harapan Kepada Kepala Daerah Terpilih
    Harapan Kepada Kepala Daerah Terpilih
    03/03/2021 - 00:14
  • Menyoal Tentang Buzzer, Membangun Budaya Hukum Anti Hoaks
    Menyoal Tentang Buzzer, Membangun Budaya Hukum Anti Hoaks
    02/03/2021 - 23:31
  • Perubahan Pola Makan Masyarakat Jadi Beban Negara dalam Jangka Panjang
    Perubahan Pola Makan Masyarakat Jadi Beban Negara dalam Jangka Panjang
    02/03/2021 - 22:27
  • Medsos dan Budaya Ketimuran di Indonesia
    Medsos dan Budaya Ketimuran di Indonesia
    02/03/2021 - 21:29

KULINER

  • Bentani Hotel & Residence Cirebon Menuai Berkah Lewat Eco Enzyme
    Bentani Hotel & Residence Cirebon Menuai Berkah Lewat Eco Enzyme
    03/03/2021 - 14:50
  • Lezat dan Sehat Resep Bulgogi Daging Panggang Khas Korea
    Lezat dan Sehat Resep Bulgogi Daging Panggang Khas Korea
    03/03/2021 - 11:57
  • Resep Oseng Daun Pepaya, Sajian Ndeso yang Menggugah Selera
    Resep Oseng Daun Pepaya, Sajian Ndeso yang Menggugah Selera
    02/03/2021 - 06:13
  • Empat Tips Hilangkan Rasa Pahit pada Daun Pepaya
    Empat Tips Hilangkan Rasa Pahit pada Daun Pepaya
    02/03/2021 - 02:31
  • Belut Sambal Sukarasa Ngawi, Rasanya Bikin Ketagihan
    Belut Sambal Sukarasa Ngawi, Rasanya Bikin Ketagihan
    01/03/2021 - 16:01
  • Buya Yahya Jelaskan Hukum Nonton Film Porno Bagi Suami Istri
    Buya Yahya Jelaskan Hukum Nonton Film Porno Bagi Suami Istri
    04/03/2021 - 04:30
  • Bikin Merinding, Suara Indah Brigjen TNI Edison Bacakan Ayat Al-Quran
    Bikin Merinding, Suara Indah Brigjen TNI Edison Bacakan Ayat Al-Quran
    04/03/2021 - 05:00
  • Setelah 2 Tahun, Warganet Ini Batalkan Doanya untuk Nissa Sabyan
    Setelah 2 Tahun, Warganet Ini Batalkan Doanya untuk Nissa Sabyan
    04/03/2021 - 01:00
  • 7 Film Semi India Paling Sensual, Ada Adegan Panas Sunny Leone
    7 Film Semi India Paling Sensual, Ada Adegan Panas Sunny Leone
    04/03/2021 - 02:00
  • Terkuak Awal Mula 2 Polisi Jual Senjata ke OPM
    Terkuak Awal Mula 2 Polisi Jual Senjata ke OPM
    04/03/2021 - 00:02