Peristiwa Internasional

Upaya DPR Memakzulkan Donald Trump Terkendala Waktu

Kamis, 14 Januari 2021 - 09:39 | 9.20k
Upaya DPR Memakzulkan Donald Trump Terkendala Waktu
Nancy Pelosi saat dia menandatangani artikel pemakzulan kepada Presiden AS Donald Trump. (FOTO: Financial TIMES/Getty Images)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Meski DPR Amerika Serikat secara resmi memakzulkan Presiden Donald Trump, namun hal ini sulit terlaksana dalam sisa waktu yang singkat ini, yakni tinggal 6 hari.

Donald Trump akan mengakhiri jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2021 saat Joe Biden yang memenangkan pemilihan, dilantik sebagai presiden.

DPR menuduh Trump telah menghasut pemberontakan di Capitol AS.

Ini adalah kali kedua Trump. dimakzulkan DPR. Jumlah pemungutan suara di DPR yang diprakarsai partai Demokrat itu perbandingannya adalah 232-197. Ada 10 anggota partai Republik, partainya Trump bergabung dalam pemakzulan itu.

Namun belum jelas apakah dengan pemakzulan itu Trump bisa dilengserkan.

Salah seorang anggota DPR  mengatakan, pemimpin mayoritas Senat dari Partai Republik, Mitch McConnell, seperti dilansir Reuters, menolak desakan partai Demokrat mengumpulkan Senat untuk sesi darurat, memulai persidangan impeachment dalam waktu singkat ini.

McConnell sendiri belum memutuskan bagaimana dia akan memberikan suara pada pemakzulan

McConnell mengatakan, tidak ada persidangan yang bisa dimulai sampai Senat dijadwalkan kembali dalam sesi reguler pada 19 Januari, sehari sebelum pelantikan Joe Biden.

Sidang akan bisa dilakukan di Senat  setelah Trump tidak menjabat lagi.

McConnell mengatakan dalam sebuah memo kepada sesama anggota Republik, dia belum membuat keputusan akhir tentang bagaimana dia akan memberikan suara pada pemakzulan di Senat.

Berdasarkan Konstitusi AS, impeachment di DPR pasti akan ditindaklanjuti proses persidangan di Senat.

Diperlukan dua pertiga dari jumlah anggota senat untuk bisa menghukum dan memberhentikan Trump. Ini berarti setidaknya harus ada 17 orang anggota partai Republik di dalam keanggotaan senat yang berjumlah 100 orang itu bergabung dengan Demokrat.

DPR mengeluarkan pernyataan pemakzulan dengan tuduhan, Trump "menghasut pemberontakan," pada berpidato membakar ribuan pendukungnya beberapa waktu sebelum massa pro-Trump itu mengamuk di Capitol.

Dalam pidatonya, Trump selalu mengulang klaim palsu tanpa bukti dengan mengatakan bahwa pemilihan itu curang dan ia mendesak para pendukungnya mendatangi Capitol.

Massa waktu itu mengganggu pelaksanaan sertifikasi  kemenangan Joe Biden atas Trump dalam pemilihan 3 November.

Gara-gara ada penyerbuan ke dalam Capitol itu, para anggota parlemen lari bersembunyi dan dalam peristiwa itu merenggut nyawa 5 orang, termasuk seorang petugas polisi.

Mereka sempat adu mulut dengan pasukan Garda Nasional yang dilengkapi senapan itu baik di dalam ruangan maupun di luar Capitol. Mereka kemudian bentrok dengan polisi di luar pintu.

"Presiden Amerika Serikat telah menghasut pemberontakan ini, pemberontakan bersenjata melawan negara kita bersama," kata Ketua DPR Nancy Pelosi, sebelum pemungutan suara. "Dia harus pergi. Dia jelas dan menghadirkan bahaya bagi bangsa yang kita cintai," tambahnya.

Namun dalam sejarah, tidak pernah ada presiden Amerika Serikat yang dicopot dari jabatannya melalui pemakzulan.

Dua presiden Amerika Serikat sebelumnya, Bill Clinton (1998) dan Andrew Johnson (1868) juga pernah dimakzulkan oleh DPR tetapi kemudian dibebaskan oleh senat.

Trump dimakzulkan dua kali yakni pada tahun 2019 dan awal 2021.

Anggota Kongres Demokrat, Julian Castro, mantan kandidat presiden, menyebut Trump sebagai orang paling berbahaya yang pernah menduduki Ruang Oval.

Anggota Kongres Maxine Waters menuduh Trump menginginkan perang saudara. Rekannya sesama Demokrat, Jim McGovern juga mengatakan presiden "menghasut percobaan kudeta."

Namun beberapa anggota partai Republik berpendapat bahwa dorongan impeachment itu terburu-buru untuk menghakimi tanpa melewati proses musyawarah adat seperti dengar pendapat. Mereka meminta Demokrat untuk mengurungkan upaya itu demi persatuan dan penyembuhan nasional.

"Memberhentikan presiden dalam kerangka waktu sesingkat itu akan menjadi kesalahan," kata Kevin McCarthy, tokoh Republik di DPR. "Bukan berarti presiden bebas dari kesalahan. Presiden memikul tanggung jawab atas serangan hari Rabu di Kongres oleh perusuh massa," katanya kemudian.

Sekutu terdekat Trump, Jim Jordan, bahkan menuduh Demokrat bertindak sembrono karena kepentingan politik murni.

"Ini tentang mendapatkan presiden Amerika Serikat," kata Jordan, yang baru saja menerima penghargaan Presidential Medal of Freedom dari Trump ini.

"Ini selalu tentang mendapatkan presiden, apa pun yang terjadi. Itu adalah obsesi. "

"Saya tidak memilih pihak, saya memilih kebenaran," kata Jamie Herrera Beutler dari Partai Republik saat mengumumkan dukungannya untuk pemakzulan, yang mendapat tepuk tangan dari Demokrat itu. "Itu satu-satunya cara untuk mengalahkan rasa takut," tambahnya.

Melanggar prosedur standar, para pemimpin partai Republik menahan diri dalam mendesak anggotanya untuk memilih menentang pemakzulan, menyebut pemungutan suara itu masalah hati nurani individu.

Itulah yang menjadi latar belakang mengapa meski DPR Amerika Serikat secara resmi sudah memakzulkan Presiden Donald Trump, namun tampaknya akan terkendala ketika harus  melengserkannya dalam sisa waktu yang singkat ini. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Kasus Covid-19 Bertambah, PMI Tasikmalaya Belum Mampu Donor Plasma Darah
    Kasus Covid-19 Bertambah, PMI Tasikmalaya Belum Mampu Donor Plasma Darah
    16/01/2021 - 12:25
  • Ulama Muda Bondowoso Dukung Calon Kapolri Pilihan Presiden RI Jokowi
    Ulama Muda Bondowoso Dukung Calon Kapolri Pilihan Presiden RI Jokowi
    16/01/2021 - 12:18
  • BNPB: 3000-an Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Balangan Kalsel
    BNPB: 3000-an Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Balangan Kalsel
    16/01/2021 - 12:06
  • Imigasi Tanjung Perak Surabaya Deportasi WNA Singapura
    Imigasi Tanjung Perak Surabaya Deportasi WNA Singapura
    16/01/2021 - 12:00
  • 5 Korban Banjir Kalsel dari Desa Hentakan ditemukan Meninggal Dunia
    5 Korban Banjir Kalsel dari Desa Hentakan ditemukan Meninggal Dunia
    16/01/2021 - 11:54
  • Polwan Polresta Cirebon Sosialisasi PPKM pada Pengguna Jalan
    Polwan Polresta Cirebon Sosialisasi PPKM pada Pengguna Jalan
    16/01/2021 - 11:47
  • Jaga Sinergi Antara Umat, Pemkot Gorontalo dan FKUD Deklarasi 3J
    Jaga Sinergi Antara Umat, Pemkot Gorontalo dan FKUD Deklarasi 3J
    16/01/2021 - 11:42
  • Komisi II DPRD Kota Cirebon dan OJK Bahas Perumda BPR Bank Kota Cirebon
    Komisi II DPRD Kota Cirebon dan OJK Bahas Perumda BPR Bank Kota Cirebon
    16/01/2021 - 11:36
  • Wapres RI: Perlindungan UMKM Harus Maksimal di Tahun 2021
    Wapres RI: Perlindungan UMKM Harus Maksimal di Tahun 2021
    16/01/2021 - 11:30
  • Sandiaga Uno Gandeng Desainer Top Indonesia untuk Dampingi Perajin Kriya di Desa Wisata NTB
    Sandiaga Uno Gandeng Desainer Top Indonesia untuk Dampingi Perajin Kriya di Desa Wisata NTB
    16/01/2021 - 11:22

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Omnichannel Marketing di Masa Pandemi
    Omnichannel Marketing di Masa Pandemi
    15/01/2021 - 23:32
  • Demokrasi, Kedaruratan dan Lahirnya Homo Sacer
    Demokrasi, Kedaruratan dan Lahirnya Homo Sacer
    15/01/2021 - 22:38
  • Pentingnya Keberlanjutan Paradiplomasi Demi Pengembangan Potensi Daerah
    Pentingnya Keberlanjutan Paradiplomasi Demi Pengembangan Potensi Daerah
    15/01/2021 - 21:26
  • Membangun Paradiplomasi dalam Meningkatkan SDM di Era Globalisasi
    Membangun Paradiplomasi dalam Meningkatkan SDM di Era Globalisasi
    15/01/2021 - 20:36
  • Kaum Santri Dalam Tradisi Gerakan Pembaruan di Indonesia
    Kaum Santri Dalam Tradisi Gerakan Pembaruan di Indonesia
    15/01/2021 - 19:54
  • Harapan pada Menparekraf Yang Baru
    Harapan pada Menparekraf Yang Baru
    15/01/2021 - 19:27
  • Tantangan Pelayanan Publik dimasa Pandemi Covid-19
    Tantangan Pelayanan Publik dimasa Pandemi Covid-19
    15/01/2021 - 02:53
  • Menjadi Teman yang Baik
    Menjadi Teman yang Baik
    15/01/2021 - 00:18

KULINER

  • Sarapan Enak dan Hangat, Sup Tetelan Sapi Kacang Ijo Paling Pas!
    Sarapan Enak dan Hangat, Sup Tetelan Sapi Kacang Ijo Paling Pas!
    16/01/2021 - 06:14
  • Menu Baru 2021 di Golden Palace Hotel Lombok, Ada Taliwang Chicken Steak
    Menu Baru 2021 di Golden Palace Hotel Lombok, Ada Taliwang Chicken Steak
    15/01/2021 - 16:33
  • Yuk Bikin Sarapan Kentang ala Hotel, Egg Baked Potato
    Yuk Bikin Sarapan Kentang ala Hotel, Egg Baked Potato
    15/01/2021 - 06:51
  • Ingin Lebih Sehat, Ganti Kebiasaan Sarapan Nasi dengan Kentang 
    Ingin Lebih Sehat, Ganti Kebiasaan Sarapan Nasi dengan Kentang 
    15/01/2021 - 04:16
  • Melegendanya Kopi Seduhan Mbah Cip di Undar Bundaran Coffee
    Melegendanya Kopi Seduhan Mbah Cip di Undar Bundaran Coffee
    14/01/2021 - 21:06
  • Kisah Licik Mike Tyson Rayu Wanita Sekeluarga Layani Kecanduan Seks
    Kisah Licik Mike Tyson Rayu Wanita Sekeluarga Layani Kecanduan Seks
    16/01/2021 - 00:02
  • Prof Yusuf: Sebutan Bodoh Walau Kasar Bagi SBY-AHY Bukan Pidana
    Prof Yusuf: Sebutan Bodoh Walau Kasar Bagi SBY-AHY Bukan Pidana
    16/01/2021 - 06:20
  • Nagita Beli Sofa Baru, Adik Raffi Ahmad: Edan Canggih Banget
    Nagita Beli Sofa Baru, Adik Raffi Ahmad: Edan Canggih Banget
    16/01/2021 - 07:16
  • Skandal Olahraga, John Terry Hamili Tunangan Sahabat
    Skandal Olahraga, John Terry Hamili Tunangan Sahabat
    16/01/2021 - 00:12
  • Paranormal Mbak You Bikin Merinding, Model Masturbasi Pangkas Lemak
    Paranormal Mbak You Bikin Merinding, Model Masturbasi Pangkas Lemak
    16/01/2021 - 06:38