Kopi TIMES

Polemik Blusukan Risma

Kamis, 14 Januari 2021 - 03:00 | 17.41k
Polemik Blusukan Risma
Efriza, S.IP, M.Si Peneliti Citra Institute.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam reshuffle pertama di kabinet Indonesia Maju menunjuk Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial menggantikan Julian Batubara,  yang tersandung kasus Korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp17 miliar.

Antusias dan Harapan Publik pun tinggi berdasarkan kinerja Risma sebagai walikota Surabaya populer di publik. Persepsi positif masyarakat dapat menurun bahkan drastis, jika tak segera mengakhiri pro dan kontra. Kekhawatiran berubahnya persepsi positif menjadi negatif, turut menghinggapi di kalangan anggota PDI Perjuangan.

Penyebabnya adalah Risma sebagai Menteri Sosial dalam kurun waktu 16 hari kerjanya pasca dilantik malah mengesankan, Menteri Sosial offside. Risma bekerja layaknya menuju Kursi DKI-1 dengan gaya ‘blusukan-nya’. Padahal Risma ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menata ulang kerja Kementerian Sosial dalam meraih kembali simpatik publik pasca terjadinya korupsi dana Bansos yang dilakukan oleh Pimpinan Tertinggi kementerian tersebut, Julian Batubara. 

Polemik Blusukan

Saat dinas kerja hari pertama, Risma langsung melakukan aksi, bak Jokowi tempo lalu kala mencari simpatik masyarakat menuju Kursi DKI-1, dengan melakukan blusukan disertai diskusi dengan warga di kawasan Sungai Ciliwung, Jakarta. Potret kerja pertama Risma, dilanjutkan dengan gaya serupa, blusukan diberbagai tempat pada hari-hari berikutnya seperti kemarin (8/1) Risma mengunjungi Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur, Bekasi; pro dan kontra berhamburan di masyarakat dan anggota partai tempat Risma bernaung.

Pro dan Kontra bermuara pada satu pertanyaan, Apakah Risma sedang mempersiapkan diri menuju Kursi DKI-1? Dalam menjawab pertanyaan ini, sebenarnya terlalu terburu-terburu, jika kita men-judge, Menteri Sosial demi kepentingan Risma menuju Kursi DKI-1. Sebab, rencana Pilkada DKI saja masih terjadi perdebatan, apakah akan tetap mengikuti jadwal yang telah ditetapkan KPU pada tahun 2024 nanti, atau memilih menormalisasikan Pilkada tahun 2022 dan 2023 seperti dorongan dari masyarakat madani.

Sebenarnya, tak ada yang salah dari kerja blusukan yang dilakukan Risma. Tetapi, amat disayangkan, Risma memilih blusukan sebagai program kerja pertamanya, dibandingkan melakukan kerja ke dalam dengan membenahi internal di Kementerian Sosial dari dampak korupsi yang dilakukan pimpinan tertinggi lembaga tersebut. Risma memang juga telah melakukan kerja membenahi dana bansos misalnya, agar lebih tepat sasaran dengan hanya berpedoman pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Domisili, bahkan dana Bansos pun telah mulai dicairkan untuk masyarakat sebesar Rp300 ribu.

Polemik Perlu Dihindari

Polemik akan terus berlangsung hangat di tengah masyarakat. Jika Risma membiarkan tanpa menegaskan diri, ia bekerja sebagai Menteri Sosial, bukan sedang mempersiapkan diri menuju Kursi DKI-1 dengan menggunakan jabatan sebagai Menteri Sosial. 

Tak bisa diabaikan, popularitas dan elektabilitas Risma memang sedang memperoleh poin positif tinggi bagi masyarakat, selain Ganjar Pranowo dari sesama kader PDI Perjuangan. Popularitas kedua calon ini, tentu akan membentuk persepsi Ganjar atau Risma di RI-1, ataukah Risma menuju DKI-1 sedangkan Ganjar menuju RI-1. 

Purna tugas dengan baik sebagai Walikota Surbaya dua periode, kemudian langsung ditunjuk sebagai Menteri Sosial, lalu melakukan gebrakan ala Jokowi dengan cara Blusukan. Wajar akhirnya, bagi yang bersimpatik terhadap Risma dan penuh harap bahwa Ibukota DKI akan semakin baik jika ke depannya dipimpin oleh Risma, kemudian berpikir membentuk relawan Risma for DKI-1, misalnya.

Dukungan relawan, tidak salah, meski terlalu dini sekalipun, bahkan untuk Risma menuju For DKI-1 maupun Kursi RI-1, sekalipun. Tetapi sangat disayangkan, jika kerja Risma yang belum genap 30 hari, yang diyakini ia juga belum sepenuhnya dapat beradaptasi, juga telah memperoleh hasil evaluasi yang benar-benar tepat, bahkan dapat merumuskan berbagai kebijakan-kebijakan baru berdasarkan visi-misi Presiden Jokowi, malah yang menimbulkan kesan adalah Risma memiliki agenda tersembunyi sebagai Menteri Sosial. 

Rakyat Indonesia, menginginkan Risma yang memiliki kinerja baik di kala menjadi Walikota Surabaya, bisa bekerja dengan maksimal sebagai menteri sosial, apalagi pandemi covid-19 di Indonesia saat ini sedang memasuki resiko penularan tertinggi dan kondisi ekonomi masyarakat pun kian merosot. Kerja nyata, keputusan dan kebijakan yang tepat sasaran bagi masyarakat, adalah yang ditunggu-tunggu dari kinerja Risma sebagai Menteri Sosial. 

Kinerja Risma, melalui Blusukan tidaklah buruk. Malah semestinya, Risma juga melakukan blusukan ke berbagai daerah. Agar Risma, menjadi milik seluruh rakyat Indonesia sebagai menteri sosial. Keputusan dan kebijakan dihasilkan juga lebih tepat sasaran berdasarkan penjaringan aspirasi dari seluruh daerah di Indonesia tersebut. Namun, Risma harus segera akhiri polemik ini, agar ia dapat bekerja maksimal. Jangan sampai Risma berpikir lebih keras, sekadar untuk melayani polemik di masyarakat.

Pasca blusukan saja, polemik di masyarakat sudah beraneka ragam, seperti menganggap bahwa diskusi Risma dengan warga dalam kerja dinas blusukan adalah settingan semata. Risma harus menunjukkan bahwa ia menerima amanat untuk menduduki kursi menteri sosial bukan sebagai batu loncatan menuju DKI-1. Polemik-polemik yang muncul di ruang publik, harus segera diakhiri oleh Risma sendiri, jangan sampai simpatik masyarakat mengalami penurunan, Risma lalu dianggap tak memiliki kepantasan sebagai pimpinan kementerian sosial, Risma dianggap hanya mengejar popularitas.

Imbasnya, tentu pada pemerintahan sekaligus Presiden Joko Widodo dan PDI Perjuangan. Kerja Risma dengan langsung melakukan blusukan, semestinya dipahami bahwa tidak seperti membalikkan telapak tangan, dapat membuat popularitas PDI Perjuangan menjadi normal kembali setelah Menteri Sosial Julian Batubara sesama kader Banteng, tersandung kasus Korupsi.

Risma harus bekerja untuk masyarakat banyak, popularitas dan elektabilitas Risma dapat mempengaruhi pemerintahan Presiden Jokowi dan PDI Perjuangan. Dan, kita tak mengharapkan terulang kembali, Menteri Sosial Jilid II yang mengundurkan diri dari Kabinet Presiden Jokowi untuk menuju Kursi Eksekutif di daerah, setelah terjadi menteri sosial di periode pertama kepemimpinan Presiden Jokowi mengundurkan diri untuk Jatim-1.

Jika preseden itu terulang kembali, maka pernyataan yang muncul di publik adalah, duduki kursi Menteri Sosial untuk batu loncatan memperoleh jabatan eksekutif di daerah, amat disayangkan jika ini terjadi.

***

*) Oleh: Efriza, S.IP, M.Si Peneliti Citra Institute.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Pertimbangkan Prestasi Non-Akademik, Polije Buka Pendaftaran Maba Jalur Tanpa Tes
    Pertimbangkan Prestasi Non-Akademik, Polije Buka Pendaftaran Maba Jalur Tanpa Tes
    19/01/2021 - 18:37
  • Gubernur DIY Lakukan Pemasangan Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
    Gubernur DIY Lakukan Pemasangan Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
    19/01/2021 - 18:30
  • Mendagri RI: Pilkada Serentak 2020 Mendapat Apresiasi dari Dalam Maupun Luar Negeri
    Mendagri RI: Pilkada Serentak 2020 Mendapat Apresiasi dari Dalam Maupun Luar Negeri
    19/01/2021 - 18:25
  • Dua Puluh Pengusaha Kuliner Terjaring Operasi Penertiban
    Dua Puluh Pengusaha Kuliner Terjaring Operasi Penertiban
    19/01/2021 - 18:20
  • Waduh, 28 Kecamatan di Kabupaten Indramayu Masuk Zona Merah
    Waduh, 28 Kecamatan di Kabupaten Indramayu Masuk Zona Merah
    19/01/2021 - 18:20
  • Bidik Market Wisatawan, UB Buka Cafe Eduwisata di Kawasan Cangar
    Bidik Market Wisatawan, UB Buka Cafe Eduwisata di Kawasan Cangar
    19/01/2021 - 18:13
  • Mengubah Kamar Tidur Dapat Tingkatkan Mood, Lho
    Mengubah Kamar Tidur Dapat Tingkatkan Mood, Lho
    19/01/2021 - 18:08
  • Yusril Ihza Mahendra: Putusan Bawaslu dan KPU Bandar Lampung Sudah Berkekuatan Hukum
    Yusril Ihza Mahendra: Putusan Bawaslu dan KPU Bandar Lampung Sudah Berkekuatan Hukum
    19/01/2021 - 18:01
  • Bersurat ke Menkes RI, Menag RI Minta Jemaah Haji Dapat Prioritas Vaksinasi Covid-19
    Bersurat ke Menkes RI, Menag RI Minta Jemaah Haji Dapat Prioritas Vaksinasi Covid-19
    19/01/2021 - 17:56
  • Menkeu RI: Anggaran TKDD Tahun 2021 Sebesar 795,5 triliun
    Menkeu RI: Anggaran TKDD Tahun 2021 Sebesar 795,5 triliun
    19/01/2021 - 17:48

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    19/01/2021 - 09:39
  • Musibah Demi Musibah
    Musibah Demi Musibah
    19/01/2021 - 00:50
  • Optimisme Gresik Baru
    Optimisme Gresik Baru
    18/01/2021 - 23:04
  • Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    18/01/2021 - 22:41
  • Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    18/01/2021 - 21:00
  • Pendidikan untuk Lanjut Usia
    Pendidikan untuk Lanjut Usia
    18/01/2021 - 20:24
  • Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    18/01/2021 - 16:35
  • Mewujudkan Instansi yang Bersih
    Mewujudkan Instansi yang Bersih
    18/01/2021 - 14:15

KULINER

  • Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    19/01/2021 - 07:03
  • Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    19/01/2021 - 05:24
  • Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    19/01/2021 - 04:37
  • Berawal Dari Cinta, Waroeng Dolan Cirebon Sajikan Mie Korea
    Berawal Dari Cinta, Waroeng Dolan Cirebon Sajikan Mie Korea
    18/01/2021 - 04:20
  • Yuk Cobain 6 Resep Masakan Anti Ribet ala MasterChef Indonesia
    Yuk Cobain 6 Resep Masakan Anti Ribet ala MasterChef Indonesia
    17/01/2021 - 14:00
  • Tiada Gempa dan Bencana, Korem dan 13 Kodim TNI Raib dari Bumi NKRI
    Tiada Gempa dan Bencana, Korem dan 13 Kodim TNI Raib dari Bumi NKRI
    19/01/2021 - 00:24
  • Seragam Basah Kolonel Rudy Ajudan Jokowi Jadi Sorotan
    Seragam Basah Kolonel Rudy Ajudan Jokowi Jadi Sorotan
    19/01/2021 - 05:54
  • Ternyata Letjen TNI Prabowo Diam-diam Deal Bikin Rudal dan Jet Tempur
    Ternyata Letjen TNI Prabowo Diam-diam Deal Bikin Rudal dan Jet Tempur
    19/01/2021 - 11:03
  • Mengenang Junaedi Salat, dari Ali Topan Anak Jalanan Jadi Pendeta
    Mengenang Junaedi Salat, dari Ali Topan Anak Jalanan Jadi Pendeta
    19/01/2021 - 00:00
  • Mayor TNI yang Difitnah Tewas Karena Vaksin Ternyata Prajurit Raider
    Mayor TNI yang Difitnah Tewas Karena Vaksin Ternyata Prajurit Raider
    19/01/2021 - 06:00