Kopi TIMES

Kebebasan yang Bertanggung Jawab

Kamis, 14 Januari 2021 - 02:00 | 17.32k
Kebebasan yang Bertanggung Jawab
Kristoforus Bagas Romualdi, S.Pd; Guru di SMA Kolese De Britto Yogyakarta.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Saat ini, kebebasan merupakan salah satu nilai kemanusiaan dan politik yang dianut oleh banyak negara termasuk Indonesia. Prinsip kebebasan itu sendiri menjamin individu untuk mendapatkan kebebasan beragama, bebas dari penindasan, kesetaraan di hadapan hukum, termasuk memperoleh hak untuk mendapatkan perlindungan pribadi serta hak milik. Paham kebebasan ini tidak muncul begitu saja dan bukan tanpa alasan. Awal mula munculnya semangat kebebasan sebenarnya dimulai sejak zaman Renaisans, masa di mana masyarakat di negara-negara Eropa berusaha membebaskan diri dari kekuasaan Gereja yang kala itu sangat membatasi kebebasan untuk berpikir. 

Dalam perjalanannya, ide tentang kebebasan ini bertransformasi menjadi gerakan yang multidimensional, mencakup bidang politik yang menjiwai konsep negara demokratis, bidang ekonomi yang menekankan bahwa setiap individu memiliki kebebasan untuk mengembangkan potensinya dalam berusaha, dan bidang kebudayaan ketika sastrawan dan seniman bebas untuk mengekspresikan seluruh pikiran dan kemampuannya dalam menghasilkan karya seni.

Khusus bidang politik, gerakan kebebasan dengan dasar pemikiran seperti dari Montesquieu dan Rousseau sukses menjadi gerakan politik yang mendorong meletusnya revolusi fenomenal di Amerika dan Prancis. Kemudian, paham kebebasan menyebar luas ke berbagai belahan dunia termasuk di Asia dan Afrika dan menjadi salah satu spirit di samping corak ideologi yang beranekaragam untuk membebaskan diri dari praktik kolonialisme dan imperialisme.

Hingga kini, kebebasan menjadi salah satu komitmen penting dalam penyelenggaraan sebuah negara yang kemudian dirumuskan dalam poin - poin hak asasi manusia, termasuk di Indonesia. Negara tidak boleh merampas kebebasan asasi yang dimiliki oleh warganya dan harus ada hukum yang membatasi kekuasaan sehingga tidak absolut. Meskipun istilah yang digunakan adalah “kebebasan”, bebas sendiri bukan berarti sesuatu yang tidak terbatas.

Kebebasan tidak bisa diartikan sebagai sikap batin yang semaunya saja, tidak ambil pusing dengan aturan, dan keluar dari norma yang berlaku. Perlu dipahami bahwa kebebasan pada dasarnya memang berbicara soal sikap batin yang merdeka dan otonom. Kebebasan menjamin manusia untuk menjalani hidup dengan aman serta bergerak ke arah yang lebih positif secara optimal dengan akal budi yang dimiliki.

Namun, kebebasan tidak dapat dijadikan dalil atas dasar kepentingan pribadi lantas merendahkan martabat atau menindas orang lain. Hal itu juga dipertegas oleh John Locke yang mengatakan bahwa setiap manusia yang mempunyai kebebasan itu tidak berarti tanpa batas, tetapi kebebasan yang mengandung batas-batas tertentu, yaitu dibatasi oleh hukum alam. Hukum ini memberikan ketentuan bahwa tidak seorang pun dibenarkan merusak orang lain dalam soal hidup matinya, kesehatannya, kemerdekaannya, atau hak miliknya. 

Maka, perlu disadari bahwa kehendak bebas yang dimiliki manusia haruslah diarahkan kepada hal-hal yang mampu memberikan manfaat seperti inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pemikiran ekonomi dan politik yang konstruktif. Perlu juga disadari bahwa kebebasan pada dasarnya harus disertai rasa tanggung jawab untuk kemanusiaan itu sendiri.

Tapi, apakah kemudian berarti bentuk tanggung jawab manusia atas kebebasan salah satunya harus tunduk dan patuh 100 persen terhadap peraturan atau kebijakkan? Tentu saja tidak, karena peraturan atau kebijakan utamanya yang diciptakan oleh manusia pada dasarnya bisa saja keliru. Maka dengan akal budinya manusia bisa mengkritisi dan negara juga harus terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan usulan lain yang sekiranya lebih bermanfaat. 

Dari hal-hal di atas, dapat dicermati bahwa kebebasan adalah sarana untuk mendapatkan kepastian perlindungan hidup, memiliki ruang lebih untuk berinovasi, mengembangkan pemikiran kritis, serta terlibat aktif dalam proses pembangunan negara dengan rasa tanggung jawab. Negara tidak boleh alergi terhadap kebebasan tapi masyarakat sendiri meski punya kehendak bebas tetap harus mengerti dengan batasan sehingga tidak menjadi manusia yang ingin menguasai manusia lainnya atas dasar kebebasan.  

***

*) Oleh: Kristoforus Bagas Romualdi, S.Pd; Guru di SMA Kolese De Britto Yogyakarta.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Wali Kota Marten Taha Lantik 10 Pejabat Pratama Baru Pemkot Gorontalo
    Wali Kota Marten Taha Lantik 10 Pejabat Pratama Baru Pemkot Gorontalo
    19/01/2021 - 18:47
  • Mobil Dinas Wali Kota Probolinggo Bisa Dipinjam untuk Pernikahan
    Mobil Dinas Wali Kota Probolinggo Bisa Dipinjam untuk Pernikahan
    19/01/2021 - 18:42
  • Pertimbangkan Prestasi Non-Akademik, Polije Buka Pendaftaran Maba Jalur Tanpa Tes
    Pertimbangkan Prestasi Non-Akademik, Polije Buka Pendaftaran Maba Jalur Tanpa Tes
    19/01/2021 - 18:37
  • Gubernur DIY Lakukan Pemasangan Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
    Gubernur DIY Lakukan Pemasangan Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
    19/01/2021 - 18:30
  • Mendagri RI: Pilkada Serentak 2020 Mendapat Apresiasi dari Dalam Maupun Luar Negeri
    Mendagri RI: Pilkada Serentak 2020 Mendapat Apresiasi dari Dalam Maupun Luar Negeri
    19/01/2021 - 18:25
  • Dua Puluh Pengusaha Kuliner Terjaring Operasi Penertiban
    Dua Puluh Pengusaha Kuliner Terjaring Operasi Penertiban
    19/01/2021 - 18:20
  • Waduh, 28 Kecamatan di Kabupaten Indramayu Masuk Zona Merah
    Waduh, 28 Kecamatan di Kabupaten Indramayu Masuk Zona Merah
    19/01/2021 - 18:20
  • Bidik Market Wisatawan, UB Buka Cafe Eduwisata di Kawasan Cangar
    Bidik Market Wisatawan, UB Buka Cafe Eduwisata di Kawasan Cangar
    19/01/2021 - 18:13
  • Mengubah Kamar Tidur Dapat Tingkatkan Mood, Lho
    Mengubah Kamar Tidur Dapat Tingkatkan Mood, Lho
    19/01/2021 - 18:08
  • Yusril Ihza Mahendra: Putusan Bawaslu dan KPU Bandar Lampung Sudah Berkekuatan Hukum
    Yusril Ihza Mahendra: Putusan Bawaslu dan KPU Bandar Lampung Sudah Berkekuatan Hukum
    19/01/2021 - 18:01

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    19/01/2021 - 09:39
  • Musibah Demi Musibah
    Musibah Demi Musibah
    19/01/2021 - 00:50
  • Optimisme Gresik Baru
    Optimisme Gresik Baru
    18/01/2021 - 23:04
  • Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    18/01/2021 - 22:41
  • Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    18/01/2021 - 21:00
  • Pendidikan untuk Lanjut Usia
    Pendidikan untuk Lanjut Usia
    18/01/2021 - 20:24
  • Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    18/01/2021 - 16:35
  • Mewujudkan Instansi yang Bersih
    Mewujudkan Instansi yang Bersih
    18/01/2021 - 14:15

KULINER

  • Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    19/01/2021 - 07:03
  • Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    19/01/2021 - 05:24
  • Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    19/01/2021 - 04:37
  • Berawal Dari Cinta, Waroeng Dolan Cirebon Sajikan Mie Korea
    Berawal Dari Cinta, Waroeng Dolan Cirebon Sajikan Mie Korea
    18/01/2021 - 04:20
  • Yuk Cobain 6 Resep Masakan Anti Ribet ala MasterChef Indonesia
    Yuk Cobain 6 Resep Masakan Anti Ribet ala MasterChef Indonesia
    17/01/2021 - 14:00
  • Tiada Gempa dan Bencana, Korem dan 13 Kodim TNI Raib dari Bumi NKRI
    Tiada Gempa dan Bencana, Korem dan 13 Kodim TNI Raib dari Bumi NKRI
    19/01/2021 - 00:24
  • Seragam Basah Kolonel Rudy Ajudan Jokowi Jadi Sorotan
    Seragam Basah Kolonel Rudy Ajudan Jokowi Jadi Sorotan
    19/01/2021 - 05:54
  • Ternyata Letjen TNI Prabowo Diam-diam Deal Bikin Rudal dan Jet Tempur
    Ternyata Letjen TNI Prabowo Diam-diam Deal Bikin Rudal dan Jet Tempur
    19/01/2021 - 11:03
  • Mengenang Junaedi Salat, dari Ali Topan Anak Jalanan Jadi Pendeta
    Mengenang Junaedi Salat, dari Ali Topan Anak Jalanan Jadi Pendeta
    19/01/2021 - 00:00
  • Mayor TNI yang Difitnah Tewas Karena Vaksin Ternyata Prajurit Raider
    Mayor TNI yang Difitnah Tewas Karena Vaksin Ternyata Prajurit Raider
    19/01/2021 - 06:00