Kopi TIMES

Korupsi, Krisis Moralitas dan Demokratisasi

Rabu, 13 Januari 2021 - 17:16 | 43.15k
Korupsi, Krisis Moralitas dan Demokratisasi
DR. Nur Solikin AR, S.Ag., MH; Dosen Pascasarjana IAIN Jember, Akademisi Mitra KPK, Penulis Buku Pendidikan Anti Korupsi.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JEMBER – Korupsi tak kunjung reda, itulah kalimat yang pantas diucapkan. Korupsi yang akhir-akhir ini masih terjadi sungguh pada tingkat mengakhawatir kehidupan berbangsa dan bernegara kita.

Hal itu bisa kita lihat sebagai contoh KPK menggelar operasi tangkap tangan terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan pada kasus ekspor Lobster dan korupsi Bansos penanganan Covid 19 oleh Menteri Sosial. Betapa korupsi dan segala praktek koruptif masih menjadi momok bangsa ini yang bukan malah surut tapi sebaliknya semakin menjadi-jadi. sebenarnya kasus korupsi masih sangat banyak yang belum tertangani dan juga belum diketahui praktek keberadaannya, namun itu semua berjalan bak air mengalir dimana-mana.

Lebih tragis lagi adalah, pelakunya oknum anggota eksekutif, legislatif serta yudikatif, yang seharusnya menjadi pengawas bagi jalannya pemerintahan, malah mereka menjadi agen dan bahkan juga menjadi pelaku korupsi itu sendiri.  Sejatinya praktik demokrasi meniscayakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Hal ini mempertegas pada kita semua bahwa pencegahan dan pemberantasan bukan semata-mata tanggungjawab KPK, Kejaksaan dan Kepolisian ansich tetapi kita semua warga masyarakat juga harus ikut ambil bagian karena keterbatasan personil terutam pada level pencegahan. Perlu disadari di alam demokrasi keterlibatan masyarakat mutlak diperlukan sebagai bagian fungsi dari aktor-aktor demokrasi.

Krisis Moralitas

Krisis moral dan kebangsaan yang yang terjadi di tengah-tengah kita hari ini menunjukkan bahwa bangsa ini sedang sakit yang perlu segera disembuhkan. Konsistensi ini menjadi sangat fundamental mengingat persoalan moral dan etika bangsa serta masyarakat tengah mengalami krisis. Atas nama pelembagaan, direduksi, bahkan dimanipulasi. Hukum yang seharusnya menjadi bagian dari legitimasi yang absolut bagi banyak tindakan yang sesungguhnya justru bertentangan dengan moralitas agama dan masyarakat bangsa.

Adanya sikap keprihatinan masyarakat terhadap berbagai persoalan sistem kehidupan di bidang politik, hukum, ekonomi dan sistem sosial yang lebih luas, tengah menampilkan banyak ketidakpuasan, paling tidak keresahan dan tanda tanya bagi masyarakat. Demikian pula, moralitas keagamaan yang cenderung ditampilkan secara simbolik, formalistik dan parsial.

Moral keagamaan yang bersifat universal dan fundamental, berupa keadilan, perdamaian, dan kemanusiaan, sering terkubur oleh sikap fanatisme dan pemahman etika moral yang terlampau “melangit”. Maka masalah etika ritual-formal semacam ibadah, halal haram, kesopanan pribadi ataupun antar kelompok, mesti lebih dikembangkan dalam kerangka kehidupan sosial yang lebih menyeluruh dalam berbagai aspek kehidupan ; terutama, dimensi kehidupan publik berupa struktur dan sistem kehidupan yang amat luas.

Kemampuan dalam membangun komitmen tanggung jawab secara ilahiyah (ketuhanan) dan insaniyah (kemanusiaan) secara seimbang dan proposional. Karenanya, usaha merespon setiap penyimpangan dan motivasi untuk menyerukan kebenaran, harus disertai sikap keteladanan dan pertanggung jawaban secara spiritual dan moral yang terwujud dalam bentuk kemampuan mengembangkan sistem dan mekanisme kontrol masyarakat terhadap kekuasaan, keluar dan ke dalam, serta kepada masyarakat itu sendiri (seft control)

Untuk itulah perlu upaya-upaya strategis-aplikatif dalam rangka melakukan pemberdayaan dan pelibatan kepada masyarakat, partai politik serta lembaga pendiddkan tinggi dalam rangka penguatan demokratisasi Penguatan Demokrasi.

Tantangan terbesar bagi bangsa ini ke depan bagaimana bangsa ini mampu mewujudkan “masyarakat demokrasi” yang sesungguhnya. Bangsa ini harus menjadi sebuah kapal besar yang memiliki komitmen, konsistensi dan bukti untuk menjadi masyarakat yang demokratis. Demokrasi juga terus diwacanakan dan sekaligus dikembngkan dalam kehidupan berbangsa, bernegara serta bermasyarakat. Partai politik dan lembaga pendidikan tinggi bisa menjadi lokomotif demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Partai politik dan lembaga pendidikan tinggi sekaligus menjadi kekuatan solid dan massif untuk menjadi pelaksana sekaligus pengawas demokratisasi bangsa ini. 

Partai politik dan lembaga pendiddikan tinggi harus menjadi komunitas berbudaya yang membangun tradisi berdemokrasi secara kontinyu dan sustainable. Dengan itu partai politik dan lembaga pendidikan tinggi dapat mendorong proses demokratisasi dalam upaya penataan sistem dan aturan kenegaraan, kebangsaan dan kemasyarakatan. Dua entitas ini juga dituntut menjadi mediator demokrasi manakala pertentangan elite politik dan penguasa saling berbenturan untuk menjaga kepentingan bangsa di atas kepentingan apapun.

Sekaligus sebagai jalan sinergi gerakan dengan secara aktif dalam mengawasi kebijakan publik yang ada, sekaligus implementasinya. Sehingga diharapkan, kebijakan-kebijakan publik yang akan muncul benar-benar sesuai dengan aspirasi dan kepentingan masyarakat, dan tidak ada penyimpangan-penyimpangan dari pelaksanaan kebijakan-kebijakan yang ada. Sehingga nantinya terbentuk semacam pressure group yang diharapkan bisa memelopori tekanan publik untuk melawan korupsi, sebagai bagian dari penguatan civil society menuju demokrasi yang sesungguhnya. Semoga !

***

*) Oleh: DR. Nur Solikin AR, S.Ag., MH; Dosen Pascasarjana IAIN Jember, Akademisi Mitra KPK, Penulis Buku Pendidikan Anti Korupsi.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • FMPD Kabupaten Tasikmalaya Menilai Putusan KPU Cacat Hukum
    FMPD Kabupaten Tasikmalaya Menilai Putusan KPU Cacat Hukum
    19/01/2021 - 13:09
  • Jokowi Tinjau Kantor Gubernur Sulbar yang Ambruk Akibat Gempa
    Jokowi Tinjau Kantor Gubernur Sulbar yang Ambruk Akibat Gempa
    19/01/2021 - 13:01
  • Keluarga Napi yang Meninggal di Lapas Indramayu Minta Pelaku Dihukum Berat
    Keluarga Napi yang Meninggal di Lapas Indramayu Minta Pelaku Dihukum Berat
    19/01/2021 - 12:53
  • Banjir Kepung Kota Malang, Sejumlah Kawasan Terdampak Hingga Longsor
    Banjir Kepung Kota Malang, Sejumlah Kawasan Terdampak Hingga Longsor
    19/01/2021 - 12:48
  • Polsek Sukada Ciamis Pantau Perkembangan Perkebunan Warga
    Polsek Sukada Ciamis Pantau Perkembangan Perkebunan Warga
    19/01/2021 - 12:42
  • Lewat Aplikasi Si Mata Hati Keluarga Korban Tak Perlu Jenguk Tahanan
    Lewat Aplikasi Si Mata Hati Keluarga Korban Tak Perlu Jenguk Tahanan
    19/01/2021 - 12:39
  • Dua ASN Sumedang Meninggal Akibat Longsor, PT Taspen Berikan Asuransi Kematian
    Dua ASN Sumedang Meninggal Akibat Longsor, PT Taspen Berikan Asuransi Kematian
    19/01/2021 - 12:32
  • Begini Cara Satlantas Polres Malang Sosialisasi Vaksin Covid-19
    Begini Cara Satlantas Polres Malang Sosialisasi Vaksin Covid-19
    19/01/2021 - 12:26
  • Pemprov Jatim Distribusikan 20 Ton Beras untuk Korban Banjir Kalsel dan Gempa Sulbar
    Pemprov Jatim Distribusikan 20 Ton Beras untuk Korban Banjir Kalsel dan Gempa Sulbar
    19/01/2021 - 12:23
  • BSG Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Majene
    BSG Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Majene
    19/01/2021 - 12:20

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    19/01/2021 - 09:39
  • Musibah Demi Musibah
    Musibah Demi Musibah
    19/01/2021 - 00:50
  • Optimisme Gresik Baru
    Optimisme Gresik Baru
    18/01/2021 - 23:04
  • Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    18/01/2021 - 22:41
  • Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    18/01/2021 - 21:00
  • Pendidikan untuk Lanjut Usia
    Pendidikan untuk Lanjut Usia
    18/01/2021 - 20:24
  • Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    18/01/2021 - 16:35
  • Mewujudkan Instansi yang Bersih
    Mewujudkan Instansi yang Bersih
    18/01/2021 - 14:15

KULINER

  • Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    19/01/2021 - 07:03
  • Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    19/01/2021 - 05:24
  • Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    19/01/2021 - 04:37
  • Berawal Dari Cinta, Waroeng Dolan Cirebon Sajikan Mie Korea
    Berawal Dari Cinta, Waroeng Dolan Cirebon Sajikan Mie Korea
    18/01/2021 - 04:20
  • Yuk Cobain 6 Resep Masakan Anti Ribet ala MasterChef Indonesia
    Yuk Cobain 6 Resep Masakan Anti Ribet ala MasterChef Indonesia
    17/01/2021 - 14:00
  • Tiada Gempa dan Bencana, Korem dan 13 Kodim TNI Raib dari Bumi NKRI
    Tiada Gempa dan Bencana, Korem dan 13 Kodim TNI Raib dari Bumi NKRI
    19/01/2021 - 00:24
  • Seragam Basah Kolonel Rudy Ajudan Jokowi Jadi Sorotan
    Seragam Basah Kolonel Rudy Ajudan Jokowi Jadi Sorotan
    19/01/2021 - 05:54
  • Mengenang Junaedi Salat, dari Ali Topan Anak Jalanan Jadi Pendeta
    Mengenang Junaedi Salat, dari Ali Topan Anak Jalanan Jadi Pendeta
    19/01/2021 - 00:00
  • Mayor TNI yang Difitnah Tewas Karena Vaksin Ternyata Prajurit Raider
    Mayor TNI yang Difitnah Tewas Karena Vaksin Ternyata Prajurit Raider
    19/01/2021 - 06:00
  • Zaskia Sungkar Dapat Kejutan Arya Saloka, Mobil Anyar Amanda Manopo
    Zaskia Sungkar Dapat Kejutan Arya Saloka, Mobil Anyar Amanda Manopo
    19/01/2021 - 05:00