Pemerintahan Vaksin Covid-19

Politisi Nasdem: Mayoritas Anggota Komisi IX DPR RI Setuju Vaksinasi Covid-19

Rabu, 13 Januari 2021 - 14:07 | 8.40k
Politisi Nasdem: Mayoritas Anggota Komisi IX DPR RI Setuju Vaksinasi Covid-19
Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene saat mengikuti rapat di Senayan Jakarta (foto: Instagram/Felly Estelita)
FOKUS

Vaksin Covid-19

Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene mengatakan Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IX DPR RI dengan Kementerian Kesehatan, Badan POM, dan PT Biofarma,  Selasa 12 Januari 2021, berlangsung cukup komprehensif. 

Pemerintah melalui Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memaparkan rencana hulu dan hilir penanganan Covid-19 dengan jelas dan terbuka.

“Pemaparan dari mitra kerja Komisi IX DPR telah menjawab keresahan masyarakat mengenai simpang siur informasi yang beredar di masyarakat terutama mengenai vaksin. Menteri Kesehatan juga telah memaparkan rencana langkah aksi dari hulu yakni penanggulangan Covid-19 hingga di hilir yakni vaksinasi,” kata Felly kepada awak media di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Legislator Partai NasDem tersebut mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut mayoritas anggota Komisi IX DPR menyetujui langkah aksi dari pemerintah terkait vaksinasi. Bahkan Felly menyebut sebagian besar dari anggota komisi yang membidangi di antaranya kesehatan itu, ingin bersama-sama dengan Presiden RI Jokowi menjadi yang pertama disuntik vaksin.

“Saya yakin, pemerintah tidak ingin masyarakatnya menjadi korban. Sebenarnya tidak mudah bagi Kepala Negara untuk mengambil sikap bahwa beliau yang divaksin terlebih dahulu,” tambah wakil rakyat dari dapil Sulawesi Utara itu. 

Namun demikian, tambah Felly lagi, jika ada pandangan lain dari anggota Komisi IX DPR yang menolak untuk divaksin, pandangan tersebut tidak mewakili keseluruhan anggota Komisi IX DPR yang berjumlah 51 orang tersebut.

“Yang jelas sebagian besar ingin bersama-sama dengan pemerintah untuk divaksin dan melakukan juga sosialiasi kepada konstituen masing-masing untuk disuntik vaksin agar pandemi Covid 19 segera teratasi,” tambah Srikandi NasDem tersebut.

Mengenai punishment atau sanksi kepada masyarakat yang enggan divaksin juga menjadi sorotan Komisi IX DPR. Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Hiariej mengatakan pemerintah akan menindak tegas masyarakat yang tidak mau divaksin dengan ancaman hukuman penjara satu tahun dan denda Rp 100 juta sesuai UU Kekarantinaan Kesehatan.

Mengenai itu, Felly mempunyai pandangan lain. Menurut Legislator NasDem tersebut, hukuman atau punishment merupakan langkah akhir dari sebuah kebijakan apabila pada tataran pelaksanaan tidak begitu maksimal. Jadi, idealnya pemerintah mempunyai perencanaan dan skenario yang baik terhadap kebijakan vaksinasi.

“Idealnya pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan pemerintah adalah persuasif dengan berbagai cara. Dengan kata lain perlu mekanisme langkah kerja yang komprehensif termasuk mekanisme evaluasi kebijakan apakah perencanaan, aksi nyata secara teknis, dan hasil sesuai target atau belum. Jika belum, maka beranjak pada skenario lain, hingga akhirnya berbicara mengenai punishment,” kata Felly.

Kewajiban untuk vaksinasi bagi masyarakat, menurut Felly adalah sebuah kebijakan baik untuk semua. Virus yang menyerang sistem pernapasan itu akan teratasi jika semua disiplin dan taat melaksanakan pola kebiasaan baru protokol kesehatan dan juga vaksin. 

“Jangan sampai sebagian besar sudah divaksin, tetapi yang belum divaksin ternyata menjadi episentrum penularan Covid 19,” tambahnya.

Prasyarat untuk mempercepat penanggulangan Covid 19 itu, kata Legislator dari Sulawesi Utara tersebut, hanya dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan dan melakukan vaksin. Menurut Felly, bukan hanya herd immunity, tapi kesadaran sosial juga akan membawa perubahan optimal. 

“Rekor tertinggi penularan harian Covid-19 terjadi lima hari lalu sebesar 10.617 orang. Ini perlu menjadi catatan kita semua bahwa kesadaran itu harus muncul dari segenap masyarakat. Menghukum para pelanggar protokol kesehatan sudah ditegakkan dan tidak boleh tebang pilih. Begitu juga pada kebijakan vaksinasi. Apabila masih belum ada progres, mungkin perlu kebijakan yang saklek,” ucap Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Kasus Covid-19 Bertambah, PMI Tasikmalaya Belum Mampu Donor Plasma Darah
    Kasus Covid-19 Bertambah, PMI Tasikmalaya Belum Mampu Donor Plasma Darah
    16/01/2021 - 12:25
  • Ulama Muda Bondowoso Dukung Calon Kapolri Pilihan Presiden RI Jokowi
    Ulama Muda Bondowoso Dukung Calon Kapolri Pilihan Presiden RI Jokowi
    16/01/2021 - 12:18
  • BNPB: 3000-an Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Balangan Kalsel
    BNPB: 3000-an Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Balangan Kalsel
    16/01/2021 - 12:06
  • Imigasi Tanjung Perak Surabaya Deportasi WNA Singapura
    Imigasi Tanjung Perak Surabaya Deportasi WNA Singapura
    16/01/2021 - 12:00
  • 5 Korban Banjir Kalsel dari Desa Hentakan ditemukan Meninggal Dunia
    5 Korban Banjir Kalsel dari Desa Hentakan ditemukan Meninggal Dunia
    16/01/2021 - 11:54
  • Polwan Polresta Cirebon Sosialisasi PPKM pada Pengguna Jalan
    Polwan Polresta Cirebon Sosialisasi PPKM pada Pengguna Jalan
    16/01/2021 - 11:47
  • Jaga Sinergi Antara Umat, Pemkot Gorontalo dan FKUD Deklarasi 3J
    Jaga Sinergi Antara Umat, Pemkot Gorontalo dan FKUD Deklarasi 3J
    16/01/2021 - 11:42
  • Komisi II DPRD Kota Cirebon dan OJK Bahas Perumda BPR Bank Kota Cirebon
    Komisi II DPRD Kota Cirebon dan OJK Bahas Perumda BPR Bank Kota Cirebon
    16/01/2021 - 11:36
  • Wapres RI: Perlindungan UMKM Harus Maksimal di Tahun 2021
    Wapres RI: Perlindungan UMKM Harus Maksimal di Tahun 2021
    16/01/2021 - 11:30
  • Sandiaga Uno Gandeng Desainer Top Indonesia untuk Dampingi Perajin Kriya di Desa Wisata NTB
    Sandiaga Uno Gandeng Desainer Top Indonesia untuk Dampingi Perajin Kriya di Desa Wisata NTB
    16/01/2021 - 11:22

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Omnichannel Marketing di Masa Pandemi
    Omnichannel Marketing di Masa Pandemi
    15/01/2021 - 23:32
  • Demokrasi, Kedaruratan dan Lahirnya Homo Sacer
    Demokrasi, Kedaruratan dan Lahirnya Homo Sacer
    15/01/2021 - 22:38
  • Pentingnya Keberlanjutan Paradiplomasi Demi Pengembangan Potensi Daerah
    Pentingnya Keberlanjutan Paradiplomasi Demi Pengembangan Potensi Daerah
    15/01/2021 - 21:26
  • Membangun Paradiplomasi dalam Meningkatkan SDM di Era Globalisasi
    Membangun Paradiplomasi dalam Meningkatkan SDM di Era Globalisasi
    15/01/2021 - 20:36
  • Kaum Santri Dalam Tradisi Gerakan Pembaruan di Indonesia
    Kaum Santri Dalam Tradisi Gerakan Pembaruan di Indonesia
    15/01/2021 - 19:54
  • Harapan pada Menparekraf Yang Baru
    Harapan pada Menparekraf Yang Baru
    15/01/2021 - 19:27
  • Tantangan Pelayanan Publik dimasa Pandemi Covid-19
    Tantangan Pelayanan Publik dimasa Pandemi Covid-19
    15/01/2021 - 02:53
  • Menjadi Teman yang Baik
    Menjadi Teman yang Baik
    15/01/2021 - 00:18

KULINER

  • Sarapan Enak dan Hangat, Sup Tetelan Sapi Kacang Ijo Paling Pas!
    Sarapan Enak dan Hangat, Sup Tetelan Sapi Kacang Ijo Paling Pas!
    16/01/2021 - 06:14
  • Menu Baru 2021 di Golden Palace Hotel Lombok, Ada Taliwang Chicken Steak
    Menu Baru 2021 di Golden Palace Hotel Lombok, Ada Taliwang Chicken Steak
    15/01/2021 - 16:33
  • Yuk Bikin Sarapan Kentang ala Hotel, Egg Baked Potato
    Yuk Bikin Sarapan Kentang ala Hotel, Egg Baked Potato
    15/01/2021 - 06:51
  • Ingin Lebih Sehat, Ganti Kebiasaan Sarapan Nasi dengan Kentang¬†
    Ingin Lebih Sehat, Ganti Kebiasaan Sarapan Nasi dengan Kentang 
    15/01/2021 - 04:16
  • Melegendanya Kopi Seduhan Mbah Cip di Undar Bundaran Coffee
    Melegendanya Kopi Seduhan Mbah Cip di Undar Bundaran Coffee
    14/01/2021 - 21:06
  • Kisah Licik Mike Tyson Rayu Wanita Sekeluarga Layani Kecanduan Seks
    Kisah Licik Mike Tyson Rayu Wanita Sekeluarga Layani Kecanduan Seks
    16/01/2021 - 00:02
  • Prof Yusuf: Sebutan Bodoh Walau Kasar Bagi SBY-AHY Bukan Pidana
    Prof Yusuf: Sebutan Bodoh Walau Kasar Bagi SBY-AHY Bukan Pidana
    16/01/2021 - 06:20
  • Nagita Beli Sofa Baru, Adik Raffi Ahmad: Edan Canggih Banget
    Nagita Beli Sofa Baru, Adik Raffi Ahmad: Edan Canggih Banget
    16/01/2021 - 07:16
  • Skandal Olahraga, John Terry Hamili Tunangan Sahabat
    Skandal Olahraga, John Terry Hamili Tunangan Sahabat
    16/01/2021 - 00:12
  • Paranormal Mbak You Bikin Merinding, Model Masturbasi Pangkas Lemak
    Paranormal Mbak You Bikin Merinding, Model Masturbasi Pangkas Lemak
    16/01/2021 - 06:38