Kopi TIMES

Mahasiswa dan Kebhinekaan

Jumat, 04 Desember 2020 - 16:14 | 60.72k
Mahasiswa dan Kebhinekaan
Suci Ramadhani Putri, Mahasiswa
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, MATARAM – Indonesia menjadi sebuah negara kesatuan yang memiliki daya tarik istimewa dihadapan dunia global. Hal ini dikarenakan sedikitnya oleh dua faktor pendukungnya. Pertama, Indonesia secara fisik-geografis, menggambarkan daya tarik ragam hayati dan fauna serta hamparan lautnya sejauh mata memandang, yang disertai pula dengan ragam kebhinekaan dan kearifan budaya. Kedua, secara geografi-geospiritual, menggambarkan kerukunan dan keharmonisan masyarakatnya yang majemuk dengan beragam suku dan bahasanya.

Sebagaimana tertera pula di dalam Al-Qur’an, bahwa Allah Swt sengaja menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling

mengenal;

وَجَعَلۡنَٰكُمۡ شُعُوبٗا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓاْۚ 

Artinya: “Dan kami (Allah) menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.” (Qs. Al-Hujurat: 13).

Dalam menjalankan roda pemerintahan, tidak mudah untuk menjaga persatuan rakyat yang dipimpinnya agar tetap harmonis dalam bingkai persatuan. Di bagian dunia ini, terdapat negara walaupun dengan usaha yang besar berusaha untuk menyatukan rakyatnya tetap tidak mudah untuk disatukan, namun di sisi lain, terdapat juga negara yang walaupun dengan usaha kecil, namun telah mampu menyatukan rakyatnya.

Tidak terdapat sebuah indikator khusus memang agar kita dapat mengklasifikasikan negara-negara berdasarkan tingkatan usaha yang diperlukannya agar dapat menyatukan rakyatnya. Kita ambil contoh, negara-negara di Uni Eropa walaupun dengan ragam suku dan bahasanya, namun tetap harmonis dalam bingkai persatuannya. Berbanding terbalik dengan Uni Emirat Arab, meskipun dengan satu jenis suku dan bahasa, namun sampai hari ini terus terjadi perpecahan di antar sesama mereka.

Indonesia sebagai bangsa yang besar, sebagaimana tercatat oleh sejarah, bahwa Indonesia adalah tumpah darah yang satu, tumpah darah Indonesia. Indonesia adalah bangsa yang satu, bangsa Indonesia. Dan Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indoensia. Dengan sistem kenegaraan berupa Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana yang tertera pada konstitusi negara ini, Undang-Undang Dasar Tahun 1945, dengan Pancasila sebagai dasar falsafah negaranya, bahwa Pancasila harga mati.

Namun, tahun 2020 Indonesia menghadapi tantangan ancaman perpecahan oleh gerakan ormas-ormas dengan paham radikalismenya. Gerakan-gerakan ini banyak menyasar kaum muda, terutama para mahasiswa. Karena golongan mahasiswa dianggap rentan dan mudah untuk dicemari idealismenya dengan semangat pembaharuan-pembaharuan dengan berdasarkan paham radikalisme.

Mahasiswa adalah mereka yang belajar di perguruan tinggi atau universitas, institute maupun akademi. Namun, arti dari kata mahasiswa tidak sesederhana itu, mahasiswa berasal dari dua sub kata, yaitu maha dan siswa. Maha artinya “ter” dan siswa artinya “pelajar”, sehingga arti dari kata mahasiswa adalah “terpelajar”. Maksudnya adalah, mahasiswa bukanlah mereka yang hanya memepelajari pada satu bidangnya saja, namun juga harus mampu  memberikan bukti nyata dengan berinovasi serta berkreasi.

Mahasiswa bergerak sebagai penggerak yang mengajak kepada perubahan kea rah yang lebih baik, atas dasar pertimbangan kajian ilmu, gagasan, pengetahun serta pengalaman yang dimiliki. Karena mahasiswa adalah agen perubahan (agent of change) serta agen control sosial (agent of control). Oleh sebab itu, mahasiswa memiliki tanggungjawab sebagai kader bela negara. Karena dipundak mahasiswalah masa depan bangsa diletakkan. 

Kebhinekaan adalah tonggak pemersatu bangsa, adalah sebuah kebanggaan menjadi bagian dari bangsa yang majemuk, beragam, ribuan pulau, ribuan suku dan budaya, namun tetap satu jua, “Bhinneka Tunggal Ika”. Bukan hanya sebagai sebuah semboyan belaka, Berbeda-beda tapi Tetap Satu haruslah dihayati kemudian diimplementasikan oleh bangsa Indonesia guna menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. 

Kebhinekaan pun harus dimaknai masyarakat melalui pemahaman multikulturalisme dengan berlandaskan kekuatan spiritualitas. Nilai Pancasila dan UUD 1945 mengarahkan semua strata masyarakat untuk mengimplemtasikan: 

1.    Menghormati Hak Asasi Manusia sesuai dengan UUD 1945; 
2.    Menjunjung tinggi harkat dan martabat semua anak bangsa Indonesia; 
3.    Mengakui persamaan hak-hak semua kelompok, agama, ras dan etnis dalam segala tatanan kehidupan sosial, politik, ekonomi, budaya dan pemerintahan; 
4.    Menghargai perbedaan yang ada dalam masyarakat sebagai kemajemukan yang semakin memperkaya khasanah kehidupan berbangsa dan bernegara; 
5.    Mendorong terwujudnya kedamaian dalam perbedaan; 
6.    Memajukan kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mewujudkan kehidupan yang humanis di segala bidang;
7.    Tidak melakukan kekerasan dan penindasan dalam bentuk apapun, kepada siapapun, dan atas nama apapun;

Sebagaimana amanat Pasal 27 dan Pasal 30 Undang-Undang Dasar Tahun 1945, mahasiswa memiliki tanggungjawab untuk bersama menjaga keutuhan NKRI. Karena mahasiswa dalam hal ini telah mampu menguasai pengetahun serta mengaplikasikannya sebagai kader bela negara. Upaya bela negara bela negara tidak hanya menjadi tugas miliki TNI maupun Polri, namun menjadi kewajiban setiap warga negara terutama mahasiswa. 

Upaya bela negara oleh mahasiswa dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya:

1.    Mencintai Indonesia, mulai dari produknya hingga beragam karya anak bangsa;
2.    Belajar keras dan berusaha maksimal, selama menjadi mahasiswa harus berorganisasi;
3.    Mampu membangun diri memiliki knowledge, skill dan moral yang baik. Dalam artian mampu menjadi pezimpin yang bisa memberi solusi dan berhati nurani, pandai merasa bukan merasa pandai;
4.    Memiliki karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat dan moral yang tinggi untuk mengimbangi kecerdasannya menjadi kader muda bela negara yang memahami Bhineka Tunggal Ika sebagai kekayaan bangsa

Peran penting mahasiswa sebagai agen perubahan kondisi suatu bangsa, menjadikan mahasiswa harus memiliki sikap yang kuat dan tangguh, serta menjadi tauladan di tengah masyarakat. Karena hakikat bela negara sesungguhnya adalah semangat untuk membangun bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia demi kemajuan, kesejahteraan, dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di atas semua itu, sesungguhnya kebhinekaan, keragaman dan perbedaan yang bangsa Indonesia miliki adalah hikmah. Kita sebagai makhluk ciptaan-nya hanya mampu berusaha untuk berbuat baik serta menghindari berbuat kerusakan dimuka bumi ini. Karena setiap kita adalah khalifah di muka bumi ini. Dan jika Allah Swt. kehendaki, sesungguhnya perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang harus kita terima sebagai ketetapan ilahi. (*)

***

*) Oleh: Suci Ramadhani Putri.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Vaksinasi Covid-19 di Jember Dimulai, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Prokes
    Vaksinasi Covid-19 di Jember Dimulai, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Prokes
    27/01/2021 - 09:40
  • Menjelajahi Pesona Lima Destinasi Wisata Desa Ketupat Pulau Raas
    Menjelajahi Pesona Lima Destinasi Wisata Desa Ketupat Pulau Raas
    27/01/2021 - 09:24
  • PPKM Gresik Diperpanjang, Operasi Yustisi dan Tracing Covid-19 Dimasifkan
    PPKM Gresik Diperpanjang, Operasi Yustisi dan Tracing Covid-19 Dimasifkan
    27/01/2021 - 09:17
  • PSSI Terbitkan SK Penghentian Liga 1 2020
    PSSI Terbitkan SK Penghentian Liga 1 2020
    27/01/2021 - 09:03
  • Tingkatkan Elektoral PPP, Jawabannya Anak Muda
    Tingkatkan Elektoral PPP, Jawabannya Anak Muda
    27/01/2021 - 08:57

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Tingkatkan Elektoral PPP, Jawabannya Anak Muda
    Tingkatkan Elektoral PPP, Jawabannya Anak Muda
    27/01/2021 - 08:57
  • Ngopi Pagi: Monumen Hidup
    Ngopi Pagi: Monumen Hidup
    27/01/2021 - 05:45
  • Pentingnya UMKM yang Menjadi Penopang Ekonomi Negara
    Pentingnya UMKM yang Menjadi Penopang Ekonomi Negara
    26/01/2021 - 16:48
  • Studi Kebudayaan, Tradisi dan Religi Guru di Sekolah
    Studi Kebudayaan, Tradisi dan Religi Guru di Sekolah
    26/01/2021 - 14:27
  • Belajar Bermukim Bersama
    Belajar Bermukim Bersama
    25/01/2021 - 18:39
  • Transformasi Pembelajaran di Era Digital
    Transformasi Pembelajaran di Era Digital
    25/01/2021 - 10:44
  • Membagi Peran BUMN Bidang Keuangan dan Mimpi Pengembangan UMKM di Indonesia
    Membagi Peran BUMN Bidang Keuangan dan Mimpi Pengembangan UMKM di Indonesia
    24/01/2021 - 11:33
  • Mendeskripsikan Pemikiran Ibnu Thufail Tentang Tuhan
    Mendeskripsikan Pemikiran Ibnu Thufail Tentang Tuhan
    23/01/2021 - 14:44

KULINER

  • Resep Sup Kacang Merah yang Segar dan Kaya Nutrisi Penting
    Resep Sup Kacang Merah yang Segar dan Kaya Nutrisi Penting
    27/01/2021 - 01:06
  • Bidik Pasar Domestik, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk Luncurkan Brand Baru
    Bidik Pasar Domestik, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk Luncurkan Brand Baru
    26/01/2021 - 20:26
  • Menu Praktis untuk Sarapan, Bihun Kuah Jamur
    Menu Praktis untuk Sarapan, Bihun Kuah Jamur
    26/01/2021 - 05:22
  • Sama-Sama Berupa Mi Putih, Tapi Soun dan Bihun Berbeda Lho!
    Sama-Sama Berupa Mi Putih, Tapi Soun dan Bihun Berbeda Lho!
    26/01/2021 - 01:22
  • Banyuwangi Getol Kembangkan Jeruk Dekopon
    Banyuwangi Getol Kembangkan Jeruk Dekopon
    25/01/2021 - 19:47
  • Kisah Pemuda Sumedang Jadi Jenderal TNI Sampai Wakil Presiden RI
    Kisah Pemuda Sumedang Jadi Jenderal TNI Sampai Wakil Presiden RI
    27/01/2021 - 00:00
  • Ngeri, Axelsen Alami Tragedi Hadapi Ginting di BWF World Tour Finals
    Ngeri, Axelsen Alami Tragedi Hadapi Ginting di BWF World Tour Finals
    27/01/2021 - 07:00
  • Cukup Satu Cara untuk Puaskan Suami di Ranjang
    Cukup Satu Cara untuk Puaskan Suami di Ranjang
    27/01/2021 - 00:30
  • Perubahan Besar Mantan Juara NBA Usai Jadi Mualaf
    Perubahan Besar Mantan Juara NBA Usai Jadi Mualaf
    27/01/2021 - 02:28
  • Profil Michaela Paruntu, Wanita yang Viral Labrak Suami Selingkuh
    Profil Michaela Paruntu, Wanita yang Viral Labrak Suami Selingkuh
    27/01/2021 - 06:00