Kopi TIMES

Pandemi Covid-19 dan Digitalisasi UMKM

Selasa, 01 Desember 2020 - 02:21 | 41.18k
Pandemi Covid-19 dan Digitalisasi UMKM
Widarta, SE, MM, Staf Pengajar Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universisitas Mercu Buana Yogyakarta dan Kepala Humas Universisitas Mercu Buana Yogyakarta
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pandemi Covid-19 atau Coronavirus Disease telah melanda dunia, termasuk Indonesia, juga DIY. Dampak pandemi Covid-19 ini membuat banyak pelaku bisnis yang terpuruk. Bukan saja kelas bisnis yang berskala besar, namun khususnya usaha mikro kecil menengah atau UMKM juga ikut terimbas. Kondisi ini berbeda dengan tahun 1998, waktu terjadi krisis moneter yang akhirnya terjadi reformasi.

Ketika itu, dolar yang sedemikian perkasa, dari kisaran Rp 2.000 melonjak drastis nilai kursnya menjadi belasan ribu rupiah per dollar terhadap rupiah. Banyak pakar ekonomi menyebut bahwa usaha mikro kecil menengah (UMKM) dapat terpuruk. Namun justru sebaliknya dapat bertahan dan bahkan bisa berkembang, karena tidak tergantung sepenuhnya pada kurs asing disamping penyerapan tenaga kerja yang sangat besar disektor UMKM.

Tetapi pada keadaan sekarang (tahun 2020) adanya wabah Covid-19 ternyata berdampak buruk bagi pelaku usaha. Pelaku UMKM terpuruk selama pandemi Covid-19. Pendapatan harian mereka merosot drastis, sehingga mengancam keberlangsungan usaha, karena  aktivitas masyarakat di luar ruangan cenderung berkurang dan dibatasi dengan adanya imbauan untuk menjaga protokol kesehatan (social/physical distancing).

Adanya pembatasan sosial dan aktivitas di luar rumah ini membuat pendapatan para pelaku UMKM jadi ikut merosot tajam. Mereka mulai merasa kesulitan dalam menyeimbangkan arus kas atau keuangannya. Termasuk memenuhi kebutuhan operasional produksi karena omzet yang didapat tidak sesuai harapan, bahkan sebagian UMKM sudah berada di ambang kritis dan merugi. Belum lagi efeknya pada tenaga kerja yang terlibat di dalamnya.

Memang, pemerintah sudah berusaha keras mengatasi dan merencanakan berbagai kebijakan untuk mendukung UMKM, seperti restrukturisasi kredit, peningkatan porsi Kredit Usaha Rakyat (KUR), relaksasi pajak, hingga pelayanan terkait ekspor-impor. Namun kenyataan di lapangan banyak sekali yang sementara mengurangi, atau bahkan menghentikan sama sekali produknya.

Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KemenKop dan UKM) mencatat berdasarkan survei, pola konsumsi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 pun berangsur-angsur berubah, yakni beralih dari offline menjadi online. Bahkan ‘Stay at Home Economy’ akan menjadi tren ekonomi di masa yang akan datang. Fenomena tersebut, sekaligus menjadi indikasi pelaku UMKM memiliki kesempatan dalam meningkatkan usahanya.

Bagi pelaku UMKM, melalui sistem perdagangan elektronik, sehingga pandemi COVID-19 bukan berarti tidak memberikan manfaat, akan tetapi justru menjadi momentum bagi mereka untuk membuktikan bahwa produk-produk dalam negeri dan kebutuhan nasional dapat dipenuhi. Untuk itu mau tidak mau, pelaku UMKM harus mengikuti tren pasar ini untuk mempertahankan usahanya. 

Namun itu tidak mudah. Hal pertama yang perlu ditingkatkan adalah literasi digital pelaku usaha mikro. Seperti dirilis beberapa waktu lalu oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), baru 9,6 juta atau 17,1% dari total 56 juta UMKM di Indonesia yang berjualan secara virtual (online atau go-online). Ini menunjukan masih sangat sedikit pelaku UMKM yang memanfaat media ‘maya’ sebagai market produknya. 

Hal utama yang harus dilakukan adalah dengan dengan mengubah mindset, model bisnis, organisasi, dan jaringan usaha mikro tentang dunia virtual. Pertama, mengubah mindset bahwa dalam usaha itu modal manusia yang utama. Oleh karenanya, edukasi pelaku UMKM menjadi penting. Dalam hal ini, media online mesti diubah tidak hanya menjadi media sosial dan sarana hiburan, melainkan juga menjadi media dan sumber belajar. 

Jadi selama pandemi-19 dan era new normal nantinya itu adalah ketika ilmu pengetahuan dan skill usaha mikro meningkat, khususnya literasi digital. Kedua, mengubah model bisnis yang umumnya usaha mikro lebih bertumpu pada produksi, maka setelah pandemi ini atau memasuki masa ‘new normal’ atau kenormalan baru usaha mikro harus mulai intens bergerak di pemasaran, diarahkan ke pemasaran online. 

Semua media sosial, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dan sebagainya, diubah menjadi media bisnis dan pemasaran online. Dapat dijajagi juga masuk ke pasar online (marketplace) sesuai karakteristik produk dan konsumennya. Ketiga, mengubah organisasi yang umumnya perkumpulan/komunitas usaha mikro beroperasi secara manual, maka perlu didorong juga untuk bergerak secara organisasi digital. 

Keempat, mengubah jaringan UMKM yang tidak terdatabase secara spasial/lokal dengan baik. Pascapandemi Covid-19, bahkan pada masa new normal atau skema kenormalan baru adalah terjadi pertukaran lokal atau pasar lokal yang dihubungkan melalui database online, di tingkat desa maupun kecamatan, bahkan dunia. Semoga, pascapandemi Covid-19, pelaku UMKM mampu bangkit dengan kenormalan baru lebih baik di era digitalisasi ini. (*)


Penulis: Widarta, SE, MM, Staf Pengajar Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universisitas Mercu Buana Yogyakarta dan Kepala Humas Universisitas Mercu Buana Yogyakarta

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Dijadwalkan Tampil di Konferensi Internasional Vatikan, Katib Aam PBNU: Dialog Antaragama Harus Jujur
    Dijadwalkan Tampil di Konferensi Internasional Vatikan, Katib Aam PBNU: Dialog Antaragama Harus Jujur
    20/01/2021 - 09:53
  • Kemenparekraf RI-Kemendes PDTT Sinergikan Wujudkan Desa Wisata 
    Kemenparekraf RI-Kemendes PDTT Sinergikan Wujudkan Desa Wisata 
    20/01/2021 - 09:48
  • Presiden RI Jokowi Instruksikan Perbaikan Rumah dan Bangunan Terdampak Gempa Sulbar
    Presiden RI Jokowi Instruksikan Perbaikan Rumah dan Bangunan Terdampak Gempa Sulbar
    20/01/2021 - 09:36
  • Hari ini Pelantikan Joe Biden, 25 Ribu Pasukan Garda Nasional Disiagakan
    Hari ini Pelantikan Joe Biden, 25 Ribu Pasukan Garda Nasional Disiagakan
    20/01/2021 - 09:30
  • Permalukan Chelsea, Leicester City Puncaki Klasemen Liga Inggris
    Permalukan Chelsea, Leicester City Puncaki Klasemen Liga Inggris
    20/01/2021 - 09:24
  • Longing for Korean Noodle? You could Have it at Waroeng Dolan Cirebon
    Longing for Korean Noodle? You could Have it at Waroeng Dolan Cirebon
    20/01/2021 - 09:12
  • Presiden Joe Biden akan Menghapus Larangan Warga Muslim Masuk ke AS
    Presiden Joe Biden akan Menghapus Larangan Warga Muslim Masuk ke AS
    20/01/2021 - 09:00
  • PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan di Halmahera Utara Pascabanjir
    PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan di Halmahera Utara Pascabanjir
    20/01/2021 - 08:51
  • PEKIT Sambut Baik Dukungan Pemerintah Mendorong Ekspor Sarang Burung Walet
    PEKIT Sambut Baik Dukungan Pemerintah Mendorong Ekspor Sarang Burung Walet
    20/01/2021 - 08:39
  • KRI Dr Soeharso, Rumah Sakit Apung Vital dalam Kondisi Darurat Bencana
    KRI Dr Soeharso, Rumah Sakit Apung Vital dalam Kondisi Darurat Bencana
    20/01/2021 - 08:27

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    19/01/2021 - 09:39
  • Musibah Demi Musibah
    Musibah Demi Musibah
    19/01/2021 - 00:50
  • Optimisme Gresik Baru
    Optimisme Gresik Baru
    18/01/2021 - 23:04
  • Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    18/01/2021 - 22:41
  • Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    18/01/2021 - 21:00
  • Pendidikan untuk Lanjut Usia
    Pendidikan untuk Lanjut Usia
    18/01/2021 - 20:24
  • Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    18/01/2021 - 16:35
  • Mewujudkan Instansi yang Bersih
    Mewujudkan Instansi yang Bersih
    18/01/2021 - 14:15

KULINER

  • Begini Cara Mudah Bikin Ayam Geprek
    Begini Cara Mudah Bikin Ayam Geprek
    20/01/2021 - 05:48
  • Asal Nama Jajanan Khas Indonesia ini Ternyata Berasal dari Singkatan Kata
    Asal Nama Jajanan Khas Indonesia ini Ternyata Berasal dari Singkatan Kata
    20/01/2021 - 01:04
  • Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    19/01/2021 - 07:03
  • Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    19/01/2021 - 05:24
  • Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    19/01/2021 - 04:37
  • Hubungan Suami Istri yang Dilarang Islam Hingga Bercinta Tanpa Busana
    Hubungan Suami Istri yang Dilarang Islam Hingga Bercinta Tanpa Busana
    20/01/2021 - 05:02
  • Buya Yahya Jawab Hukum Tentang Memperbesar Alat Kelamin Pria
    Buya Yahya Jawab Hukum Tentang Memperbesar Alat Kelamin Pria
    20/01/2021 - 05:41
  • Seragam Basah Ajudan Jokowi, Pengusaha Borong 7 Ton Emas Antam
    Seragam Basah Ajudan Jokowi, Pengusaha Borong 7 Ton Emas Antam
    20/01/2021 - 05:30
  • Ssstt.. Ada 2 Jenderal Kopassus di Rumah Orang Kepercayaan Jokowi
    Ssstt.. Ada 2 Jenderal Kopassus di Rumah Orang Kepercayaan Jokowi
    20/01/2021 - 00:23
  • Sultan HB X Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton Yogyakarta
    Sultan HB X Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton Yogyakarta
    20/01/2021 - 03:58