Kopi TIMES

Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah

Selasa, 24 November 2020 - 12:26 | 38.25k
Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
Ach Dhofir Zuhry
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Agama Islam datang sebagai agama ilmu dan rasionalitas. Tidak satupun perintah agama yang tidak mensyaratkan keterlibatan akal. Bahkan, salat sekalipun hanya wajib bagi yang berakal, bagi pribadi yang mendayagunakan mekanisme intelektual. Di sisi lain, Islam agama cinta kasih dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, perilaku dehumanistik yang menghina akal sehat dan kemanusiaan jelas tidak islami dan tentunya inkonstitusional. Apa sebab? Salah satu tujuan agama dan negara adalah menjaga akal (hifzhul 'aql) dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tak sedikit saudara kita yang memuja dan mengkultuskan keluarga dan keturunan Nabi secara serampangan dan berlebihan, sampai-sampai, membenarkan semua perkataan dan tindakan mereka yang melanggar hukum, arogan, provokatif, menista kelompok lain, melakukan persekusi, menghina agama lain dan bahkan mengancam persatuan dan keutuhan NKRI.

Banar, wajib bagi setiap muslim menghormati dan memuliakan keluarga-keturunan Nabi Saw. Namun perlu dicatat bahwa keturuan (dzurriyah) Rasul tidak terbebas dari dosa alias ma’shum. Mereka bisa saja salah, khilaf dan bermaksiat sebagaimana manusia pada umumnya. Bahkan, sangat berjibun orang-orang ngaku habib. Karena gelar habib memang bisa diperjual-belikan oleh oknum pengeruk dollar. Well, sikap kita bagaimana, Kak? Tetap kita hormati dan kita muliakan mereka, yang baik kita ikuti, yang salah kita ingatkan dengan santun dan pekerti mulia, yang melanggar hukum urusan polisi, tanpa harus mencaci dan terprovokasi, titik! Indonesia negara hukum, tidak boleh ada yang kebal hukum dan bebas mencaci, apalagi demi kepentingan politik elektoral. Ingat, kalau ada orang gila dan berprilaku menyimpang, tugas kita mula-mula tidak menjadi seperti mereka. 

Dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara, banyak sekali para wali, ulama, raja, kiai, pahlawan, pejuang dan penganjur kesalehan yang merupakan keturunan Nabi, hanya saja istilah “habib” belum populer dan maaf belum punya trade mark kala itu, lagi pula untuk apa membangga-banggakan asal-usul jika yang dibutuhkan umat adalah pendidikan dan keteladanan? Pendek kata, banyak warga keturunan Arab yang justru ingin menjadi Indonesia karena telah berdakwah dan berjuang untuk Indonesia. Yang aneh adalah sebagian saudara kita Indonesia yang malah keranjingan ingin menjadi Arab.

Aneh saja, jika di depan hidung kita malah banyak saudara kita sendiri yang ingin menjadi Arab dan Eropa dengan cara mencaci keindonesiaan mereka sendiri. Padahal, dengan belajar di Belanda, Bung Hatta tidak menjadi Barat dan dengan belajar di Arab KH. Hasyim Asy’ari tidak menjadi Arab, mereka tetap bangga menjadi Indonesia. 

Adalah sesuatu yang wajar apabila setiap orang membangggkan golongan, suku dan asal-usul rasnya (QS. Ar-Rum: 32). Namun demikian, begitu Islam datang, dihapuslah kesukuan dan diganti dengan kesetaraan. Kemuliaan itu karena ketaqwaan, bukan karena latar belakang etnis. (QS. Al-Hujurat: 13), sehingga panggilan rasis, misalnya, kepada sayyidina Salman al-Farisi ra, diganti Salman Alu Muhammadi ra (Salman keluarga Muhammad). Mengapa?

Panggilan “al-Farisi” atau orang Persia sangat rasis, seolah-olah mengatakan bahwa Salman ra adalah panganut agama Majusi atau Zoroaster, agama resmi bangsa Persia kala itu. Sehingga, Nabi Muhammad Saw pasang badan membelanya, “mulai sekarang jangan panggil Salman Persia, tapi panggil dia Salman keluarga Muhammad.”

Walhasil, sejak saat saat itu tak ada lagi yang melecehkan sayyidina Bilal, seorang budak hitam, juga sayyidina Ikrimah, putera Abu Jahal, juga sayyidah Durrah, puteri Abu Lahab, meski dua anak Abu Lahab, yakni Utbah dan Utaibah menceraikan dua puteri Nabi. Contoh lain adalah Umar bin Khatthab dari suku ‘Adi, Nabi Muhammad memanggilnya dengan sebutan terhormat Al-Faruq (Sang Pembeda baik-buruk, benar-salah). Tak tanggung-tanggung, beliau juga menikahi perempuan Yahudi bernama sayyidah Shafiyah binti Huyay.

Nyaris satu setengah milenium kemudian di Indonesia, yang konon penganut Islam terbesar, justru karena perbedaan pilihan dan sikap politik, terhadap sesama muslim malah memanggil dengan sebutan yang sangat rasis dan nista, misal: China, kutil babi, kampret, kadal gurun, bani onta, dll. Ini jelas dilarang oleh agama dan tak pantas secara budaya.     

Bukankah kanjeng Nabi pernah mengingatkan bahwa setiap orang bertaqwa adalah keluarga Nabi? (HR. At-Thabrani: 3.332, HR. Al-Bayhaqi: 2/152, Fathul Bari: 11/165). Pendek kata, ukuran kemuliaan seseorang bukan lagi garis keturunan, suku, pangkat, jabatan dan gelimang harta, tapi ketakwaan kepada Allah SWT. Saya, Anda, dan siapapun saja yang memenuhi kualifikasi "taqwa", menjalankan perintah dan menjauhi larangan agama, otomatis keluarga Nabi. Bahkan, jika mampu menjalankan nilai-nilai Al-Qur’an, kita semua auto-keluarga Allah SWT, wow!. (*)

***

 

*) Penulis adalah Ach Dhofir Zuhry

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Dijadwalkan Tampil di Konferensi Internasional Vatikan, Katib Aam PBNU: Dialog Antaragama Harus Jujur
    Dijadwalkan Tampil di Konferensi Internasional Vatikan, Katib Aam PBNU: Dialog Antaragama Harus Jujur
    20/01/2021 - 09:53
  • Kemenparekraf RI-Kemendes PDTT Sinergikan Wujudkan Desa Wisata 
    Kemenparekraf RI-Kemendes PDTT Sinergikan Wujudkan Desa Wisata 
    20/01/2021 - 09:48
  • Presiden RI Jokowi Instruksikan Perbaikan Rumah dan Bangunan Terdampak Gempa Sulbar
    Presiden RI Jokowi Instruksikan Perbaikan Rumah dan Bangunan Terdampak Gempa Sulbar
    20/01/2021 - 09:36
  • Hari ini Pelantikan Joe Biden, 25 Ribu Pasukan Garda Nasional Disiagakan
    Hari ini Pelantikan Joe Biden, 25 Ribu Pasukan Garda Nasional Disiagakan
    20/01/2021 - 09:30
  • Permalukan Chelsea, Leicester City Puncaki Klasemen Liga Inggris
    Permalukan Chelsea, Leicester City Puncaki Klasemen Liga Inggris
    20/01/2021 - 09:24
  • Longing for Korean Noodle? You could Have it at Waroeng Dolan Cirebon
    Longing for Korean Noodle? You could Have it at Waroeng Dolan Cirebon
    20/01/2021 - 09:12
  • Presiden Joe Biden akan Menghapus Larangan Warga Muslim Masuk ke AS
    Presiden Joe Biden akan Menghapus Larangan Warga Muslim Masuk ke AS
    20/01/2021 - 09:00
  • PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan di Halmahera Utara Pascabanjir
    PLN Berhasil Pulihkan Sistem Kelistrikan di Halmahera Utara Pascabanjir
    20/01/2021 - 08:51
  • PEKIT Sambut Baik Dukungan Pemerintah Mendorong Ekspor Sarang Burung Walet
    PEKIT Sambut Baik Dukungan Pemerintah Mendorong Ekspor Sarang Burung Walet
    20/01/2021 - 08:39
  • KRI Dr Soeharso, Rumah Sakit Apung Vital dalam Kondisi Darurat Bencana
    KRI Dr Soeharso, Rumah Sakit Apung Vital dalam Kondisi Darurat Bencana
    20/01/2021 - 08:27

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    Jokowi, Vaksin Sinovac, dan Legitimasi MUI
    19/01/2021 - 09:39
  • Musibah Demi Musibah
    Musibah Demi Musibah
    19/01/2021 - 00:50
  • Optimisme Gresik Baru
    Optimisme Gresik Baru
    18/01/2021 - 23:04
  • Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    Gotong Royong Milenial, Kearifan Lokal Menyokong Penanganan Covid-19
    18/01/2021 - 22:41
  • Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    Tahun Pengharapan 2021: Indonesia Bangkit Melalui Ekonomi Kreatif
    18/01/2021 - 21:00
  • Pendidikan untuk Lanjut Usia
    Pendidikan untuk Lanjut Usia
    18/01/2021 - 20:24
  • Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    Orang Pintar yang Dipelihara oleh Orang Awam
    18/01/2021 - 16:35
  • Mewujudkan Instansi yang Bersih
    Mewujudkan Instansi yang Bersih
    18/01/2021 - 14:15

KULINER

  • Begini Cara Mudah Bikin Ayam Geprek
    Begini Cara Mudah Bikin Ayam Geprek
    20/01/2021 - 05:48
  • Asal Nama Jajanan Khas Indonesia ini Ternyata Berasal dari Singkatan Kata
    Asal Nama Jajanan Khas Indonesia ini Ternyata Berasal dari Singkatan Kata
    20/01/2021 - 01:04
  • Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    Nikmati Sensasi Makan Siang di Tengah Taman Bunga di Jombang
    19/01/2021 - 07:03
  • Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    Malas Sarapan Nasi Bubur Sumsum jadi Solusi, Ini Resepnya
    19/01/2021 - 05:24
  • Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    Filosofi Bubur Sumsum yang Manis dan Lembut di Mulut
    19/01/2021 - 04:37
  • Hubungan Suami Istri yang Dilarang Islam Hingga Bercinta Tanpa Busana
    Hubungan Suami Istri yang Dilarang Islam Hingga Bercinta Tanpa Busana
    20/01/2021 - 05:02
  • Buya Yahya Jawab Hukum Tentang Memperbesar Alat Kelamin Pria
    Buya Yahya Jawab Hukum Tentang Memperbesar Alat Kelamin Pria
    20/01/2021 - 05:41
  • Seragam Basah Ajudan Jokowi, Pengusaha Borong 7 Ton Emas Antam
    Seragam Basah Ajudan Jokowi, Pengusaha Borong 7 Ton Emas Antam
    20/01/2021 - 05:30
  • Ssstt.. Ada 2 Jenderal Kopassus di Rumah Orang Kepercayaan Jokowi
    Ssstt.. Ada 2 Jenderal Kopassus di Rumah Orang Kepercayaan Jokowi
    20/01/2021 - 00:23
  • Sultan HB X Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton Yogyakarta
    Sultan HB X Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton Yogyakarta
    20/01/2021 - 03:58