Pemerintahan

Pemkot Kupang Enggan Bersidang Bahas KUA-PPAS, Ini Alasannya

Selasa, 24 November 2020 - 08:14 | 21.31k
Pemkot Kupang Enggan Bersidang Bahas KUA-PPAS, Ini Alasannya
Gedung DPRD Kota Kupang. (FOTO: istimewa)

TIMESINDONESIA, KUPANGPemkot Kupang enggan menghadiri sidang DPRD pembahasan KUA-PPAS tahun 2021. Polemik yang terjadi lantaran sejumlah program prioritas Pemkot Kupang dinilai dihilangkan secara sepihak oleh DPRD tanpa meminta penjelasan dan klarifikasi dari Pemkot Kupang.

Salah satu program prioritas Pemkot Kupang pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dihilangkan secara sepihak. Anggaran sebesar Rp 8,7 M itu digunakan untuk bantuan bagi siswa di Kota Kupang, dihapus dari KUA-PPAS.

Hal ini menjadi salah satu alasan Pemkot Kupang tidak mau lagi bersidang. Dalam surat Wali Kota Kupang Nomor 050/Pem.170/XI/2020 kepada Ketua DPRD Kota Kupang, yang copy-annya didapat awak media, tercantum sejumlah alasan Pemkot tidak mau lagi melanjutkan persidangan.

Terdapat 5 poin dalam surat yang ditandatangani langsung Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore tersebut. Kelima poin tersebut, yakni:

1. Bahwa sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah Daerah adalah kepala daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan. Sedangkan DPRD adalah Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Hal ini berarti kedudukan Walikota sebagai pemimpin dalam penyelenggaraan Pemerintah daerah bermitra dengan DPRD sebagai unsur penyelenggara.

2. Bahwa dalam proses persidangan pembahasan KUA-PPAS dewan langsung membatalkan/menghapus/mengalihkan program-program utama pemerintah misalnya bantuan seragam. Pembatalan/penghapusan/pembatalan program-program tersebut tanpa sama sekali mendengar penjelasan pemerintah.

3. Bahwa proses pengalihan/penghapusan/pembatalan tersebut dilaksanaan saat sidang KUA-PPAS sehingga tidak mungkin dianggarkan kembali dalam RAPBD Kota Kupang, artinya semua program tersebut telah hilang dan tidak akan dibahas lagi.

4. Bahwa sebagai mitra kami menghargai dewan, namun setiap evaluasi harusnya diberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menjelaskan namun hal ini tidak memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menjelaskan/klatifikasi.

5. Bahwa pemerintah daerah Kota Kupang juga merasa keberatan atas tindakan verbal baik pimpinan/anggota DPRD Kota Kupang yang merendahkan kewibawaan pemerintah dengan menggunakan narasi-narasi yang tidak patut, seperti bodoh, pembohong, pencuri, bahkan pemerintah diposisikan seperti terdakwa dalam persidangan. Hal ini telah berlangsung berulang kali dalam sidang-sidang sebelumnya, sehingga ini tidak menggambarkan kemitraan tersebut.

"Berdasarkan hal tersebut di atas, pemerintah mengambil sikap untuk sementara tidak melanjutkan persidangan I DPRD Kota Kupang tahun 2020/2021 sampai hal-hal yang menjadi keberatan pemerintah diakomodir," demikian bunyi surat tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan dokumen KUA-PPAS, Badan Anggaran awalnya menyetujui anggaran untuk DPRD sebesar Rp 35 miliar, tepatnya Rp 35.446.085.520. Namun, dalam pembahasan dinaikkan jadi Rp 40 miliar.

Dari Rp 40 miliar tersebut ada beberapa item anggaran yang tercantum dalam KUA-PPAS, di antaranya koordinasi dan konsultasi pelaksanaan tugas DPRD Rp 2,6 miliar, pelaksanaan reses Rp 3,7 miliar, peyerapan aspirasi masyarakat Rp 3,9 miliar, peningkatan kapasitas DPRD Rp 323 juta, layanan administrasi DPRD Rp 1 miliar, layanan keuangan dan kesejahteraan DPRD Rp 19,5 miliar, Dukungan pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Rp 8,1 miliar di antaranya termasuk pembentukan Perda dan Peraturan DPRD Rp 120 juta.

Selanjutnya, penyediaan jasa penunjang urusan pemerintahan daerah Rp 1,8 miliar, dan administrasi keuangan perangkat daerah Rp 3,8 miliar serta puluhan program lainnya.

Mirisnya, anggaran Rp 8,7 miliar di Dinas Pendidikan Kota Kupang dicoret secara sepihak tanpa meminta klarifikasi pemkot.

Anggaran ini direncanakan untuk bantuan bagi para siswa. Bahkan, ini menjadi salah satu program prioritas Pemkot Kupang. Dalam dokumen KUA-PPAS, anggaran Rp 8,7 miliar ini untuk bantuan baju seragam, sepatu, tas dan buku tulis untuk siswa. Selain itu pengadaan buku-buku perpustakaan dan pembangunan ruang UKS. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Sedekan River Tubing Ciamis, Best Floating Experience You could Have
    Sedekan River Tubing Ciamis, Best Floating Experience You could Have
    27/01/2021 - 00:21
  • Bupati Kepulauan Seribu dan Kapolres Tinjau Posko Kampung Tangguh Jaya
    Bupati Kepulauan Seribu dan Kapolres Tinjau Posko Kampung Tangguh Jaya
    26/01/2021 - 23:55
  • Gunakan akad Al bai wa Al Isti’jar, Adira Finance Syariah Keluarkan Produk Terbaru
    Gunakan akad Al bai wa Al Isti’jar, Adira Finance Syariah Keluarkan Produk Terbaru
    26/01/2021 - 23:47
  • BKPM: Provinsi Lain Perlu Belajar dari Ridwan Kamil
    BKPM: Provinsi Lain Perlu Belajar dari Ridwan Kamil
    26/01/2021 - 23:34
  • Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi
    Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi
    26/01/2021 - 23:28

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pentingnya UMKM yang Menjadi Penopang Ekonomi Negara
    Pentingnya UMKM yang Menjadi Penopang Ekonomi Negara
    26/01/2021 - 16:48
  • Studi Kebudayaan, Tradisi dan Religi Guru di Sekolah
    Studi Kebudayaan, Tradisi dan Religi Guru di Sekolah
    26/01/2021 - 14:27
  • Belajar Bermukim Bersama
    Belajar Bermukim Bersama
    25/01/2021 - 18:39
  • Transformasi Pembelajaran di Era Digital
    Transformasi Pembelajaran di Era Digital
    25/01/2021 - 10:44
  • Membagi Peran BUMN Bidang Keuangan dan Mimpi Pengembangan UMKM di Indonesia
    Membagi Peran BUMN Bidang Keuangan dan Mimpi Pengembangan UMKM di Indonesia
    24/01/2021 - 11:33
  • Mendeskripsikan Pemikiran Ibnu Thufail Tentang Tuhan
    Mendeskripsikan Pemikiran Ibnu Thufail Tentang Tuhan
    23/01/2021 - 14:44
  • Efektivitas Distribusi Bantuan Sosial Covid-19 di Indonesia
    Efektivitas Distribusi Bantuan Sosial Covid-19 di Indonesia
    23/01/2021 - 14:00
  • Mengintip Wisudawan Terbaik Program Sarjana Unisma Malang
    Mengintip Wisudawan Terbaik Program Sarjana Unisma Malang
    23/01/2021 - 13:54

KULINER

  • Bidik Pasar Domestik, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk Luncurkan Brand Baru
    Bidik Pasar Domestik, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk Luncurkan Brand Baru
    26/01/2021 - 20:26
  • Menu Praktis untuk Sarapan, Bihun Kuah Jamur
    Menu Praktis untuk Sarapan, Bihun Kuah Jamur
    26/01/2021 - 05:22
  • Sama-Sama Berupa Mi Putih, Tapi Soun dan Bihun Berbeda Lho!
    Sama-Sama Berupa Mi Putih, Tapi Soun dan Bihun Berbeda Lho!
    26/01/2021 - 01:22
  • Banyuwangi Getol Kembangkan Jeruk Dekopon
    Banyuwangi Getol Kembangkan Jeruk Dekopon
    25/01/2021 - 19:47
  • Mie Ayam Shaga Hadir dengan Kemasan Ekonomis dan Praktis
    Mie Ayam Shaga Hadir dengan Kemasan Ekonomis dan Praktis
    25/01/2021 - 00:11
  • Kisah Pemuda Sumedang Jadi Jenderal TNI Sampai Wakil Presiden RI
    Kisah Pemuda Sumedang Jadi Jenderal TNI Sampai Wakil Presiden RI
    27/01/2021 - 00:00
  • Sesumbar Kiper AC Milan Jelang Tantang Inter Milan
    Sesumbar Kiper AC Milan Jelang Tantang Inter Milan
    27/01/2021 - 00:02
  • Vaksin COVID-19 Bisa Perbesar Penis? Begini Tanggapan dr Tirta
    Vaksin COVID-19 Bisa Perbesar Penis? Begini Tanggapan dr Tirta
    27/01/2021 - 00:23
  • Cukup Satu Cara untuk Puaskan Suami di Ranjang
    Cukup Satu Cara untuk Puaskan Suami di Ranjang
    27/01/2021 - 00:30
  • Viral Video Asyiknya Emak-emak Buang Sampah di Pantai Panjang
    Viral Video Asyiknya Emak-emak Buang Sampah di Pantai Panjang
    27/01/2021 - 00:00