Peristiwa Daerah

Sengketa Koperasi Mitra Perkasa Probolinggo Masuki Babak Baru

Sabtu, 21 November 2020 - 10:50 | 25.06k
Sengketa Koperasi Mitra Perkasa Probolinggo Masuki Babak Baru
Kuasa Hukum Zulkifli Chalik, Abdul Wahab menjelaskan duduk perkara perkembangan sengketa KSU Mitra Perkasa. (FOTO: Elia for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Kasus Koperasi Mitra Perkasa yang menyeret politisi senior partai Golkar Zulkifli Chaliq dan Welly Sukarto selaku ketua KSU Mitra Perkasa, Probolinggo, Jawa Timur, memasuki babak baru.

Setelah sebelumnya pada pengadilan tingkat pertama dan pengadilan tingkat tinggi dimenangkan oleh tim Zulkifli Chaliq. Kini setelah melakukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung, hasilnya justru di luar dugaan.

Di mana dalam amar putusan nomor 576K/Pdt/2020 tertulis, hakim memutuskan mengabulkan gugatan penggugat sebelumnya. Hakim juga menyatakan sah dan berharga sita, jaminan yang diletakkan dalam perkara ini. Artinya, putusan MA tersebut justru memenangkan pihak Koperasi Mitra Perkasa.

Ditemui atas putusan MA tersebut, kuasa hukum Zulkifli Chaliq, Abdul Wahab mengatakan, bahwa pihaknya tidak menerima putusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung. Tidak menerima dikarenakan menurut Abdul Wahab, putusan tersebut dirasa janggal dan sulit untuk dijalankan.

Disinggung kenapa masih melakukan banding dan kasasi, pria asal Malang ini menjelaskan bahwa selama ini yang beredar di pemikiran orang Probolinggo banyak yang mengira ini adalah bagian dari permainan Zulkifli dan Welly.

"Klien kami dan Welly Sukanto dipikir berpura pura bertengkar. Dari sisi kepentingan, Zulkifli selaku klien kami, sebagai tergugat klien kami sudah menang. Kenapa harus melakukan banding, Upaya tersebut dilakukan karena pihak kami memiliki kelebihan tagihan sebesar 15 milyar ke koperasi Mita perkasa. Ini berdasarkan dari hasil audit," kata Wahab, Sabtu (21/11/2020).

Oleh karena, itu tim kuasa hukum Zulkifli Chaliq mengajukan kasasi ke mahkamah agung. Tujuan mengajukan kasasi dikarenakan pihaknya meminta MA memeriksa mengenai soal gugatan balik yang diajukan oleh pihaknya. Di tingkat pertama sampai pengadilan tinggi.

Namun faktanya, putusan MA ini justru aneh dan putusan yang sulit untuk dilaksanakan. Karena putusan MA saling bertentangan. Seharusnya, yang dipertimbangkan itu gugatan baliknya (rekonvensi).

Wahab menyebut, yang terjadi dalam putusan MA, kliennya selaku pemohon kasasi permohonannya dikabulkan. "Tapi malah justru juga dihukum atas perkara KSU Mitra Perkasa," imbuhnya.

Dalam hal ini Abdul Wahab menaksirkan bahwa ada kekeliruan hakim yang nyata. Hakim tidak teliti, seharusnya sudah jelas dalam memori kasasi yang dipersoalkan menyangkut belum diputusnya gugatan balik. "Itu yang kami minta. Malah kenapa justru yang tidak mengajukan kasasi dalam hal ini Welly Sukanto, selaku ketua KSU Mitra Perkasa, malah dimenangkan dalam putusan MA," keluhnya.

Atas putusan yang tidak diterima tersebut, selanjutnya kuasa hukum Zulkifli Chaliq akan melakukan upaya konfirmasi pada MA. Apakah benar, bunyi putusan tersebut.

"Jika memang dibenarkan seperti itu, maka jalan satu satunya yang akan kami tempuh ialah upaya peninjauan kembali (PK). Namun jika memang terjadi kesalahan administrasi pihaknya meminta putusan tersebut untuk diperbaiki," tandasnya.

Soal kapan akan mengajukan PK, Wahab menegaskan pihaknya tidak akan menunda. Sebab proses pengajuan PK, maksimal diajukan selama 180 hari sejak putusan ditetapkan.

Alasan PK diajukan karena pihak kuasa hukum Zulkifli Chaliq memiliki bukti baru (novum). Ada dua hal sebagai dasar untuk mengajukan PK. Yakni adanya kepailitan dan novum kedua, putusan MA yang diputuskan bertentangan dengan putusan pengadilan lain.

Pada saat perkara ini berjalan, kepailitan KSU Mitra Perkasa Probolinggo belum ada. Dengan dinyatakan pailit, maka menurut pasal 28 UU kepailitan semua perkara gugur. Novum kedua syarat untuk mengajukan PK yaitu apabila putusan MA bertentangan dengan putusan pengadilan lain.

"Perkara 22, merupakan perkara yang sama. Perkara Welly Sukanto digugurkan oleh pengadilan negeri, dan bersifat inkrah. Sesuai dengan pasal 28 UU tentang kepailitan," tutup Wahab terkait kasus Koperasi Mitra Perkasa Probolinggo. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Grojokan Watu Purbo, a Humble Place with Magnificent View
    Grojokan Watu Purbo, a Humble Place with Magnificent View
    27/11/2020 - 05:17
  • These are Edelweiss Hideaways around the Country
    These are Edelweiss Hideaways around the Country
    27/11/2020 - 04:20
  • Fasilitas Smart Tourism Hadir di Pantai Ngurbloat Maluku Tenggara
    Fasilitas Smart Tourism Hadir di Pantai Ngurbloat Maluku Tenggara
    27/11/2020 - 03:16
  • Kedai Mamo dan Kehangatan Tersembunyi Padepokan Mangun Darmo di Malang
    Kedai Mamo dan Kehangatan Tersembunyi Padepokan Mangun Darmo di Malang
    27/11/2020 - 02:35
  • 4 Lukisan yang Diyakini Punya Kisah Misteri
    4 Lukisan yang Diyakini Punya Kisah Misteri
    27/11/2020 - 01:56
  • Cigadung Tourism Village, One Stop Cultural Tourism in Bandung
    Cigadung Tourism Village, One Stop Cultural Tourism in Bandung
    27/11/2020 - 01:14
  • Dua Tulang Belulang Manusia Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Pompeii Italia
    Dua Tulang Belulang Manusia Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Pompeii Italia
    27/11/2020 - 00:25
  • Kelurahan Api-Api Petakan Kasus Sebaran DBD
    Kelurahan Api-Api Petakan Kasus Sebaran DBD
    26/11/2020 - 23:57
  • Terbanyak Kasus DBD, Kelurahan Api-Api Ajak Warga Terapkan PSN
    Terbanyak Kasus DBD, Kelurahan Api-Api Ajak Warga Terapkan PSN
    26/11/2020 - 23:53
  • Pasca Kasus Edhy Prabowo, Aktivitas Perkantoran Kementerian KP RI Berjalan Seperti Biasa
    Pasca Kasus Edhy Prabowo, Aktivitas Perkantoran Kementerian KP RI Berjalan Seperti Biasa
    26/11/2020 - 23:48

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    26/11/2020 - 10:00
  • Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    26/11/2020 - 00:14
  • Guru dan Frustasi Sosial
    Guru dan Frustasi Sosial
    25/11/2020 - 16:08
  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22
  • Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    25/11/2020 - 00:14
  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Jenderal Andalan Jokowi Muncul Buka Fakta Mayjen TNI Dudung dan FPI
    Jenderal Andalan Jokowi Muncul Buka Fakta Mayjen TNI Dudung dan FPI
    27/11/2020 - 00:10
  • Pihak RS Ummi Sebut Kondisi Habib Rizieq Tidak Mengarah ke COVID-19
    Pihak RS Ummi Sebut Kondisi Habib Rizieq Tidak Mengarah ke COVID-19
    27/11/2020 - 04:02
  • Seksinya Rocio Oliva, Gandengan Diego Maradona saat Kunjungi Indonesia
    Seksinya Rocio Oliva, Gandengan Diego Maradona saat Kunjungi Indonesia
    27/11/2020 - 05:08
  • Mengejutkan, Millen Cyrus Tak Didukung Keluarga dan Takut Terjebak
    Mengejutkan, Millen Cyrus Tak Didukung Keluarga dan Takut Terjebak
    27/11/2020 - 00:02
  • KH Miftachul Akhyar Terpilih Sebagai Ketum MUI 2020-2025
    KH Miftachul Akhyar Terpilih Sebagai Ketum MUI 2020-2025
    27/11/2020 - 03:21