Ekonomi

Panen Raya di Lahan Demplot Petrokimia Gresik, Produktivitas Kentang Sembalun Naik Dua Kali Lipat 

Kamis, 19 November 2020 - 22:04 | 20.63k
Panen Raya di Lahan Demplot Petrokimia Gresik, Produktivitas Kentang Sembalun Naik Dua Kali Lipat 
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo saat mengikuti kegiatan panen raya di lahan Demplot Petrokimia Gresik (Foto: Dokumen Petrokimia Gresik)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, JAKARTAPetrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar panen raya kentang pada lahan demonstration plot (demplot) dengan luas total 3 hektare di Desa Sajan, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu 18 November 2020. Demplot menggunakan NPK Petro Ningrat dan NPK Phonska Plus ini mampu meningkatkan produktivitas kentang hingga dua kali lipat.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa di masa wabah Covid-19 ini, peran sektor pertanian menjadi semakin penting dan strategis. Sehingga kegiatan produksi pertanian harus semakin digenjot, terutama di daerah-daerah yang menjadi sentra pertanian.

“Salah satunya di Kecamatan Sembalun, dimana wilayah ini menjadi salah satu penghasil utama komoditas hortikultura, khususnya tanaman kentang, di Kabupaten Lombok Timur,” ujar Dwi Satriyo dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Menurutnya, Sembalun menjadi kawasan pertanian yang sangat potensial karena didukung agroklimat yang sesuai dan petani yang sudah berpengalaman. Bahkan, pemerintah memproyeksikan Kecamatan Sembalun sebagai sentra pengembangan produksi hortikultura kentang nasional, termasuk pembenihan. 

Untuk itu, Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung upaya tersebut dengan menjadikan Desa Sajan di Kecamatan Sembalun sebagai kampung percontohan lokasi demonstration plot menggunakan produk-produk komersil unggulan Petrokimia Gresik.

“Selain pupuk, kami juga bekerja sama dengan anak perusahaan Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku untuk memberikan kawalan pengendalian hama agar hasilnya lebih optimal,” imbuh Dwi Satriyo.

Adapun rekomendasi pemupukan pada lahan demplot seluas 3 hektare ini dibagi dalam tiga formulasi untuk masing-masing satu hektare lahan. Dimana lahan pertama menggunakan 1 (satu) ton pupuk Petro Ningrat, lahan kedua 500 kilogram (kg) Petro Ningrat dan 500 kg Phonska Plus, dan lahan ketiga menggunakan 1 ton Phonska Plus. Serta ditambah pupuk hayati Petrobiofertil dan Sinar Bio untuk ketiga lahan tersebut.

Dengan formulasi pemupukan tersebut, secara vegetatif menunjukkan jumlah daun, kondisi ranting, tinggi tanaman, dan ketahanan yang bagus. Sedangkan dari sisi generatif jumlah rata-rata umbi yang dihasilkan mencapai 40 hingga 50 biji bibit kentang G2 untuk satu tanaman, meningkat dari kebiasaan petani setempat yang hanya menghasilkan 20 - 30 biji bibit kentang G2 untuk satu tanaman.

“Dengan meningkatnya produktivitas tanaman kentang, selain membantu pemerintah mengamankan stok pangan nasional, juga dapat mendongkrak kesejahteraan petani setempat,” jelas Dwi Satriyo.

Untuk itu, ia berharap formulasi pemupukan rekomendasi Petrokimia Gresik ini dapat diduplikasi oleh petani kentang lainnya di Sembalun atau Lombok Timur. Ia juga menambahkan bahwa demplot di Sembalun ini merupakan pilot project untuk tanaman kentang dengan menggunakan tiga formulasi pemupukan Petrokimia Gresik.

“Ke depan program ini akan dikloning dan diaplikasikan di berbagai daerah lainnya di tanah air, dari Sembalun untuk Indonesia," tandas Dwi Satriyo.

Sementara itu, pelaksanaan panen raya ini juga bekerja sama dengan Pending Dadih, Pembina Penyuluh Swadaya Sembalun. Dadih menjelaskan bahwa demplot Petrokimia Gresik ini tidak hanya mampu menggenjot produktivitas tanaman, kentang yang dihasilkan juga berkualitas premium. Sehingga tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tapi sudah bisa masuk sebagai bahan baku di industri makanan.

"Ini yang dibutuhkan petani kentang, tidak hanya produktivitas tinggi, tapi kualitas yang premium. Apabila sudah masuk ke industri, petabi mempunyai jaringan pemasaran yang sudah terjaga," ujarnya.

Sedangkan, salah satu tokoh masyarakat sekaligus petani Sembalun, Aziz mengungkapkan bahwa potensi lahan hortikultura Sembalun seluas 2.700 ha. Untuk kentang saja, petani Sembalun mampu produksi hingga 6.000 ton setahun. Dengan ada perlakukan seperti demplot Petrokimia Gresik akan ada peningkatan sekitar 40%.

"Rata-rata produksi kentang industri nasional antara 12 sampai 15 ton per hektare, sedangkan di Sembalun bisa 18 sampai 20 ton. Demplot ini mampu menghasilkan hingga 32 ton kentang. Hasil nyata ini pasti akan menjadikan petani Sembalun mengaplikasikan rekomendasi pemupukan Petrokimia Gresik," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Petrokimia Gresik juga menggelar penyemprotan massal lahan tanaman kentang menggunakan pupuk organik cair Phonska Oca.

Melalui kegiatan ini, Petrokimia Gresik mengajak seluruh petani khususnya di Kecamatan Sembalun untuk menerapkan pemupukan berimbang dengan mengombinasikan pupuk organik dan pupuk anorganik sesuai dosis yang dianjurkan agar produktivitas pertanian meningkat dan kesuburan lahan pertanian tetap terjaga.

Kampung Petrokimia Gresik

Sebelumnya Dwi Satriyo juga meresmikan Kampung Petrokimia Gresik di Kedai Kopi Sembalun, Selasa (17/11). Kampung ini dibangun menjadi layanan one stop solution pertanian di Lombok Timur. Bahkan di Pulau Lombok dengan menyediakan seluruh kebutuhan petani dari hulu hingga hilir, mulai pupuk, benih, pestisida dan insektisida.

Petrokimia Gresik juga menghadirkan Mobil Uji Tanah (MUT) di kampung ini. Layanan ini berfungsi untuk menguji tingkat kesuburan tanah dan memberikan konsultasi pertanian secara gratis. Petani cukup membawa sampel tanah dari lahan pertaniannya, kemudian dalam waktu singkat dapat mengetahui kandungan tanah sekaligus mendapatkan rekomendasi pemupukan yang tepat.

"Dengan begitu, harapan dan asa untuk membangkitkan kembali Sembalun pada khususnya dan Lombok pada umumnya sebagai sentra produksi hortikultura nasional bukan menjadi hal yang mustahil untuk kita capai," ujarnya.

Sedangkan, pemilihan Kedai Sawah sebagai Kampung Petrokimia Gresik dikarenakan lokasinya sangat strategis di tengah-tengah area pertanian hortikultura di Kecamatan Sembalun. Petrokimia Gresik bersama Kedai Sawah Sembalun mengangkat konsep kedai yang menyuguhkan nuansa alam Gunung Rinjani dan pemandangan perbukitan Sembalun. 

Kampung Petrokimia Gresik di Kedai Sawah Sembalun ini juga menyajikan makanan lokal dan modern, tempat pemajangan produk UMKM lokal serta mengangkat konsep agrowisata yang sangat menarik seperti pemandangan Gunung Rinjani, photobooth dan petik strawbery.

“Melalui Kampung Petrokimia Gresik di Kedai Sawah Sembalun ini, kami harapkan dapat menciptakan new customer experiences bagi seluruh pengunjung yang datang serta dapat menjadi pilihan masyarakat sebagai sarana Agro Edu Wisata sehingga dapat meningkatkan kecintaan pada dunia pertanian," tutupnya. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Ragam Inovasi Pemkab Malang Tangani Pandemi Covid-19
    Ragam Inovasi Pemkab Malang Tangani Pandemi Covid-19
    27/11/2020 - 18:17
  • Seminar Nasional Untag Soroti Pengaruh Globalisasi pada Nilai Kebangsaan
    Seminar Nasional Untag Soroti Pengaruh Globalisasi pada Nilai Kebangsaan
    27/11/2020 - 17:55
  • (TAYANG JATIM) Mendes PDTT RI: Luar Biasa Desa Pujon Kidul, BUMDes-nya Sudah Punya 10 Unit Usaha
    (TAYANG JATIM) Mendes PDTT RI: Luar Biasa Desa Pujon Kidul, BUMDes-nya Sudah Punya 10 Unit Usaha
    27/11/2020 - 17:25
  • Pemkab Malang Maksimalkan Program Jaring Pengaman Sosial
    Pemkab Malang Maksimalkan Program Jaring Pengaman Sosial
    27/11/2020 - 17:13
  • Bupati Salwa Sudah Beri Lampu Hijau Uji Coba Belajar Tatap Muka SMP
    Bupati Salwa Sudah Beri Lampu Hijau Uji Coba Belajar Tatap Muka SMP
    27/11/2020 - 17:02
  • Kodim 0811/Tuban Lakukan Reboisasi Sejuta Pohon Bersama Perhutani KPH Parengan
    Kodim 0811/Tuban Lakukan Reboisasi Sejuta Pohon Bersama Perhutani KPH Parengan
    27/11/2020 - 16:50
  • BI Cirebon Gelar Ciayumajakuning Enterpreneur Festival UMKM 2020
    BI Cirebon Gelar Ciayumajakuning Enterpreneur Festival UMKM 2020
    27/11/2020 - 16:46
  • Dosen Fakultas Sastra UM Kembangkan Media Flipchart Sebagai Alat Bantu Pembelajaran
    Dosen Fakultas Sastra UM Kembangkan Media Flipchart Sebagai Alat Bantu Pembelajaran
    27/11/2020 - 16:42
  • PSBM Hari ke-5, Kasus Meninggal Covid-19 di Majalengka Bertambah
    PSBM Hari ke-5, Kasus Meninggal Covid-19 di Majalengka Bertambah
    27/11/2020 - 16:40
  • Rekor Baru, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.828
    Rekor Baru, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 5.828
    27/11/2020 - 16:34

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Jumat Berkah: Mendengar Seruan Ilahi
    Jumat Berkah: Mendengar Seruan Ilahi
    27/11/2020 - 07:22
  • Mahasiswa Dan Jati Dirinya
    Mahasiswa Dan Jati Dirinya
    26/11/2020 - 19:31
  • Hukum Dalam Jagad Seni Dan Keindahan
    Hukum Dalam Jagad Seni Dan Keindahan
    26/11/2020 - 17:50
  • Kampus dan Kepemimpinan Perempuan
    Kampus dan Kepemimpinan Perempuan
    26/11/2020 - 15:47
  • Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    26/11/2020 - 10:00
  • Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    26/11/2020 - 00:14
  • Guru dan Frustasi Sosial
    Guru dan Frustasi Sosial
    25/11/2020 - 16:08
  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Jenderal Andalan Jokowi Muncul Buka Fakta Mayjen TNI Dudung dan FPI
    Jenderal Andalan Jokowi Muncul Buka Fakta Mayjen TNI Dudung dan FPI
    27/11/2020 - 00:10
  • Pihak RS Ummi Sebut Kondisi Habib Rizieq Tidak Mengarah ke COVID-19
    Pihak RS Ummi Sebut Kondisi Habib Rizieq Tidak Mengarah ke COVID-19
    27/11/2020 - 04:02
  • KPK Tangkap Edhy Prabowo, Effendi Gazali: Kami Gagal dan Minta Maaf
    KPK Tangkap Edhy Prabowo, Effendi Gazali: Kami Gagal dan Minta Maaf
    27/11/2020 - 06:39
  • Habib Rizieq Tidak Boleh Dijenguk, Termasuk Oleh FPI
    Habib Rizieq Tidak Boleh Dijenguk, Termasuk Oleh FPI
    27/11/2020 - 06:02
  • Sorong Memanas, 2 Brimob Luka
    Sorong Memanas, 2 Brimob Luka
    27/11/2020 - 12:38