Kopi TIMES

Urgensi Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Umum

Jumat, 20 November 2020 - 01:34 | 32.74k
Urgensi Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Umum
Shinta Dewanti, Mahasiswi Ilmu pemerintahan, fisip UMM angkatan 2018.
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Di Negara berkembang seperti Indonesia setiap masyarakat harus ikut berperan aktif dalam mengawasi berjalannya roda pemerintahan. Maka setiap warga Negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk ikut serta dalam berpolitik. Partisipasi politik itu sendiri dapat di artikan sebagai salah satu bentuk upaya masyarakat dalam memantau jalannya roda pemerintahan layaknya Negara demokrasi.

Partisipasi yang paling umum di lakukan oleh masyarakat dalam Negara demokrasi  yaitu ikut serta dalam pemilihan umum seperti calon kepala Negara, anggota legislatif maupun kepala daerah. Partisipasi politik dapat di awali dengan adanya artikulasi yang dimana seorang individu mampu mengontrol sumber daya politiknya. Peran masyarakat akan sangat penting untuk menentukan proses politik selanjutnya. Bentuk partisipasi masyarakat yang sering di jumpai yaitu pemberian hak suara dalam pemilihan umum. Keikut sertaan warga Negara merupakan aspek yang sangat penting dalam Negara demokrasi. Karena keputusan yang di ambil dan di laksanakan oleh pemerintah akan menyangkut kehidupan semua warga Negara, maka dari itu peran masyarakat sangat di butuhkan dalam pengambilan keputusan politik yang merupakan kebijakan publik.

Penyelenggaraan pemilihan umum sebagai mekanisme demokrasi harus di landasi dengan semangat kedaulatan rakyat dan di laksanakan secara demokratis karena dengan pemilihan umum yang demokratis akan menguatkan demokratis di Indonesia. Pemilihan umum sejatinya merupakan jalan demokrasi dan amanat konsitusi Indonesia yang harus terselenggara secara demokratis. Maka dari itu dapat menjadi lambang sekaligus tolak ukur demokrasi yang modern di Indonesia apabila hasilnya menjadi cerminan partisipasi dan aspirasi masyarakat serta diselenggarakan dengan suasana keterbukaan dengan kebebasan berpendapat dan berserikat ( budiarjo, 2008 : 461 ).

Pemilihan umum yang demokratis adalah yang memenuhi tiga prasyarat demokrasi yaitu : 1) adanya kompetisi memperebutkan dan mempertahankan kekuasaan; 2) adanya partisipasi masyarakat; 3) adanya jaminan hak-hak politik ( marijan, 2010 : 83 ). Pemilihan umum yang demokratis akan terwujud apabila kompetisi elite, partisipasi masyarakat maupun liberalisasi politik berupa jaminan hak-hak politik di laksanakan secara terbuka, bebas, jujur, adil, tanpa tekanan, tanpa intimidasi. Partisipasi politik warga negara sangat terkait erat dengan kepemilikan budaya poltik. Budaya politik merupakan orientasi politik sikap individu terhadap system politik dan komponennya dan juga sikap individu yang dapat dimainkan dalam sebuah system tersebut.

Pemilihan umum secara langsung sejatinya merupakan bagian penting kehidupan bernegara Indonesia di era reformasi. salah satu yang harus ada yakni partisipasi warga negara dan kualitasi partisipasi politik terutama partisipasi electoral. Namun nyatanya masih bergelut dengan persoalan mendasar seperti politik uang.

Menurut penulis, idealnya partisipasi dalam memilih tidak hanya di dorong mobilisasi namun lebih utama harus di dorong oleh niat dan kesadaran penuh dari diri pribadi untuk berpartisipasi dalam mempengaruhi keputusan politik. Selain itu perilaku memilih warga negara dalam pemilihan umum jangan sampai dilakukan atas pertimbangan pragmatis politik namun di landasi pertimbangan atas tujuano tertentu yang bersifat ideologis. Perilaku memilih harus di tujukan untuk menghadirkan kepala daerah atau kepala negara yang mau dan mampu memperjuangkan kepentingan rakyat selama kepentingannya nanti. pemimpin seperti itu seorang negarawan yang memiliki pengatahuan dan pemahaman dalam pelaksanaan pemerintah yang baik. Setiap pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public selalu di tujukan untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Menemukan kandidat bersosok negarawan tidaklah mudah. Warga negara harus mampu melawan jebakan politik uang selama dalam pemilihan.  Politik uang merupakan hambatan mendasar bagi terciptanya pemilihan demokratis, karena ia menyababkan proses politik menjadi bias, akibat penggunaan uang pemilu sulit untuk mencapai tujuan. Warga negara harusnya menetukan pilihan secara objektif berdasrkan kualitas kandidat. Oleh karena itu, harus ada kesadaran kolektif bahwa sebenarnya rakyat adalah pihak yang paling dirugikan oleh skema praktek politik uang. Gerakan perlawanan itu perlu di mulai oleh inisiasi pribadi warga menolak politik uang melalui pembuatan kesepakatan Bersama keluarga maupun masyarakat desa dan jika perlu di tindak lanjuti dengan pemasangan spanduk atau banner menolak politik uang.

Partisipasi politik merupakan perilaku politik tetapi perilaku politik berupa partisipasi politik. Partisipasi politik, entah itu mempengaruhi isi kebijakan atau ikut membuat konten kebijakan akan dinamis apabila terjadi modernisasi. Modernisasi terjadi Ketika penduduk kota baru merasa mereka mampu mempengaruhi nasib mereka sendiri melalui keterlibatannya dalam proses politik. Meningkatnya partisipasi public dapat di pengaruhi oleh perubahan struktur kelas social di masyarakat. Keterlibatan pemerintahan luas dalam urusan social, ekonomi, dan budaya ternyata menuai kritik dan memperluas politik warga. Meluasnya ruang lingkup aktifitas pemerintahan di berbagai aspek kehidupan merangsang timbulnya tuntutan yang terstruktur dari warga negara untuk ikut berperan secara aktif dalam pembuatan keputusan atau kebijakan public. (*)

***

*) Penulis: Shinta Dewanti, Mahasiswi Ilmu pemerintahan, fisip UMM angkatan 2018

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Pekan Depan, Duta Pancasila Kabupaten Malang Audiensi dengan BPIP di Jakarta
    Pekan Depan, Duta Pancasila Kabupaten Malang Audiensi dengan BPIP di Jakarta
    26/11/2020 - 16:40
  • Komisioner KIP Apresiasi Pengelolaan Informasi Publik di Kementan RI
    Komisioner KIP Apresiasi Pengelolaan Informasi Publik di Kementan RI
    26/11/2020 - 16:35
  • Tok! UMK Kota Cirebon Naik 2.33 Persen
    Tok! UMK Kota Cirebon Naik 2.33 Persen
    26/11/2020 - 16:33
  • Dua Pekan Lagi Coblosan, Bala Bhineka Gencarkan Kampanye Eri Cahyadi-Armuji
    Dua Pekan Lagi Coblosan, Bala Bhineka Gencarkan Kampanye Eri Cahyadi-Armuji
    26/11/2020 - 16:30
  • Prestasi Kesehatan Kabupaten Malang dalam Refleksi HUT ke-1260
    Prestasi Kesehatan Kabupaten Malang dalam Refleksi HUT ke-1260
    26/11/2020 - 16:27
  • Layani Penerbangan di Era New Normal, Garuda Indonesia Andalkan HEPA Filter dan 3M 
    Layani Penerbangan di Era New Normal, Garuda Indonesia Andalkan HEPA Filter dan 3M 
    26/11/2020 - 16:25
  • Peduli Lingkungan Forpimka Sukorejo Ponorogo Tanam Pohon Tabebuya
    Peduli Lingkungan Forpimka Sukorejo Ponorogo Tanam Pohon Tabebuya
    26/11/2020 - 16:22
  • Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Menteri KP RI Gantikan Edhy Prabowo, Ini Alasannya
    Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Menteri KP RI Gantikan Edhy Prabowo, Ini Alasannya
    26/11/2020 - 16:20
  • Viral Terekam CCTV, Ambulans Lawan Arus Tabrak Pengendara Motor di Banyuwangi
    Viral Terekam CCTV, Ambulans Lawan Arus Tabrak Pengendara Motor di Banyuwangi
    26/11/2020 - 16:18
  • Pemuda Pancasila, LSM dan Aktivis Mahasiswa Audiensi ke DPRD dan Polresta Banyuwangi
    Pemuda Pancasila, LSM dan Aktivis Mahasiswa Audiensi ke DPRD dan Polresta Banyuwangi
    26/11/2020 - 16:15

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    26/11/2020 - 10:00
  • Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    26/11/2020 - 00:14
  • Guru dan Frustasi Sosial
    Guru dan Frustasi Sosial
    25/11/2020 - 16:08
  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22
  • Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    25/11/2020 - 00:14
  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • FPI Bongkar Rahasia, Edhy Prabowo Ditangkap, Viral Video Santri
    FPI Bongkar Rahasia, Edhy Prabowo Ditangkap, Viral Video Santri
    26/11/2020 - 05:30
  • Ini Deretan Barang Mewah Yang Disita KPK dari OTT Edhy Prabowo
    Ini Deretan Barang Mewah Yang Disita KPK dari OTT Edhy Prabowo
    26/11/2020 - 01:01
  • Diego Maradona Tutup Usia, Harta Warisannya Mengejutkan
    Diego Maradona Tutup Usia, Harta Warisannya Mengejutkan
    26/11/2020 - 09:47
  • KPK Tangkap Edhy Prabowo, Fadli Zon: Semoga Bisa Temukan Harun Masiku
    KPK Tangkap Edhy Prabowo, Fadli Zon: Semoga Bisa Temukan Harun Masiku
    26/11/2020 - 08:02
  • Kisah Anak Suku Pedalaman Papua yang Nekat Jual Babi Demi Jadi Tentara
    Kisah Anak Suku Pedalaman Papua yang Nekat Jual Babi Demi Jadi Tentara
    26/11/2020 - 00:24