Kopi TIMES

Bagaimana Sebaiknya Kita Memandang Hutan?

Kamis, 19 November 2020 - 23:11 | 42.85k
Bagaimana Sebaiknya Kita Memandang Hutan?
Asep Sandi Ruswanda, Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pada tanggal 12 November 2020, publik cukup dikagetkan dengan hasil investigasi kolaborasi inovatif antara Greenpeace International dengan Forensic Architecture. Mereka melaporkan bahwa Korindo, sebuah perusahaan Indonesia-Korea, telah merusak sekitar 57.000 hektar hutan di Papua yang hampir setara dengan luas kota Seoul di Korea Selatan.

Menggunakan citra satelit NASA, mereka juga menemukan fakta bahwa Korindo secara sengaja terbukti melakukan deforestasi menggunakan api, atau dengan kata lain membakarnya. Menariknya, ekspansi kebun sawit di bawah naungan Korindo tersebut merenggut hutan adat dari 10 marga di Boven Digoel, Papua (greenpeace.org). 

Agama, Adat, dan Hutan

Lalu apa hubungannya perusakan hutan dengan agama dan adat? Peristiwa di atas menunjukan bahwa ada pelepasan hubungan antara manusia dengan yang non-manusia—human-non-human relation, tentu saja dalam konteks ini adalah hubungan manusia dengan hutan. Seakan, kerusakan apapun yang terjadi dengan hutan tidak akan berimplikasi terhadap eksistensi manusia.

Hutan telah dipersepsikan sebagai entitas yang terpisah dengan manusia. Padahal menurut Michel Picard, masyarakat tradisional Indonesia sejatinya tidak mengenal pemisahan antara human dan non-human. (2011, h. 6). Bahkan ia memaparkan bahwa istilah agama secara semiotika salah satu maknanya adalah adat (tradition) (2011, h. 3). Politik agama di Indonesialah yang kemudian memisahkan istilah adat dari agama sampai hari ini. Proses tersebut tidak bisa dilepaskan dari paradigma agama-agama dunia yang mempengaruhi konstruksi agama secara politik di Indonesia.

Secara umum, paradigma agama-agama dunia yang terpengaruh oleh teologi Kristiani dan modernisasi Barat memang tidak bersahabat dengan adat atau agama-agama lokal yang sering dipandang terbelakang, animis, atau pagan. Selain itu, pemahaman Islam tentang apa itu agama juga mempengaruhi proses pembentukan definisi agama di Indonesia, yang pada akhirnya meminggirkan kelompok masyarakat adat.

Melihat Kembali Paradigma Agama-Agama Dunia

Seirama dengan itu tesis Picard, Samsul Maarif dalam Ammatoan Indigenous Religion and Forest Conservation (2015) menyebut bahwa hutan, tanah, tumbuhan, hewan, dan lainnya adalah bagian dari kosmik yang tidak saja  hidup bersama dengan manusia tapi juga berbagi kehidupan di dalamnya. Ia memandang bahwa hubungan manusia dan non-manusia yang setara sebagai hubungan intersubjektif (intersubjective relationships).

Berangkat dari sana, maka dapat dirangkum bahwa hubungan manusia dan hutan pun adalah setara. Ini berbeda dengan kosmologi dalam paradigma agama-agama dunia yang memandang bahwa hutan, tanah, batu, hewan, sungai, dan lainnya sebagai hubungan subjek-objek—yang artinya manusia sebagai subjek secara dominan dapat memelihara atau mengeksploitasinya.

Oleh karena itu, deforestasi yang terjadi di Papua adalah bagian dari pengaruh paradigma agama-agama dunia yang memandang bahwa manusia berkuasa penuh atas non-human beings (objek). Ini berbeda dengan paradigma agama-agama leluhur yang diamini juga oleh masyarakat adat yang mana memandang bahwa hubungan manusia dengan non-human beings adalah hubungan objek-objek—tidak hirarkis sebagaimana dalam paradigma agama-agama dunia.

Lebih dari itu Maarif menyatakan bahwa dalam pandangan masyarakat adat konservasi hutan adalah aktifitas relijius (2015, h 145). Oleh karena itu, perusakan hutan di Papua dapat disebut sebagai “penistaan agama” karena bagi masyarakat adat hutan tidak sekedar benda mati yang dapat dieksploitasi sakarepmu dewe tapi juga mempunyai hubungan ethical, reciprocal, dan responsible dengan manusia.

Dalam video yang dirilis oleh BBC News Indonesia misalnya, seorang marga pemilik ulayat mengatakan, “saya menangis, saya bertanya di mana roh leluhur saya tinggal kalau hutan kami sudah dibongkar habis?" Ini menegaskan bahwa hutan badalah bagian integral dari relijiusitas dan aktifitas-aktifitas seperti menjaga hutan tergolong aktifitas religius. 

***

*)Oleh: Asep Sandi Ruswanda, Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Quest Hotel Surabaya has an Exotic Christmas Tree Made of Batik
    Quest Hotel Surabaya has an Exotic Christmas Tree Made of Batik
    06/12/2020 - 04:31
  • A Proper Way to Thaw Your Meat
    A Proper Way to Thaw Your Meat
    06/12/2020 - 03:32
  • Admire the Beauty of Nakamura and Raja Waterfall of Morotai
    Admire the Beauty of Nakamura and Raja Waterfall of Morotai
    06/12/2020 - 02:37
  • Amazing! These Exotic Ship Miniatures was Made of a Guy with Special Need
    Amazing! These Exotic Ship Miniatures was Made of a Guy with Special Need
    06/12/2020 - 01:28
  • Bakar Batu Tradisi Umat Kristiani Mimika Papua
    Bakar Batu Tradisi Umat Kristiani Mimika Papua
    06/12/2020 - 00:21
  • Ini Perhatian Paslon Bedas di Sektor Pertanian dan UMKM
    Ini Perhatian Paslon Bedas di Sektor Pertanian dan UMKM
    05/12/2020 - 23:59
  • Masa Membludak di Acara Natal, Ini Penjelasan Pendeta V Lakahena
    Masa Membludak di Acara Natal, Ini Penjelasan Pendeta V Lakahena
    05/12/2020 - 23:56
  • Cabup Bandung Dadang Supriatna: Bumdes Jadi Andalan Pengembangan Ekonomi Masyarakat
    Cabup Bandung Dadang Supriatna: Bumdes Jadi Andalan Pengembangan Ekonomi Masyarakat
    05/12/2020 - 23:48
  • DPRD Bondowoso Berharap Kasus Rasuah PT Bogem Diusut Hingga Tuntas
    DPRD Bondowoso Berharap Kasus Rasuah PT Bogem Diusut Hingga Tuntas
    05/12/2020 - 23:41
  • UIN Maliki Malang Gelar Ta’aruf Qur’any XVIII Secara Virtual dan Luring
    UIN Maliki Malang Gelar Ta’aruf Qur’any XVIII Secara Virtual dan Luring
    05/12/2020 - 23:36

TIMES TV

Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat

04/12/2020 - 15:15

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI
Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Filosofi Perilaku Baru di Masa Pandemi COVID-19
    Filosofi Perilaku Baru di Masa Pandemi COVID-19
    05/12/2020 - 09:00
  • Titik Berat Bosda Sebagai Penopang Pendidikan Gratis
    Titik Berat Bosda Sebagai Penopang Pendidikan Gratis
    05/12/2020 - 00:08
  • Sering berada di ruangan Tertutup dan ber AC, Lakukan ini agar terhindar dari Penyebaran Virus Corona
    Sering berada di ruangan Tertutup dan ber AC, Lakukan ini agar terhindar dari Penyebaran Virus Corona
    04/12/2020 - 20:40
  • Tantangan Generasi Millenial Menghadapi Society 5.0
    Tantangan Generasi Millenial Menghadapi Society 5.0
    04/12/2020 - 18:37
  • Merenung Menuju Indonesia Emas
    Merenung Menuju Indonesia Emas
    04/12/2020 - 17:12
  • Mahasiswa dan Kebhinekaan
    Mahasiswa dan Kebhinekaan
    04/12/2020 - 16:14
  • “Tuhan-Tuhan” yang Harus Dikalahkan
    “Tuhan-Tuhan” yang Harus Dikalahkan
    04/12/2020 - 15:32
  • Catatan Pasien Covid 19; Terinfeksi Adalah Musibah, Bukan Aib
    Catatan Pasien Covid 19; Terinfeksi Adalah Musibah, Bukan Aib
    04/12/2020 - 14:07

KULINER

  • Intip Menu 1990-an di Warung Wardja Wedangan
    Intip Menu 1990-an di Warung Wardja Wedangan
    05/12/2020 - 16:20
  • Kue Ape Khas Betawi Kini Bisa Dinikmati Warga Cirebon
    Kue Ape Khas Betawi Kini Bisa Dinikmati Warga Cirebon
    05/12/2020 - 10:08
  • Yuk, Kenalan Lebih Dekat dengan Popcorn
    Yuk, Kenalan Lebih Dekat dengan Popcorn
    05/12/2020 - 01:16
  • Perkenalkan Chocolate Indulgence, Chef Joy Berikan Tips Menarik
    Perkenalkan Chocolate Indulgence, Chef Joy Berikan Tips Menarik
    04/12/2020 - 22:45
  • Klathak Jumpi Makanan Khas Karangkobar Banjarnegara yang Merakyat
    Klathak Jumpi Makanan Khas Karangkobar Banjarnegara yang Merakyat
    04/12/2020 - 10:44
  • Penggeruduk Rumah Mahfud MD yang Ditangkap Polisi Berteriak Bunuh
    Penggeruduk Rumah Mahfud MD yang Ditangkap Polisi Berteriak Bunuh
    06/12/2020 - 01:26
  • KPK Imbau Mensos Juliari P Batubara Menyerahkan Diri
    KPK Imbau Mensos Juliari P Batubara Menyerahkan Diri
    06/12/2020 - 02:02
  • KPK Tetapkan Mensos Juliari P Batubara Tersangka
    KPK Tetapkan Mensos Juliari P Batubara Tersangka
    06/12/2020 - 01:50
  • Buat Video Bugil untuk Senang-senang, Krisna Mukti: Emang Salah?
    Buat Video Bugil untuk Senang-senang, Krisna Mukti: Emang Salah?
    06/12/2020 - 00:00
  • Mensos Juliari Batubara Serahkan Diri ke KPK
    Mensos Juliari Batubara Serahkan Diri ke KPK
    06/12/2020 - 03:52