Kopi TIMES

Arah Gerak Pemerintah dalam Melawan Virus Corona

Jumat, 20 November 2020 - 04:15 | 23.52k
Arah Gerak Pemerintah dalam Melawan Virus Corona
Rafiq Rahman, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, MALANG – Indonesia saat ini sedang memasuki fase melawan adanya virus pandemi covid 19 atau yang sering disebut corona. Virus pandemi ini telah memasuki wilayah Indonesia sejak awal bulan Maret hingga sejauh tulisan ini dimuat tercatat 76.981 kasus yang terpapar virus covid 19 dan 3.656 yang telah meninggal dunia sementara yang dinyatakan sembuh sebanyak 36.689 orang.

Belum lagi dalam dua hari lalu angka kasus yang terpapar virus covid 19 menaik di atas 2.000 kasus dalam waktu sehari, tentu hal ini tidaklah mengejutkan sebab persebaran virus ini begitu cepat dan mudah menyerang setiap masyarakat terkhusus lanjut usia di atas 50 tahun yang rentan terjangkit virus corona ini. Dari beberapa angka ini seharusnya menjadi evaluasi bagi pemerintah terhadap penanganan virus corona serta hal ini menunjukkan bahwa lambannya kinerja pemerintah dalam mengatasi kasus pandemi yang telah mewabah ke wilayah Indonesia. 

Dalam penanganan yang diberikan guna mennaggulangi mewabahnya virus covid 19 ini perlu adanya sebuah ketegasan yang dilakukan oleh pemerintah dalam memutuskan suatu kebijakan guna memutus tali rantai persebaran yang begitu cepat mewabah ke seluruh wilayah Indonesia. Seyogya pemerintah pusat dalam mengambil keputusan atas suatu kebijakan dengan mengkaji bersama dengan pemeirntah daerah dan dipertimbangkan bersama lalu pada akhirnya lahirlah solusi bersama yang menghasilkan pemantapan suatu kebijakan. 

Namun, realitasnya pemerintah pusat sebagai instansi tertinggi tidak memiliki inisiatif dalam mengajak untuk duduk bersama dan mengkaji mengenai permasalahan virus covid 19 ini. Hierarki yang tinggi menganggap setiap instruksi yang diberikan olehnya akan selalu dituruti oleh pemeirntah daerah nyatanya di sisi lain pemeirntah daerah juga memiliki hak otonomnya sehingga hal ini dirasa perlu adanya membangun komunikasi yang terjalin baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah agar nantinya permasalahan yang terjadi di pusat dan daerah mampu teratasi dengan baik serta tidak menciptakan kebijakan yang tumpang tindih dan silang pendapat antara pelaksana kebijakan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Chester Barnard yang menyatakan bahwa eksistensi suatu organisasi sebagai suatu system kerja sama bergantung pada kemampuan manusia untuk berkomunikasi dan kemauan untuk bekerja sama mencapai tujuan yang sama pula. 

Menurut pandangan penulis mengenai langkah kebijakan Presiden Jokowi yang tidak memberlakukan kebijakan lockdown dengan mengganti nama menjadi PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, upaya ini diberikan agar tidak ada efek kejut yang dirasakan kepada masyarakat terhadap hasil keputusan yang  telah dihasilkan dalam menangani virus covid 19 di tengah pandemi. Sebab apabila di terapkan kebijakan lockdown terdapat beberapa risiko yang akan terjadi di antaranya; pertama, akan berdampak pada terganggunya stabilitas perekonomian di Indonesia dan di berbagai daerah, hal ini akan menambah angka kemiskinan sehingga ekonomi akan terpuruk.

Kedua, akan terganggunya stabilitas politik, sebab hal ini tentunya akan memberikan ancaman yang besar untuk membuat keos melalui perekonomian dan akan adanya ancaman kudeta yang di lakukan oleh oknum-oknum yang mengambil keuntungan untuk menginginkan Presiden Jokowi lengser.

Ketiga, kebutuhan pangan juga perlu di perhatikan dalam mengambil keputusan kebijakan lockdown, apabila kebijakan tersebut diterapkan akan banyak kebutuhan pangan yang diperlukan dalam beberapa waktu ke depan dan jika tidak tercukupi akan banyak masyarakat yang mengalami kelaparan, sehingga masyarakat tidak terancam oleh virus saja tetapi juga akan terancam kelaparan. 

Indonesia saat ini belum siap apabila kebijakan lockdown dilakukan, sebab kesiapan kebutuhan pangan masih minim dan hal ini akan menimbulkan efek panic buying sehingga masyarakat banyak beramai-ramai untuk menimbun makan untuk persediaan kebutuhan.

Seyogyanya, kalau pun memang akan diterapkan kebijakan lockdown, lockdown seperti apa yang di dinginkan setiap daerah tentunya pasti berbeda-beda. Kemungkinan besar lockdown yang dilakukan adanya pembatasan arus jalan keluar masuk ke setiap daerah dengan waktu-waktu tertentu, serta melakukan pendataan dan karantina terhadap pendatang di setiap daerah guna mencegah mewabahnya virus covid 19.Sebelumnya, pemerintah telah menghimbau untuk selalu menjaga kebersihan dan diam dirumahguna mencegah penyebaran virus ini.

Menghadapi virus ini tak perlu panik tetapi harus tetap waspada, saat ini pemerintah sedang bergerak secara terstruktur, sistematis, dan masif. Selain itu, peran birokrasi pemerintah sangat dibutuhkan untuk melakukan berbagai koordinasi dan menyiapkan berbagai strategi dalam penanganan covid 19 ini. Sebab dengan melalui birokrasi inilah Negara dan pemerintah mampu hadir di tengah pandemi untuk melindungi masyarakatnya dan melakukan strategi kerja-kerja yang optimal guna mengurangi dampak terburuk di tengah pandemi. Harapannya masyarakat terhadap kinerja pemerintah bahwa di tengah pandemi ini birokrasi mampu berjalan dengan baik sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Kekhawatiran yang terjadi saat ini adanya politisasi birokrasi yang dilakukan dilingkungan pemerintahan yaitu keterikatan antara birokrasi dengan partai politik, bahayanya kebutuhan masyarakat ditengah pandemi sangat besar dan apabila birokrasi telah di politisasi dengan berbagai macam kepentingan oleh para pejabat yang berasal dari parpol misalnya, maka akan berpotensi untuk mengambil keuntungan pribadi serta sangat rawan tugas dan fungsi birokrasi dijalankan atas dasar kepentingan sekelompok elit-elit politik sehingga melupakan atas dasar kepentingan publik yang lebih luas.

Maka peran kita sebagai masyarakat saat ini juga ikut serta berpartisipasi aktif dalam memantau kinerja birokrasi agar peluang untuk melakukan politisasi birokrasi di tengah pandemi ini tidak terjadi.

***

*)Oleh: Rafiq Rahman, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. 

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • PMI dan Baznas Salurkan Bansos untuk Korban Tanah Longsor Gumelem Kulon Banjarnegara
    PMI dan Baznas Salurkan Bansos untuk Korban Tanah Longsor Gumelem Kulon Banjarnegara
    24/11/2020 - 19:47
  • Diduga Ada Eksploitasi Mata Air, Warga Desa Ngenep dan WALHI Datangi Pemkab Malang
    Diduga Ada Eksploitasi Mata Air, Warga Desa Ngenep dan WALHI Datangi Pemkab Malang
    24/11/2020 - 19:43
  • DPR RI Belum Bisa Ambil Keputusan soal RUU Ketahanan Keluarga, Ini Alasannya
    DPR RI Belum Bisa Ambil Keputusan soal RUU Ketahanan Keluarga, Ini Alasannya
    24/11/2020 - 19:15
  • Sosok Sekda OKU Achmad Tarmizi, Alumni UT 8 Kali Tamat Kuliah di Berbagai Strata
    Sosok Sekda OKU Achmad Tarmizi, Alumni UT 8 Kali Tamat Kuliah di Berbagai Strata
    24/11/2020 - 19:11
  • Dinas Pertanian Jombang Imbau Warga Segera Mengurus Kartu Tani
    Dinas Pertanian Jombang Imbau Warga Segera Mengurus Kartu Tani
    24/11/2020 - 19:07
  • Pesawat Ruang Angkasa Milik China Sukses Diluncurkan Menuju Bulan
    Pesawat Ruang Angkasa Milik China Sukses Diluncurkan Menuju Bulan
    24/11/2020 - 19:03
  • Syarat Masuk SD di Kota Batu, Minimal Satu Tahun Sekolah di PAUD
    Syarat Masuk SD di Kota Batu, Minimal Satu Tahun Sekolah di PAUD
    24/11/2020 - 18:59
  • Viral Video Jenazah Diangkut Sepeda Motor, Dinkes Kabupaten Bogor Tegur RS Swasta
    Viral Video Jenazah Diangkut Sepeda Motor, Dinkes Kabupaten Bogor Tegur RS Swasta
    24/11/2020 - 18:55
  • Kunjungan Kerja ke Polres Sumba Timur, Ini Harapan Wakapolda NTT
    Kunjungan Kerja ke Polres Sumba Timur, Ini Harapan Wakapolda NTT
    24/11/2020 - 18:51
  • Ini 6 Rekomendasi untuk Sektor Air Minum dan Sanitasi Kota Probolinggo
    Ini 6 Rekomendasi untuk Sektor Air Minum dan Sanitasi Kota Probolinggo
    24/11/2020 - 18:47

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26
  • Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    23/11/2020 - 19:31
  • Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    23/11/2020 - 18:24
  • Sugeng Tindak Kiai Mas'ud Ali, Jenengan Tiyang Sae
    Sugeng Tindak Kiai Mas'ud Ali, Jenengan Tiyang Sae
    23/11/2020 - 13:19
  • Tidak Ada Kata Terlambat untuk Sebuah Nasionalisme
    Tidak Ada Kata Terlambat untuk Sebuah Nasionalisme
    23/11/2020 - 10:29
  • Mega Proyek Geopark Komodo: Urgensi Konservasi atau Komersialisasi?
    Mega Proyek Geopark Komodo: Urgensi Konservasi atau Komersialisasi?
    20/11/2020 - 23:09

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Pangdam Mau Bubarkan FPI, Habib Rizieq: Saya Enggak Pusing
    Pangdam Mau Bubarkan FPI, Habib Rizieq: Saya Enggak Pusing
    24/11/2020 - 06:20
  • Video Gatot Nurmantyo: Jangan Ikuti Pemimpin yang Jual TNI
    Video Gatot Nurmantyo: Jangan Ikuti Pemimpin yang Jual TNI
    24/11/2020 - 13:03
  • Isi Pernyataan Resmi Keluarga Besar TNI Terkait Baliho Rizieq Shihab
    Isi Pernyataan Resmi Keluarga Besar TNI Terkait Baliho Rizieq Shihab
    24/11/2020 - 05:40
  • Tes Kejelian, Temukan Kucing Sembunyi di Antara Puluhan Wajah Manusia
    Tes Kejelian, Temukan Kucing Sembunyi di Antara Puluhan Wajah Manusia
    24/11/2020 - 11:18
  • Kaca Mobil Dibuka, Pengamen Ini Tertegun Kemudian Kabur
    Kaca Mobil Dibuka, Pengamen Ini Tertegun Kemudian Kabur
    24/11/2020 - 10:53