Peristiwa Daerah New Normal Life 2020

Pastikan Keamanannya, Ahli Vaksin Berharap Pembuatan Vaksin Covid-19 Diawasi Ketat

Kamis, 19 November 2020 - 17:42 | 14.00k
Pastikan Keamanannya, Ahli Vaksin Berharap Pembuatan Vaksin Covid-19 Diawasi Ketat
Dialog Produktif bertema Keamanan Vaksin dan Menjawab KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). (FOTO: Lalu Hamdani For TIMES Indonesia)
FOKUS

New Normal Life 2020

Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, BANYUMAS – Uji klinik Sinovac sebagai vaksin Covid-19, telah masuk fase III dan selesai melakukan penyuntikan kepada seluruh sukarelawan yang dikerjakan di center Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).

Dalam rilis yang diterima TIMES Banyumas dari Tim Komunikasi Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (18/11/2020) pukul 15.00 WIB, pendampingan dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  sejak pengembangan protokol uji klinik dan inspeksi pelaksanaan uji klinik.

Sedangkan untuk memastikan mutu vaksin COVID-19 dilakukan inspeksi kesiapan fasilitas produksi baik di Cina maupun di Bio Farma. Uji klinik merupakan tahapan penting guna mendapatkan data efektivitas dan keamanan yang valid untuk mendukung proses registrasi vaksin COVID-19.

Sejauh ini tidak ditemukan adanya reaksi yang berlebihan atau Serious Adverse Event yang ditemukan selama menjalankan uji klinik fase III di Unpad.

Hal itu diungkapkan dalam Dialog Produktif bertema Keamanan Vaksin dan Menjawab KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (18/11/2020) yang diikuti TIMES Banyumas.

Di acara itu, Prof Hindra Irawan Satiri, SpA(K), MTropPaed, Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) menyampaikan perkembangan vaksin COVID-19 sudah masuk uji fase III, tinggal menunggu laporan dari Brazil, China, Turki dan Indonesia. Setelah laporan selesai barulah keluar izin edarnya.

"Jadi untuk mendeteksi dan mengkaji apakah ada kaitannya imunisasi dengan KIPI, ada ilmunya, yang disebut Farmakovigilans. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan, meyakinkan masyarakat, sehingga memberikan pelayananaman bagi pasien dan memberikan informasi terpercaya," katanya.

Lebih lanjut lagi, Prof. Hindra menerangkan bahwa semua fase-fase uji klinik vaksin memiliki syarat yang harus dilakukan. Semua syarat harus terpenuhi baru boleh melanjutkan ke fase berikutnya.

Namun dalam keadaan khusus, seperti pandemi COVID-19, proses dipercepat tanpa menghilangkan syarat-syarat yang diperlukan. Semua proses ini pun didukung oleh pembiayaan dan sumber daya yang dibutuhkan, sehingga proses-proses yang lebih panjang dalam penemuan vaksin bisa dipersingkat.

Ia mengaku tidak setuju terminologi anti vaksin. Masyarakat sebenarnya masih miskonsepsi, artinya pengertian masyarakat belum mantap karena mendapat keterangan dari orang-orang yang kurang kompeten atau bukan bidangnya.

"Kita perlu mendapatkan informasi dari sumber-sumber terpercaya seperti organisasi profesi dan kesehatan terpercaya. Jangan dari situs yang tidak jelas, dari grup WhatsApp itu yang membingungkan masyarakat." terangnya.

Menjawab beragam mitos yang beredar di masyarakat, Prof. Hindra berpendapat, "Di masyarakat beredar mitos yang mengatakan vaksin mengandung zat berbahaya. Hal ini tidak benar, karena tentu saja kandungan vaksin sudah diuji sejak pra klinik. Sebenarnya vaksin tidak berbahaya, namun perlu diingat vaksin itu produk biologis."

Oleh sebab itu vaksin bisa menyebabkan nyeri, kemerahan, dan pembengkakan yang merupakan reaksi alamiah dari vaksin. "Jadi memang kita harus berhati-hati mengenai mitos-mitos terkait KIPI ini , apabila ditemukan KIPI, sebenarnya semua masyarakat bisa melaporkan ke Komnas KIPI melalui situs www.keamananvaksin.kemkes.go.id," katanya.

Komnas KIPI sendiri merupakan Lembaga yang terbentuk sejak 2007 yang beranggotakan para ahli independen, dengan kompetensi dan keilmuan terkait vaksinologi.

Bahkan untuk menjangkau wilayah Indonesia yang luas, telah terbentuk Komite Daerah KIPI di 34 Provinsi. “Yakinlah keamanan vaksin itu dipantau sejak awal. Bahkan setelah vaksin diregistrasi, tetap dipantau dan dikaji keamanannya”, ujar Prof. Hindra.

Prof Hindra meyakini, selain COVID-19, masyarakat saat ini dihadapkan pula dengan informasi keliru yang tidak disikapi dengan bijak. "Musuh kita cuma satu yaitu virus," tegasnya.

Ditambahkan, musuh kita adalah musuh bersama, untuk melawannya kita harus bekerja sama agar upaya-upaya jadi efektif dan tidak mementingkan diri sendiri. Cobalah bijak bersosial media dengan memilah-milah mana yang bisa dibagikan dan dipertanggungjawabkan, mana yang harusnya kita hapus., terutama dalam uji klinik vaksin sinovac.

"Jangan sampai meresahkan masyarakat, kalau kita bersatu Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama pandemi COVID-19 ini bisa kita taklukan," tutupnya terkait progres pengembangan vaksin Covid-19. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • 4 Lukisan yang Diyakini Punya Kisah Misteri
    4 Lukisan yang Diyakini Punya Kisah Misteri
    27/11/2020 - 01:56
  • Cigadung Tourism Village, One Stop Cultural Tourism in Bandung
    Cigadung Tourism Village, One Stop Cultural Tourism in Bandung
    27/11/2020 - 01:14
  • Dua Tulang Belulang Manusia Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Pompeii Italia
    Dua Tulang Belulang Manusia Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Pompeii Italia
    27/11/2020 - 00:25
  • Kelurahan Api-Api Petakan Kasus Sebaran DBD
    Kelurahan Api-Api Petakan Kasus Sebaran DBD
    26/11/2020 - 23:57
  • Terbanyak Kasus DBD, Kelurahan Api-Api Ajak Warga Terapkan PSN
    Terbanyak Kasus DBD, Kelurahan Api-Api Ajak Warga Terapkan PSN
    26/11/2020 - 23:53
  • Pasca Kasus Edhy Prabowo, Aktivitas Perkantoran Kementerian KP RI Berjalan Seperti Biasa
    Pasca Kasus Edhy Prabowo, Aktivitas Perkantoran Kementerian KP RI Berjalan Seperti Biasa
    26/11/2020 - 23:48
  • SI Ditetapkan Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian Terhadap TNI
    SI Ditetapkan Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian Terhadap TNI
    26/11/2020 - 23:43
  • PKM-PSH Unusa Jalani Penilaian Pimnas Secara Online
    PKM-PSH Unusa Jalani Penilaian Pimnas Secara Online
    26/11/2020 - 23:39
  • Kesadaran Masyarakat Mulai Tinggi, Pelanggar Prokes di Kota Bontang Menurun
    Kesadaran Masyarakat Mulai Tinggi, Pelanggar Prokes di Kota Bontang Menurun
    26/11/2020 - 23:35
  • Dinkes Bontang: Imunisasi Menguatkan Generasi Bangsa
    Dinkes Bontang: Imunisasi Menguatkan Generasi Bangsa
    26/11/2020 - 23:33

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    26/11/2020 - 10:00
  • Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    26/11/2020 - 00:14
  • Guru dan Frustasi Sosial
    Guru dan Frustasi Sosial
    25/11/2020 - 16:08
  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22
  • Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    25/11/2020 - 00:14
  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Jenderal Andalan Jokowi Muncul Buka Fakta Mayjen TNI Dudung dan FPI
    Jenderal Andalan Jokowi Muncul Buka Fakta Mayjen TNI Dudung dan FPI
    27/11/2020 - 00:10
  • Zlatan Ibrahimovic: Maradona Tidak Mati
    Zlatan Ibrahimovic: Maradona Tidak Mati
    27/11/2020 - 00:05
  • Bangun Tidur Mareta Angel Syok Dihujat Soal Prostitusi Online
    Bangun Tidur Mareta Angel Syok Dihujat Soal Prostitusi Online
    27/11/2020 - 00:00
  • Mengejutkan, Millen Cyrus Tak Didukung Keluarga dan Takut Terjebak
    Mengejutkan, Millen Cyrus Tak Didukung Keluarga dan Takut Terjebak
    27/11/2020 - 00:02
  • Gatot Nurmantyo: TNI Tidak Mungkin Bermusuhan dengan FPI
    Gatot Nurmantyo: TNI Tidak Mungkin Bermusuhan dengan FPI
    27/11/2020 - 00:50