Peristiwa Daerah Bencana Nasional Covid-19

Sepi Order Gegara Covid-19, Perajin Kue Jipang Terpaksa Ngamen Keliling Banjarnegara

Kamis, 19 November 2020 - 17:36 | 38.77k
Sepi Order Gegara Covid-19, Perajin Kue Jipang Terpaksa Ngamen Keliling Banjarnegara
Budi dan Ardi sedang melayani membuat kue jipang pesanan ibu - ibu warga Medayu Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara. (FOTO : Muchlas Hamidi/TIMES Indonesia)
FOKUS

Bencana Nasional Covid-19

Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, BANJARNEGARA – Budi (44)  dan Ardi (30), perajin kue jipang asal RT 12/ RW 3 Desa Balun Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah terpaksa keliling karena saat pandemi Covid-19 usahanya sepi. Padahal membuat kue jipang, satu-satunya keterampilan yang dimilikinya.

Seperti diketahui, banyak perajin kue jipang asal Desa Balun gulung tikar semenjak pandemi virus Corona. Kue jipang adalah, kue cetak asal beras goreng dipadu dengan gula pasir.

Perajin Kue Jipang 2

Budi dan Ardi saat ditanya TIMES Indonesia, Kamis (19/11/2020) di Desa Medayu Kecamatan Wanadadi menuturkan, semenjak sejumlah desa sudah tidak lockdown dirinya berinisiatif untuk keliling jual jasa pembuatan kue jipang.

Saat merintis, Budi mengakui sangat sedih karena tidak ada yang pesen. Namun setelah ada yang mencoba dan rasanya enak, mereka pada berlangganan. Dari  informasi berantai inilah Budi dan Ardi  bisa bertahan hidup dengan membuat kue jipang keliling.

"Alhamdulilah, sekarang  sudah banyak pelanggan mas. Upah jasa pembuatan kue dalam sehari sekitar Rp 200-400 ribu/hari," tuturnya usai melayani membuat kue jipang di Desa Medayu Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara.

Di Medayu ini kata Budi dan Ardi, dirinya sudah berkali-kali membuatkan kue jipang warga. Ongkos 1 kg beras Rp 10 ribu.

"Di sini kami nebeng tempat di emperan rumah, atau garasi warga. Karena alat-alatnya cukup banyak mas. Ada kompor, wajan, cetakan dan lain lain. Ya,  semuanya kami bawa dengan dua sepeda motor," kata Budi.

Ny Erna (30) dan Ny Tini (38) asal RT 04/RW1 Desa Medayu, Wanadadi  menyampaikan dirinya baru saja membuat kue masing-masing 1 kg beras. 

"Rasanya enak kok. Ia bawa beras, minyak goreng dan gula pasir dari rumah. Dengan ongkos 10 ribu jadi kue banyak dan bisa untuk hidangan sekuarga," kata Tini.

Begitu juga dengan Datuk (45), ia membuat kue jipang untuk cemilan di rumah. "Keuntungan pesan sama Budi, rasa disesuaikan dengan selera. Ada yang manis dan sedang tergantung selera kita," kilah Datuk.

Datuk yang juga sebagai tokoh pemuda Dea Medayu, Wanadadi mengaku salut kepada kedua penjual jasa pembuat kue jipang asal Balun, Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara yang kreatif. Semoga ini menjadi inspirasi bagi pedagang lain dikala pandemi Covid-19. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Anji Akan Rehabilitasi di RSKO, Bagaimana dengan Proses Hukumnya?
    Anji Akan Rehabilitasi di RSKO, Bagaimana dengan Proses Hukumnya?
    25/06/2021 - 14:28
  • Disdik Sumenep Wajibkan Sekolah Gunakan Siplah Saat Belanjakan Dana Bos, Kecuali...
    Disdik Sumenep Wajibkan Sekolah Gunakan Siplah Saat Belanjakan Dana Bos, Kecuali...
    25/06/2021 - 14:22
  • Aplikasi Istry, Persembahan PERABOI untuk Permudah Tangani Kanker
    Aplikasi Istry, Persembahan PERABOI untuk Permudah Tangani Kanker
    25/06/2021 - 14:14
  • Kasus Covid-19 di Kota Malang Melonjak, RS Lapangan Idjen Boulevard Penuh
    Kasus Covid-19 di Kota Malang Melonjak, RS Lapangan Idjen Boulevard Penuh
    25/06/2021 - 14:07
  • 4 Kepala Daerah Kolaborasi Gagas Segi Empat Emas Bangun Maluku Utara
    4 Kepala Daerah Kolaborasi Gagas Segi Empat Emas Bangun Maluku Utara
    25/06/2021 - 13:55

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Santri, Ulama, dan Kepemimpinan Nasional
    Santri, Ulama, dan Kepemimpinan Nasional
    25/06/2021 - 08:05
  • Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    24/06/2021 - 17:30
  • Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    24/06/2021 - 16:06
  • BTS Meal dan Masyarakat Modern
    BTS Meal dan Masyarakat Modern
    24/06/2021 - 15:35
  • Birokrasi Adaptif di Era Digital
    Birokrasi Adaptif di Era Digital
    24/06/2021 - 14:02
  • Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    24/06/2021 - 13:00
  • Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    24/06/2021 - 12:24
  • Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    23/06/2021 - 09:18

KULINER

  • Sensasi Unik Kopi Serundeng, Cara Berbeda Menikmati Sajian Kopi
    Sensasi Unik Kopi Serundeng, Cara Berbeda Menikmati Sajian Kopi
    25/06/2021 - 03:36
  • Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    24/06/2021 - 12:00
  • Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    24/06/2021 - 02:34
  • Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    23/06/2021 - 09:00
  • Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    22/06/2021 - 01:16