Pemerintahan

Menteri PUPR RI Ajak KADIN Untuk Kembangkan Inovasi Teknologi Ketahanan Pangan

Kamis, 19 November 2020 - 08:55 | 32.73k
Menteri PUPR RI Ajak KADIN Untuk Kembangkan Inovasi Teknologi Ketahanan Pangan
Presiden RI Jokowi saat membuka konferensi video Jakarta Food Security Summit ke-5 Rabu (18/11/2020). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTAMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono mengajak para pengusaha Indonesia khususnya yang tergabung di KADIN (Kamar Dagang dan Industri) untuk bisa mengisi pengembangan inovasi dan teknologi dalam rangka ketahanan pangan Indonesia.

Mengutip pesan Presiden RI Jokowi, Menteri Basuki menyampaikan bahwa ketahanan pangan dalam negeri tidak hanya untuk mengantisipasi krisis pangan pasca Pandemi Covid-19, namun juga untuk mengantisipasi pertumbuhan penduduk yang perlu dicukupi kebutuhan pangannya.

pupr 1Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono saat bicara dalam konferensi video Jakarta Food Security Summit ke-5, Rabu (18/11/2020). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

“Selain itu dengan adanya fenomena perubahan iklim (climate change), konversi lahan pertanian ke non pertanian, dan juga adanya bencana alam turut mempengaruhi produksi pangan kita. Sehingga kita harus berinovasi mencari jalan untuk terus meningkatkan produksi agar mencukupi kebutuhan pangan penduduk yang terus meningkat. Untuk itu dibutuhkan sinergi lintas Kementerian bahkan dibutuhkan para pengusaha yang diminta Bapak Presiden mengisi inovasi dan teknologi dalam rangka ketahanan pangan,” kata Menteri Basuki dalam konferensi video Jakarta Food Security Summit ke-5 yang dibuka oleh Presiden RI Jokowi, Rabu (18/11/2020).

Dikatakan Menteri Basuki, salah satu inovasi teknologi yang perlu terus dikembangkan terkait ketahanan pangan adalah prasarana penyediaan air, dimana tanpa ketersediaan air maka proses tanam bisa mengalami kegagalan (puso).

“Ketersediaan air sangat rentan terhadap climate change, dimana pola musim hujan menjadi tidak menentu. Kita harus bisa menampung air pada saat hujan, karena pola hujan menjadi pendek durasinya tetapi dengan volume yang besar. Untuk itu Pemerintah sejak tahun 2015 gencar mencanangkan pembangunan bendungan semata-mata untuk ketahanan pangan,” ujarnya.

pupr 2Ilustrasi pembangunan proyek foof estate (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

Menteri Basuki menyatakan, pembangunan prasarana tampungan air seperti bendungan, bendung, dan jaringan irigasi sangat dibutuhkan khususnya untuk penyediaan air irigasi agar tepat waktu saat dibutuhkan dalam proses tanam.

“Daerah irigasi (DI) kalau airnya disuplai bendungan, maka bisa diatur dan diukur sehingga bisa meningkatkan indeks pertanaman (IP) daerah irigasi, itu yang namanya irigasi teknis. Kalau DI tadah hujan hanya bisa 1 kali tanam dalam satu tahun, maka dengan adanya bendungan bisa meningkat sampai 200% lebih artinya tanamnya bisa lebih dari 2 kali dalam setahun,” tuturnya.

pupr 3

Diungkapkan Menteri Basuki dari data Kementerian PUPR RI, terdapat 9,1 juta hektare (ha) total luas daerah irigasi di Indonesia. Sebanyak 7,3 juta ha terdiri dari irigasi permukaan, irigasi air tanah, dan irigasi pompa, sedangkan seluas 1,8 juta ha merupakan rawa dan tambak.

“Dari total daerah irigasi tersebut, sampai 2014 hanya 11% atau 761.000 ha lahan irigasi yang disuplai oleh 230 bendungan. Pada 2019, dengan selesainya 16 bendungan bertambah menjadi 871.000 ha lahan irigasi atau 12%. Selanjutnya dengan target 61 bendungan selesai pada 2024, bendungan tersebut akan meningkatkan suplai air ke 1,16 juta ha lahan irigasi atau 16% dari total lahan irigasi,” ucapnya.

pupr 4

Selain pembangunan bendungan dan jaringan irigasi, Menteri Basuki mengatakan juga telah bekerjasama dengan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM)/produk rakyat dalam memanfaatkan teknologi irigasi perpipaan "big gun sprinkler" untuk penyiraman di lokasi tanam pusat pengembangan hortikultura di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.

“Kami PUPR mendukung dalam penyediaan big gun sprinkler dari UMKM sebanyak 250 unit sekaligus dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Alat ini produksi Bandung, sudah diuji di Balai Irigasi Bekasi Kementerian PUPR, Rencananya Kementerian PUPR juga akan memesan lagi untuk nanti membangun ladang hortikultura di Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur,” kata Menteri Basuki.

Pemerintah dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan juga sudah mencanangkan pengembangan kawasan lumbung pangan baru (food estate) di Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk tanaman padi di lahan aluvial seluas 165.000 hektare (Ha) yang merupakan lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) .

“Dari total luas tersebut, kondisi jaringan irigasi yang sudah baik ada 28.000 ha di Belanti, Palingkau dan Pangkoh. Lalu untuk kondisi yang perlu direhabilitasi dan dilakukan peningkatan seluas 137 ribu ha. Pada tahun 2020 ini difokuskan untuk di lahan irigasi seluas 2.000 ha yang sudah dilakukan sejak November 2020, sedangkan sisanya akan dilanjutkan pada 2021,” tuturnya.

Jakarta Food Security Summit (JFSS) ke-5 yang diselenggarakan oleh KADIN bertujuan untuk menggerakkan para pemangku kepentingan untuk bersama  mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional. Pertemuan yang diadakan setiap dua tahun sekali yang dihadiri Menteri PUPR RI tersebut, merupakan wadah lintas sektoral swasta, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, badan internasional, akademisi dan para petani untuk menampung dan menyusun langkah terbaik guna meningkatkan produktivitas pangan nasional dan kesejahteraan petani melalui praktik pertanian yang baik dan ramah lingkungan. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan
    Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan
    24/06/2021 - 04:29
  • Trik Make Up untuk Kulit Wajah Berminyak
    Trik Make Up untuk Kulit Wajah Berminyak
    24/06/2021 - 03:41
  • Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    24/06/2021 - 02:34
  • Tampil Perkasa, Spanyol Lolos 16 Besar
    Tampil Perkasa, Spanyol Lolos 16 Besar
    24/06/2021 - 01:02
  • Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo
    Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan 5G Pertama di Solo
    24/06/2021 - 00:10

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    23/06/2021 - 09:18
  • Problematika Pendidikan Islam Modern dan Signifikansinya
    Problematika Pendidikan Islam Modern dan Signifikansinya
    23/06/2021 - 07:58
  • Menyoal Rencana Pemerintah terhadap Kebijakan PPN Sembako
    Menyoal Rencana Pemerintah terhadap Kebijakan PPN Sembako
    23/06/2021 - 04:04
  • Empat Pilar Literasi Digital Menuju Indonesia Makin Cakap Digital
    Empat Pilar Literasi Digital Menuju Indonesia Makin Cakap Digital
    23/06/2021 - 00:14
  • PPN Sekolah Panen Penolakan, Seriuskah Pemerintah Majukan Pendidikan?
    PPN Sekolah Panen Penolakan, Seriuskah Pemerintah Majukan Pendidikan?
    22/06/2021 - 18:32
  • Fasilitas Yang Unggul Untuk Pendidikan Yang Unggul
    Fasilitas Yang Unggul Untuk Pendidikan Yang Unggul
    22/06/2021 - 17:21
  • Radio Edukasi sebagai Sumber Belajar
    Radio Edukasi sebagai Sumber Belajar
    22/06/2021 - 16:34
  • Pendidikan Bukan untuk Cari Kerja Saja
    Pendidikan Bukan untuk Cari Kerja Saja
    22/06/2021 - 15:33

KULINER

  • Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    24/06/2021 - 02:34
  • Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    23/06/2021 - 09:00
  • Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    22/06/2021 - 01:16
  • Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    Nikmati Hidangan ala Angkringan di Metland Hotel Cirebon
    21/06/2021 - 01:22
  • Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    Hidangan Tinggi Serat dan Rendah Lemak, Ini Resep Sayur Oyong
    19/06/2021 - 05:25