Peristiwa Daerah

Ini Pembelaan Kuasa Hukum Eks Sekda Bondowoso Syaifullah Atas Dakwaan JPU dalam Sidang Pledoi

Rabu, 18 November 2020 - 23:45 | 31.74k
Ini Pembelaan Kuasa Hukum Eks Sekda Bondowoso Syaifullah Atas Dakwaan JPU dalam Sidang Pledoi
Suasana sidang dengan agenda pembacaan pembelaan oleh terdakwa mantan Sekda Bondowoso Syaifullah (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Sidang kasus ancaman kekerasan dengan terdakwa mantan Sekda Bondowoso Syaifullah, sudah masuk agenda pembelaan terdakwa atau pledoi. Saifullah hadir didampingi penasihat hukumnya, di Pengadilan Negeri setempat, Rabu (18/11/2020).

Penasihat hukum Syaifullah, Husnus Sidqi mengangap dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak jelas atau kabur. 

Dimana kata dia, laporan awal korban merujuk pada Pasal 45 ayat 4 tentang ancaman pembunuhan. Namun, dalam prosesnya diubah menjadi Pasal 335 ayat 1 butir 1 tentang ancaman kekerasan.

Perubahan pasal juga tanpa sepengetahuan terdakwa (Syaifullah). Menurut Husnus, seharusnya proses tersebut dihentikan dulu atau SP3. Jika pasalnya berubah korban melaporkan kembali. Tidak semerta-merta mengubah pasal.

"Unsur tindak pidana pada pasal ancaman pembunuhan mungkin tak terpenuhi. Sehingga diubah menjadi pasal ancaman kekerasan," katanya saat dikonfirmasi.

Dijelaskannya juga, pasal ancaman pembunuhan yang disangkakan pada proses penyidikan tetap berlanjut dalam persidangan pemeriksaan saksi. 

Bahkan pemeriksaan saksi juga tentang pengancaman pembunuhan. Bukan ancaman kekerasan.

Tetapi dalam dakwaan dan tuntutan berubah. Bukan ancaman pembunuhan, tetapi ancaman kekerasan. 

"Sehingga dalam isitilah hukum tak jelas atau kabur. Seharusnya, tak layak diteruskan ke meja hijau. Saya anggap tidak sah," terangnya.

Ia juga menganggap alat bukti rekaman yang dijadikan dasar dakwaan dan tuntutan tidak sah. Sebab, sesuai Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 20 tahun 2016, tak sembarang orang boleh merekam dengan seenaknya. Kecuali, diminta oleh penegak hukum.

Dalam putusan MK tersebut kata dia, dijelaskan bahwa yang dimaksud merekam bagian tak terpisahkan dari penyedapan begitu juga sebaliknya. 

"Yang bisa merekam adalah orang yang punya kewenangan di antaranya polisi, jaksa, hakim, dan pengacara. Kalau setiap orang merekam akan terjadi ketidakpastian hukum," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Saifullah didakwa dengan pasal primer, yakni pasal Pasal 45 B Undang-Undang (UU) RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Dengan hukuman 5 bulan penjara dan denda sebesar Rp 10 juta subsider 2 bulan penjara.

Setelah agenda pembacaan pledoi oleh terdakwa Syaifullah yang merupakan mantan Sekda Bondowoso. Sidang selanjutnya adalah agenda tanggapan JPU, yang akan digelar pada Rabu 25 November mendatang di PN Bondowoso. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • 4 Kepala Daerah Kolaborasi Gagas Segi Empat Emas Bangun Maluku Utara
    4 Kepala Daerah Kolaborasi Gagas Segi Empat Emas Bangun Maluku Utara
    25/06/2021 - 13:55
  • Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Malang Kembali Pinjam Safe House
    Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Malang Kembali Pinjam Safe House
    25/06/2021 - 13:41
  • Ponorogo Zona Merah Covid-19, Satgas Gencarkan Operasi Prokes
    Ponorogo Zona Merah Covid-19, Satgas Gencarkan Operasi Prokes
    25/06/2021 - 13:34
  • Tips Membedakan Informasi Hoaks atau Fakta Versi Kominfo RI
    Tips Membedakan Informasi Hoaks atau Fakta Versi Kominfo RI
    25/06/2021 - 13:28
  • Kebakaran di Pusat Pelatihan Beladiri, 18 Anak-anak Meninggal Dunia
    Kebakaran di Pusat Pelatihan Beladiri, 18 Anak-anak Meninggal Dunia
    25/06/2021 - 13:22

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Santri, Ulama, dan Kepemimpinan Nasional
    Santri, Ulama, dan Kepemimpinan Nasional
    25/06/2021 - 08:05
  • Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    Pembatasan Produk Impor Shopee Sebagai Upaya Penyelamatan UMKM Dalam Negeri
    24/06/2021 - 17:30
  • Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    Memahami Klausula Baku atau Perjanjian Sepihak
    24/06/2021 - 16:06
  • BTS Meal dan Masyarakat Modern
    BTS Meal dan Masyarakat Modern
    24/06/2021 - 15:35
  • Birokrasi Adaptif di Era Digital
    Birokrasi Adaptif di Era Digital
    24/06/2021 - 14:02
  • Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    Dilema Konser Musik Dikala Pandemi
    24/06/2021 - 13:00
  • Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    Titik Periksa Perjalanan Pemasaran
    24/06/2021 - 12:24
  • Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    Pemuda Milenial Ataukah Malanial?
    23/06/2021 - 09:18

KULINER

  • Sensasi Unik Kopi Serundeng, Cara Berbeda Menikmati Sajian Kopi
    Sensasi Unik Kopi Serundeng, Cara Berbeda Menikmati Sajian Kopi
    25/06/2021 - 03:36
  • Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Puyuh Goreng Plus Degan Klamud Kuliner Asyik di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    24/06/2021 - 12:00
  • Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    Kya Kya In Shanghai Hadirkan Kuliner Khas Tiongkok di Ketapang Indah Hotel
    24/06/2021 - 02:34
  • Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    Mie Ayam 'UGD' Kuliner Populer di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto
    23/06/2021 - 09:00
  • Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    Di Kota Mojokerto Ada Kue Kering dari Dedak Padi, Sensasi Rasanya Unik Lho
    22/06/2021 - 01:16