Pemerintahan

Bupati Bandung: “Status Zona Merah Bukan untuk Seluruh Wilayah Kabupaten Bandung”

Rabu, 18 November 2020 - 23:28 | 14.09k
Bupati Bandung: “Status Zona Merah Bukan untuk Seluruh Wilayah Kabupaten Bandung”
Kadinkes Kab Bandung Grace Mediana saat Rakor Penanganan Covid 19 di Gedung Mohamad Toha Soreang, Rabu (18/11/20).(FOTO: Humas Pemkab for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Iwa Sugriwa

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Munculnya klaster baru di dua pondok pesantren, membuat Kabupaten Bandung dinyatakan masuk zona merah penyebaran Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Selain itu, sebaran klaster keluarga dan industri juga menjadi alasan peningkatan status wilayah yang dipimpin Bupati Bandung H. Dadang M. Naser tersebut.

“Ada dua pesantren yang kena, ditambah lingkungan industri, tempat pendidikan dan sebaran klaster keluarga. Klaster pesantren ini, menurut informasi awal yang saya terima, bermula dari orangtua yang menengok santri. Biasanya kan tidak masuk ke dalam, melainkan diterima di tempat tertentu,” ungkap Bupati Dadang Naser usai mengikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penanganan Covid 19 di Gedung Mohamad Toha Soreang, Rabu (18/11/2020).

Status zona merah, jelasnya, bukan berarti di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Namun hanya di tempat-tempat tertentu. Ia mengambil contoh saat satu kecamatan dinyatakan zona merah, itu karena ada peningkatan kasus di desa tertentu. “Itu pun bukan seluruh desa, melainkan lingkungan di mana ada warganya yang terpapar,” jelas Bupati Bandung.

Klaster keluarga di beberapa titik, tutur bupati, juga berasal dari tamu dari luar yang menghadiri acara keluarga di Kabupaten Bandung. Oleh karena itu, pada rapat koordinasi tersebut ia meminta untuk segera diambil langkah antisipasi terhadap para pengunjung yang datang. 

“Sebesar 50 persen kasus terpapar itu OTG (Orang Tanpa Gejala). Temuan peningkatan kasus Covid-19 ini, terjadi setelah kita semakin gencar lakukan rapid dan swab test," ungkap Dadang Naser.

Setelah kasus pesantren muncul, terang Dadang, gugus tugas segera memberikan bantuan medis kepada pesantren tersebut. Sementara klaster lainnya, ditampung untuk diisolasi di RSUD Majalaya dan Balai Latihan Kerja (BLK) Baleendah. Ia mengimbau gugus tugas, untuk mencari tempat isolasi baru untuk mengantisipasi kasus susulan.

“Pesantren di kita sudah buka lebih dulu. Nah, untuk sekolah yang juga ingin melakukan pembelajaran tatap muka, tentu kami akan berikan izin jika mereka sudah siap dengan protokol kesehatannya, memberlakukan sistem belajar terbatas dengan dengan mengawali kehadiran peserta didik 10 sampai 20 persen. Utamakan siswa yang tidak bisa belajar virtual, karena terkendala perangkat HP atau sinyal di tempat tinggalnya kurang bagus,” urai Kang DN panggilan akrabnya.

Dalam situasi Adaptasi Kebiasaan Baru, lanjut Kang DN, aktivitas sekolah belum berjalan dan dilakukan pembelajaran jarak jauh. Namun ia menilai, daripada anak main  ke tempat publik, seperti pasar, mal maupun tempat wisata, lebih baik sekolah mempersiapkan pembelajaran tatap muka.

“Kita akan lakukan rakor dengan Disdik (Dinas Pendidikan) dan pemerintah kecamatan. Nanti ada tes dulu, sekolah mana yang betul-betul siap protokol kesehatannya,” kata Kang DN.

Aparat kewilayahan, tambah Kang DN, diminta untuk lebih intensif dan meningkatkan kewaspadaan dini pencegahan Covid-19. Meski demikian, upaya tersebut harus sepadan dengan berjalannya roda perekonomian.

“Pasar kaget maupun pasar tradisional, juga warga yang hajatan, harus diingatkan terus hal-hal yang menyangkut standar pencegahan Covid-19. Tingkatkan sinergitas antara gugus tugas kabupaten, kecamatan dan desa,” pungkas Kang DN.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bandung Grace Mediana Purnami berujar, para santri yang terpapar kasus di dua pesantren, hingga saat ini kondisinya berangsur membaik. Mereka direhabilitasi di lingkungan pesantren dengan dibantu relawan dan dipantau oleh petugas dari puskesmas.

“Hari ini adalah hari yang ke 12, laporan tadi malam dari kepala puskesmas, alhamdulillah tidak ada yang menunjukkan gejala memburuk. Kondisi adik-adik santri ini berangsur membaik, kita doakan semoga cepat sembuh dan dapat beraktifitas kembali,” ujar Kadinkes.

Penetapan status dari pemprov menurutnya bersifat dinamis. Grace menyebut, ada 14 indikator dalam penentuan status sebaran Covid-19. Salah satunya dilihat dari peningkatan kasus, baik terkonfirmasi maupun suspect. 

“Kita terus berupaya menekan, agar angka kasus terkonfirmasi ini tidak terus meningkat. Yaitu dengan mengimbau masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan,” tandas Grace.

Terkait rumah sakit rujukan, tambahnya, dipenuhi oleh kasus covid warna kuning dan merah. Di mana warna kuning merupakan kasus dengan gejala sedang, sedangkan merah adalah kasus yang perlu mendapat pemantauan intensif. “Sedangkan untuk kasus warna hijau di rumah sakit rujukan, masih ada beberapa,” jelas Kadinkes Kabupaten Bandung(*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Jelang Thanksgiving, Jumlah Penerbangan di Amerika Meningkat
    Jelang Thanksgiving, Jumlah Penerbangan di Amerika Meningkat
    24/11/2020 - 22:00
  • Mengenal Thanksgiving, Tradisi Mudik Warga Amerika
    Mengenal Thanksgiving, Tradisi Mudik Warga Amerika
    24/11/2020 - 21:53
  • Ketua KPK Ikut Komentari Buku How Democracies Die, Harun Masiku Jadi Trending Topic
    Ketua KPK Ikut Komentari Buku How Democracies Die, Harun Masiku Jadi Trending Topic
    24/11/2020 - 21:49
  • Korsleting Listrik, Rumah Baru Direnovasi Nyaris Hangus di Probolinggo
    Korsleting Listrik, Rumah Baru Direnovasi Nyaris Hangus di Probolinggo
    24/11/2020 - 21:45
  • Pemuda Cilacap Ciptakan Aplikasi Transportasi Berbasis Online
    Pemuda Cilacap Ciptakan Aplikasi Transportasi Berbasis Online
    24/11/2020 - 21:41
  • Pertamina Kembali Salurkan Bantuan Modal UMKM di Triwulan IV 2020
    Pertamina Kembali Salurkan Bantuan Modal UMKM di Triwulan IV 2020
    24/11/2020 - 21:37
  • Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Malut Sukses Gelar Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan
    Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Malut Sukses Gelar Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan
    24/11/2020 - 21:33
  • Pjs Wali Kota Blitar Harap Kampung KB Kelurahan Pakunden Ditiru Kelurahan lain
    Pjs Wali Kota Blitar Harap Kampung KB Kelurahan Pakunden Ditiru Kelurahan lain
    24/11/2020 - 21:29
  • Abdul Halim, Mahasiswa Difabel Unmuh Surabaya Jadi Wisudawan Terinspiratif
    Abdul Halim, Mahasiswa Difabel Unmuh Surabaya Jadi Wisudawan Terinspiratif
    24/11/2020 - 21:25
  • Rencana Operasikan Bandara, Pemkab Muba Jajaki Kerjasama dengan Lions Group
    Rencana Operasikan Bandara, Pemkab Muba Jajaki Kerjasama dengan Lions Group
    24/11/2020 - 21:21

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26
  • Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    23/11/2020 - 19:31
  • Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    23/11/2020 - 18:24
  • Sugeng Tindak Kiai Mas'ud Ali, Jenengan Tiyang Sae
    Sugeng Tindak Kiai Mas'ud Ali, Jenengan Tiyang Sae
    23/11/2020 - 13:19
  • Tidak Ada Kata Terlambat untuk Sebuah Nasionalisme
    Tidak Ada Kata Terlambat untuk Sebuah Nasionalisme
    23/11/2020 - 10:29
  • Mega Proyek Geopark Komodo: Urgensi Konservasi atau Komersialisasi?
    Mega Proyek Geopark Komodo: Urgensi Konservasi atau Komersialisasi?
    20/11/2020 - 23:09

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Video Gatot Nurmantyo: Jangan Ikuti Pemimpin yang Jual TNI
    Video Gatot Nurmantyo: Jangan Ikuti Pemimpin yang Jual TNI
    24/11/2020 - 13:03
  • Pangdam Mau Bubarkan FPI, Habib Rizieq: Saya Enggak Pusing
    Pangdam Mau Bubarkan FPI, Habib Rizieq: Saya Enggak Pusing
    24/11/2020 - 06:20
  • Isi Pernyataan Resmi Keluarga Besar TNI Terkait Baliho Rizieq Shihab
    Isi Pernyataan Resmi Keluarga Besar TNI Terkait Baliho Rizieq Shihab
    24/11/2020 - 05:40
  • Tes Kejelian, Temukan Kucing Sembunyi di Antara Puluhan Wajah Manusia
    Tes Kejelian, Temukan Kucing Sembunyi di Antara Puluhan Wajah Manusia
    24/11/2020 - 11:18
  • Mantan KSAU Angkat Bicara Soal Pembongkaran Baliho Rizieq Shihab
    Mantan KSAU Angkat Bicara Soal Pembongkaran Baliho Rizieq Shihab
    24/11/2020 - 17:41