Pendidikan

Dukung Pesantren Tangguh, Pengmas FK Unusa Digelar Serentak di Lima Ponpes

Senin, 16 November 2020 - 11:24 | 15.91k
Dukung Pesantren Tangguh, Pengmas FK Unusa Digelar Serentak di Lima Ponpes
Mahasiswa FK Unusa dalam giat pengabdian masyarakat di pondok pesantren, Senin (16/11/2020). (FOTO: Dok.Humas Unusa)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pengabdian Masyarakat Semesta dari Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Pengmasta FK Unusa) mendukung inisiasi terbentuknya Pesantren Tangguh Covid-19 di lima pondok pesantren di Jawa Timur.

Lima pondok pesantren ini antara lain Pondok pesantren Zainul Khasan (Genggong, Probolinggo), Pondok Pesantren  Al Hikam (Burneh, Bangkalan), Pondok Pesantren Sunan Drajat (Paciran, Lamongan), Pondok Pesantren Wachid Hasyim (Bangil, Pasuruan), dan Pondok Pesantren Ammanatul Ummah (Surabaya dan Pacet, Mojokerto).

Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) FK Unusa, dr. Hafid Algristian, Sp.KJ., M.H., menjelaskan acara ini dilakukan untuk mendukung inisiasi pesantren yang siap dan waspada di masa pandemi Covid-19.

Mahasiswa-FK-Unusa-2.jpg

"Kita menyadari pandemi tak begitu saja berakhir, bahkan kasus baru mencapai 4-5 ribu per hari. Di satu sisi, pesantren dan mungkin lembaga pendidikan lainnya, ada beberapa bagian pembelajaran yang tidak dapat dilakukan daring. Jadi kita perlu bersama-sama waspada," ujar pria kelahiran Gresik, 1986 ini, Senin (16/11/2020).

Kegiatan Pengmasta FK UNUSA ini bertujuan untuk memfasilitasi alih potensi, sehingga pesantren dapat saling belajar dan saling bertukar potensi. "Salah satu yang kami tambahkan adalah pengetahuan tentang 'after pandemic effect', termasuk bagaimana tetap sehat dan bahagia di pandemi yang seperti tak ada ujungnya ini," ungkap Hafid.

Pesantren adalah tempat yang paling aman, sekaligus paling rawan. "Ada beberapa pesantren yang tidak memulangkan santrinya sampai detik ini, lho. Seperti Ponpes Wachid Hasyim, Bangil. Ini 'kan aman banget, ya. Semacam isolasi, begitu," ungkap dokter yang mendalami spesialisasi kejiwaan ini.

Ada juga yang di awal pandemi memutuskan memulangkan santrinya dengan protokol yang ketat. "Misalnya Ponpes Sunan Drajad. Mereka mewajibkan santrinya rapid test dan isolasi mandiri 2 minggu sebelum kepulangan. Bahkan total bis yang digerakkan untuk mengantar santri sampai ke kampung halaman mencapai 250an armada. Ini 'kan ndak main-main komitmennya," Hafid menjelaskan.

Skrining ketat juga dilakukan kepada pengurus pesantren tanpa terkecuali, seperti yang dilakukan Ponpes Ammanatul Ummah. Mereka bahkan membiayai rapid test rutin untuk pengurusnya.

Mahasiswa-FK-Unusa-3.jpg

"Tim kesehatan ponpes betul-betul memperhatikan protokol kesehatan untuk para pengurus, karena mereka punya mobilitas tinggi, ya. Ini kebijakan yang tegas dan tidak pandang bulu," Hafid mengapresiasi.

Pembatasan kunjungan juga dilakukan. Keluarga tidak boleh bertemu santri, hanya boleh menitipkan makanan atau pakaian untuk santri di gerbang khusus yang telah menjadi pos-pos skrining COVID-19.

"Pengurus Ponpes Zainul Khasan telah menyediakan rekening khusus agar orang tua bisa mengirimkan uang saku kepada anak-anaknya," jelas Hafid.

Protokol kesehatan pondok pesantren yang teramat ketat ini sempat memicu tindakan arogansi dari para wali santri yang tidak setuju. "Apa itu corona, ngga ada wujudnya," ungkap Hafid menirukan. Tapi hebatnya para pengurus ponpes itu, misalnya Al-Hikam Bangkalan, Madura, sangat-sangat dingin dalam menghadapi wali santri semacam ini.

"Mereka paham wali santri itu hanya sama-sama capek ya, ditambah banyak informasi yang keliru. Makanya pihak ponpes selalu menyediakan waktu untuk mengedukasi," imbuh Hafid.

Beberapa kegiatan Pengmasta FK Unusa di antaranya adalah webinar bagi Kader Santri Husada, pembagian bibit tanaman herbal, focused group discussion dengan para pengurus Ponpes, pembuatan video edukasi, termasuk panduan membuat masker dan handsanitizer secara mandiri. "Tapi untuk kalangan sendiri, ya, bukan untuk dijual, haha," ungkap Hafid.

Semua semua agenda hari ini akan diramu dalam satu buku tentang menjaga kesehatan di masa pandemi. "Nantinya buku tersebut akan kami sosialisasikan kepada lembaga dan dinas terkait, sebagai masukan untuk menyusun inisiatif ketahanan lembaga pendidikan di masa pandemi," ungkap Hafid. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Find Up to 50% Discount of Dining at All Accor Hotels in Indonesia
    Find Up to 50% Discount of Dining at All Accor Hotels in Indonesia
    26/11/2020 - 02:30
  • Swab Test di Bandara Shanghai Pudong Cina Berlangsung Ricuh
    Swab Test di Bandara Shanghai Pudong Cina Berlangsung Ricuh
    26/11/2020 - 01:29
  • Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    26/11/2020 - 00:14
  • Disparbud Kabupaten Malang Gelar Simulasi Event Malang Hybrid Fashion
    Disparbud Kabupaten Malang Gelar Simulasi Event Malang Hybrid Fashion
    25/11/2020 - 23:13
  • PT Darmi Bersaudara Tbk Optimistis Katrol Laba di Tahun 2021
    PT Darmi Bersaudara Tbk Optimistis Katrol Laba di Tahun 2021
    25/11/2020 - 23:06
  • Bawaslu Sulteng Temukan Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan di Masa Kampanye
    Bawaslu Sulteng Temukan Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan di Masa Kampanye
    25/11/2020 - 22:54
  • Kemendes PDTT Bentuk Desa Inklusif
    Kemendes PDTT Bentuk Desa Inklusif
    25/11/2020 - 22:47
  • Presiden RI Jokowi Serahkan DIPA 2021 Kementerian PUPR RI
    Presiden RI Jokowi Serahkan DIPA 2021 Kementerian PUPR RI
    25/11/2020 - 22:32
  • Dinas Pendidikan Pulau Taliabu dan Unkhair Ternate Gelar Diklat Penguatan Kepala Sekolah
    Dinas Pendidikan Pulau Taliabu dan Unkhair Ternate Gelar Diklat Penguatan Kepala Sekolah
    25/11/2020 - 22:26
  • Gubernur Jatim Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
    Gubernur Jatim Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
    25/11/2020 - 22:12

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    26/11/2020 - 00:14
  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22
  • Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    25/11/2020 - 00:14
  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26
  • Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    23/11/2020 - 19:31
  • Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    23/11/2020 - 18:24

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Ini Deretan Barang Mewah Yang Disita KPK dari OTT Edhy Prabowo
    Ini Deretan Barang Mewah Yang Disita KPK dari OTT Edhy Prabowo
    26/11/2020 - 01:01
  • Kisah Anak Suku Pedalaman Papua yang Nekat Jual Babi Demi Jadi Tentara
    Kisah Anak Suku Pedalaman Papua yang Nekat Jual Babi Demi Jadi Tentara
    26/11/2020 - 00:24
  • Penyebab dan Kronologi Diego Maradona Meninggal Dunia
    Penyebab dan Kronologi Diego Maradona Meninggal Dunia
    26/11/2020 - 00:10
  • Edhy Prabowo Mundur dari Gerindra dan Menteri KKP
    Edhy Prabowo Mundur dari Gerindra dan Menteri KKP
    26/11/2020 - 00:42
  • Jokowi Tunjuk Luhut Binsar Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan
    Jokowi Tunjuk Luhut Binsar Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan
    26/11/2020 - 00:30