Kopi TIMES

Mana Yang Lebih Urgentsi RUU PKS atau RUU Minuman Beralkohol?

Minggu, 15 November 2020 - 03:20 | 31.52k
Mana Yang Lebih Urgentsi RUU PKS atau RUU Minuman Beralkohol?
Dwiko Rynoza Nur Rachman, Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang, Sekbid Ideologi Kaderisasi GMNI UMM 2018-2019.

TIMESINDONESIA, MALANG – Belum selesai dengan Omnibuslaw yang menimbulkan penolakan di seluruh penjuruh Indonesia, pada akhir-akhir ini sedang topik pernbincangan terkait dengan rencana DPR yang akan membahas RUU Minuman Beralkohol. RUU yang menuai pro dan kontra ini merupakan usulan dari beberapa anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra. Pengusul terbanyak berasal dari partai PPP.

Penulis menilai yang paling urgent di bahas pada saat ini adalah RUU PKS karena pasa saat ini Indonesia Darurat Kekerasan seksual. 

Dikutip dari laman detik.com, sanksi pidana atau denda bagi peminum minuman beralkohol turut diatur dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol itu. Sebagaimana draf RUU Larangan Minuman Beralkohol. Setiap orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit (3) tiga bulan paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling sedikit Rp 10.000.000 (sepuluh juta) dan paling banyak Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Sementara itu, pasal 7 yang dimaksud dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol berbunyi: Setiap orang dilarang mengonsumsi minuman beralkohol golongan A, golongan B, golongan C, minuman beralkohol tradisional dan minuman beralkohol campuran atau racikan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.

Pasal 4 yang dimaksud dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol terdiri dari 2 ayat. Bunyinya adalah sebagai berikut:
1.    Minuman beralkohol yang dilarang diklasifikasi berdasarkan golongan dan kadarnya sebagai berikut:
a)    Minuman beralkohol golongan A adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 1% (satu persen) sampai dengan 5% (lima persen);
b)    Minuman beralkohol golongan B adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 5% (lima persen) sampai dengan 20% (dua puluh persen); dan,
c)    Minuman beralkohol golongan C adalah minuman beralkohol dengan kadar etanol lebih dari 20% (dua puluh persen) sampai dengan 55% (lima puluh lima persen).
2.    Setiap minuman beralkohol berdasarkan golongan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilarang minuman beralkohol yang meliputi:
a)    Minuman beralkohol tradisional; dan
b)    Minuman beralkohol campuran atau racikan.

Hal tersebut menurut saya sendiri sama tidak se-urgent RUU PKS, karena RUU PKS ini sendiri sangat penting berkaca pada banyaknya kasus kekerasan seksual di Indonesia yang tidak jelas kepastian hukumnya. berdasarkan pada data Kasus kekerasan seksual semakin marak terjadi di Indonesia.

Berdasarkan catatan Komnas Perempuan, sebanyak 431.471 kasus kekerasan terhadap perempuan terjadi sepanjang 2019.  Jumlah tersebut naik sebesar 6 persen dari tahun sebelumnya, yakni 406.178 kasus. melihat kondisi tersebut sudah tidak ada lagi alasan DPR untuk tidak membahas RUU PKS ini. karena ini sudah sangat urgent, Indonesia pada saat ini sudah darurat kekerasan seksual dan RUU PKS ini sudah tidak dapat ditunda lagi.

Mengapa RUU PKS ini sangat urgent, karena RUU ini menuntut Negara menunaikan kewajibannya untuk memenuhi hak-hak korban berupa penetapan kebijakan di tingkat nasional dan daerah untuk penanganan, perlindungan dan pemulihan korban dan keluarga yang terintegrasi dalam pengelolaan internal lembaga negara terkait. Negara juga berkewajiban untuk mengalokasikan biaya pemenuhan hak-hak korban dalam anggaran pendapatan dan belanja nasional dan daerah. Selain itu, Negara juga berkewajiban menguatkan peran dan tanggung jawab keluarga, komunitas, masyarakat dan korporasi dalam penyelenggaraan pemenuhan hak-hak korban. (pkbi.or.id)

Melihat kondisi seperti ini harusnya para anggota DPR membahas RUU PKS, bukannya membahas RUU Minuman Beralkohol, karena yang paling urgent untuk di bahas pada saat ini adalah RUU PKS berkaca pada kondisi indonesia yang darurat kekerasan seksual. jika RUU PKS ini di implementasikan sehingga nanti kedepannya kekerasan seksual di indonesia akan berkurang. dan saya rasa jika RUU Minuman Beralkohol ini di implementasikan dampaknya akan semakin marak minuman beralkohol yang ilegal.

Yang harus dilakukan oleh Pemerintah bersama DPR pada saat ini adalah mengkaji ulang terkait dengan pembahsan RUU Minuman Beralkohol ini karena yang dibutuhkan Indonesia pada saat ini adalah RUU PKS karena pada dasarnya selama ini substansi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tidak cukup untuk memberikan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual. Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi untuk menunda pengesahan RUU PKS yang aturan hukumnya bersifat khusus (lex specialis). (*)

***

*) Oleh : Dwiko Rynoza Nur Rachman, Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang, Sekbid Ideologi Kaderisasi GMNI UMM 2018-2019.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Polling Lembaga Survei: Nina-Lucky Unggul Usai Debat Kandidat Pilbup Indramayu
    Polling Lembaga Survei: Nina-Lucky Unggul Usai Debat Kandidat Pilbup Indramayu
    24/11/2020 - 18:33
  • Home Care Peduli Berikan Layanan VVIP pada Warga Tak Mampu di Kediri
    Home Care Peduli Berikan Layanan VVIP pada Warga Tak Mampu di Kediri
    24/11/2020 - 18:30
  • Mendes PDTT RI: Pendamping Desa akan Dapat Kontrak Multiyears
    Mendes PDTT RI: Pendamping Desa akan Dapat Kontrak Multiyears
    24/11/2020 - 18:26
  • Jadi Cluster Covid-19, Top Glove Malaysia akan Tutup 28 Perusahaan Anak Cabangnya
    Jadi Cluster Covid-19, Top Glove Malaysia akan Tutup 28 Perusahaan Anak Cabangnya
    24/11/2020 - 18:22
  • Apresiasi Rencana Konferensi, Menag RI: Terima Kasih IPPNU Atas Sumbangsihnya
    Apresiasi Rencana Konferensi, Menag RI: Terima Kasih IPPNU Atas Sumbangsihnya
    24/11/2020 - 18:18
  • Satlantas Polres Bondowoso Edukasi Puluhan Pelajar Pentingnya Tertib Lalu Lintas
    Satlantas Polres Bondowoso Edukasi Puluhan Pelajar Pentingnya Tertib Lalu Lintas
    24/11/2020 - 18:14
  • Rapat Paripurna Tetapkan Propemperda Sulut dan Perda APBD Sulut 2021
    Rapat Paripurna Tetapkan Propemperda Sulut dan Perda APBD Sulut 2021
    24/11/2020 - 18:10
  • Gerakan Coblos Kudung Abang Kian Masif, Gus Yani Yakin Menangi Pilbup Gresik 2020
    Gerakan Coblos Kudung Abang Kian Masif, Gus Yani Yakin Menangi Pilbup Gresik 2020
    24/11/2020 - 18:06
  • Dua Paus Sperma Terdampar di Bali, KKP: Paus Mamalia Laut yang Dilindungi
    Dua Paus Sperma Terdampar di Bali, KKP: Paus Mamalia Laut yang Dilindungi
    24/11/2020 - 18:02
  • Dokter Lala Cantiq Kirim PROEM 1 Bantu Jaga Stamina Nakes di RS Lapangan Indrapura
    Dokter Lala Cantiq Kirim PROEM 1 Bantu Jaga Stamina Nakes di RS Lapangan Indrapura
    24/11/2020 - 17:58

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26
  • Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    23/11/2020 - 19:31
  • Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    23/11/2020 - 18:24
  • Sugeng Tindak Kiai Mas'ud Ali, Jenengan Tiyang Sae
    Sugeng Tindak Kiai Mas'ud Ali, Jenengan Tiyang Sae
    23/11/2020 - 13:19
  • Tidak Ada Kata Terlambat untuk Sebuah Nasionalisme
    Tidak Ada Kata Terlambat untuk Sebuah Nasionalisme
    23/11/2020 - 10:29
  • Mega Proyek Geopark Komodo: Urgensi Konservasi atau Komersialisasi?
    Mega Proyek Geopark Komodo: Urgensi Konservasi atau Komersialisasi?
    20/11/2020 - 23:09

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Pangdam Mau Bubarkan FPI, Habib Rizieq: Saya Enggak Pusing
    Pangdam Mau Bubarkan FPI, Habib Rizieq: Saya Enggak Pusing
    24/11/2020 - 06:20
  • Isi Pernyataan Resmi Keluarga Besar TNI Terkait Baliho Rizieq Shihab
    Isi Pernyataan Resmi Keluarga Besar TNI Terkait Baliho Rizieq Shihab
    24/11/2020 - 05:40
  • Video Gatot Nurmantyo: Jangan Ikuti Pemimpin yang Jual TNI
    Video Gatot Nurmantyo: Jangan Ikuti Pemimpin yang Jual TNI
    24/11/2020 - 13:03
  • Tes Kejelian, Temukan Kucing Sembunyi di Antara Puluhan Wajah Manusia
    Tes Kejelian, Temukan Kucing Sembunyi di Antara Puluhan Wajah Manusia
    24/11/2020 - 11:18
  • Kaca Mobil Dibuka, Pengamen Ini Tertegun Kemudian Kabur
    Kaca Mobil Dibuka, Pengamen Ini Tertegun Kemudian Kabur
    24/11/2020 - 10:53