Pemerintahan

Menteri Desa: Program Desa Peduli Anak Memberi Manfaat di Masa Depan

Sabtu, 14 November 2020 - 17:13 | 13.62k
Menteri Desa: Program Desa Peduli Anak Memberi Manfaat di Masa Depan
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar.(foto: Dok. Sekretariat Negara)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTAMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transgmigrasi Abdul Halim Iskandar telah menetapkan arah pembangunan desa hingga tahun 2030 mendatang yang disebut dengan SDGs Desa dengan merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

SDGs Desa adalah pembangunan total atas desa. Seluruh aspek pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh warga desa tanpa ada yang terlewat (no one left behind) yang mengarah pada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan.

Salah satu segmen dari SDGs Desa ini adalah Desa Peduli Anak. Persoalan Anak sebenarnya termasuk dalam sejumlah segmen di SDGs Desa seperti Pendidikan, Kesehatan dan Desa Tanpa Kelaparan dan Kemiskinan.

Abdul Halim Iskandar b

"Ini jadi perhatian karena generasi mendatang tetap menjadi bagian dari pelaksanaan dan pemanfaatan pembangunan," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Menteri, Sabtu (14/11/2020).

Ada sejumlah alasan hingga Desa Peduli Anak itu harus dilakukan karena perkembangan anak adalah ukuran kemajuan masyarakat yang paling presisi, Selain itu, anak yang berumur setahun dan di bawah lima tahun sangat rentan terhadap kondisi buruk lingkungannya, sehingga kesuksesan anak melewati masanya hakikatnya mengabarkan keberhasilan masyarakat.

"Manfaat desa peduli anak baru dirasakan masyarakat belasan tahun kemudian ketika anak menjadi dewasa, sehingga kondisi anak desa saat ini meramalkan keberlanjutan masyarakatnya desa kelak," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Merujuk data Badan Pusat Statistik, kesehatan anak-anak keluarga miskin telah rentan sejak awal kehidupannya. Kondisi kesehatan anak-anak miskin di desa mirip dengan di kota.

Data lain menunjukkan, pemberian ASI eksklusif masih tergolong kurang meski tidak berbeda antara bayi laki-laki dan perempuan.

Terjadi tren peningkatan angka bayi kurang gizi hingga menjadi balita pendek dan sangat pendek (stunting) yang mencapai 30 persen pada 2018

"Keberhasilan pembangunan di desa ternyata berhasil  menurunkan angka kematian bayi di desa. dari angka 40 persen tahun 2012 menjadi 23 persen di tahun 2017. Bahkan angka kematian Bayi baru lahir dan Balita juga tunjukkan tren menurun," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Data kesempatan peroleh pendidikan pun menunjukkan fakta jika anak desa lebih rendah dari di kota. Pada level sekolah dasar, Angka partisipasi murni (APM) relatif sama. Kesenjangan mulai muncul pada jenjang sekolah menengah hingga mengakibatkan anak-anak desa masih harus mengejar pendidikan lebih tinggi lagi.

Kegiatan pembangunan untuk turunkan kematian bayi dan balita atau naikkan derajat kesehatan di desa bisa menggunakan Dana Desa dapat dibelanjakan guna perbaikan balai pengobatan dan persalinan, termasuk pengadaan alat kesehatan, serta obat-obatan.

Dana desa bisa digunakan untuk membiayai dana operasional bidan dan kader kesehatan ketika melakukan kunjungan dan cek kesehatan ke rumah-rumah warga berpendapatan rendah.

"Kampanye imunisasi, yang diikuti dengan penyuluhan dan pemberian imunisasi anak oleh petugas kesehatan dan Penyuluhan terkait tumbuh-kembang anak, peran ayah dalam pengasuhan," kata Mantan Ketua DPRD Jombang ini.

Nah untuk meningkatkan APM, Desa melakukan sensus daftar anak sekolah, anak putus sekolah, dan anak tidak sekolah. enyalurkan bantuan biaya sekolah bagi anak tidak sekolah atau putus sekolah karena ketidakmampuan ekonomi.

Menyalurkan peralatan persiapan untuk masuk sekolah bagi keluarga miskin, diikuti dengan penyediaan bantuan biaya pendidikan (transportasi, uang buku, seragam) hingga jenjang pendidikan menengah pertama dan atas, termasuk untuk anak berkebutuhan khusus.

"Penyediaan smartphone dan langganan internet bersama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu dan membiayai operasionalisasi pelatihan anak-anak-anak di luar jam sekolah," kata Lurah Santri ini. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • These are Edelweiss Hideaways around the Country
    These are Edelweiss Hideaways around the Country
    27/11/2020 - 04:20
  • Fasilitas Smart Tourism Hadir di Pantai Ngurbloat Maluku Tenggara
    Fasilitas Smart Tourism Hadir di Pantai Ngurbloat Maluku Tenggara
    27/11/2020 - 03:16
  • Kedai Mamo dan Kehangatan Tersembunyi Padepokan Mangun Darmo di Malang
    Kedai Mamo dan Kehangatan Tersembunyi Padepokan Mangun Darmo di Malang
    27/11/2020 - 02:35
  • 4 Lukisan yang Diyakini Punya Kisah Misteri
    4 Lukisan yang Diyakini Punya Kisah Misteri
    27/11/2020 - 01:56
  • Cigadung Tourism Village, One Stop Cultural Tourism in Bandung
    Cigadung Tourism Village, One Stop Cultural Tourism in Bandung
    27/11/2020 - 01:14
  • Dua Tulang Belulang Manusia Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Pompeii Italia
    Dua Tulang Belulang Manusia Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Pompeii Italia
    27/11/2020 - 00:25
  • Kelurahan Api-Api Petakan Kasus Sebaran DBD
    Kelurahan Api-Api Petakan Kasus Sebaran DBD
    26/11/2020 - 23:57
  • Terbanyak Kasus DBD, Kelurahan Api-Api Ajak Warga Terapkan PSN
    Terbanyak Kasus DBD, Kelurahan Api-Api Ajak Warga Terapkan PSN
    26/11/2020 - 23:53
  • Pasca Kasus Edhy Prabowo, Aktivitas Perkantoran Kementerian KP RI Berjalan Seperti Biasa
    Pasca Kasus Edhy Prabowo, Aktivitas Perkantoran Kementerian KP RI Berjalan Seperti Biasa
    26/11/2020 - 23:48
  • SI Ditetapkan Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian Terhadap TNI
    SI Ditetapkan Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian Terhadap TNI
    26/11/2020 - 23:43

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    26/11/2020 - 10:00
  • Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    26/11/2020 - 00:14
  • Guru dan Frustasi Sosial
    Guru dan Frustasi Sosial
    25/11/2020 - 16:08
  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22
  • Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    25/11/2020 - 00:14
  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Jenderal Andalan Jokowi Muncul Buka Fakta Mayjen TNI Dudung dan FPI
    Jenderal Andalan Jokowi Muncul Buka Fakta Mayjen TNI Dudung dan FPI
    27/11/2020 - 00:10
  • Terkuak, Kelakuan Miris Ronaldo dan Napoli Ke Maradona Sebelum Wafat
    Terkuak, Kelakuan Miris Ronaldo dan Napoli Ke Maradona Sebelum Wafat
    27/11/2020 - 02:01
  • Gatot Nurmantyo: TNI Tidak Mungkin Bermusuhan dengan FPI
    Gatot Nurmantyo: TNI Tidak Mungkin Bermusuhan dengan FPI
    27/11/2020 - 00:50
  • Zlatan Ibrahimovic: Maradona Tidak Mati
    Zlatan Ibrahimovic: Maradona Tidak Mati
    27/11/2020 - 00:05
  • Mengejutkan, Millen Cyrus Tak Didukung Keluarga dan Takut Terjebak
    Mengejutkan, Millen Cyrus Tak Didukung Keluarga dan Takut Terjebak
    27/11/2020 - 00:02