Pemerintahan

Kementerian PUPR RI Kembangkan Teknologi IPAL untuk Mengolah Air Limbah Tahu

Sabtu, 14 November 2020 - 07:04 | 16.60k
Kementerian PUPR RI Kembangkan Teknologi IPAL untuk Mengolah Air Limbah Tahu
Teknologi IPAL untuk mengolah air limbah tahu (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI) mengembangan teknologi pengolahan air limbah tahu berupa Instalansi Pengolahan Air Limbah (Teknologi IPAL) Tahu. Saat ini telah banyak teknologi-teknologi yang dihasilkan untuk mengolah air limbah tahu. Kementerian PUPR RI melalui Direktorat BinaTeknik Permukiman dan Perumahan Ditjen Cipta Karya melakukan perekayasaan dengan merangkai teknologi-teknologi tersebut menjadi satu kesatuan sistem pengelolaan. 

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan dukungan inovasi dan teknologi diperlukan dalam pembangunan infrastruktur untuk menjadi lebih baik, cepat, dan lebih murah. Pemanfaatan teknologi yang tepat guna, efektif, dan ramah lingkungan juga didorong guna menciptakan nilai tambah dan pembangunan berkelanjutan sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan generasi mendatang.

Teknologi-IPAL-2.jpg

Rangkaian teknologi IPAL tahu meliputi bak ekualisasi yang berfungsi untuk menstabilkan suhu limbah dan aliran berdasarkan debit air limbah yang dihasilkan setiap hari. Umumnya bak ekualisasi dibangun dengan kapasitas 20 m3 dengan rata-rata waktu air limbah mengendap selama 2-5 jam. Hal ini dimaksudkan agar suhu air limbah sebelum masuk ke unit lain sudah menurun dan aliran bisa laminer. 

Teknologi-IPAL-3.jpg

Selanjutnya biodigester berbahan Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) dengan kapasitas 4 m3 per hari. Alat ini berfungsi untuk mempercepat pembusukan limbah dan menghasilkan gas methan (CH4) yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif bahan bakar. Dari biodigester dihubungkan ke bioreaktor untuk meningkatkan daya oksigen dalam menumbuhkan bakteri pengurai air limbah. Dengan pertumbuhan bakteri akan mengurangi beban pencemaran air limbah tahu. 

Air limbah tahu dari bioreaktor akan diurai kembali ke biofilter yang di dalamnya terdapat 3 kompartemen terdiri dari solid separation settler, anaerob chamber, sedimentasi, dan effluent chamber dengan kapasitas 20 m3 per hari. Terakhir, air limbah tahu yang sudah terolah disalurkan ke kolam sanita yang dilengkapi dengan batu koral setinggi 80 cm dan dilengkapi tanaman air. Fungsi kolam sanita tetap sama untuk memfilter patogen-patogen yang dapat membahayakan kesehatan.

Teknologi ini telah diterapkan Kementerian PUPR RI di beberapa wilayah di Indonesia diantarannya di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan IPAL ini telah memberikan manfaat pada penanganan air limbah tahu industri rumahan tangga di Dusun Ponalan, Desa Taman Agung.

Teknologi-IPAL-4.jpg

Sebelum dibangun teknologi ini, perajin tahu di desa setempat sering membuang langsung limbah cair hasil produksi tahu ke drainase lingkungan atau sungai, sehingga menimbulkan bau menyengat yang tidak nyaman bagi penduduk di sekitar, terlebih pada musim hujan luapan air limbah yang tidak terkendali kerap memicu terjadinya persoalan sosial.

Dengan dibangunannya Teknologi IPAL menggunakan bakteri pengurai alami dapat mengolah limbah cair yang dihasilkan dari proses pencucian, perebusan, pengepresan, dan pencetakan tahu, sehingga tidak mencemari pembuangan limbah cair di desa setempat. Kementerian PUPR RI berharap, masyarakat dapat menjaga dan memisahkan air limbah tahu dengan limbah domestik/rumah tangga, serta meningkatkan pemanfaatan biodigester untuk menghasilkan energi listrik. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Di New York, Jenazah Korban Covid-19 Disimpan 8 Bulan dalam Truk Pendingin
    Di New York, Jenazah Korban Covid-19 Disimpan 8 Bulan dalam Truk Pendingin
    25/11/2020 - 05:36
  • Siap Hadapi Hari dengan Sarapan Telur Ayam Kampung Setengah Matang
    Siap Hadapi Hari dengan Sarapan Telur Ayam Kampung Setengah Matang
    25/11/2020 - 05:02
  • Jangan Lupa Lepas Ikatan Rambut Saat Tidur, Jika Tidak Ini Akibatnya
    Jangan Lupa Lepas Ikatan Rambut Saat Tidur, Jika Tidak Ini Akibatnya
    25/11/2020 - 04:22
  • Kaavan, Gajah Asia Satu-Satunya di Pakistan akan Dipulangkan ke Kamboja
    Kaavan, Gajah Asia Satu-Satunya di Pakistan akan Dipulangkan ke Kamboja
    25/11/2020 - 03:13
  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22
  • Lima Tanaman yang Ampuh Atasi Insomnia
    Lima Tanaman yang Ampuh Atasi Insomnia
    25/11/2020 - 01:30
  • Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    25/11/2020 - 00:14
  • Menteri PUPR RI: Indonesia Infrastructure Week dan Konstruksi Indonesia 2020, Momentum Kebangkitan Industri Konstruksi
    Menteri PUPR RI: Indonesia Infrastructure Week dan Konstruksi Indonesia 2020, Momentum Kebangkitan Industri Konstruksi
    24/11/2020 - 23:58
  • Buka Bimtek, Wabup Bogor Berharap Lahir Protokol dan Pembawa Acara yang Handal
    Buka Bimtek, Wabup Bogor Berharap Lahir Protokol dan Pembawa Acara yang Handal
    24/11/2020 - 23:56
  • Tokoh NU dan PDI Perjuangan Kabupaten Malang Gelar Tahlilan dan Yasinan Serentak
    Tokoh NU dan PDI Perjuangan Kabupaten Malang Gelar Tahlilan dan Yasinan Serentak
    24/11/2020 - 23:54

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22
  • Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    Pemanfaatan Eduwisata Rumah Fosil Banjarejo Dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial
    25/11/2020 - 00:14
  • Membumikan Pendidikan Toleransi
    Membumikan Pendidikan Toleransi
    24/11/2020 - 17:17
  • Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    Mengambil Hikmah dari Caci Maki Habib Rizieq dan Nikita Mirzani
    24/11/2020 - 16:24
  • Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    Anda Juga Keluarga Nabi Kok, Bahkan Keluarga Allah
    24/11/2020 - 12:26
  • Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    Meningkatkan Sumber Daya Manusia di Era Pandemi Covid-19
    23/11/2020 - 19:31
  • Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    Belajar Akuntansi untuk Memahami Kerja Kapitalisme
    23/11/2020 - 18:24
  • Sugeng Tindak Kiai Mas'ud Ali, Jenengan Tiyang Sae
    Sugeng Tindak Kiai Mas'ud Ali, Jenengan Tiyang Sae
    23/11/2020 - 13:19

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Bela Pangdam, Mantan KSAU: Rizieq Jangan Berkata Seenak Jidadnya saja
    Bela Pangdam, Mantan KSAU: Rizieq Jangan Berkata Seenak Jidadnya saja
    25/11/2020 - 00:06
  • Bruno Fernandes Ganas, MU Ungguli Istanbul Basaksehir
    Bruno Fernandes Ganas, MU Ungguli Istanbul Basaksehir
    25/11/2020 - 03:50
  • Pahlawan Juara Leicester City Banting Setir Jadi Petarung MMA
    Pahlawan Juara Leicester City Banting Setir Jadi Petarung MMA
    25/11/2020 - 02:36
  • Seteru Kasus Cepu, Nikita Mirzani Minta Elza Syarief Dijemput Paksa
    Seteru Kasus Cepu, Nikita Mirzani Minta Elza Syarief Dijemput Paksa
    25/11/2020 - 00:00
  • Drama Menegangkan, Chelsea Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions
    Drama Menegangkan, Chelsea Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions
    25/11/2020 - 02:54