Pemerintahan

Gubernur Lemhanas: Tidak Ada Tugas TNI yang Dilaksanakan Secara Otomatis

Jumat, 13 November 2020 - 12:29 | 19.50k
Gubernur Lemhanas: Tidak Ada Tugas TNI yang Dilaksanakan Secara Otomatis
Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo. (foto: dokumen lemhanas)

TIMESINDONESIA, JAKARTAGubernur Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo menjelaskan, ketentuan konstitusional pengerahan TNI harus berdasarkan perintah presiden. Hal itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yakni hanya berdasarkan perintah presiden melalui pernyataan publik secara terbuka untuk kontrol publik dan DPR. Tidak ada pengerahan yang dilaksanakan secara otomatis.

“Panglima TNI hanya dapat menentukan bagaimana cara melaksanakan tugas dan sama sekali tidak bisa membuat keputusan politik tentang apa yang harus diperbuat TNI sebagai awal penugasan,” ungkap Agus dalam pemaparannya pada diskusi "Pelibatan TNI dalam Penanganan Kontra Terorisme" yang digelar Universitas Andalas, Padang, bersama dengan Marapi Consulting and Advisory secara daring, Rabu (11/11/2020).

Dia juga menambahkan bahwa masih banyak kalangan terbelenggu dalam tatanan dwifungsi ABRI dan berharap akan pelibatan TNI dalam kontra-terorisme tanpa memahami dasar-dasar peraturan perundangan-undangan.

“Masih adanya kalangan TNI yang menganggap doktrin TNI unik dengan perannya sebagai penjaga bangsa, sehingga tatanan dwifungsi ABRI masih dianggap berlaku. Ini disebabkan juga kontrol demokratik dari otoritas sipil yang masih lemah untuk menegakkan tatanan dari kemampuan berdasarkan kaidah demokrasi,” kata dia.

Selain itu, menurut Agus, upaya kontra-terorisme menggunakan kerangka penegakan hukum (criminal justice system) sudah berjalan cukup efektif sehingga jika terorisme terjadi di dalam negeri maka akan menjadi tanggung jawab fungsi penegakan hukum. Seperti Polri dengan perbantuan TNI jika diperlukan berdasarkan keputusan politik atau sebagai akibat pernyataan keadaan darurat. 

Sedangkan jika terorisme terjadi di luar jurisdiksi sistem hukum nasional, maka menjadi tugas dan kewenangan TNI.

“Penerbitan perpres untuk TNI dalam peran menangani terorisme akan rawan tumpang tindih peran dengan berbagai lembaga lain seperti BNPT, Polri, Densus 88, dan lainnya,” kata Agus.

Selain kendala tersebut, Agus pun menyarankan agar rancangan perpres disempurnakan terlebih dahulu dan mengemukakan mendesaknya kebutuhan menerbitkan UU perbantuan TNI kepada otoritas sipil di masa damai yang dapat mewadahi peran perbantuan TNI kepada pemerintah sipil.

Analis strategi dan keamanan Universitas Andalas Zulkifli Harza PhD dalam kesempatan yang sama menjelaskan, adanya kompleksitas aturan soal perbantuan TNI dalam kontraterorisme. Itu dikarenakan UU34/2004 tentang TNI menganut azas hukum humaniter sedangkan UU5/2018 tentang tindak pidana terorisme menganut azas hukum pidana.

“Meskipun pendekatan kontra-terorisme pada umumnya menganut azas penegakan hukum, termasuk di negara-negara lain, perbantuan militer tetap diperlukan dalam situasi di mana penegakan hukum tidak bisa efektif. Namun perbantuan tersebut harus dilakukan melalui kerangka aturan yang jelas sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih peran,” kata Zulkifli.

Pelibatan militer dalam kontra-terorisme di Indonesia rawan potensi pelanggaran HAM meskipun diperlukan karena keterbatasan kemampuan kepolisian dalam situasi tertentu seperti di Poso. Zulkifli menekankan diperlukan mekanisme pelibatan dan koordinasi yang baik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Peneliti HAM dan sektor keamanan Setara Institute for Democracy and Peace Ikhsan Yosarie, SIP menegaskan bahwa fungsi penangkalan seperti yang tertera pada pasal 2 rancangan perpres pelibatan TNI dalam kontraterorisme tidaklah dikenal karena pasal 43 UU5/2018 menggunakan istilah pencegahan yang merupakan bagian dari tugas BNPT.

“Fungsi pencegahan dan pemulihan sebaiknya sebaiknya dikerjakan oleh badan-badan lain yang memang memiliki kompetensi, seperti BNPT, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, dan lembaga-lembaga lainnya,” ungkap Yosarie. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • What to Do with Your Leftover Thanksgiving Food
    What to Do with Your Leftover Thanksgiving Food
    28/11/2020 - 02:20
  • Adira Finance Memberikan Pengalaman Menyenangkan Melalui Interaksi Media Sosial
    Adira Finance Memberikan Pengalaman Menyenangkan Melalui Interaksi Media Sosial
    28/11/2020 - 00:12
  • Maliq & D’Essentials Tampil Menghibur Pengunjung Adira Virtual Expo 2020
    Maliq & D’Essentials Tampil Menghibur Pengunjung Adira Virtual Expo 2020
    27/11/2020 - 23:34
  • Debat ke-3 Pilbup Bandung, KPU Kabupaten Bandung Imbau Pendukung Paslon Tidak Hadir di Lokasi Debat
    Debat ke-3 Pilbup Bandung, KPU Kabupaten Bandung Imbau Pendukung Paslon Tidak Hadir di Lokasi Debat
    27/11/2020 - 23:03
  • Cegah Nyamuk Aedes Aegypti, Usman Imbau Masyarakat Bersihkan Lingkungan
    Cegah Nyamuk Aedes Aegypti, Usman Imbau Masyarakat Bersihkan Lingkungan
    27/11/2020 - 22:47
  • Dukungan ke Paslon No 3 Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan Makin 'Bedas'
    Dukungan ke Paslon No 3 Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan Makin 'Bedas'
    27/11/2020 - 22:42
  • Sambut New Normal, Hotel New Saphir Yogyakarta Buka dengan Lobby Baru dan Promo Menarik
    Sambut New Normal, Hotel New Saphir Yogyakarta Buka dengan Lobby Baru dan Promo Menarik
    27/11/2020 - 22:38
  • Baznas Banjarnegara Gelar Pelatihan Kerja Usaha Ekonomi Produktif
    Baznas Banjarnegara Gelar Pelatihan Kerja Usaha Ekonomi Produktif
    27/11/2020 - 22:34
  • Harlah 70 ASRI, ISI Yogyakarta Pamerkan Lukisan Langka
    Harlah 70 ASRI, ISI Yogyakarta Pamerkan Lukisan Langka
    27/11/2020 - 22:30
  • Dinkes Bontang Tekankan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata
    Dinkes Bontang Tekankan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata
    27/11/2020 - 22:26

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Jumat Berkah: Mendengar Seruan Ilahi
    Jumat Berkah: Mendengar Seruan Ilahi
    27/11/2020 - 07:22
  • Mahasiswa Dan Jati Dirinya
    Mahasiswa Dan Jati Dirinya
    26/11/2020 - 19:31
  • Hukum Dalam Jagad Seni Dan Keindahan
    Hukum Dalam Jagad Seni Dan Keindahan
    26/11/2020 - 17:50
  • Kampus dan Kepemimpinan Perempuan
    Kampus dan Kepemimpinan Perempuan
    26/11/2020 - 15:47
  • Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    Perubahan Kebijakan Terkait Guru Harus Sistemik
    26/11/2020 - 10:00
  • Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    Perspektif Political Marketing dalam Keteladanan Kepemimpinan
    26/11/2020 - 00:14
  • Guru dan Frustasi Sosial
    Guru dan Frustasi Sosial
    25/11/2020 - 16:08
  • Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    Harlah 53 KOPRI: Women In Development
    25/11/2020 - 02:22

KULINER

  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    Menikmati Mie Yamin Cirebon Saat Musim Hujan
    23/11/2020 - 00:27
  • Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    Resep Nasi Shirataki Bakar Tuna Kecombrang
    21/11/2020 - 07:27
  • Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    Cafe Gesah Coffee and Culture, Sensasi Ngopi di Rumah Adat Osing Banyuwangi
    20/11/2020 - 08:06
  • Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    Tips Mudah Agar Alpukat Tak Mudah Busuk
    19/11/2020 - 15:48
  • Kapolda Metro: Dulu Sering Nongkrong di Cengkareng Bareng Danramil
    Kapolda Metro: Dulu Sering Nongkrong di Cengkareng Bareng Danramil
    28/11/2020 - 01:02
  • Prostitusi Online ST dan MA Seks Threesome, Nikmat atau Bahaya?
    Prostitusi Online ST dan MA Seks Threesome, Nikmat atau Bahaya?
    28/11/2020 - 00:20
  • Tarif Threesome Prostitusi Online Artis ST dan MA Rp110 Juta
    Tarif Threesome Prostitusi Online Artis ST dan MA Rp110 Juta
    28/11/2020 - 00:02
  • Pengakuan Mengejutkan Pelatih Khabib Soal Conor McGregor
    Pengakuan Mengejutkan Pelatih Khabib Soal Conor McGregor
    28/11/2020 - 00:17
  • Maradona Mesum Goda Mantan Pacar Seksi Ronaldo, Tapi Berakhir Tragis
    Maradona Mesum Goda Mantan Pacar Seksi Ronaldo, Tapi Berakhir Tragis
    28/11/2020 - 00:14