Kopi TIMES

Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:40 | 30.42k
Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
Dede Kusendang Ir S.H, Pengurus DPN Permahi (Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia).
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, MUSI RAWAS – Hampir 22 tahun indonesia berdemokrasi pasca Orde Baru tapi sepertinya kita sebagai rakyat belum merasakan manfaat yang besar dari demokrasi itu, tetapi malahan kita sepertinya mengalami kemunduran.

Apakah ada yang salah dengan demokrasi yang kita anut saat ini ataukah struktur serta kultur bangsa kita yang tidak bisa menjadikannya sebagai Demokrasi Indonesia yang ideal ataukah sudah kebablasan, sudah sering kita dengar dan tidak asing di telinga kita ketika berdiskusi tentang demokrasi di Indonesia ini.

Tetapi apa benar kalau demokrasi di negeri kita tercinta ini seperti itu Menurut  pendapat saya saat ini demokrasi di Indonesia ini sepertinya sudah kebablasan  Dibuktikan dengan seringnya penyelenggaraan pemilu di berbagai daerah yang ada di Indonesia saat ini, baik itu untuk memilih Gubernur, Bupati atau kepala desa.

Dalam satu minggu saja sudah bisa dihitung jumlah pelaksanaan pemilu yang ada di negeri ini, sehingga tak heran jika ada sebutan yang menyatakan Indonesia adalah negara yang paling demokratis di dunia diukur dari seringnya penyelenggaraan pemilu yang ada di Indonesia.

Padahal dalam satu kali penyelenggaraan pemilu sendiri membutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga bisa dikatakan negara kita terlalu berani karena dalam setiap proses pemilihan kekuasaan pemerintahan dilakukan melalui pemilihan umum dan memang perlu diakui kalau demokrasi di negeri kita ini berkembang sangat pesat dengan adanya pemilu-pemilu.

Tetapi pemilu yang dilaksanakan tidak mampu menghasilkan pemimpin atau pejabat atau aktor-aktor politik yang baik yang diharapkan masyarakat. Terbukti dengan banyaknya aktor-aktor politik yang terbukti melakukan tindakan KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme). Di sisi lain, demokrasi kita ini juga memiliki kelemahan karena pemilu itu sendiri, yaitu dari sisi pemilihnya karena sebagian besar penduduknya hidup dalam kemiskinan, pendidikan dan ekonominya yang sangat rendah sehingga tak heran jika suaranya bisa di beli dengan uang.

Jual beli suara dalam pemilu sudah menjadi hal yang wajar dan biasa dalam demokrasi di Indonesia, saya sendiri sudah sering mendengar dari masyarakat bahwa untuk menduduki suatu jabatan kekuasaan, seseorang akan dipilih jika dia mampu membeli suara dari masyarakat dan inilah yang sangat memprihatinkan dan meresahkan dari sistem demokrasi di negara kita ini.

Padahal inti yang terpenting dalam demokrasi itu bukan terletak pada sistem pemilunya tetapi terletak pada bagaimana rakyat melakukan kontrol terhadap keputusan politik atau kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah itu berpihak kepada nasib rakyat atau tidak.

Pelaksanaan pemilu sendiri juga lebih banyak merugikan rakyat karena biaya yang harusnya bisa digunakan untuk mensejahterakan rakyat malah terbuang sia-sia.Wajah lain demokrasi kita selain dari pemilu yaitu tentang masalah demonstrasi atau unjuk rasa yang hampir setiap hari terjadi di berbagai daerah.

Bagi saya demonstrasi sih boleh-boleh saja tetapi jangan sampai bertindak anarkis sampai merusak fasilitas umum segala dan yang terpenting demonstrasi isinya tidak hanya menuntut-nuntut saja tetapi juga harus memberi solusi. Mungkin baru itu yang bisa saya sebutkan mengenai wajah-wajah demokrasi di negara kita tercinta ini dan pastinya masih banyak wajah-wajah lain dari demokrasi di negara kita.

Banyak hal yang harus diperbaiki dari sistem demokrasi di negara ini yang perlu mendapat perhatian khususnya dikabupaten Musi Rawas ini maka  dari itu  kita semua dalam mengawal demokrasi kedepannya apalagi posisi kita sebagai regenerasi yang akan datang yaitu sebagai agent of change social control dan iron stock tentu ini menjadi tugas berat dalam mengawal wajah demokrasi kita apalagi ditambah pada tanggal 9 desember 2020 nantinya kita akan memilih wakil kepala daerah se-Indonesia.

Inilah menjadi ajang bagi kita dalam mengontrol demokrasi yang ada kedepanya, dan dengan situasi sekarang ter khususnya Indonesia yang lagi mengalami covid-19, ini juga menjadi tantangan berat untuk pemerintah maupun lembaga yang terlibat dalam menyelengarakan pemilukada di tahun 2020 ini, tentu saja tata kelolah dalam proses demokrasi  pemilukada yang ada di kabupaten musi rawas, berjalan dengan nilai-nilai demokrasi dan serta jujur dan adil di tengah pandemi ini.

Dan harapan saya selaku pemuda musi rawas untuk pihak penyelengara maupun pihak kandidat calon Bupati yang ada di musi rawas harus menciptakan demokrasi yang sesuai keinginan masyarakat musi rawas, dan meminta kepada 2 lembaga khususnya KPU maupun Bawaslu harus mencerminkan marwah selaku penyelengara jangan sampai 2 lembaga ini tidak netral dengan keberlangsungan pemilukada yang ada di musi rawas.

***

*)Oleh: Dede Kusendang IR S.H, Pengurus DPN Permahi (Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia).

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Tri Rismaharini Kirim Surat ke Warga Surabaya, Isinya Ajakan untuk Jangan Golput
    Tri Rismaharini Kirim Surat ke Warga Surabaya, Isinya Ajakan untuk Jangan Golput
    01/12/2020 - 21:38
  • Pemkot Jakarta Timur Bersama PWNU DKI Jakarta Bersinergi Membina Umat
    Pemkot Jakarta Timur Bersama PWNU DKI Jakarta Bersinergi Membina Umat
    01/12/2020 - 21:35
  • Elektabilitas Libas Rival, Eri Cahyadi Adem Ayem Tanggapi Hasil Survei Cyrus
    Elektabilitas Libas Rival, Eri Cahyadi Adem Ayem Tanggapi Hasil Survei Cyrus
    01/12/2020 - 21:32
  • Sempat Bermasalah, Begini Kondisi Box Culvert dan Trotoar Manyar Surabaya Saat Ini
    Sempat Bermasalah, Begini Kondisi Box Culvert dan Trotoar Manyar Surabaya Saat Ini
    01/12/2020 - 21:29
  • Pencinta Alam Jombang Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Video Hoaks Meletusnya Gunung Semeru
    Pencinta Alam Jombang Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Video Hoaks Meletusnya Gunung Semeru
    01/12/2020 - 21:26
  • Kepala Dinkes Lamongan, Semua Memiliki Kemungkinan Besar Terinfeksi Covid-19
    Kepala Dinkes Lamongan, Semua Memiliki Kemungkinan Besar Terinfeksi Covid-19
    01/12/2020 - 21:22
  • Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Terus Meningkat, Kota Cirebon Kekurangan Ruang Isolasi
    Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Terus Meningkat, Kota Cirebon Kekurangan Ruang Isolasi
    01/12/2020 - 21:18
  • Ridwan Kamil Doakan Anies Baswedan Segera Pulih dan Bertugas Kembali
    Ridwan Kamil Doakan Anies Baswedan Segera Pulih dan Bertugas Kembali
    01/12/2020 - 21:15
  • Angka Positif Covid-19 Meningkat, Menko Luhut Rakor Bersama Gubernur Jawa Tengah
    Angka Positif Covid-19 Meningkat, Menko Luhut Rakor Bersama Gubernur Jawa Tengah
    01/12/2020 - 21:12
  • Mentan RI Terima Anugerah Gatra Awards 2020 Sebagai Penjaga Pangan dan Pelecut Ekspor
    Mentan RI Terima Anugerah Gatra Awards 2020 Sebagai Penjaga Pangan dan Pelecut Ekspor
    01/12/2020 - 21:09

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Positive Thinking
    Positive Thinking
    01/12/2020 - 09:15
  • Pandemi Covid-19 dan Digitalisasi UMKM
    Pandemi Covid-19 dan Digitalisasi UMKM
    01/12/2020 - 02:21
  • Hak Perempuan yang “Dinomorduakan”
    Hak Perempuan yang “Dinomorduakan”
    30/11/2020 - 18:00
  • Humas Online dan News Value, Oleh-Oleh Workshop Kehumasan Bersama LLDIKTI Wilayah 7
    Humas Online dan News Value, Oleh-Oleh Workshop Kehumasan Bersama LLDIKTI Wilayah 7
    30/11/2020 - 16:00
  • Peraturan Delegasi di Indonesia: Ide untuk Membangun Kontrol Preventif terhadap Peraturan Pemerintah (Bagian 3 Habis)
    Peraturan Delegasi di Indonesia: Ide untuk Membangun Kontrol Preventif terhadap Peraturan Pemerintah (Bagian 3 Habis)
    30/11/2020 - 15:00
  • Pemimpin di Jalan Tuhan
    Pemimpin di Jalan Tuhan
    30/11/2020 - 14:11
  • Strategi Panglima TNI Dalam Hadapi Kelompok Pengancam Persatuan Dan Kesatuan Bangsa
    Strategi Panglima TNI Dalam Hadapi Kelompok Pengancam Persatuan Dan Kesatuan Bangsa
    30/11/2020 - 12:28
  • Peraturan Delegasi di Indonesia: Ide untuk Membangun Kontrol Preventif terhadap Peraturan Pemerintah (Bagian 2)
    Peraturan Delegasi di Indonesia: Ide untuk Membangun Kontrol Preventif terhadap Peraturan Pemerintah (Bagian 2)
    30/11/2020 - 12:00

KULINER

  • Saking Larisnya, Pempek Candy Habiskan 1/2 Ton Ikan Tenggiri per Hari
    Saking Larisnya, Pempek Candy Habiskan 1/2 Ton Ikan Tenggiri per Hari
    01/12/2020 - 05:29
  • Mencicipi Segarnya Rujak Kelang Khas Pesisir Pantai Branta Pamekasan
    Mencicipi Segarnya Rujak Kelang Khas Pesisir Pantai Branta Pamekasan
    01/12/2020 - 01:28
  • Woyoo Coffee Beans And Roastery Pas Dinikmati Malam Hari
    Woyoo Coffee Beans And Roastery Pas Dinikmati Malam Hari
    29/11/2020 - 04:27
  • Ada Sisa Bahan Soto Kemarin? Jangan Dibuang, Ubah Jadi Makanan Berikut
    Ada Sisa Bahan Soto Kemarin? Jangan Dibuang, Ubah Jadi Makanan Berikut
    28/11/2020 - 03:16
  • Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    Mie Galau Malang Rasa Nikmat Harga Bersahabat
    23/11/2020 - 01:15
  • Toyota Avanza Baru Ramai di Media Sosial
    Toyota Avanza Baru Ramai di Media Sosial
    01/12/2020 - 13:40
  • Model Seksi Curhat Pengalaman Mengenaskan Jadi Budak Seks Mike Tyson
    Model Seksi Curhat Pengalaman Mengenaskan Jadi Budak Seks Mike Tyson
    01/12/2020 - 06:29
  • Ronaldo dan Messi Bisa Mewek Lihat Bayaran Gila Mike Tyson
    Ronaldo dan Messi Bisa Mewek Lihat Bayaran Gila Mike Tyson
    01/12/2020 - 07:10
  • Marinir TNI AL Terlibat Baku Tembak, Panglima Kerahkan Pasukan ke Poso
    Marinir TNI AL Terlibat Baku Tembak, Panglima Kerahkan Pasukan ke Poso
    01/12/2020 - 06:06
  • Baca Ini 3 Kali Sehari, Dosa Besar Diampuni, Rezeki Datang Tiba-tiba
    Baca Ini 3 Kali Sehari, Dosa Besar Diampuni, Rezeki Datang Tiba-tiba
    01/12/2020 - 09:37