Kopi TIMES

Jumat Berkah: Minta Doa dan Mendoakan

Jumat, 23 Oktober 2020 - 06:33 | 51.94k
Jumat Berkah: Minta Doa dan Mendoakan
Zulfan Syahansyah, Dosen Aswaja Pascasarjana UNIRA Malang
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANG – Bahasan Jumat Berkah kali ini adalah soal minta didoakan dan kirim doa adalah satu ajaran dalam Islam yang termuat di nas-nas agama, baik dalam Al-Qur'an, serta hadits Nabi Muhammad SAW. 

Jika ada kelompok dalam Islam yang menolak tradisi kirim doa, maka tentunya mereka salah dalam memahami hakekat ajaran dimaksud.

Bagaimana kita memahami ajaran minta doa dan mendoakan, berikut catatan yang penulis sajikan khusus dalam edisi Jum'at berkah kali ini.

Ketika sahabat Umar bin Khattab pamit ke Rasulullah untuk umroh, beliau SAW ternyata minta dido'akan, seraya bersabda: "asyriq ni fi du'aika" (do'akan saya, ya). Hal ini lantas menjadi tradisi umat Islam hingga saat ini: setiap kali ada saudara, sahabat atau handaitolan yg akan berangkat ke Makkah untuk menjalankan ibadah haji atau umroh, kita dianjurkan bertamu dan minta dido'akan.

Realita bahwa rasulullah minta dido'akan kepada sahabat adalah pelajaran yang pembahasannya bisa dijelaskan dari banyak aspek. Tapi disini, penulis hanya ingin mengatakan kalau tradisi ini sebenarnya menjelaskan bahwa minta dido'akan, mendo'akan, dan pastinya kirim doa adalah satu paket ajaran dari rasulullah. Paket doa ini penulis istilahkan: Three in one Doa.

Ketika Nabi minta dido'akan oleh Umar, pastinya dia akan mendoakan beliau SAW. Dan ketika Umar mendoakan Nabi, itu artinya dia mengirim doa untuk beliau. 

Sampai disini, kita patut menyesali jika masih ada saja muslim yang menyangsikan ajaran kirim doa? 
Bukan kah ini merupakan ajaran langsung dari Rasulullah SAW??!

Bagi muslim yang "kritis", bisa saja bertanya: adakah keterangan lanjutan hadis di atas kalau kiriman doa dari sahabat Umar itu sampai kepada beliau? 

Pada titik ini, penulis tidak berhasrat ingin tahu ada-tidanya keterangan dimaksud. Yakin kalau mengirim doa merupakan ajaran Rasul, itu sudah cukup. Penulis sama sekali tidak ingin mempermasalahkan kiriman doa itu bisa sampai atau tidak. Biarlah itu menjadi urusan Tuhan. 

Jika lagi-lagi si muslim "kritis" berujar: mendo'akan orang yang masih hidup, itu mungkin. Tapi untuk yang sudah mati, itu bid'ah. Tidak ada tuntunan dari rasul. Sama lah dengan pintu taubat; selama hayat masih di kandung badan, pintu taubat terbuka, namun jika sudah sakaratul maut, pintu itu tertutup. 

Untuk ujaran ini, penulis akan menjawab: justru kiriman do'a kepada yang sudah mati itu yang jelas sampai. Kalau kiriman do'a kepada yang masih hidup tidak ada penjelasan sampai atau tidak, maka kiriman do'a untuk yang sudah mati jelas keterangannya; pasti sampai. Rasulullah sendiri yang menjelaskan.

Bukankah beliau menjelaskan: "Ketika seseorang sudah mati, maka segala hal yang berhubungan dengannya saat hidup otomatis akan terputus; semuanya tidak berguna lagi. Kecuali tiga hal: shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan do'a dari anak sholeh. 

Hadis di atas menjadi hujjah kalau doa kepada yang sudah mati itu bisa sampai.Tentang predikat kesolehan anak, sebagai prasyarat sampainya doa, bagi penulis, itu tak ubahnya prangko untuk prasyarat kirim surat via-pos. Itu wajar-wajar saja, kan. 

Yang jelas: Kirim doa untuk orang yang sudan mati itu pasti sampán. Tinggal bagaimana caranya kita bisa jadi "prangko". Selesai masalah!. Ulasan Jumat Berkah selanjutnya, bisa terus ikuti hanya di TIMES Indonesia.(*)

 

*) Penulis, Zulfan Syahansyah At-Tijani

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • [CEK FAKTA] Video Ricuh Akibat PPKM di Pasar Kota Cirebon
    [CEK FAKTA] Video Ricuh Akibat PPKM di Pasar Kota Cirebon
    24/07/2021 - 17:18
  • Bupati Bandung Siapkan Bonus untuk Lifter Windy Cantika Aisah
    Bupati Bandung Siapkan Bonus untuk Lifter Windy Cantika Aisah
    24/07/2021 - 17:13
  • Demokrasi Ilusif Menghantui Indonesia
    Demokrasi Ilusif Menghantui Indonesia
    24/07/2021 - 17:07
  • Hamba Allah dari Jakarta Suntik Logistik 130 Paket Sembako ke MBLC
    Hamba Allah dari Jakarta Suntik Logistik 130 Paket Sembako ke MBLC
    24/07/2021 - 17:00
  • Pastikan BSU Tepat Sasaran, BPJamsostek Dorong Perusahaan Tertib Kepesertaan
    Pastikan BSU Tepat Sasaran, BPJamsostek Dorong Perusahaan Tertib Kepesertaan
    24/07/2021 - 16:57

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Demokrasi Ilusif Menghantui Indonesia
    Demokrasi Ilusif Menghantui Indonesia
    24/07/2021 - 17:07
  • Memberantas Kecerdasan
    Memberantas Kecerdasan
    24/07/2021 - 16:31
  • Energi Positif Lawan Corona
    Energi Positif Lawan Corona
    24/07/2021 - 15:43
  • Mengenal Sejarah dan Polemik Rokok
    Mengenal Sejarah dan Polemik Rokok
    24/07/2021 - 14:26
  • Rajin Melawan Pemanasan Global
    Rajin Melawan Pemanasan Global
    24/07/2021 - 13:40
  • Perlukah Pemerintah Menggandeng Primary Healthcare Swasta Dalam Penanganan Covid-19?
    Perlukah Pemerintah Menggandeng Primary Healthcare Swasta Dalam Penanganan Covid-19?
    24/07/2021 - 13:20
  • Nasionalisme Masyarakat Perbatasan Kalimantan Utara
    Nasionalisme Masyarakat Perbatasan Kalimantan Utara
    24/07/2021 - 12:48
  • Penanganan Pandemi, Literasi Data dan Pendidikan Kita
    Penanganan Pandemi, Literasi Data dan Pendidikan Kita
    24/07/2021 - 09:00

KULINER

  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27
  • Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    17/07/2021 - 09:22
  • Ini Resep Olahan Sehat Kambing Ala Quest Hotel Darmo Surabaya
    Ini Resep Olahan Sehat Kambing Ala Quest Hotel Darmo Surabaya
    16/07/2021 - 12:43