Kopi TIMES

Tantangan Penelitian Kualitatif Saat Pandemi Covid-19

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:00 | 159.98k
Tantangan Penelitian Kualitatif Saat Pandemi Covid-19
Dewangga Putra Mikola, Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta.

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Memasuki tahun 2020, dunia dikejutkan dengan wabah bernama Virus Corona (Covid-19). Virus ini berasal dari Kota Wuhan, China. Penyebarannya begitu luas dan menginfeksi hampir seluruh negara, termasuk juga Indonesia.

Pemerintah telah mengambil kebijakan dalam menanggulangi wabah Covid-19, seperti: Work From Home, Physical Distancing, dan memperketat aturan protokol kesehatan. Pemerintah juga memonitor semua informasi tentang sebaran Covid-19. Langkah ini dilakukan agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi himbauan pemerintah.

Beberapa langkah yang diambil pemerintah membuat mobilitas masyarakat menjadi terbatas.  Berbagai macam aktivitas dan kegiatan mulai dilakukan penyesuaian dan adaptasi, tak terkecuali di bidang penelitian. Jika sebelum pandemi, pengumpulan data dapat dilakukan secara tatap muka yang terjadi sekarang adalah pengumpulan data diutamakan melalui virtual (online).

Inisiatif Strategis Penelitian

Di dalam metode penelitian terbagi menjadi dua pendekatan, yaitu pendekatan kuantitatif (paradigma positifistik) dan pendekatan kualitatif (paradigma interpretatif/kritikal). Menggunakan metode kuantitatif saat pandemi Covid-19 saat ini bisa dilakukan tanpa ada kekhawatiran terpapar. Mungkin, kendalanya hanya sebatas akses warga sebagai subyek/responden yang tidak memiliki gadget atau akses internet.

Namun, lain halnya jika menggunakan metode kualitatif. Terdapat beberapa jenis metode kualitatif, seperti: Fenomenologi, Studi Kasus, Etnografi, Interaksi Simbolik, Etnomedologi, Analisis Resepsi, dan Grounded Theory. Metode ini berupaya mengidentifikasi dan menggabungkan kompleksifitas pengalaman dan feedback (umpan balik) berdasarkan pengalaman subyek penelitian/partisipan. Peneliti dapat mencoba menerapkan otoritas interpretatif dengan menggunakan berbagai macam cara.

Menghadapi situais pendemi Covid-19, peneliti yang menggunakan pendekatan kualitatif harus memikirkan strategi operasionalnya. Strategi ini mencakup pemilihan subyek penelitian, metode pengumpulan data, dan masih banyak lagi. Karena, situasi sosial saat ini sedang mempraktikan jarak sosial dan berada di rumah.

Desain Penelitian dan Perubahan Social Setting

Berg (2009;8) mengatakan metode kualitatif mencoba mencari jawaban atas pertanyaan dengan memperhatikan latar sosial dan individu di dalam lingkungan tersebut. Namun, di masa pandemi saat ini, peneliti kualitatif menghadapi situasi sulit untuk terjun ke lapangan dan mencari subyek penelitian/partisipan agar dapat terjun langsung ke lapangan. Problematika ini terjadi karena subyek penelitian sedang mempraktikan jarak sosial dan bekerja dari rumah. 

Kendala yang muncul bagi penelitian kualitatif adalah mengidentifikasi subyek penelitian. Hal ini mengingat karena orang tidak lagi berkumpul bersama secara fisik dalam organisasi maupun kelompok. Pertanyaannya adalah bagaimana bisa meminta waktu untuk melakukan wawancara dan akses ke FGD (Focus Group Discussion) mengingat beban potensi penularan Covid-19 sangat besar bila orang-orang berada dalam kerumunan.

Para Peneliti dituntut untuk memiliki solusi kreatif dan keterampilan baru dalam merancang dan melakukan metode penelitian kualitatif di tengah pandemi ini. Di satu sisi, validitas datanya tetap bisa akuntabel. Hal-hal yang mendapatkan penyesuaian dalam proses peneliti adalah teknik pengumpulan data.

Para Peneliti perlu merancang desain protokol wawancara. Misalnya dengan melakukan teknik wawancara melalui daring. Namun, dalam situasi pandemi bisa memicu masalah kerahasiaan dan privasi (pada sisi kedua layar gadget). Misalnya saja, ketika subyek penelitian berada di rumah dan di dalamnya terdapat anggota keluarga, dikhawatirkan mengganggu subyek penelitian untuk mengungkapkan secara mendalam dan bebas karena alasan kerahasiaan.

Selain itu, peneliti bisa melakukan pengumpulan data mulai dengan dokumen google/studi literatur dan diskusi melalui google meet atau zoom. Dalam kondisi seperti ini, peneliti perlu meminta izin (sikap etis) untuk menggunakan semua obrolan sebagai data. Baru setelahnya, peneliti dapat mengolah dan menggunakan data.

Rekomendasi dan Kesimpulan

Melakukan aktivitas penelitian kualitatif saat pandemi memelukan solusi kreatif. Misalnya saja dengan teknik pengumpulan data secara online. Perlu berhati-hati pula dalam merencanakan data secara online. Kemudian, peneliti perlu melakukan pendekatan secara etis kepada subyek penelitian. Sehingga, proses penelitian tetap dapat menjaga privasi dan ruang rahasia demi kenyamatan mereka bersama.

***

*)Oleh; Dewangga Putra Mikola, Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Komisi Informasi Anugerahi Jawa Barat Provinsi Informatif
    Komisi Informasi Anugerahi Jawa Barat Provinsi Informatif
    03/12/2020 - 23:29
  • Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Kekuatan Ekonomi Baru Jawa Barat di 2021 
    Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Kekuatan Ekonomi Baru Jawa Barat di 2021 
    03/12/2020 - 23:22
  • Ketika Arum Sabil dan Kahar Muzakir Bertemu, Ini yang Mereka Ceritakan
    Ketika Arum Sabil dan Kahar Muzakir Bertemu, Ini yang Mereka Ceritakan
    03/12/2020 - 23:15
  • PSI Kota Madiun Beri Dukungan Moril untuk Fraksi PSI DPRD Jakarta, Soal Apa?
    PSI Kota Madiun Beri Dukungan Moril untuk Fraksi PSI DPRD Jakarta, Soal Apa?
    03/12/2020 - 23:12
  • Polda Jabar Limpahkan Berkas 6 Tersangka Pengeroyok Polisi Saat Demo Omnibus Law
    Polda Jabar Limpahkan Berkas 6 Tersangka Pengeroyok Polisi Saat Demo Omnibus Law
    03/12/2020 - 23:09
  • Programnya Lebih Solutif, Warga Mantap Pilih Ipuk-Sugirah Pimpin Banyuwangi
    Programnya Lebih Solutif, Warga Mantap Pilih Ipuk-Sugirah Pimpin Banyuwangi
    03/12/2020 - 23:06
  • Rutan Bandung Antisipasi Masuknya Barang Terlarang dan Terapkan Prokes Ketat
    Rutan Bandung Antisipasi Masuknya Barang Terlarang dan Terapkan Prokes Ketat
    03/12/2020 - 23:03
  • Wujudkan Lingkungan Sehat di Sekolah, Kecamatan Bontang Selatan Gelar Sosialisasi Pembinaan UKS
    Wujudkan Lingkungan Sehat di Sekolah, Kecamatan Bontang Selatan Gelar Sosialisasi Pembinaan UKS
    03/12/2020 - 23:00
  • Kuatkan SDM Lokal, Pemkab Musi Banyuasin Gandeng Petrotekno
    Kuatkan SDM Lokal, Pemkab Musi Banyuasin Gandeng Petrotekno
    03/12/2020 - 22:57
  • Polda Jabar Selidiki Motif Kumandang Adzan 'Hayya Alal Jihad'
    Polda Jabar Selidiki Motif Kumandang Adzan 'Hayya Alal Jihad'
    03/12/2020 - 22:54

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Catatan Pasien Covid 19; Kapankah Dunia Terbebas Darinya
    Catatan Pasien Covid 19; Kapankah Dunia Terbebas Darinya
    03/12/2020 - 14:28
  • Membumikan Fiqih Reproduksi
    Membumikan Fiqih Reproduksi
    03/12/2020 - 14:03
  • Partisipasi Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi
    Partisipasi Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi
    03/12/2020 - 13:35
  • Self Aware, Sikapi Janji Politik Paslon Kepala Daerah
    Self Aware, Sikapi Janji Politik Paslon Kepala Daerah
    03/12/2020 - 10:35
  • Indonesia Butuhkan Generasi Muda Berideologi Pancasila dan Berjiwa Kesatria
    Indonesia Butuhkan Generasi Muda Berideologi Pancasila dan Berjiwa Kesatria
    02/12/2020 - 13:43
  • Positive Thinking
    Positive Thinking
    01/12/2020 - 09:15
  • Pandemi Covid-19 dan Digitalisasi UMKM
    Pandemi Covid-19 dan Digitalisasi UMKM
    01/12/2020 - 02:21
  • Hak Perempuan yang “Dinomorduakan”
    Hak Perempuan yang “Dinomorduakan”
    30/11/2020 - 18:00

KULINER

  • Loving Life Restaurant, Makan Enak Serba Sayur
    Loving Life Restaurant, Makan Enak Serba Sayur
    03/12/2020 - 20:20
  • Yuk Cicipi Simimang, Durian Khas Banjarnegara
    Yuk Cicipi Simimang, Durian Khas Banjarnegara
    02/12/2020 - 08:26
  • Saking Larisnya, Pempek Candy Habiskan 1/2 Ton Ikan Tenggiri per Hari
    Saking Larisnya, Pempek Candy Habiskan 1/2 Ton Ikan Tenggiri per Hari
    01/12/2020 - 05:29
  • Mencicipi Segarnya Rujak Kelang Khas Pesisir Pantai Branta Pamekasan
    Mencicipi Segarnya Rujak Kelang Khas Pesisir Pantai Branta Pamekasan
    01/12/2020 - 01:28
  • Woyoo Coffee Beans And Roastery Pas Dinikmati Malam Hari
    Woyoo Coffee Beans And Roastery Pas Dinikmati Malam Hari
    29/11/2020 - 04:27
  • Jenderal TNI Hendropriyono Ultimatum Massa FPI Pendemo Rumah Mahfud MD
    Jenderal TNI Hendropriyono Ultimatum Massa FPI Pendemo Rumah Mahfud MD
    03/12/2020 - 13:52
  • Baru 3 Hari Jadi Pangdam, Jenderal Darah Kopassus Ini Disosor Mertua
    Baru 3 Hari Jadi Pangdam, Jenderal Darah Kopassus Ini Disosor Mertua
    03/12/2020 - 00:14
  • Letjen TNI Prabowo Subianto Bertemu Jenderal Andika Perkasa, Ada Apa?
    Letjen TNI Prabowo Subianto Bertemu Jenderal Andika Perkasa, Ada Apa?
    03/12/2020 - 12:52
  • Kata Baim Wong Soal Pembantu Tidak Boleh Makan di Meja yang Sama
    Kata Baim Wong Soal Pembantu Tidak Boleh Makan di Meja yang Sama
    03/12/2020 - 18:46
  • Polisi Tangkap Ustaz Maaher karena Hina Habib Luthfi
    Polisi Tangkap Ustaz Maaher karena Hina Habib Luthfi
    03/12/2020 - 12:03