Ekonomi

Kementan RI: Penggunan Alsintan Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan Petani

Senin, 19 Oktober 2020 - 21:40 | 24.42k
Kementan RI: Penggunan Alsintan Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan Petani
Penggunaan Alsintan tingkatkan produksi dan kesejahteraan petani. (FOTO: Dok. Kementan RI)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan RI) telah masif menerapkan berbagai langkah terobosan guna peningkatan produktivitas pangan pokok dengan menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) mekanisasi pertanian khususnya. Langkah ini juga menjadi upaya nyata meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania mengatakan gerakan mekanisasi panen pertanian yang telah dijalankan Kementan dengan menggunakan alsintan combine harvester sangat membantu pembangunan pertanian dan petani itu sendiri di Kabupaten Bandung. Terbukti, combine harvester dapat menekan kehilangan hasil panen yang cukup signifikan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para petani.

"Panen dengan cara konvensional memerlukan waktu yang agak lama, losis rata-rata mencapai 8 persen. Sekarang ini dengan mekanisasi panen pertanian menggunakan alsintan combine harvester tersebut bisa menekan kehilangan hasil panen sampai 6 persen, sehingga kehilangan hasil semakin sedikit, yaitu sekitar 2 persen," ujarnya saat melaksanakan kegiatan panen dan sosialisasi alsintan combine harvester di Desa Bojongemas, Senin (19/10/20).

Ina menambahkan sebelum menggunakan alsintan produksi rata-rata sebesar 6,3 ton per hektar (ha) namun dengan menggunakan combine harvester hasil panen pun meningkat. Selain itu, panen dengan menggunakan alsintan menjadi solusi untuk sulitnya mendapatkan tenaga kerja panen pada saat panen raya namun tetap tak mematikan peluang untuk tenaga kerja panen.

"Dengan penggunaan alat panen ini masalah tenaga kerja yang semakin sulit juga dapat teratasi dan pelaksanaan panen dapat lebih cepat. Bahkan penggunaan alsintan ini bisa mengantisipasi disaat masa panen serentak, sehingga tak mengalami kekurangan tenaga kerja," jelas Ina.

Ina mengungkapkan para petani Desa Bojongemas Kecamatan Solokanjeruk melaksanakan panen dengan luas 480 ha kini menggunakan combine harvester besar yang dibeli secara swadaya. Sebelumnya, para petani juga menggunakan power tresher, combine kecil namun menurut Ina, hasilnya masih kurang optimal.

"Dengan combine besar ini panen lebih efektif dan efisien terutama dari segi  waktu panen dapat lebih cepat karna 1 hektar lahan dapat diselesaikan selama 2 jam selain itu gabah tidak berceceran sehingga losis hanya 2 persen dan tidak perlu dilakukan lagi pembersihan gabah dalam karung," ucap Ina.

Terpisah, Menteri Pertanian (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo menegaskan optimalisasi alat mesin pertanian (alsintan) merupakan langkah dalam upaya meningkatkan pembangunan pertanian Indonesia, terutama mewujudkan ketahanan pangan. Mekanisasi pertanian modern seperti combine harvester mampu meningkatkan produksi padi di tahun-tahun mendatang.

“Dengan teknologi, saya berharap, tidak ada penurunan produksi. Gunakanlah alat canggih yang ada, supaya produksi bisa meningkat untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekspor," tutur Menteri Syahrul.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan bahwa saat ini pertanian berbasis teknologi telah terapkan di berbagai daerah. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan efisiensi, produktivitas dan nilai tambah dan akhirnya meningkatkan perekonomian bangsa.

"Dalam mewujudkan komitmen membangunan ketahanan pangan nasional. Peningkatan produksi pangan strategis salah satunya padi dilakukan dengan menerapkan konsep pertanian yang maju, mandiri dan modern. Penggunaan combine harvester ini selain menghilangkan losses, juga mempercepat petani dalam olah tanah dan tanam," ucapnya.

Suwandi menambahkan Kementan pun tak hanya mendorong mekanisasi pertanian, namun juga didorong dengan memfasilitasi petani dengan dana kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan. Ke depannya, petani dapat secara maju, mandiri dan modern dalam memenuhi kebutuhannya dalam peningkatan produksi pangan.

"Kementan bersama pihak Bank memudahkan petani peroleh modal sehingga usaha pertanian semakin mudah dan mandiri. Percepatan olah tanah pada lahan tadah hujan, lahan kering dan sawah di lokasi yang sudah siap airnya menjadi sesuatu yang mudah dilalukan," tandas Suwandi, Dirjen Tanaman Pangan, Kementan RI menegaskan penggunan Alsintan tingkatkan produksi dan kesejahteraan petani. (*) 



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Bakar Batu Tradisi Umat Kristiani Mimika Papua
    Bakar Batu Tradisi Umat Kristiani Mimika Papua
    06/12/2020 - 00:21
  • Ini Perhatian Paslon Bedas di Sektor Pertanian dan UMKM
    Ini Perhatian Paslon Bedas di Sektor Pertanian dan UMKM
    05/12/2020 - 23:59
  • Masa Membludak di Acara Natal, Ini Penjelasan Pendeta V Lakahena
    Masa Membludak di Acara Natal, Ini Penjelasan Pendeta V Lakahena
    05/12/2020 - 23:56
  • Cabup Bandung Dadang Supriatna: Bumdes Jadi Andalan Pengembangan Ekonomi Masyarakat
    Cabup Bandung Dadang Supriatna: Bumdes Jadi Andalan Pengembangan Ekonomi Masyarakat
    05/12/2020 - 23:48
  • DPRD Bondowoso Berharap Kasus Rasuah PT Bogem Diusut Hingga Tuntas
    DPRD Bondowoso Berharap Kasus Rasuah PT Bogem Diusut Hingga Tuntas
    05/12/2020 - 23:41
  • UIN Maliki Malang Gelar Ta’aruf Qur’any XVIII Secara Virtual dan Luring
    UIN Maliki Malang Gelar Ta’aruf Qur’any XVIII Secara Virtual dan Luring
    05/12/2020 - 23:36
  • PTMSI Banyuwangi Gelar Muskab, Sabiq Irwan Terpilih Jadi Ketua
    PTMSI Banyuwangi Gelar Muskab, Sabiq Irwan Terpilih Jadi Ketua
    05/12/2020 - 23:23
  • Blusukan ke Singojuruh dan Rogojampi, Cabup Yusuf Disambut Gembira
    Blusukan ke Singojuruh dan Rogojampi, Cabup Yusuf Disambut Gembira
    05/12/2020 - 23:11
  • Korban Melanjutkan Laporan, Kasus Sipoa Group Masuk Penyidikan
    Korban Melanjutkan Laporan, Kasus Sipoa Group Masuk Penyidikan
    05/12/2020 - 23:06
  • Masa Kampanye Usai, Abah Sanusi Kembali Jabat Bupati Malang
    Masa Kampanye Usai, Abah Sanusi Kembali Jabat Bupati Malang
    05/12/2020 - 22:59

TIMES TV

Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat

04/12/2020 - 15:15

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI
Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Filosofi Perilaku Baru di Masa Pandemi COVID-19
    Filosofi Perilaku Baru di Masa Pandemi COVID-19
    05/12/2020 - 09:00
  • Titik Berat Bosda Sebagai Penopang Pendidikan Gratis
    Titik Berat Bosda Sebagai Penopang Pendidikan Gratis
    05/12/2020 - 00:08
  • Sering berada di ruangan Tertutup dan ber AC, Lakukan ini agar terhindar dari Penyebaran Virus Corona
    Sering berada di ruangan Tertutup dan ber AC, Lakukan ini agar terhindar dari Penyebaran Virus Corona
    04/12/2020 - 20:40
  • Tantangan Generasi Millenial Menghadapi Society 5.0
    Tantangan Generasi Millenial Menghadapi Society 5.0
    04/12/2020 - 18:37
  • Merenung Menuju Indonesia Emas
    Merenung Menuju Indonesia Emas
    04/12/2020 - 17:12
  • Mahasiswa dan Kebhinekaan
    Mahasiswa dan Kebhinekaan
    04/12/2020 - 16:14
  • “Tuhan-Tuhan” yang Harus Dikalahkan
    “Tuhan-Tuhan” yang Harus Dikalahkan
    04/12/2020 - 15:32
  • Catatan Pasien Covid 19; Terinfeksi Adalah Musibah, Bukan Aib
    Catatan Pasien Covid 19; Terinfeksi Adalah Musibah, Bukan Aib
    04/12/2020 - 14:07

KULINER

  • Intip Menu 1990-an di Warung Wardja Wedangan
    Intip Menu 1990-an di Warung Wardja Wedangan
    05/12/2020 - 16:20
  • Kue Ape Khas Betawi Kini Bisa Dinikmati Warga Cirebon
    Kue Ape Khas Betawi Kini Bisa Dinikmati Warga Cirebon
    05/12/2020 - 10:08
  • Yuk, Kenalan Lebih Dekat dengan Popcorn
    Yuk, Kenalan Lebih Dekat dengan Popcorn
    05/12/2020 - 01:16
  • Perkenalkan Chocolate Indulgence, Chef Joy Berikan Tips Menarik
    Perkenalkan Chocolate Indulgence, Chef Joy Berikan Tips Menarik
    04/12/2020 - 22:45
  • Klathak Jumpi Makanan Khas Karangkobar Banjarnegara yang Merakyat
    Klathak Jumpi Makanan Khas Karangkobar Banjarnegara yang Merakyat
    04/12/2020 - 10:44
  • Buat Video Bugil untuk Senang-senang, Krisna Mukti: Emang Salah?
    Buat Video Bugil untuk Senang-senang, Krisna Mukti: Emang Salah?
    06/12/2020 - 00:00
  • Blunder Konyol Kiper Sevilla Akhiri Puasa Kemenangan Real Madrid
    Blunder Konyol Kiper Sevilla Akhiri Puasa Kemenangan Real Madrid
    06/12/2020 - 00:18
  • Hancurkan Fulham, Manchester City Tembus Empat Besar
    Hancurkan Fulham, Manchester City Tembus Empat Besar
    06/12/2020 - 00:10
  • Kakak Cristiano Ronaldo Terlibat Kasus Penggelapan Jersey Bajakan
    Kakak Cristiano Ronaldo Terlibat Kasus Penggelapan Jersey Bajakan
    06/12/2020 - 00:02
  • RPP UU Cipta Kerja, Izin Usaha Jadi Berdasarkan Risiko dan Lingkungan
    RPP UU Cipta Kerja, Izin Usaha Jadi Berdasarkan Risiko dan Lingkungan
    06/12/2020 - 00:04