Peristiwa Nasional

GM FKPPI Jatim: Ayo Kaji UU Cipta Kerja, Jangan Pertontonkan Anarkisme di Malang

Senin, 19 Oktober 2020 - 11:06 | 54.70k
GM FKPPI Jatim: Ayo Kaji UU Cipta Kerja, Jangan Pertontonkan Anarkisme di Malang
Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir R. Agoes Soerjanto (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGKetua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir R. Agoes Soerjanto mengingatkan semua pihak yang akan menggelar aksi penolakan UU Cipta Kerja di Malang agar tidak mempertontonkan anarkisme.

"Malang dikenal barometer pendidikan, tempat di mana para pemikir kebijakan. Karena itu malu jika di Malang malah muncul anarkisme. Sebaliknya harusnya justru ditunjukkan dari Malang lahir banyak pemikiran solutif tentang kebijakan yang perlu di kritisi. Bukan dengan mempertontonkan gerakan massa yang berpotensi ditunggangi oleh pihak tidak bertanggung jawab yang mengarah pada kericuhan," tegas Agoes.

Ditambahkan, hak berekspresi dan menyampaikan pendapat di depan umum memang dilindungi undang-undang. Tapi Kota Malang adalah kota yang lahir dari kebersamaan dan kultur pendidikan yang kuat. 

Banyak kampus di Malang, banyak SDM yang mumpuni untuk mengkaji secara ilmiah dan akademik, itu yang harus ditonjolkan. 

"Belum lagi kita punya ikon pemersatu, meskipun dengan berbeda beda latar belakang yang selama ini hidup damai berdampingan. Yakni Arema, Aremania, dan Aremanita yang begitu kuat. Jangan kotori Bumi Arema dengan anarkisme, " ujarnya. 

Agoes mengajak semua pihak agar santun dalam sampaikan aspirasi ke pemerintah pusat, sebab Malang jadi episentrum pemikiran karena banyak kampus, banyak guru, mahasiswa, dan pelajar. 

"Kami berpikir kalangan pendidikan dan jajaran pimpinan daerah bisa mendengar  menyusun dan menyampaikan aspirasi dengan baik, dan pusat akan mendengar suara dari Malang. Justru lucu dan aneh jika kita malah mempertontonkan kekerasan di Malang," tandasnya.

Agoes merasa yakin jika pemikiran solutif disampaikan ke pemerintah daerah secara konseptual, akan diterima dan disampaikan dengan baik pula ke pusat.

 "Ajak bicara walikota, bupati. Ajak diskusi kalangan dewan, pihak keamanan, juga mungkin kalangan pengusaha, bagaimana menjaga kondusifitas kalangan usaha,  jadikan konsep pemikiran bersama," tuturnya. 

Pemerintah Presiden Jokowi sekarang, lanjut Agoes, dirasakan sangat pro rakyat. Pengalaman terpilih dua kali, tentu menjadi legitimasi untuk memperjuangkan saran dan aspirasi rakyat. Karena itu optimis aspirasi dan kajian yang terkonsep akan diterima oleh pemerintah.

"Bikin forum konstruktif dari semua elemen dan belajar secara detail memaknai UU Cipta Kerja. Ajak semua pimpinan daerah, lalu bersama hasilnya suarakan ke pemerintah pusat. Langkah itu lebih bermanfaat dan maslahat," jelasnya.

"Kita sekarang tunjukkan, dan pahamkan bahwa mengimplementasikan nilai nilai Pancasila sebagai solusi pemersatu atas segala perbedaan pendapat terkait UU Cipta Kerja," sambung Agoes. 

UU Cipta Kerja memang ada  kekurangan dan kelebihan. Maka saatnya dikaji dan ditelaah bersama secara objektif. Jika banyak kemaslahatan, maka kita wajib menyampaikan. Jika sebaliknya, maka disampaikan koreksinya juga secara akademik dan ilmiah.
 
"Tunjukkan Malang yang damai, cerdas dan elegan. Apalagi sekarang kita sedang menghadapi Covid, tunjukan kepatuhan kita bersama, bukan malah kontraproduktif," sambung pria yang juga CEO Arema FC ini. 

Agoes juga kembali mengingatkan agar konsep penyampaian aspirasi ke pemerintah, sudah harus diminimalisir dengan menggunakan pendekatan massa, tapi pendekatan pemikiran.

"Generasi milenial sudah harus dibudayakan untuk memanfaatkan potensi keahliannya dalam berkontribusi kepada NKRI, bukan ditumpulkan kemampuan pikir dan keahliannya dengan pendekatan anarkisme," tandas Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir R. Agoes Soerjanto. (*)

Ekoran-19-10-2020-Ketua-PD-XIII-GM-FKPPI-Jatim-Ir-R.-Agoes-Soerjanto.jpg


Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Survei SSC: Pengaruh Risma Kerek Eri-Armudji Unggul 11,8 Persen dari Machfud-Mujiaman
    Survei SSC: Pengaruh Risma Kerek Eri-Armudji Unggul 11,8 Persen dari Machfud-Mujiaman
    02/12/2020 - 22:39
  • Pertamina EP Bantu Tangani Semburan Gas di Sumur Air Warga Ngaho Blora
    Pertamina EP Bantu Tangani Semburan Gas di Sumur Air Warga Ngaho Blora
    02/12/2020 - 22:33
  • Dankoharmatau: Keteladanan, Dedikasi, Motivasi Purnawirawan Sumber Inspirasi
    Dankoharmatau: Keteladanan, Dedikasi, Motivasi Purnawirawan Sumber Inspirasi
    02/12/2020 - 22:27
  • Gandeng Kejaksaan, IAIN Jember Ingin Alumni Ada yang Jadi Jaksa
    Gandeng Kejaksaan, IAIN Jember Ingin Alumni Ada yang Jadi Jaksa
    02/12/2020 - 22:21
  • Bawaslu Kabupaten Bandung Temukan Modus Baru Politik Uang
    Bawaslu Kabupaten Bandung Temukan Modus Baru Politik Uang
    02/12/2020 - 22:16
  • Gelar Deklarasi Damai Pilkada Bontang 2020, Ini Harapan Ketua KPU Bontang
    Gelar Deklarasi Damai Pilkada Bontang 2020, Ini Harapan Ketua KPU Bontang
    02/12/2020 - 22:12
  • Sepekan Lagi Pilkada 2020, KPU Surabaya Menjamin Petugas TPS Bebas Covid-19
    Sepekan Lagi Pilkada 2020, KPU Surabaya Menjamin Petugas TPS Bebas Covid-19
    02/12/2020 - 22:08
  • FUN Jadi Mitra Pemkab Bandung Bina UMKM
    FUN Jadi Mitra Pemkab Bandung Bina UMKM
    02/12/2020 - 22:04
  • KPU Kabupaten Indramayu Mulai Distribusikan Surat Suara ke PPK
    KPU Kabupaten Indramayu Mulai Distribusikan Surat Suara ke PPK
    02/12/2020 - 21:58
  • Debat Pilbup Gresik, Pasangan QA Siapkan Pembangunan Berkelanjutan 
    Debat Pilbup Gresik, Pasangan QA Siapkan Pembangunan Berkelanjutan 
    02/12/2020 - 21:55

TIMES TV

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

15/11/2020 - 07:16

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia
Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Indonesia Butuhkan Generasi Muda Berideologi Pancasila dan Berjiwa Kesatria
    Indonesia Butuhkan Generasi Muda Berideologi Pancasila dan Berjiwa Kesatria
    02/12/2020 - 13:43
  • Positive Thinking
    Positive Thinking
    01/12/2020 - 09:15
  • Pandemi Covid-19 dan Digitalisasi UMKM
    Pandemi Covid-19 dan Digitalisasi UMKM
    01/12/2020 - 02:21
  • Hak Perempuan yang “Dinomorduakan”
    Hak Perempuan yang “Dinomorduakan”
    30/11/2020 - 18:00
  • Humas Online dan News Value, Oleh-Oleh Workshop Kehumasan Bersama LLDIKTI Wilayah 7
    Humas Online dan News Value, Oleh-Oleh Workshop Kehumasan Bersama LLDIKTI Wilayah 7
    30/11/2020 - 16:00
  • Peraturan Delegasi di Indonesia: Ide untuk Membangun Kontrol Preventif terhadap Peraturan Pemerintah (Bagian 3 Habis)
    Peraturan Delegasi di Indonesia: Ide untuk Membangun Kontrol Preventif terhadap Peraturan Pemerintah (Bagian 3 Habis)
    30/11/2020 - 15:00
  • Pemimpin di Jalan Tuhan
    Pemimpin di Jalan Tuhan
    30/11/2020 - 14:11
  • Strategi Panglima TNI Dalam Hadapi Kelompok Pengancam Persatuan Dan Kesatuan Bangsa
    Strategi Panglima TNI Dalam Hadapi Kelompok Pengancam Persatuan Dan Kesatuan Bangsa
    30/11/2020 - 12:28

KULINER

  • Yuk Cicipi Simimang, Durian Khas Banjarnegara
    Yuk Cicipi Simimang, Durian Khas Banjarnegara
    02/12/2020 - 08:26
  • Saking Larisnya, Pempek Candy Habiskan 1/2 Ton Ikan Tenggiri per Hari
    Saking Larisnya, Pempek Candy Habiskan 1/2 Ton Ikan Tenggiri per Hari
    01/12/2020 - 05:29
  • Mencicipi Segarnya Rujak Kelang Khas Pesisir Pantai Branta Pamekasan
    Mencicipi Segarnya Rujak Kelang Khas Pesisir Pantai Branta Pamekasan
    01/12/2020 - 01:28
  • Woyoo Coffee Beans And Roastery Pas Dinikmati Malam Hari
    Woyoo Coffee Beans And Roastery Pas Dinikmati Malam Hari
    29/11/2020 - 04:27
  • Ada Sisa Bahan Soto Kemarin? Jangan Dibuang, Ubah Jadi Makanan Berikut
    Ada Sisa Bahan Soto Kemarin? Jangan Dibuang, Ubah Jadi Makanan Berikut
    28/11/2020 - 03:16
  • Giliran Jenderal Kopassus Terusik Perbuatan Rizieq Shihab
    Giliran Jenderal Kopassus Terusik Perbuatan Rizieq Shihab
    02/12/2020 - 00:16
  • Upah Gila Mike Tyson Bisa Buat Hati Khabib Remuk
    Upah Gila Mike Tyson Bisa Buat Hati Khabib Remuk
    02/12/2020 - 06:07
  • Putri Presiden RI Belikan Polisi Militer TNI AD Mobil Pengawal Baru
    Putri Presiden RI Belikan Polisi Militer TNI AD Mobil Pengawal Baru
    02/12/2020 - 14:08
  • Lakukan Amalan Ini di Hari Jumat, Utang Lunas Penyakit Disembuhkan
    Lakukan Amalan Ini di Hari Jumat, Utang Lunas Penyakit Disembuhkan
    02/12/2020 - 09:44
  • Bisikan Ngabalin ke Edhy Prabowo di Bandara Sebelum Dibawa KPK
    Bisikan Ngabalin ke Edhy Prabowo di Bandara Sebelum Dibawa KPK
    02/12/2020 - 00:13