Politik Pilkada Serentak 2020

Jika Melakukan Ini, Bawaslu Bisa Tindak 'Sales' Pilkada

Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:15 | 19.19k
Jika Melakukan Ini, Bawaslu Bisa Tindak 'Sales' Pilkada
Pengamat Hukum, Politik dan Tatanegara FH Unsri Dedeng Zawawi, SH, MH. (FOTO: Dedeng for TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada Serentak 2020

Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, PALEMBANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa menindak sales Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) jika melakukan pelanggaran kampanye. Diketahui saat ini istilah "Sales Pilkada" sedang viral di sejumlah pelaksanaan Pilkada di Sumatera Selatan dengan pola door to door yang terdiri dari para perempuan muda.

"Penindakan ini bisa dilakukan apabila mengandung unsur politik uang. Penegakan hukum bagi pelanggar aturan Pilkada terutama Money Politic ini sanksi yang diatur cukup berat yakni dapat didiskualifikasi secara langsung pada tahapan Pilkada bagi Pasangan Calon (Paslon) yang terbukti melakukan politik uang, "ungkap Pengamat Hukum, Politik dan Tatanegara Fakultas Hukum (FH) Universitas Sriwiijaya Dedeng Zawawi, SH, MH kepada pers, Minggu (18/10/2020).

Menurut Dedeng, hal ini sebagaimana ketentuan Pasal 73 jo 135A dan Pasal 187A (ayat 1) Undang-Undang (UU) Nomor (No) 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang.

"Dalam aturan tersebut tidak hanya memberikan, menjanjikan saja yang dapat mempengaruhi penyelenggara dan pemilih sudah masuk unsur pelanggaran Kampanye," terang Alumni FH UNSRI ini.

Dedeng juga menjelaskan semua unsur baik tim pemenangan (Timses), relawan, pendukung yang melakukan upaya politik uang baik menjanjikan dan memberikan uang atau materi untuk mempengaruhi pemilih dapat ditindak dan dikenai sanksi sesuai aturan berlaku.

"Sesuai UU No 10 tahun 2016, jika dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif serta terbukti dilakukan Paslon maka sanksi dapat didiskualifikasi pada pencalonan pemilihan kepala daerah," terang Dosen FH UNSRI ini.

Dikatakan Mantan Aktivis UNSRI ini, kinerja Bawaslu sesuai dasar hukum pelaksanaan Pilkada diperlukan kecermatan, ketelitian dan kinerja yang maksimal. Karena modus money politik dapat dilakukan bermacam-macam pola untuk menghindari sanksi hukum termasuk modus Sales pilkada.

"Kita yakin Bawaslu bekerja dengan kinerja yang baik dalam rangka mewujudkan pilkada yang berkualitas dan bermartabat," ujar Pengamat Hukum, Politik dan Tatanegara ini.

Dedeng Zawawi menambahkan Pola penyebaran politik uang dapat menyebabkan para pemilih tersandera akan komitmen untuk memilih pasangan calon yang telah ditentukan. "Apalagi jika ada komitmen  melalaui penyerahan atau memberikan berkas atau data penting seperti KTP (kartu tanda penduduk) dan KK (kartu keluarga)," ungkap Dia.

Modus lain, lanjutnya, menggunakan semacam sistem lelang artinya pasangan si A memberi sejumlah nilai tertentu, maka pasangan lain harus melebihi dalam jumlah yang lebih tinggi, yang digunakan untuk membeli nilai suara pemilih melalui money politic atau politik uang.

Fenomena lain juga calon pemilih memberikan copy berkas ke masing-masing calon, artinya siapapun yang terpilih tidak jadi masalah, yang penting sudah ada pendapatan, dan hal ini adalah pemahaman keliru yang dapat menurunkan kualitas demokrasi.

"Calon terpilih secara kualitas menjadi rendah karena pola tersebut menyuburkan maraknya KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), dimana calon terpilih jikalau menggunakan dasar money politic yang terstruktur, sistematis dan masif sudah dapat dipastikan berpikir untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan," terang Dosen Muda FH UNSRI ini.

Terakhir menurut Dedeng, target yang dibidik biasanya adalah kalangan pemilih menengah kebawah yang dianggap lebih mayoritas dalam jumlah suara selain pemilih instan yang tidak perlu melihat visi misi calon.

Faktor penyebab hal ini, ujar Dia, biasanya karena masih tingginya program program yang diusung paslon yang sulit terealisasikan sehingga sebatas pada tataran janji-janji kampanye, yang menyebabkan para pemilih manaruh ketidakpercayaan terhadap calon yg berlaga di Pilkada.

"Yang paling penting adalah masih lemahnya penegakan hukum bagi pelanggar aturan Pilkada terutama money politic ini. Padahal sanksi yang diatur cukup berat bagi pelanggar yaitu dapat didiskualifikasi secara langsung pada tahapan Pilkada bagi paslon yang terbukti melakukan politik uang," tutup Dedeng Zawawi terkait sanksi yang diberikan oleh Bawaslu jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh sales Pilkada(*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Dinas Kesehatan Kota Batu Siapkan Anggaran Vaksin Covid-19 Rp 2,9 Miliar
    Dinas Kesehatan Kota Batu Siapkan Anggaran Vaksin Covid-19 Rp 2,9 Miliar
    24/10/2020 - 23:36
  • Mobil Dinas Ditukar untuk Kampanye, Pasangan Niat Layangkan Laporan
    Mobil Dinas Ditukar untuk Kampanye, Pasangan Niat Layangkan Laporan
    24/10/2020 - 23:22
  • Polda Sulteng Tangkap 2 Tersangka Penyelundup 7 Kg Sabu di Palu
    Polda Sulteng Tangkap 2 Tersangka Penyelundup 7 Kg Sabu di Palu
    24/10/2020 - 23:10
  • Arief Rahman Kembali Terpilih Jadi Ketua AMSI Jatim
    Arief Rahman Kembali Terpilih Jadi Ketua AMSI Jatim
    24/10/2020 - 23:05
  • DPPKB Bontang Imbau Warga Tunda Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19
    DPPKB Bontang Imbau Warga Tunda Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19
    24/10/2020 - 22:54
  • Konferwil 2 AMSI Jatim, Ini Harapan BNI untuk Pengurus Baru
    Konferwil 2 AMSI Jatim, Ini Harapan BNI untuk Pengurus Baru
    24/10/2020 - 22:48
  • Wali Kota Batu Jamu Anggota AMSI Jatim Esok Pagi
    Wali Kota Batu Jamu Anggota AMSI Jatim Esok Pagi
    24/10/2020 - 22:43
  • Kesejahteraan Warga Surabaya Bisa Dipantau dengan Big Data
    Kesejahteraan Warga Surabaya Bisa Dipantau dengan Big Data
    24/10/2020 - 22:36
  • Dewanti Rumpoko: Kota Batu Bangkit Terinsipirasi Semangat Gubernur Khofifah
    Dewanti Rumpoko: Kota Batu Bangkit Terinsipirasi Semangat Gubernur Khofifah
    24/10/2020 - 22:32
  • Jelang Hari Guru, Dinas Pendidikan Surabaya Wadahi Guru Lewat Lomba
    Jelang Hari Guru, Dinas Pendidikan Surabaya Wadahi Guru Lewat Lomba
    24/10/2020 - 22:27

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    24/10/2020 - 17:35
  • Omnibus Law dan Kolonisasi Masa Lalu
    Omnibus Law dan Kolonisasi Masa Lalu
    24/10/2020 - 16:33
  • Jiwa Sosiokultur Masyarakat Menjawab Tuntutan Omnibus Law
    Jiwa Sosiokultur Masyarakat Menjawab Tuntutan Omnibus Law
    24/10/2020 - 15:31
  • Ratatouille: Dalam Sesuap Ingatan
    Ratatouille: Dalam Sesuap Ingatan
    24/10/2020 - 14:31
  • Menumbuhkan Budaya Literasi di Tengah Pandemi
    Menumbuhkan Budaya Literasi di Tengah Pandemi
    24/10/2020 - 13:35
  • Eksistensi Lembaga Eksekutif Sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
    Eksistensi Lembaga Eksekutif Sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
    24/10/2020 - 12:54
  • Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    24/10/2020 - 12:40
  • Pemuda di Era Digital
    Pemuda di Era Digital
    23/10/2020 - 14:53

KULINER

  • Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    24/10/2020 - 18:29
  • Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    23/10/2020 - 18:49
  • Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    23/10/2020 - 13:05
  • Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    23/10/2020 - 12:04
  • Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    22/10/2020 - 03:20
  • Jadi Bintang Tamu Deddy Corbuzier, Dinar Candy Ngaku Gak Pakai CD
    Jadi Bintang Tamu Deddy Corbuzier, Dinar Candy Ngaku Gak Pakai CD
    25/10/2020 - 00:02
  • Andi Arief: Mudah-mudahan NU Masih Memberi Ruang Maaf pada Gus Nur
    Andi Arief: Mudah-mudahan NU Masih Memberi Ruang Maaf pada Gus Nur
    25/10/2020 - 00:02
  • Lawan UEA Jilid II, Timnas U-16 Dibuat Tak Berdaya
    Lawan UEA Jilid II, Timnas U-16 Dibuat Tak Berdaya
    25/10/2020 - 00:06
  • Big Match MU Vs Chelsea Masih Alot di Babak I
    Big Match MU Vs Chelsea Masih Alot di Babak I
    25/10/2020 - 00:23
  • Hajar Genoa, Inter Milan Tembus 3 Besar Serie A
    Hajar Genoa, Inter Milan Tembus 3 Besar Serie A
    25/10/2020 - 00:53