Kopi TIMES

PAM Swakarsa dan Kepastian Hukum

Jumat, 16 Oktober 2020 - 16:24 | 22.42k
PAM Swakarsa dan Kepastian Hukum
Johan Imanuel, Advokat, Praktisi Hukum Dan Anggota Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia. (Grafis: TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menjadi pembicaraan publik mengenai Pengamanan  Swakarsa (PAM SWAKARSA) yang kembali hadir melalui Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pengamanan Swakarsa (Perpol Nomor 4/2020). Perpol ini langsung disambut banyak kritikan oleh berbagai kalangan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah PAM Swakarsa ini mendesak (urgensi) untuk saat ini. Untuk mendalaminya maka harus menilik substansial dari Perpol Nomor 4/2020 tersebut. Perpol tersebut terdiri dari 48 (empat puluh delapan ) Pasal.  Dua Pasal yang menurut penulis  penting untuk dicermati adalah Pasal 2 dan Pasal 3. 

Pasal 2 menyatakan Pam Swakarsa bertujuan untuk:a. memenuhi kebutuhan rasa aman dan nyaman di lingkungan perusahaan, kawasan dan/atau permukiman;b. mewujudkan kesadaran warga masyarakat di lingkungan kawasan dan/atau permukiman guna penanggulangan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat; dan c. meningkatkan pembinaan penyelenggara dan kemampuan Pam Swakarsa dalam mengemban fungsi kepolisian terbatas di lingkungan masing-masing. 

Sedangkan Pasal 3 menyatakan : (1) Pam Swakarsa bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya secara swakarsa guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban;(2) Pam Swakarsa sebagaimana dimaksud pada ayat (1), terdiri atas:a. Satpam; dan b. Satkamling;(3) Selain Pam Swakarsa sebagaimana dimaksud pada ayat (2), terdapat Pam Swakarsa yang berasal dari pranata sosial kearifan lokal;(4) Pam Swakarsa yang berasal dari pranata sosial/ kearifan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (3), dapat berupa:a. Pecalang di Bali;b. Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat;c. Siswa Bhayangkara; dan d. Mahasiswa Bhayangkara.(5) Pam Swakarsa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4), memperoleh pengukuhan dari Kakorbinmas Baharkam Polri atas rekomendasi Dirbinmas Polda.

Dari kedua pasal di atas menunjukan bahwa tujuan dan fungsi PAM Swakarsa adalah menitikberatkan keamanan. Namun demikian bukankah seharusnya fungsi ini telah dilaksanakan oleh kepolisian. Dalam Pasal 5 ayat (1) pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian (UU Kepolisian) menyebutkan”Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri. 

Potensi Diuji Materiil

Menurut hemat penulis, Pasal 5 ayat 1 UU Kepolisian telah memberikan definisi yang jelas sehingga apabila  kemudian terdapat Peraturan Perundang-undangan dibawahnya yang mengatur fungsi yang sama , maka hal ini berpotensi terjadi ketidakpastian hukum.

Menurut Sudikno Mertokusumo (2007 : 160), kepastian hukum adalah jaminan bahwa hukum dijalankan, bahwa yang berhak menurut hukum dapat memperoleh haknya dan bahwa putusan dapat dilaksanakan. Kemudian mengacu dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengenai kepastian hukum telah ditegaskan dalam Pasal 28D ayat (1) yang menyatakan “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.” 

Kemudian dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan diatur pula mengenai kepastian hukum. Hal ini dinyatkan dalam Pasal 6 ayat (1) huruf i : “Materi peraturan perundang-undangan harus mencerminkan ketertiban dan kepastian hukum.” Dalam penjelasan ,yang dimaksud asas ketertiban dan kepastian hukum adalah bahwa setiap Materi Peraturan Perundangan-undangan  harus mewujudkan ketertiban dalam masyarakat melalui jaminan kepastian hukum. 

Ini membuat kedudukan PAM Swakarsa saat ini jelas-jelas membuat bingung masyarakat dalam Fungsi dan Tujuan dari PAM Swakarsa yang terbit melalui Perpol Nomor 4/2020 berpotensi di uji materiil ke Mahkamah Agung Republik Indonesia karena fungsinya menimbulkan ketidakpastian hukum. Dalam hal ini Perpol tidak memenuhi asas Lex Superior Derogat Legi Inferior (peraturan yang lebih tinggi mengeyampingkan peraturan yang lebih rendah).

Rekomendasi

Mengingat dari sisi peraturan perundang-undangan masih berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum maka sebaiknya Perpol Nomor 4/2020 sebaiknya dicabut. Selain menimbulkan ketidakpastian hukum banyak kalangan yang menilai kehadiran PAM Swakarsa menimbulkan kecemasan baru ditengah masyarakat yang saat ini sedang menghadapi Pandemi Covid-19 yang tidak menentu kapan berakhirnya. Sehingga mengenai urgensi dari Perpol Nomor 4/2020 saat ini dipertanyakan. 

Oleh karenanya ada beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan. Pertama, mencabut Perpol Nomor 4/2020. Hal ini harus dilakukan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia selaku institusi yang mengeluarkan. Setidaknya ini perlu dilakukan agar menghindari stigma dari masyarakat yang menilai kehadiran PAM Swakarsa mengingatkan PAM Swakarasa yang pernah hadir di era tahun 1998.

Kedua, kalangan yang keberatan dapat mengajukan permohonan Hak Uji Materiil (HUM) ke Mahkamah Agung terhadap Perpol Nomor 4/2020 diuji dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Tentang Kepolisian, Undang-Undang Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Karena Mahkamah Agung Republik Indonesia merupakan lembaga peradilan yang memeriksa dan mengadili permohonan hak uji materiil baik formil maupun materiil terhadap Undang-Undang.

Ketiga, Pemerintah dapat mendorong peran Rukun Warga dan Rukun Tetangga untuk bersama-sama warga di wilayahnya untuk mewajibkan program peduli terhadap keamanan lingkungan secara bergantian tanpa kecuali dari setiap kepala keluarga demi keamanan dan ketertiban bersama. (*)

***

*)Oleh: Johan Imanuel, Advokat, Praktisi Hukum Dan Anggota Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Brigade Relawan Mobil 01 Siap Kawal Yusuf Widiatmoko Hingga Jadi Bupati Banyuwangi
    Brigade Relawan Mobil 01 Siap Kawal Yusuf Widiatmoko Hingga Jadi Bupati Banyuwangi
    30/10/2020 - 21:12
  • Kapolresta Banyuwangi Sesalkan Ada Kegiatan Konvoi Kampanye
    Kapolresta Banyuwangi Sesalkan Ada Kegiatan Konvoi Kampanye
    30/10/2020 - 21:03
  • PDI Perjuangan Genjot Konsolidasi Internal Menangkan Pasangan KarSa
    PDI Perjuangan Genjot Konsolidasi Internal Menangkan Pasangan KarSa
    30/10/2020 - 20:58
  • Cuti Bersama, Polres Mojokerto Gelar Operasi Zebra dan Berbagi Sembako ke Masyarakat
    Cuti Bersama, Polres Mojokerto Gelar Operasi Zebra dan Berbagi Sembako ke Masyarakat
    30/10/2020 - 20:46
  • Ada Iron Man Saat Polres Mojokerto Lakukan Operasi Zebra Semeru
    Ada Iron Man Saat Polres Mojokerto Lakukan Operasi Zebra Semeru
    30/10/2020 - 20:25
  • Masjid Asyuhada Bangga Menjadi Bagian Program Masjid Ramah Anak
    Masjid Asyuhada Bangga Menjadi Bagian Program Masjid Ramah Anak
    30/10/2020 - 20:19
  • Gelombang Dukungan untuk Kinerja Bupati Majalengka Terus Mengalir
    Gelombang Dukungan untuk Kinerja Bupati Majalengka Terus Mengalir
    30/10/2020 - 20:13
  • Pasca Teror di Nice Prancis, Masyakarat Berkabung
    Pasca Teror di Nice Prancis, Masyakarat Berkabung
    30/10/2020 - 20:08
  • Program Masjid Ramah Anak DPPKB Bontang, Ini Tahapan Penetapan Piloting Masjid
    Program Masjid Ramah Anak DPPKB Bontang, Ini Tahapan Penetapan Piloting Masjid
    30/10/2020 - 20:00
  • Peringati Maulid Nabi Secara Luring dan Daring, SMA Pradita Dirgantara Bahas Ini
    Peringati Maulid Nabi Secara Luring dan Daring, SMA Pradita Dirgantara Bahas Ini
    30/10/2020 - 19:55

TIMES TV

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

26/10/2020 - 12:17

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?
UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pangan Medis untuk Hari Pangan Sedunia
    Pangan Medis untuk Hari Pangan Sedunia
    30/10/2020 - 15:18
  • Teknologi Pangan dalam Drakor
    Teknologi Pangan dalam Drakor
    30/10/2020 - 14:58
  • Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    30/10/2020 - 12:39
  • Menyiapkan Talenta Digital untuk Indonesia 2045
    Menyiapkan Talenta Digital untuk Indonesia 2045
    29/10/2020 - 14:34
  • Santri Penerus Estafet Kiai
    Santri Penerus Estafet Kiai
    29/10/2020 - 13:01
  • Ahlan Wasahlan, Pompeo
    Ahlan Wasahlan, Pompeo
    29/10/2020 - 11:41
  • Komitmen Bank Indonesia dalam Mewujudkan Masyarakat Literat
    Komitmen Bank Indonesia dalam Mewujudkan Masyarakat Literat
    29/10/2020 - 02:20
  • Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    29/10/2020 - 00:31

KULINER

  • Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    29/10/2020 - 07:14
  • Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    28/10/2020 - 02:31
  • Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    27/10/2020 - 09:55
  • Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    26/10/2020 - 17:44
  • Menikmati Makanan Tradisional Nge-hits di Kota Cirebon
    Menikmati Makanan Tradisional Nge-hits di Kota Cirebon
    26/10/2020 - 03:24
  • Saran Unik Khabib ke Fans yang Pacarnya Ditiduri Petarung UFC
    Saran Unik Khabib ke Fans yang Pacarnya Ditiduri Petarung UFC
    30/10/2020 - 05:15
  • Satgas COVID-19: Indonesia Berada dalam Masa Genting
    Satgas COVID-19: Indonesia Berada dalam Masa Genting
    30/10/2020 - 04:19
  • Jenderal TNI Berdarah Kopassus Ungkap Bencana Besar Intai Indonesia
    Jenderal TNI Berdarah Kopassus Ungkap Bencana Besar Intai Indonesia
    30/10/2020 - 16:20
  • Wasiat Sakti Ayah Bisa Bikin Khabib Nurmagomedov Batal Pensiun
    Wasiat Sakti Ayah Bisa Bikin Khabib Nurmagomedov Batal Pensiun
    30/10/2020 - 10:21
  • Ternyata Duel Khabib Nurmagomedov Vs Justin Gaethje Tak Laku
    Ternyata Duel Khabib Nurmagomedov Vs Justin Gaethje Tak Laku
    30/10/2020 - 08:37