Pemerintahan

Ridwan Kamil: Dengan Kereta Cepat, Jakarta-Bandung Hanya 36 Menit

Jumat, 16 Oktober 2020 - 12:17 | 30.16k
Ridwan Kamil: Dengan Kereta Cepat, Jakarta-Bandung Hanya 36 Menit
Ilustrasi - Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (FOTO: Dok. KCIC)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, BANDUNGGubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Nantinya, terdapat empat stasiun pemberhentian dalam rute tersebut, yakni Stasiun Halim, Karawang, Walini, hingga Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung.

Terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Ridwan Kamil berharap, moda transportasi penghubung antara Stasiun Tegalluar ke pusat Kota Bandung dapat segera diputuskan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). 

Hingga kini, ia menilai rencana pembangunan jalur Light Rail Transit (LRT) dengan double track sebagai penghubung menuju stasiun di Kota Bandung belum memiliki kepastian.

"Satu hal yang masih belum diputuskan secara jelas (dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung) adalah penghubung dari stasiun terakhir di Tegalluar menuju Kota Bandung. Apakah LRT, harus segera diputuskan. Saya lihat dari Kemenhub dan KCIC belum fix memutuskan," kata Ridwan Kamil dalam keterangan yang diterima, Jumat (16/10/2020)

Selain itu, Kang Emil (sapaan Ridwan Kamil) tak ingin moda transportasi penghubung terlambat dibangun. Adapun realisasi pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan mencapai 70 persen pada akhir 2020. 

Meski begitu, Kang Emil menegaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan mendukung keputusan pemilihan moda transportasi terintegrasi yang akan dibangun selama memudahkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami dukung keputusan pemilihan moda transportasinya dan kami doakan lancar. Apa pun itu (transportasi penghubungnya), waktu sudah mendesak dan saya mengajak mari segera putuskan pilihan yang paling rasional," ujar Kang Emil.

Dalam seminar secara virtual itu, Kang Emil juga menjelaskan bahwa pembangunan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 kilometer itu turut mendukung lahirnya tiga pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jabar, yakni Transit Oriented Development (TOD) alias pengembangan yang mengintegrasikan desain ruang kota untuk menyatukan orang, kegiatan, bangunan, dan ruang publik dengan konektivitas yang mudah di Karawang, Walini, dan Tegalluar.

"Dengan kereta cepat, tiga pusat pertumbuhan baru akan lahir. Jadi jalur transportasi ini jangan dilihat hanya dari mewadahi kebutuhan volume pergerakan mobilitas eksisting, tapi juga jadi alasan melahirkan gagasan kota baru," tutur Kang Emil.

Di masa depan, ia menambahkan, masyarakat akan memiliki pilihan tempat tinggal selain di kawasan metropolitan Jabodetabek atau Bandung Raya. TOD di area pusat kota baru Tegalluar, Walini, atau Karawang pun menjadi pilihan di karena di masa depan efektivitas bukan lagi mengenai jarak tetapi waktu.

"Kalau ditanya berapa jauh Jakarta-Bandung? Jawaban konvensional biasanya 130 kilometer, tetapi di masa depan jawabannya adalah 36 menit. Jadi waktu akan menjadi kata kunci baru dalam mempersepsikan sebuah jarak (di masa depan)," kata Kang Emil.

Sementara itu, Direktur Prasarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub RI Heru Wisnu Wibowo berujar, moda transportasi penghubung stasiun Tegalluar ke pusat Kota Bandung akan diputuskan bulan depan. "Banyak alternatif, saya harap di bulan depan sudah diputuskan," ujar Heru.

Ia mengatakan, Kemenhub pun terus berkoordinasi dengan PT KCIC terkait penentuan lokasi yang paling efektif. Namun, pihaknya memastikan, pola pembangunan tersebut menggunakan sistem Business to Business (B2B) bukan kerja sama pemerintah dan badan usaha.

"Kita terus koordinasi dengan KCIC terkait dengan lokasi fasilitas integrasi yang paling efektif. Untuk fasilitas integrasinya ini nanti akan disiapkan oleh investor bukan pemerintah, karena kereta cepat ini investasi swasta," ucap Heru usai rapat virtual membahas kereta cepat Jakarta-Bandung dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil(*)

Ekoran-Edisi-Jumat-16-Oktoberr-2020-Kereta-Cepat-Jakarta-Bandung.jpg



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Kali Keempat sebagai Ketua MUI Kota Madiun, Kiai Sutoyo: Selaraskan Program dengan Pemkot
    Kali Keempat sebagai Ketua MUI Kota Madiun, Kiai Sutoyo: Selaraskan Program dengan Pemkot
    24/10/2020 - 09:17
  • Penjajakan Sinergi Charity, BMH Jatim Gerai Malang Kunjungi Malang Strudel
    Penjajakan Sinergi Charity, BMH Jatim Gerai Malang Kunjungi Malang Strudel
    24/10/2020 - 08:09
  • Berikan Teladan Agar Tak Berkerumun saat Pandemi, Eka Kurniawan Tolak Undangan Munsi
    Berikan Teladan Agar Tak Berkerumun saat Pandemi, Eka Kurniawan Tolak Undangan Munsi
    24/10/2020 - 07:11
  • Kalahkan Aston Villa, Leeds United Tembus Tiga Besar Liga Inggris
    Kalahkan Aston Villa, Leeds United Tembus Tiga Besar Liga Inggris
    24/10/2020 - 06:38
  • Minuman Non-Alkohol yang Mantap Disajikan Saat Halloween, ada Butterbeer
    Minuman Non-Alkohol yang Mantap Disajikan Saat Halloween, ada Butterbeer
    24/10/2020 - 05:58
  • Wali Kota Batu Suguhkan Tari Monel untuk Peserta Konferwil AMSI Jatim
    Wali Kota Batu Suguhkan Tari Monel untuk Peserta Konferwil AMSI Jatim
    24/10/2020 - 05:12
  • Ubah Kebiasaan Makan Demi Kesehatan, Pria Harus Perhatikan 8 Tips Ini
    Ubah Kebiasaan Makan Demi Kesehatan, Pria Harus Perhatikan 8 Tips Ini
    24/10/2020 - 04:26
  • Banyuwangi Offers Free Transport to Several of Their Tourist Destinations
    Banyuwangi Offers Free Transport to Several of Their Tourist Destinations
    24/10/2020 - 03:15
  • Recipe: Mango Time with Mango Sago
    Recipe: Mango Time with Mango Sago
    24/10/2020 - 02:24
  • Ini Dia Tips Liburan Aman Bersama Anak saat Pandemi
    Ini Dia Tips Liburan Aman Bersama Anak saat Pandemi
    24/10/2020 - 01:15

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pemuda di Era Digital
    Pemuda di Era Digital
    23/10/2020 - 14:53
  • Omnibus Law dan Sekaratnya Demokrasi
    Omnibus Law dan Sekaratnya Demokrasi
    23/10/2020 - 13:33
  • Di Balik Meja Anak Muda Bicara Peran
    Di Balik Meja Anak Muda Bicara Peran
    23/10/2020 - 12:24
  • Hakekat Perayaan Maulid Nabi
    Hakekat Perayaan Maulid Nabi
    23/10/2020 - 11:12
  • Sumpah Bukan Sampah
    Sumpah Bukan Sampah
    23/10/2020 - 09:38
  • Merawat Negara Hukum
    Merawat Negara Hukum
    23/10/2020 - 08:44
  • Menyemaikan Kesahihan Lidah
    Menyemaikan Kesahihan Lidah
    23/10/2020 - 07:42
  • Jumat Berkah: Minta Doa dan Mendoakan
    Jumat Berkah: Minta Doa dan Mendoakan
    23/10/2020 - 06:33

KULINER

  • Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    23/10/2020 - 18:49
  • Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    23/10/2020 - 13:05
  • Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    23/10/2020 - 12:04
  • Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    22/10/2020 - 03:20
  • Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    21/10/2020 - 00:46
  • Gila, Cara Tangani Mike Tyson Ketika Candu Seksnya Kumat
    Gila, Cara Tangani Mike Tyson Ketika Candu Seksnya Kumat
    24/10/2020 - 04:24
  • Istri Kim Jong-un Berbulan-bulan Tak Muncul, Gosip Mulai Beredar
    Istri Kim Jong-un Berbulan-bulan Tak Muncul, Gosip Mulai Beredar
    24/10/2020 - 01:04
  • Bikin Malu, Konsep Video Via Vallen Ternyata Nyontek Artis K-Pop
    Bikin Malu, Konsep Video Via Vallen Ternyata Nyontek Artis K-Pop
    24/10/2020 - 03:00
  • Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon
    Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon
    24/10/2020 - 00:25
  • Diduga Senjata OPM Tembaki TNI Dibeli dari Anggota Brimob
    Diduga Senjata OPM Tembaki TNI Dibeli dari Anggota Brimob
    24/10/2020 - 00:20