Tekno

Facebook Menghapus Iklan Anti Vaksin Covid-19

Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:41 | 23.12k
Facebook Menghapus Iklan Anti Vaksin Covid-19
Ilustrasi. Facebook (FOTO: thestar.com.my)

TIMESINDONESIA, JAKARTAFacebook merilis kebijakan global larangan iklan yang akan membuat orang enggan mendapatkan vaksin Covid-19.

Kebijakan itu disampaikan Kepala Kesehatan Facebook Kang-Xing Jin dan Direktur Manajemen Produk Facebook Rob Leathern melalui pengumuman Facebook berjudul "Supporting Public Health Expert's Vaccines Efforts", Selasa (13/10/2020), dikutip dari Antara, Kamis (15/10/2020).

Facebook mengumumkan beberapa langkah untuk mendukung upaya vaksinasi, yaitu meluncurkan kampanye informasi vaksin Covid-19 baru di platform mereka, termasuk fitur produk baru yang menyediakan konten tambahan terkait vaksin.

Facebook akan membantu mengarahkan penggunanya untuk mengakses informasi umum tentang vaksin dan cara mendapatkannya, termasuk lokasi terdekat untuk mendapatkan vaksin.

Kemudian, Facebook juga akan memasukkan pengingat vaksin flu yang dapat dibagikan di News Feed dan di dalam "Pusat Informasi Covid-19".

Kampanye terkait vaksin Covid-19 akan dimulai di Amerika Serikat. Tapi, Facebook akan mengembangkannya ke negara lain, serta menambah fitur baru dalam beberapa pekan mendatang.

Mengenai kebijakan global larangan iklan kontra vaksin, Facebook menyebut mereka, "tidak ingin iklan itu ada di platform kami".

Facebook juga melarang iklan dengan informasi salah yang dapat membahayakan upaya kesehatan masyarakat. Facebook sudah tidak mengizinkan iklan dengan muatan hoaks vaksin yang telah diidentifikasi secara publik oleh organisasi kesehatan global seperti WHO dan Pusat Pengendalian Penyakit AS.  

Facebook juga akan bekerja sama dengan organisasi kesehatan global dalam kampanye pendidikan vaksin serta bekerja sama dengan jaringan keamanan vaksin WHO.

Sebagaimana Facebook, YouTube pada Rabu (14/10/2020), juga mengumumkan akan menghapus klaim menyesatkan tentang vaksin virus corona

Namun, penghapusan informasi itu tidak berlaku untuk kiriman atau komentar tidak berbayar. Sebelumnya YouTube telah melarang klaim yang "tidak bersandar pada medis" terkait isu Covid-19 di platform mereka.

YouTube menyebut platform video tersebut telah menghapus sekitar 200 ribu video berbahaya atau menyesatkan tentang Covid-19 sejak Februari 2020. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Wisuda Ratusan Mahasiswa Unibo, Yayasan: Harus Mampu Bersaing di Era Digital
    Wisuda Ratusan Mahasiswa Unibo, Yayasan: Harus Mampu Bersaing di Era Digital
    31/10/2020 - 14:11
  • Tim Politeknik Negeri Malang Kerja Keras Menuju Final KRI 2020
    Tim Politeknik Negeri Malang Kerja Keras Menuju Final KRI 2020
    31/10/2020 - 14:05
  • Pimpin Upacara Hari Oeang ke-74, Inilah Pesan Menkeu RI
    Pimpin Upacara Hari Oeang ke-74, Inilah Pesan Menkeu RI
    31/10/2020 - 14:00
  • Antisipasi Krisis Pangan, PDI Perjuangan Minta Seluruh Kepala Daerah Manfaatkan Lahan
    Antisipasi Krisis Pangan, PDI Perjuangan Minta Seluruh Kepala Daerah Manfaatkan Lahan
    31/10/2020 - 13:54
  • Sherina dan Derby Romero Akan Kembali Berpetualang di 2021
    Sherina dan Derby Romero Akan Kembali Berpetualang di 2021
    31/10/2020 - 13:47
  • Ini Kegiatan Produktif dan Positif yang Bisa Dilakukan Milenial saat Pandemi
    Ini Kegiatan Produktif dan Positif yang Bisa Dilakukan Milenial saat Pandemi
    31/10/2020 - 13:42
  • Gelar Operasi Zebra Semeru, Begini Cara Humanis Satlantas Polres Bangkalan
    Gelar Operasi Zebra Semeru, Begini Cara Humanis Satlantas Polres Bangkalan
    31/10/2020 - 13:33
  • Iga Mawarni, Satpol PP Cantik yang Sukses Jualan Puding Buah di Probolinggo
    Iga Mawarni, Satpol PP Cantik yang Sukses Jualan Puding Buah di Probolinggo
    31/10/2020 - 13:26
  • Sebanyak 5178 Peserta Dinyatakan Lolos Seleksi CPNS Kemenag RI
    Sebanyak 5178 Peserta Dinyatakan Lolos Seleksi CPNS Kemenag RI
    31/10/2020 - 13:20
  • DPPKB Bontang Paparkan Tiga Segmen Penanganan Covid-19
    DPPKB Bontang Paparkan Tiga Segmen Penanganan Covid-19
    31/10/2020 - 13:14

TIMES TV

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

29/10/2020 - 17:49

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?
UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Konstruksi Agama “Bil-Hikmah”
    Konstruksi Agama “Bil-Hikmah”
    31/10/2020 - 13:01
  • Sejarah 1928 Dan Harapan 2045
    Sejarah 1928 Dan Harapan 2045
    31/10/2020 - 11:46
  • Bagi Indonesia, Benarkah Donald Trump Lebih Baik dari Joe Biden?
    Bagi Indonesia, Benarkah Donald Trump Lebih Baik dari Joe Biden?
    31/10/2020 - 02:25
  • Entrepreneur ship Berbasis Syalom: Mungkinkah?
    Entrepreneur ship Berbasis Syalom: Mungkinkah?
    30/10/2020 - 16:00
  • Pangan Medis untuk Hari Pangan Sedunia
    Pangan Medis untuk Hari Pangan Sedunia
    30/10/2020 - 15:18
  • Teknologi Pangan dalam Drakor
    Teknologi Pangan dalam Drakor
    30/10/2020 - 14:58
  • Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    30/10/2020 - 12:39
  • Menyiapkan Talenta Digital untuk Indonesia 2045
    Menyiapkan Talenta Digital untuk Indonesia 2045
    29/10/2020 - 14:34

KULINER

  • Lima Oleh-Oleh Khas yang Wajib Dibawa Pulang Usai Liburan ke Majalengka
    Lima Oleh-Oleh Khas yang Wajib Dibawa Pulang Usai Liburan ke Majalengka
    31/10/2020 - 10:01
  • Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    29/10/2020 - 07:14
  • Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    28/10/2020 - 02:31
  • Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    27/10/2020 - 09:55
  • Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    26/10/2020 - 17:44
  • 2 Intel TNI AD Korban Pengeroyokan Pecinta Moge Diancam Akan Ditembak
    2 Intel TNI AD Korban Pengeroyokan Pecinta Moge Diancam Akan Ditembak
    31/10/2020 - 09:18
  • Ternyata Club Moge Pengeroyok  2 Anggota TNI Dipimpin Seorang Jenderal
    Ternyata Club Moge Pengeroyok 2 Anggota TNI Dipimpin Seorang Jenderal
    31/10/2020 - 10:48
  • Geger, Pengemudi Tabrakan Mobil ke Gerbang Masjidil Haram Mekkah
    Geger, Pengemudi Tabrakan Mobil ke Gerbang Masjidil Haram Mekkah
    31/10/2020 - 07:57
  • Puluhan Anggota TNI Kodim Agam Sempat Datangi Mapolres Bukittinggi
    Puluhan Anggota TNI Kodim Agam Sempat Datangi Mapolres Bukittinggi
    31/10/2020 - 11:54
  • Pengakuan Mengenaskan 3 Pria yang Meladeni Kecanduan Seks Mike Tyson
    Pengakuan Mengenaskan 3 Pria yang Meladeni Kecanduan Seks Mike Tyson
    31/10/2020 - 05:40