Kopi TIMES

Batik sebagai Alat Pemersatu Bangsa pada Masa Penjajahan Belanda

Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:50 | 20.10k
Batik sebagai Alat Pemersatu Bangsa pada Masa Penjajahan Belanda
Mulia Syaiful Islam, Mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro.

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Setiap  tanggal 2 Oktober diperingati sebagai hari Batik Nasional, pemilihan tanggal 2 Oktober dikarenakan Batik ditetap oleh UNESCO sebagai warisan budaya takbenda.

Proses sejarah Batik memiliki peran krusial sebagai awal kesadaran nasionalisme Indoensia, hal ini terlihat sejak pada awal 1990-an banyak daerah di Indonesia pusat penguasa batik seperti di Semarang, Surakarta, Pekalongan dan sebagainya. Khususnya di kota Surakarta terdapat dua kampung sebagai pusat produksi Batik yaitu Laweyan dan Kauman, 

Lawean (sekarang laweyan) sendiri sebagai tempat produksi Batik berskala besar sejak tahun 1870-an, karena daerah Laweyan dikelilingi oleh aliran sungai yang bisa membantu dalam produksi Batik. Salah satu tokoh penguasa Batik Laweyan  Haji Samanhudi mampu mendirikan cabang  di Indonesia, seperti Surabaya, Bandung dan beberapa tempat lainnya. 

Penguasa Batik Laweyan muncul keinginan unuk membuat wadah bagi para penguasa batik  untuk menentang kebijakan ekonomi pemerintah Kolonial Belanda. Haji Samanhudi dan beberapa orang lainnya kemudian membentuk sebuah organisasi Sarekat Dagang Islam tahun 1905.

Sarekat Dagang Islam merupakan sebuah organisasi yang berlandaskan ekonomi Islam dan perekonomian rakyat sebagai dasar pergeraknya, diawal berdirinya Sarekat Dagang Islam mampu membuat jaringan nasional dengan membentuk cabang-cabang Sarekat Dagang Islam di beberapa kota di Indonesia. Kebangkitan Sarekat Dagang Islam sebagai awal kesadaran gerakan nasionalisme di Indonesia dan adanya pembaharuan dalam sistem organisasi, hal ini terlihat peran Samanhudi  yang menjadikan ekonomi sebagai lahan pergerakan dan  sumber  keuangan yang diperoleh dari hasil penjualan Batik membuat Sarekat Dagang Islam bisa menjaga organisasi bisa tetap hidup.

Perjuangan Sarekat Dagang Islam dalam membangun ekonomi umat dan peran Islam menjadi kiblat dalam hal sumber inpirasi dan pergerakannya melawan ketidakadilan.

Pada berjalanya waktu Sarekat Dagang Islam juga menjalin kerjasama dengan organisasi Kong Sing tahun 1911 dengan adanya kerjasama  tersebut membuat Sarekat Dagang Islam menjadi acaman  bagi pemerintahan Hindia Belanda dan perkembangan ekonomi Belanda di Indonesia

Memasuki tahun 1912  Sarekat Dagang Islam berubah nama menjadi Sarekat Islam, akibat dari perubahan nama tersebut membuat arah pergerakan menjadi berbeda yang semula ekonomi menjadi politik. Perubahan tersebut tidak membuat Samanhudi dan para sahabatnya meninggalkan organisasi yang sudah dirintis sejak awal.

Peran Samanhudi dan para penguasa  batik di Laweyan  memilki kontribusi besar terhadap sejarah  Indonesia hal ini terlihat  dibentuk organisasi Sarekat Dagang Islam. Para saat para pengusaha Batik memilki harta yang melimpah namun mereka tetap memikirkan sebuah perjuangan untuk melawan ketidakadilan pemerintahan belanda pada saat itu.

Pada masa kini Batik bukan hanya kain bergambar  dibuat dari malam atau  digunakan pada acara tertentu, namun terdapat aspek historis yang cukup mendalam, hal ini terlihat batik pada tahun 1990-an  membuat para penguasa bersatu dalam wadah untuk melawan kolonalisme atas ketidakadilan kepada masyarakat Indonesia, perlu masyarakat untuk memahami Batik  bukan hanya pakaian namun nilai sejarah yang ada. 

***

*) Oleh: Mulia Syaiful Islam, Mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro.  

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Wakil Ketua DPRD Banyuasin Noor Ishmatuddin Buka Liga Persahabatan Sumpah Pemuda
    Wakil Ketua DPRD Banyuasin Noor Ishmatuddin Buka Liga Persahabatan Sumpah Pemuda
    30/10/2020 - 07:34
  • Kementerian PUPR RI Manfaatkan Aspal Buton untuk Tingkatkan Kualitas Jalan Nasional
    Kementerian PUPR RI Manfaatkan Aspal Buton untuk Tingkatkan Kualitas Jalan Nasional
    30/10/2020 - 07:14
  • Lumba-lumba Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Sundak Gunungkidul
    Lumba-lumba Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Sundak Gunungkidul
    30/10/2020 - 06:56
  • Tips Jadi Milenial Cerdas Finansial Agar Makmur Sampai Tua
    Tips Jadi Milenial Cerdas Finansial Agar Makmur Sampai Tua
    30/10/2020 - 06:35
  • Antisipasi Banjir Lahar Gunung Merapi, Kementerian PUPR RI Bangun 7 Sabo Dam Baru
    Antisipasi Banjir Lahar Gunung Merapi, Kementerian PUPR RI Bangun 7 Sabo Dam Baru
    30/10/2020 - 06:04
  • Ide Seru Weekend Bersama Keluarga Saat Pandemi Covid-19
    Ide Seru Weekend Bersama Keluarga Saat Pandemi Covid-19
    30/10/2020 - 05:29
  • 5 Cooking Oils You Could Use in Your Kitchen
    5 Cooking Oils You Could Use in Your Kitchen
    30/10/2020 - 04:14
  • Baim Wong Ungkap Paula Verhoeven Hamil Anak Kedua, Kiano Bakal Jadi Kakak
    Baim Wong Ungkap Paula Verhoeven Hamil Anak Kedua, Kiano Bakal Jadi Kakak
    30/10/2020 - 03:28
  • Are You Muhammad? Well You Get a Free Pass to Curug Cipeuteuy Then
    Are You Muhammad? Well You Get a Free Pass to Curug Cipeuteuy Then
    30/10/2020 - 02:32
  • Bukit Kanaga, Objek Wisata Baru di Majalengka
    Bukit Kanaga, Objek Wisata Baru di Majalengka
    30/10/2020 - 01:04

TIMES TV

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

26/10/2020 - 12:17

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?
UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Menyiapkan Talenta Digital untuk Indonesia 2045
    Menyiapkan Talenta Digital untuk Indonesia 2045
    29/10/2020 - 14:34
  • Santri Penerus Estafet Kiai
    Santri Penerus Estafet Kiai
    29/10/2020 - 13:01
  • Ahlan Wasahlan, Pompeo
    Ahlan Wasahlan, Pompeo
    29/10/2020 - 11:41
  • Komitmen Bank Indonesia dalam Mewujudkan Masyarakat Literat
    Komitmen Bank Indonesia dalam Mewujudkan Masyarakat Literat
    29/10/2020 - 02:20
  • Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    29/10/2020 - 00:31
  • Pemertahanan Bahasa Indonesia
    Pemertahanan Bahasa Indonesia
    28/10/2020 - 23:15
  • Bersama Merawat Indonesia Saat Pandemi
    Bersama Merawat Indonesia Saat Pandemi
    28/10/2020 - 22:20
  • Menabur Benih Demokrasi di Lembah Routa
    Menabur Benih Demokrasi di Lembah Routa
    28/10/2020 - 19:45

KULINER

  • Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    29/10/2020 - 07:14
  • Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    28/10/2020 - 02:31
  • Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    27/10/2020 - 09:55
  • Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    26/10/2020 - 17:44
  • Menikmati Makanan Tradisional Nge-hits di Kota Cirebon
    Menikmati Makanan Tradisional Nge-hits di Kota Cirebon
    26/10/2020 - 03:24
  • Saran Unik Khabib ke Fans yang Pacarnya Ditiduri Petarung UFC
    Saran Unik Khabib ke Fans yang Pacarnya Ditiduri Petarung UFC
    30/10/2020 - 05:15
  • TNI Berduka, Empat Prajurit Kecelakaan 2 Meninggal Dunia
    TNI Berduka, Empat Prajurit Kecelakaan 2 Meninggal Dunia
    30/10/2020 - 00:10
  • Viral Ade Londok Dicuekin Malih, Sikapnya Dianggap Gak Sopan
    Viral Ade Londok Dicuekin Malih, Sikapnya Dianggap Gak Sopan
    30/10/2020 - 05:44
  • PPP: Pesawat Pribadi yang Digunakan Plt Ketum dari Pinjaman
    PPP: Pesawat Pribadi yang Digunakan Plt Ketum dari Pinjaman
    30/10/2020 - 04:30
  • Satgas COVID-19: Indonesia Berada dalam Masa Genting
    Satgas COVID-19: Indonesia Berada dalam Masa Genting
    30/10/2020 - 04:19