Pemerintahan

Kementan RI Optimistis Ekspor Benih Tanaman Hias Tetap Langgeng

Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:38 | 14.55k
Kementan RI Optimistis Ekspor Benih Tanaman Hias Tetap Langgeng
Mentan RI Syahrul Yasin Limpo. (FOTO: Kementan RI)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Program Gratieks atau Gerakan Tiga Kali Ekspor Kementan RI untuk semua komoditas pertanian, termasuk ekspor tanaman hias menunjukkan hasil signifikan. Produksi tanaman hias hingga triwulan II pada 2020 berdasarkan data BPS mencapai 342.422.645 pcs.

Sementara itu ekspor volumenya mencapai 4.176.294 kg atau setara dengan US$ 12.176.244. Besarnya angka ekspor benih tanaman hias menunjukkan bahwa bisnis benih tanaman hias masih sangat terbuka. 

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyatakan bahwa jajarannya telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung program Gratieks tersebut, yakni melalui GEDOR Horti (Gerakan Dorong Produksi, Daya Saing dan Ramah Lingkungan Hortikultura).

“GEDOR Horti berfokus pada upaya peningkatan mutu dan produktivitas produk hortikultura melalui penerapan sistem jaminan mutu yang dibuktikan dengan sertifikasi GAP, GHP termasuk registrasi kebun. Terpenting juga, penerapan teknologi budidaya dan pasca panen untuk mengefisienkan biaya operasional usaha tani hortikultura,” ujarnya di berbagai kesempatan.

Permintaan pasar akan produk florikultura setiap tahun semakin meningkat seiring dengan meningkatnya perekonomian masyarakat. Permintaan pasar terhadap komoditas florikultura tidak hanya produknya namun juga benihnya. Seiring dengan berkembangnya usaha budidaya florikultura, permintaan benih florikultura yang bermutu dari varietas unggul juga semakin meningkat. 

Salah satu pelaku usaha yang menekuni tanaman hias dan sudah mengekspor benih tanaman hias adalah PT. Kebun Bibit Penuh Bunga. Perusahaan ini berdiri sejak 2011, berlokasi di Dusun Tonggolari, Desa Sidomulyo RT04/RW 09, Sidomulyo, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur. 

Benih tanaman hias yang diekspor meliputi Kuping Gajah (Anthurium sp), Sirih Gading (Philodendron sp), Talas Talasan (Alocasia spp), Alamanda (Allamanda sp), Little ruby (Alternanthera dentata), Spathiphyllum (Spathiphyllum sp). 

Amaryllis (Amaryllis sp), Begonia (Begonia sp), Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata), Ekor Tupai (Asparagus Densiflora), Dracaena (Dracaena sp.), Cemara Udang, Beringin ( Ficus sp),  Pedang - Pedangan (Sanseveria spp) dan Chines Elm (Ulmus sp).  

Cara perbanyakan benih tanaman hias tersebut sebagian besar dilakukan dengan cara stek dan pemisahan anakan. Perusahaan ini mendapatkan berbagai benih tanaman hias tersebut dari 350 petani mitra yang tersebar di beberapa kab/kota di antaranya Bogor, Blitar, Malang, Pekanbaru dan Pontianak sedangkan paling banyak adalah dari Bogor. 

“Ekspor benih tanaman hias sekarang malah meningkat, sebelum pandemi biasanya sekali kirim hanya sekitar 200-400 pcs benih tanaman hias tapi sekarang sekali kirim bisa 1.500 pcs benih tanaman hias dengan nilai sekitar US$ 22 ribu. Negara tujuan ekspornya meliputi Singapura, Amerika, Australia, Polandia dan Jerman,” ujar pemilik PT. Kebun Bibit Penuh Bunga, Steve Stanley saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dirinya menyebutkan pengiriman ke Singapura sudah rutin 2 kali seminggu. Sementara itu dirinya tengah menjajal peluang ekspor ke Amerika. Ekspor benih tanaman hias ke singapura berjalan sepanjang tahun.

“Kami hanya libur saat tahun baru imlek sekitar 3 minggu, sedangkan untuk Amerika ekspor libur saat musim dingin. Untuk negara Australia, Polandia dan Jerman hanya ekspor benih anthurium saja karena untuk jenis lainnya masih sulit untuk masuk negara tersebut,” ucapnya bangga. 

Meningkatnya ekspor tanaman hias karena penggunaannya meliputi berbagai aspek kehidupan masyarakat mulai lingkup rumah tangga, gedung perkantoran, hotel, restoran maupun untuk kelengkapan upacara adat dan keagamaan. 

Selain itu beberapa jenis tanaman hias juga memiliki bermacam manfaat yaitu menghilangkan partikel beracun dari udara,  mengurangi debu dalam ruangan,  menurunkan tingkat kebisingan, menetralisir bau tak sedap, membuat tidur lebih nyenyak, meningkatkan daya tahan tubuh hingga mengurangi stress dan memberikan kesan classy.

"Bisnis ekspor benih tanaman hias masih sangat terbuka dan sangat potensial karena kita memiliki keanekaragaman hayati yang tidak dimiliki oleh negara lain. ujar Direktur Perbenihan Hortikultura Kementan RI, Sukarman.

Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha yang bergerak dibidang perbenihan tanaman hias. "Peningkatan kualitas serta terjaminya kontinuitas benih yang bermutu sangat perlu untuk dilakukan, sehingga  pelu konsisten menjaga pengelolaan dan manajemen produksi,” kata Sukarman.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Pemuda Dulu, Kini dan Esok
    Pemuda Dulu, Kini dan Esok
    01/11/2020 - 01:28
  • James Bond Actor Sean Connery Dies Aged 90
    James Bond Actor Sean Connery Dies Aged 90
    01/11/2020 - 00:25
  • Perbaikan Sanitasi Pemkab Bandung Lampaui Target Hingga 82 Persen
    Perbaikan Sanitasi Pemkab Bandung Lampaui Target Hingga 82 Persen
    31/10/2020 - 23:42
  • Brakseng Menarik Wisatawan untuk Datang
    Brakseng Menarik Wisatawan untuk Datang
    31/10/2020 - 23:21
  • Kementerian PUPR RI: Bendungan Tapin Rampung dan Mulai Pengisian Air
    Kementerian PUPR RI: Bendungan Tapin Rampung dan Mulai Pengisian Air
    31/10/2020 - 23:15
  • Pemuteran Village Bali, The Global Top 100 Sustainable Destination
    Pemuteran Village Bali, The Global Top 100 Sustainable Destination
    31/10/2020 - 23:09
  • Gerakan Pemuda adalah Kunci
    Gerakan Pemuda adalah Kunci
    31/10/2020 - 22:46
  • Super Spicy Squid with Ink Gravy, a Perfect Dish During Winter
    Super Spicy Squid with Ink Gravy, a Perfect Dish During Winter
    31/10/2020 - 22:32
  • Paslon Bedas Tidak Mau Beli Mobil Dinas Baru Jika Terpilih di Pilbup Bandung
    Paslon Bedas Tidak Mau Beli Mobil Dinas Baru Jika Terpilih di Pilbup Bandung
    31/10/2020 - 22:26
  • Pengamat: Nomor 1 Baca Teks, Nomor 2 Melempem, Nomor 3 Percaya Diri di Debat Pilbup Bandung
    Pengamat: Nomor 1 Baca Teks, Nomor 2 Melempem, Nomor 3 Percaya Diri di Debat Pilbup Bandung
    31/10/2020 - 22:12

TIMES TV

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

Jalan Jokowi di Abu Dhabi Hasil Barter Lahan Hektaran di Indonesia

29/10/2020 - 17:49

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD

Bincang soal Fanatisme Kpopers sejak SD
Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar
Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?
UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pemuda Dulu, Kini dan Esok
    Pemuda Dulu, Kini dan Esok
    01/11/2020 - 01:28
  • Gerakan Pemuda adalah Kunci
    Gerakan Pemuda adalah Kunci
    31/10/2020 - 22:46
  • Omnibus Law, Penolakan Kaum Buruh dan Mahasiswa
    Omnibus Law, Penolakan Kaum Buruh dan Mahasiswa
    31/10/2020 - 20:24
  • Menyibak Kontroversi di Balik Kursi Pandemi
    Menyibak Kontroversi di Balik Kursi Pandemi
    31/10/2020 - 19:03
  • Catatan Hari Sumpah Pemuda: Birokrasi Hampa Tanpa Inovasi
    Catatan Hari Sumpah Pemuda: Birokrasi Hampa Tanpa Inovasi
    31/10/2020 - 15:04
  • Kita Pecinta, Bukan Pemangsa
    Kita Pecinta, Bukan Pemangsa
    31/10/2020 - 14:01
  • Konstruksi Agama “Bil-Hikmah”
    Konstruksi Agama “Bil-Hikmah”
    31/10/2020 - 13:01
  • Sejarah 1928 Dan Harapan 2045
    Sejarah 1928 Dan Harapan 2045
    31/10/2020 - 11:46

KULINER

  • Musim Hujan, Yuk Masak Cumi-Cumi Hitam Pedas Ini Resepnya 
    Musim Hujan, Yuk Masak Cumi-Cumi Hitam Pedas Ini Resepnya 
    31/10/2020 - 16:34
  • Lima Oleh-Oleh Khas yang Wajib Dibawa Pulang Usai Liburan ke Majalengka
    Lima Oleh-Oleh Khas yang Wajib Dibawa Pulang Usai Liburan ke Majalengka
    31/10/2020 - 10:01
  • Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    29/10/2020 - 07:14
  • Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    28/10/2020 - 02:31
  • Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    27/10/2020 - 09:55
  • Danpuspomad Angkat Bicara Soal Pengeroyokan 2 Intel TNI di Bukittinggi
    Danpuspomad Angkat Bicara Soal Pengeroyokan 2 Intel TNI di Bukittinggi
    01/11/2020 - 01:29
  • Kecanduan Seks Mike Tyson Mengerikan, hingga Tak Mampu Latihan
    Kecanduan Seks Mike Tyson Mengerikan, hingga Tak Mampu Latihan
    01/11/2020 - 01:04
  • Kisah Khabib Nurmagomedov Jual Mobil Demi Modal ke UFC
    Kisah Khabib Nurmagomedov Jual Mobil Demi Modal ke UFC
    01/11/2020 - 00:10
  • Dwi Dokter Gigi di Surabaya Meninggal karena COVID-19
    Dwi Dokter Gigi di Surabaya Meninggal karena COVID-19
    01/11/2020 - 00:13
  • Kenaikan UMP DKI 2021 Tak Berlaku bagi Perusahaan Terdampak COVID-19
    Kenaikan UMP DKI 2021 Tak Berlaku bagi Perusahaan Terdampak COVID-19
    01/11/2020 - 00:54