Politik Pilkada Serentak 2020

Pasangan Petahana Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Ini Kata Dosen FH Unsri

Selasa, 13 Oktober 2020 - 22:38 | 72.61k
Pasangan Petahana Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Ini Kata Dosen FH Unsri
Pengamat Hukum Politik Tatanegara FH Unsri Dedeng Zawawi, SH, MH. (Foto: Dedeng for TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada Serentak 2020

Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, OGAN ILIR – Keputusan mengejutkan datang dari KPU Ogan Ilir (OI). Secara tegas, KPU OI melakukan pendiskualifikasian pasangan nomor 2 Ilyas - Endang PU (pasangan petahana) karena dinilai melakukan pelanggaran dalam kapasitasnya sebagai petahana.

Keputusan KPU OI ini menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu OI yang telah menerima laporan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan petahana.

Adapun tindak lanjut rekomendasi dari Bawaslu adalah melaksanakan ketentuan Pasal 71 Ayat 5 dengan keputusan KPU Ogan Ili SK : 263/HK.0.1-KPT/1610/KPU-KAP/X2020 tentang pembatalan peletakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Ogan Ilir nomor urut 2, yakni Ilyas Panji Alam - Endang PU Ishak.

Dedeng b

Sementara pihak paslon petahana Ilyas - Endang sendiri langsung merespon keputusan KPU OI ini dengan mengajukan banding di MA.

Lalu, bagaimana kata pengamat hukum politik tatanagera Universitas Sriwijaya Dedeng Zawawi, SH, MH. Dia menjelaskan dengan langkah banding pasangan yang diskualifikasi ke MA artinya kontruksi hukum alasan pendiskualifikasian paslon akan diuji.

"Penyelenggara pemilu berpegang teguh pada aspek yuridis aturan pilkada dan melaksanakan kewenangannya berupa pendiskualifikasian. Kalau alasan itu lemah dan pembuktian kurang maka dengan mudah keputusan diskualifikasi itu dibatalkan melalui proses uji di Mahkamah Agung," ujar Dosen FH Unsri ini, Selasa (13/10/2020).

Jadi menurutnya, keputusan rekom bawaslu yang dilanjutkan dengan keputusan KPU itu final jikalau benar benar dilandasi alasan, fakta dan bukti yang cukup.

"Maka banyak kasus saat di MA bisa dibatalkan atau dianulir karena lemahnya kontruksi hukumnya misalkan saja Keputusan pendiskualifikasian KPU Pare-Pare terhadap petahana yang dianulir MA pada pilkada 2018 lalu," terang Dedeng sapaan akrabnya.

Dedeng juga mengatakan pihaknya tidak dapat berandai-andai saat ini tergantung kepada paslon yang didiskualifikasi dan timnya untuk membuktikan dan melawan keputusan ini di Mahkamah Agung.

"Dalam kontestasi Pilkada menyayangkan adanya kondisi seperti ini yaitu diskualifikasi paslon pada Pilkda di Ogan Ilir oleh KPU OI atas rekomendasi Badan Pengawas pemilu," ujarnya.

Lanjut Alumni FH Unsri ini, dalam perspektif pesta demokrasi yang diharapkan sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi, karena kontestasi pelaksanaan Pilkada juga dapat menjadi terganggu terutama menuju pemilihan Kepala Daerah tersebut.

"Dalam konteks demokrasi setiap pasangan calon seharusnya tetap melaju hingga saat pemilihan dan penetapan pasangan terpilih. Namun, yang terjadi di OI yakni pendiskualifikasian salah satu calon artinya terjadi dugaan suatu pelanggaran berat yang berimbas pada sanksi diskualifikasi," ujar Alumni SMA Muhammadiyah 1 Palembang ini.

Pihaknya menyayangkan dalam konteks Pilkada mestinya hal ini tidak perlu terjadi, tahapan tahapan pilkada harus diikuti pasangan calon.

"Apalagi untuk Pilkada OI hanya terdapat dua paslon pada Pilkada ini. Walaupun menempuh banding ke MA namun ini jalan terjal bagi paslon yg didiskualifasi pada proses pilkada OI tersebut," kata Pengamat Hukum Politik Tatanegara FH Unsri Dedeng Zawawi, SH, MH tentang keputusan KPU Ogan Ilir melakukan diskualifikasi satu pasangan calon.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Webinar Ayo ke Ladara, Kemenperin Dorong UMKM Masuk Marketplace
    Webinar Ayo ke Ladara, Kemenperin Dorong UMKM Masuk Marketplace
    21/10/2020 - 14:05
  • Tantangan Penelitian Kualitatif Saat Pandemi Covid-19
    Tantangan Penelitian Kualitatif Saat Pandemi Covid-19
    21/10/2020 - 14:00
  • Bioskop di Jakarta Kembali Dibuka, Ini Protokol Kesehatan yang Wajib Ditaati
    Bioskop di Jakarta Kembali Dibuka, Ini Protokol Kesehatan yang Wajib Ditaati
    21/10/2020 - 13:46
  • Sediakan Ribuan Lowongan, Lamongan Job Market Fair Digelar dengan Protokol Kesehatan
    Sediakan Ribuan Lowongan, Lamongan Job Market Fair Digelar dengan Protokol Kesehatan
    21/10/2020 - 13:43
  • BI: Kehadiran Ladara Indonesia Perkuat Sektor UMKM
    BI: Kehadiran Ladara Indonesia Perkuat Sektor UMKM
    21/10/2020 - 13:40
  • Stok Darah O dan B di PMI Menipis, Polresta Probolinggo Gelar Donor Darah
    Stok Darah O dan B di PMI Menipis, Polresta Probolinggo Gelar Donor Darah
    21/10/2020 - 13:37
  • Danrem 044 Gapo Buka Turnamen Gaple PWI Sumsel
    Danrem 044 Gapo Buka Turnamen Gaple PWI Sumsel
    21/10/2020 - 13:34
  • Ketua Pemuda Pancasila Minta Kader Disiplin Protokol Covid-19
    Ketua Pemuda Pancasila Minta Kader Disiplin Protokol Covid-19
    21/10/2020 - 13:31
  • Polres Malang Amankan Dua Tersangka Pembunuhan di Tirtoyudo
    Polres Malang Amankan Dua Tersangka Pembunuhan di Tirtoyudo
    21/10/2020 - 13:26
  • Tiga Tahun Smart City Kabupaten Blitar, ini Program Andalannya
    Tiga Tahun Smart City Kabupaten Blitar, ini Program Andalannya
    21/10/2020 - 13:23

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Tantangan Penelitian Kualitatif Saat Pandemi Covid-19
    Tantangan Penelitian Kualitatif Saat Pandemi Covid-19
    21/10/2020 - 14:00
  • Adaptasi Pelaku Usaha Saat Covid-19
    Adaptasi Pelaku Usaha Saat Covid-19
    21/10/2020 - 13:00
  • Menakar Kesehatan Mental Kita
    Menakar Kesehatan Mental Kita
    21/10/2020 - 12:00
  • Menguji Kesiapan Parpol dalam Kampanye Daring Pilkada
    Menguji Kesiapan Parpol dalam Kampanye Daring Pilkada
    21/10/2020 - 11:00
  • Problematika UU Cipta Kerja di Sektor Ketenagakerjaan
    Problematika UU Cipta Kerja di Sektor Ketenagakerjaan
    21/10/2020 - 05:16
  • Covid-19 dan Kepedulian Sosial
    Covid-19 dan Kepedulian Sosial
    21/10/2020 - 03:45
  • Memandang Masa Depan Profesi Public Relations
    Memandang Masa Depan Profesi Public Relations
    20/10/2020 - 23:14
  • Ruang Parlemen Mahasiswa dan Catatan untuk Para Demonstran
    Ruang Parlemen Mahasiswa dan Catatan untuk Para Demonstran
    20/10/2020 - 17:16

KULINER

  • Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    21/10/2020 - 00:46
  • Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    18/10/2020 - 05:28
  • Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    14/10/2020 - 13:02
  • Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    14/10/2020 - 08:03
  • Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    12/10/2020 - 15:57
  • Viral, Diduga Perwira Polisi Pakai Almamater Dipukul Brimob
    Viral, Diduga Perwira Polisi Pakai Almamater Dipukul Brimob
    21/10/2020 - 05:46
  • Sindir Johnny Plate, Sujiwo Tejo Minta Kominfo Blokir Dulu Akun Anonim
    Sindir Johnny Plate, Sujiwo Tejo Minta Kominfo Blokir Dulu Akun Anonim
    21/10/2020 - 05:38
  • Ngeri, Video Pembantaian Pasukan Armenia Beredar Lagi
    Ngeri, Video Pembantaian Pasukan Armenia Beredar Lagi
    21/10/2020 - 04:00
  • Demi Utang Rp70 Juta, Erdina Potong 4 Jari Tangannya dan Ngaku Dibegal
    Demi Utang Rp70 Juta, Erdina Potong 4 Jari Tangannya dan Ngaku Dibegal
    21/10/2020 - 02:10
  • Kisah Gila Sertu TNI Nekat Goyang Istri Bawahan di Asrama Hingga Hamil
    Kisah Gila Sertu TNI Nekat Goyang Istri Bawahan di Asrama Hingga Hamil
    21/10/2020 - 00:02