Peristiwa Daerah Pilkada Serentak 2020

Menunggu APK Resmi dari KPU Banyuwangi, Bawaslu Beri Kelonggaran Tim Paslon

Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:48 | 15.97k
Menunggu APK Resmi dari KPU Banyuwangi, Bawaslu Beri Kelonggaran Tim Paslon
Penertiban baliho paslon di Pilbup Banyuwangi tahun 2020. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada Serentak 2020

Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Sembari menunggu KPU Banyuwangi memasang alat peraga kampanye (APK) untuk kedua paslon di Pilkada Serentak Banyuwangi tahun 2020, Bawaslu masih memberikan kelonggaran bagi tim pemenangan untuk memasang APK tambahan sendiri.

Kebijakan ini diterapkan agar sosialisasi Pilbup Banyuwangi 2020 bisa maksimal. Mengingat sampai saat ini, Selasa (13/10/2020), APK paslon yang difasilitasi oleh KPU setempat belum terpasang.

"Kami bersepakat, selama APK yang difasilitasi KPU belum selesai, maka kami membolehkan. Kami tidak menghitung APK yang diproduksi masing-masing paslon," kata Komisioner Bawaslu Banyuwangi Hasyim Wahid.

Namun, ketika APK yang difasilitasi KPU sudah rampung dan terpasang, maka Bawaslu akan kembali memperketat aturan pemasangan APK tambahan dari paslon.

"Kita akan kembali mengetatkan dari 200 persen APK yang dibolehkan dibuat masing-masing paslon akan kita hitung. Selama belum difasilitasi, kita beri kelonggaran," tegasnya.

Sesuai dengan PKPU 11 Tahun 2020, pasangan calon berhak memperoleh APK yang difasilitasi oleh KPU. Meliputi baliho dan videotorn masing-masing 5 buah se-kabupaten, umbul-umbul 20 buah per kecamatan dan 2 buah spanduk di setiap desa. 

Masing-masing paslin diperbolehkan menambah sendiri sebanyak 200 persen dari masing-masing jenis APK dengan ketentuan yang sudah diatur.

Dikonfirmasi terpisah, Komisioner KPU Banyuwangi, Dian Purnawan menyampaikan bahwa KPU sudah mencetak sekitar 75 persen APK dari kedua paslon. Targetnya, satu Minggu kedepan sudah rampung secara keseluruhan.

"Secepatnya akan dirampungkan. Paling lambat minggu ini sudah selesai semua," kata Dian.

Setelah tercetak semua, KPU akan menyerahkannya kepada tim pemenangan atau  LO dari kedua paslon. Sesuai kesepakatan bersama.

"Untuk titik pemasangan APK pada Pilkada Serentak Banyuwangi tahun 2020 ini, sesuai dengan yang ditentukan jajaran Ad Hoc KPU di setiap tingkatan. Untuk jarak dari tempat terlarang, minimal 25 meter. Baik yang dari KPU maupun yang tambahan dari paslon," kata Komisioner KPU Banyuwangi itu. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang, Ganjil Genap Belum Diterapkan
    PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang, Ganjil Genap Belum Diterapkan
    25/10/2020 - 23:12
  • 152 KK Warga Kabupaten Bandung Terdampak Tersumbatnya Saluran Irigasi
    152 KK Warga Kabupaten Bandung Terdampak Tersumbatnya Saluran Irigasi
    25/10/2020 - 23:06
  • Ribuan Anjing Laut Mati Berserakan di Pantai Namibia
    Ribuan Anjing Laut Mati Berserakan di Pantai Namibia
    25/10/2020 - 23:00
  • Muslimat Kota Semarang Ajak Instruktur Difabel Untuk Melatih Menjahit
    Muslimat Kota Semarang Ajak Instruktur Difabel Untuk Melatih Menjahit
    25/10/2020 - 22:55
  • Surabaya Ciptakan Generasi Toleran Sejak Usia Dini, Begini Cara Versi Eri Cahyadi
    Surabaya Ciptakan Generasi Toleran Sejak Usia Dini, Begini Cara Versi Eri Cahyadi
    25/10/2020 - 22:41
  • Mampu Bertahan Saat Pandemi, UMKM Ini Dikunjungi LaNyalla Mattalitti
    Mampu Bertahan Saat Pandemi, UMKM Ini Dikunjungi LaNyalla Mattalitti
    25/10/2020 - 22:34
  • Cara Pemkab Banyuwangi Menyiapkan Wisata Pada Libur Panjang di Tengah Pandemi
    Cara Pemkab Banyuwangi Menyiapkan Wisata Pada Libur Panjang di Tengah Pandemi
    25/10/2020 - 22:26
  • Pelarangan Aborsi di Polandia Ditentang Keras oleh Para Penduduk Wanitanya
    Pelarangan Aborsi di Polandia Ditentang Keras oleh Para Penduduk Wanitanya
    25/10/2020 - 22:20
  • Armuji Rutinkan Diskusi Bareng Anak-Anak Muda Surabaya, Ini yang Dibahas
    Armuji Rutinkan Diskusi Bareng Anak-Anak Muda Surabaya, Ini yang Dibahas
    25/10/2020 - 22:16
  • Puting Beliung Terjang Dua Desa di Bondowoso, Sejumlah Rumah Rusak
    Puting Beliung Terjang Dua Desa di Bondowoso, Sejumlah Rumah Rusak
    25/10/2020 - 22:03

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kuota Data Internet Belajar Daring, Job Crafting dalam Keterbatasan Pedagogis
    Kuota Data Internet Belajar Daring, Job Crafting dalam Keterbatasan Pedagogis
    25/10/2020 - 09:38
  • Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    Kasus Yuli, Refleksi Pemkab Lotim Tangani Perdagangan Orang
    24/10/2020 - 17:35
  • Omnibus Law dan Kolonisasi Masa Lalu
    Omnibus Law dan Kolonisasi Masa Lalu
    24/10/2020 - 16:33
  • Jiwa Sosiokultur Masyarakat Menjawab Tuntutan Omnibus Law
    Jiwa Sosiokultur Masyarakat Menjawab Tuntutan Omnibus Law
    24/10/2020 - 15:31
  • Ratatouille: Dalam Sesuap Ingatan
    Ratatouille: Dalam Sesuap Ingatan
    24/10/2020 - 14:31
  • Menumbuhkan Budaya Literasi di Tengah Pandemi
    Menumbuhkan Budaya Literasi di Tengah Pandemi
    24/10/2020 - 13:35
  • Eksistensi Lembaga Eksekutif Sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
    Eksistensi Lembaga Eksekutif Sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
    24/10/2020 - 12:54
  • Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    24/10/2020 - 12:40

KULINER

  • Senjakala Kuliner Manisan Khas Majalengka Tak Semanis Peminat
    Senjakala Kuliner Manisan Khas Majalengka Tak Semanis Peminat
    25/10/2020 - 04:20
  • Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    Belajar dari Orang Tua, Mistar Sukses Kembangkan Bluder Miroso di Kota Madiun
    24/10/2020 - 18:29
  • Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    23/10/2020 - 18:49
  • Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    23/10/2020 - 13:05
  • Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    23/10/2020 - 12:04
  • Denok TOP Meninggal karena COVID-19, Tika Bravani Pamit
    Denok TOP Meninggal karena COVID-19, Tika Bravani Pamit
    25/10/2020 - 12:25
  • 5 Fakta Mengerikan Usai Khabib Habisi Gaethje
    5 Fakta Mengerikan Usai Khabib Habisi Gaethje
    25/10/2020 - 06:02
  • Respons Sadis McGregor Tahu Khabib Habisi Gaethje
    Respons Sadis McGregor Tahu Khabib Habisi Gaethje
    25/10/2020 - 06:26
  • Vicy Melanie, Malaikat Kevin Aprilio saat Bangkrut dan Berutang Rp17 M
    Vicy Melanie, Malaikat Kevin Aprilio saat Bangkrut dan Berutang Rp17 M
    25/10/2020 - 11:30
  • 2 Fakta Ujaran Kontroversial Gus Nur yang Bikin Murka Elite NU
    2 Fakta Ujaran Kontroversial Gus Nur yang Bikin Murka Elite NU
    25/10/2020 - 07:02