Peristiwa Daerah

Lakpesdam NU Kota Malang Soroti Potensi Ancaman Terorisme di Tengah Pandemi

Senin, 12 Oktober 2020 - 20:13 | 35.82k
Lakpesdam NU Kota Malang Soroti Potensi Ancaman Terorisme di Tengah Pandemi
Kepala BNPT Periode 2011-2014, Irjen Pol (Purn) Ansyaad Mbai hadir dalam diskusi virtual Lakpesdam NU Kota Malang. (FOTO: Tangkapan layar/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGLakpesdam NU Kota Malang menyoroti potensi ancaman terorisme di tengah pandemi Covid-19. Melalui diskusi terarah yang berlangsung virtual, Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM Nahdlatul Ulama ini mengundang pakar dan peneliti di bidang terorisme.

Lakpesdam NU menggandeng Jurusan Ilmu Politik, Ilmu Pemerintahan dan Hubunhan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya, Senin (12/10/2020).

Panitia menghadirkan Kepala BNPT Periode 2011-2014, Irjen Pol (Purn) Drs. Ansyaad Mbai, Peneliti Center for Strategic and International Studies Jakarta, Fitri Bintang Timur, SSos, MSi, PhD, Pengamat Terorisme dan Ahli Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Milda Istiqomah, SH, MTCP, PhD dan Pengamat Terorisme Internasional HI FISIP UB Yusli Effendi, SIP, MA.

Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, mengatakan isu terorisme akan terus hidup di tengah dinamika bermasyarakat.

Terjadinya terorisme, kata dia, secara sederhana karena salah satunya adanya cara pandang dari pemikiran tekstualis atau skriptualis dengan yang pemikiran subtansialis yang tidak akan pernah bertemu dalam konteks ajaran keagamaan.

Lebih-lebih, yang terjadi di negara Indonesia, ada otoritas-otoritas lain yang menjalankan tugasnya di luar otoritas keagamaan yang semestinya memiliki peran lebih.

"Contoh kasus seperti penanganan Covid-19 yang sangat membutuhkan keterlibatan otoritas keagamaan karena di masyarakat ada pemahaman soal qodho dan qodar, yang hanya bisa dijawab oleh otoritas keagamaan," ujarnya.

Mantan Kepala BNPT, Ansyaad Mbai, menegaskan bahwa tindakan terorisme merupakan tindak pidana yang harus diselesaikan jalur hukum. Dalam konteks penanganan terorisme di Indonesia, bebernya, pendekatan penegakan hukum merupakan pilihan yang tepat dalam penindakan.

Jika ada pelibatan aktor lain, maka itu merupakan dukungan dan perbantuan untuk penegak hukum seperti militer ketika eskalasi ancaman melampaui kapasitas kepolisian (beyond police capacity), untuk kemudian diserahkan kepada aparat penegak hukum, bukan untuk diperangi seperti layaknya operasi perang.

Ia menambahkan, dalam pengamatannya tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa pendekatan militer akan efektif, justru akan meningkatkan eskalasi ancaman, seperti yang terjadi Afghanistan.

"Pengalaman Operasi Militer skala besar diterapkan di Afghanistan dan di beberapa negara Timur Tengah ternyata tidak menghentikan gerakan radikalisme terorisme global (Al-Qaeda dan ISIS)," ungkapnya.

Sementara, Yusli Effendi menyatakan pelibatan TNI dalam penanganan terorisme berpotensi menjadi bentuk sekuritisasi.

Pengamat Terorisme Internasional HI FISIP UB sekaligus sekretaris Lakpesdam NU Kota Malang tersebut menyampaikan kekhawatirannya apabila TNI terlibat dalam penanganan tindak pidana terorisme di Indonesia melalui rencana draf peraturan presiden ini.

Ia mengkhawatirkan adanya penguatan desakan pelibatan TNI merupakan bentuk sekuritisasi. Sebab, kata dia, TNI sudah punya ranah Operasi Militer Selain Perang (OMSP), perbantuan terhadap Polri, lalu ditambah dengan penanganan aksi terorisme.

"Banyaknya wilayah yang dimasuki TNI tidak sebanding dengan konteks ancaman yang dihadapi, yang belum tentu memerlukan pelibatan TNI," tegasnya.

Meski harus diatur, sambungnya, harus dijelaskan situasinya, apakah bersifat perbantuan penuh atau terbatas.

"Selain itu harus dibuatkan pagarnya, bahwa pelibatan ini merupakan pilihan terakhir (last resort), dilakukan dengan menghindari korban jiwa sipil, dilakukan ketika ‘kekuatan’ sipil tidak mampu, serta bersifat sementara atau terbatas,” imbuhnya.

Lakpesdam NU Kota Malang menyajikan hasil diskusi virtual ini sebagai bahan refleksi sekaligus rekomendasi terkait update penanganan kasus terorisme di Indonesia. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Ahlan Wasahlan, Pompeo
    Ahlan Wasahlan, Pompeo
    29/10/2020 - 11:41
  • Inilah Cara Vote Nominasi IGA 2020
    Inilah Cara Vote Nominasi IGA 2020
    29/10/2020 - 11:28
  • Ian Antono, Buktikan Cinta Sejati Taklukkan Kerasnya Jakarta
    Ian Antono, Buktikan Cinta Sejati Taklukkan Kerasnya Jakarta
    29/10/2020 - 11:08
  • Begini Cara MPC Pemuda Pancasila Gresik Peringati HUT Ke-61
    Begini Cara MPC Pemuda Pancasila Gresik Peringati HUT Ke-61
    29/10/2020 - 10:45
  • Punya Nama Muhammad, Gratis Masuk Wisata Curug Cipeuteuy Majalengka
    Punya Nama Muhammad, Gratis Masuk Wisata Curug Cipeuteuy Majalengka
    29/10/2020 - 10:32
  • Dengan Mendayung Perahu, Dandim dan Bupati Cilacap Tinjau Lokasi Terdampak Banjir 
    Dengan Mendayung Perahu, Dandim dan Bupati Cilacap Tinjau Lokasi Terdampak Banjir 
    29/10/2020 - 10:26
  • Indonesia Gaming Award 2020 akan Hadir Secara Online
    Indonesia Gaming Award 2020 akan Hadir Secara Online
    29/10/2020 - 10:13
  • Tiga Kali Berturut-Turut, Bumi Santri Senori Jawara Umum MTQ Kabupaten Tuban
    Tiga Kali Berturut-Turut, Bumi Santri Senori Jawara Umum MTQ Kabupaten Tuban
    29/10/2020 - 09:56
  • Presiden Jokowi: Keteladanan Nabi Muhammad Memandu Kita Membangun Indonesia yang Maju
    Presiden Jokowi: Keteladanan Nabi Muhammad Memandu Kita Membangun Indonesia yang Maju
    29/10/2020 - 09:38
  • Buku '70 Tahun Maestro Rock Indonesia' Kado Ulang Tahun untuk Ian Antono
    Buku '70 Tahun Maestro Rock Indonesia' Kado Ulang Tahun untuk Ian Antono
    29/10/2020 - 09:24

TIMES TV

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

26/10/2020 - 12:17

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?
UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Ahlan Wasahlan, Pompeo
    Ahlan Wasahlan, Pompeo
    29/10/2020 - 11:41
  • Komitmen Bank Indonesia dalam Mewujudkan Masyarakat Literat
    Komitmen Bank Indonesia dalam Mewujudkan Masyarakat Literat
    29/10/2020 - 02:20
  • Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    Kemajuan Teknologi Informasi, Pemuda Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia
    29/10/2020 - 00:31
  • Pemertahanan Bahasa Indonesia
    Pemertahanan Bahasa Indonesia
    28/10/2020 - 23:15
  • Bersama Merawat Indonesia Saat Pandemi
    Bersama Merawat Indonesia Saat Pandemi
    28/10/2020 - 22:20
  • Menabur Benih Demokrasi di Lembah Routa
    Menabur Benih Demokrasi di Lembah Routa
    28/10/2020 - 19:45
  • Era Post-Truth Media dan Tantangannya Dalam Menjawab Problematika Pandemi
    Era Post-Truth Media dan Tantangannya Dalam Menjawab Problematika Pandemi
    28/10/2020 - 18:29
  • 2021, Selamat Menyemaikan Cinta
    2021, Selamat Menyemaikan Cinta
    28/10/2020 - 18:27

KULINER

  • Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    Nikmati A Weekend in SaigonSan, Cita Rasa Thailand dan Vietnam
    29/10/2020 - 07:14
  • Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    28/10/2020 - 02:31
  • Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    27/10/2020 - 09:55
  • Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    26/10/2020 - 17:44
  • Menikmati Makanan Tradisional Nge-hits di Kota Cirebon
    Menikmati Makanan Tradisional Nge-hits di Kota Cirebon
    26/10/2020 - 03:24
  • Aksi Prajurit TNI Lepaskan Pendemo yang Ditangkapi Polisi
    Aksi Prajurit TNI Lepaskan Pendemo yang Ditangkapi Polisi
    29/10/2020 - 01:00
  • 4 Bulan Tembus Pedalaman Papua Pasukan Elit TNI Sudah Gotong 5 Jenazah
    4 Bulan Tembus Pedalaman Papua Pasukan Elit TNI Sudah Gotong 5 Jenazah
    29/10/2020 - 08:08
  • Hattrick Hantu Aneh Morata saat Juventus Dipermalukan Barcelona
    Hattrick Hantu Aneh Morata saat Juventus Dipermalukan Barcelona
    29/10/2020 - 06:58
  • Makan di Restoran Prancis, Abu Janda Sebut Teladani Nabi Muhammad
    Makan di Restoran Prancis, Abu Janda Sebut Teladani Nabi Muhammad
    29/10/2020 - 03:30
  • Benarkah Rayakan Maulid Nabi Tak Dibolehkan? Ini Kata UAS
    Benarkah Rayakan Maulid Nabi Tak Dibolehkan? Ini Kata UAS
    29/10/2020 - 04:30