Peristiwa Nasional

Wamenag RI Minta Direktur Diktis Bikin PTKI Unggulan, Ini Strateginya

Senin, 12 Oktober 2020 - 12:59 | 18.00k
Wamenag RI Minta Direktur Diktis Bikin PTKI Unggulan, Ini Strateginya
Wamenag RI Zainut Tauhid Sa'adi.

TIMESINDONESIA, JAKARTAWamenag RI (Wakil Menteri Agama RI) Zainut Tauhid Sa’adi minta Direktur Diktis Kemenag mewujudkan PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam) unggul sehingga bisa bersaing secara equel dengan perguruan tinggi di Indonesia.

“PTKI yang unggul di antaranya di ukur dari reputasi akademik, reputasi lulusan, rasio fakultas, prodi dan mahasiswa serta dibukanya program internasional”, terang Zainut Tauhid. 

“Saya menaruh harapan besar kepada Dirjen Pendis dan Direktur Diktis yang baru, bisa menjadikan PTKI tidak saja menjadi kebanggaan umat Islam, tetapi juga kebanggaan bangsa Indonesia,” sambungnya.

Diketahui, Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tengah membahas Program Percepatan PTKI Unggulan. Pembahasan dilakukan secara virtual pada minggu ini dengan menghadirkan Wakil Menteri Agama dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani.

Sementara, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Suyitno memaparkan tujuh program unggulan, yang disebut sebagai Sapta Program Pengakselerasian dan Percepatan (SP3) PTKI yang menjadi konsennya ke depan. “Kurikulum PTKI akan dilakukan redesain agar profil lulusan yang sudah kita rumuskan ini sudah faktual tidak hanya ideal,” sebagai program pertama kata Suyitno.

“Redesain kurikulum dengan evaluasi implementasi integrasi ilmu dengan memperkuat pemberdayaan ma'had al-jamiah” kata mantan Wakil Rektor III UIN Palembang.

Suyitno menyadari kurikulum kita yang berbasis kompetensi sudah sangat bagus, namun kita harus melalukan sebuah redesain untuk melihat apakah sudah benar-benar dapat melahirkan profil lulusan yang bagus dan unggul. 

"Salah satu langkah redesain kurikulum adalah dengan konsep kampus merdeka dan merdeka belajar yaitu dengan memperbanyak waktu mahasiswa melakukan pembelajaran di luar kampus atau di luar prodi,” ujarnya.

Program kedua, lanjut Suyitno, adalah penguatan Rumah Moderasi Beragama PTKI sehingga dapat berdiri kokoh secara struktural dan program-programnya tersusun dengan baik. “Penguatan Rumah Moderasi Beragama sangat penting, agar kajian mengenai moderasi beragama ini bisa menjadi kajian yang lebih luas,” tandas Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang.

Ketiga, pembentukan Universitas Islam Terbuka (UIT). Pembentukan Universitas Islam Terbuka (UIT) menurut Suyitno berkaca pada Universitas Terbuka (UT) yang sudah ada sejak lama pada PTU. 

”Konsep pembelajaran UIT adalah menggunakan sistem daring dengan memberikan mandat kepada PTKIN tertentu,” tandas Suyitno.

Suyitno menambahkan kalau belum bisa Universitas Islam Terbuka minimal kita coba rumuskan prodi terbuka, yang salah satu misi besar nya adalah untuk memberikan afirmasi kepada 80.000 guru madrasah yang sampai sekarang belum sarjana.

Program Double Degree PTKI menjadi program unggulan yang keempat. Suyitno mengatakan program ini bersifat opsional baik dengan Perguruan Tinggi Umum (PTU) maupun PTKI dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri.

 “Program ini sudah mulai dilakukan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan yang akan melaksanakan selanjutnya adalah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,” terangnya.

Program kelima adalah percepatan akreditasi dengan pendirian Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). “Ini menjadi PR besar Direktorat Diktis untuk mendirikan LAM mengingat jumlah prodi di PTKI yang sangat banyak, dan terbatasnya jumlah asesor di BAN PT,” katanya.

Pihak Diktis akan meggandeng BAN PT agar proses pendirian LAM dapat berjalan degan cepat tentu dengan rekomendasi dari Kemendikbud. Pihaknya optimis, secara SDM Keenterian Agama memiliki jumlah asesor mumpuni yang berbasis studi agama atau Islamic Studies, sehingga akan memudahkan berdirinya LAM.

Program keenam adalah Disain Pembinaan Kemahasiswaan PTKI agar lebih terarah dalam menjawab tantangan mahasiswa ke depan. Terakhir adalah program Penyusunan Roadmap Pengembangan PTKI. 

Selain Wamenag RI dan Direktur Diktis, dalam pembahasan ini, turut hadir para pejabat Eselon I di lingkungan Kemenag, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Imam Safei dan sejumlah pejabat lainnya. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Sejarah, Pesawat Penumpang Etihad Airways Mendarat di Israel
    Sejarah, Pesawat Penumpang Etihad Airways Mendarat di Israel
    20/10/2020 - 07:00
  • Apem Traditional Treats with Exceptional Taste
    Apem Traditional Treats with Exceptional Taste
    20/10/2020 - 06:36
  • When a Craftsman Using Coconut Bonsai as His Canvas
    When a Craftsman Using Coconut Bonsai as His Canvas
    20/10/2020 - 05:41
  • Gua Jajaran, Gua 'Perawan' di Kampung Jlegong Banjarnegara
    Gua Jajaran, Gua 'Perawan' di Kampung Jlegong Banjarnegara
    20/10/2020 - 04:15
  • Kenali Ciri Ikan Cupang Sakit dan Cara Mengatasinya
    Kenali Ciri Ikan Cupang Sakit dan Cara Mengatasinya
    20/10/2020 - 03:34
  • Golongan Darah O dan B Lebih Rendah Risiko Terinfeksi Covid-19
    Golongan Darah O dan B Lebih Rendah Risiko Terinfeksi Covid-19
    20/10/2020 - 02:20
  • Stay & Relax, Paket Lengkap Menginap di Luminor Hotel Jemursari Surabaya
    Stay & Relax, Paket Lengkap Menginap di Luminor Hotel Jemursari Surabaya
    20/10/2020 - 01:15
  • Cegah Penyebaran Covid-19, Pejabat Utama Polres Cilacap Lakukan Rapid Test
    Cegah Penyebaran Covid-19, Pejabat Utama Polres Cilacap Lakukan Rapid Test
    19/10/2020 - 23:52
  • Bupati Majalengka Tinjau Lokasi Budidaya Sereh Wangi di Desa Bayureja
    Bupati Majalengka Tinjau Lokasi Budidaya Sereh Wangi di Desa Bayureja
    19/10/2020 - 23:47
  • Pasien Covid-19 Sembuh di Magetan Bertambah, Warga Diimbau Tetap Patuhi Prokes
    Pasien Covid-19 Sembuh di Magetan Bertambah, Warga Diimbau Tetap Patuhi Prokes
    19/10/2020 - 23:40

TIMES TV

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

09/10/2020 - 17:10

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?
Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Simpatisan HTI ?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • UU Terancam “Nihilisme Total”
    UU Terancam “Nihilisme Total”
    19/10/2020 - 11:49
  • Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    19/10/2020 - 11:25
  • Diaspora Televisi Pendidikan
    Diaspora Televisi Pendidikan
    18/10/2020 - 16:36
  • Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    Mahalnya Harga Sebuah Keteladanan
    18/10/2020 - 14:37
  • Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    Surat Buat Wakil Rakyat di DPR RI
    18/10/2020 - 12:35
  • Jika PJJ Benar Permanen
    Jika PJJ Benar Permanen
    17/10/2020 - 15:08
  • Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    Tak Hanya Dunia Kerja, UU Cipta Kerja juga Mengancam Pendidikan Indonesia
    17/10/2020 - 14:04
  • Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    Salahkah Rakyat Menolak Percaya Omnibus Law?
    17/10/2020 - 13:06

KULINER

  • Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    18/10/2020 - 05:28
  • Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    14/10/2020 - 13:02
  • Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    14/10/2020 - 08:03
  • Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    Inilah 9 Macam Olahan Makanan Daun Kelor dari Ibu-ibu Lamongan, Apa Saja?
    12/10/2020 - 15:57
  • Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    Soto Bathok Jogja, Sensasi Makan Soto Pakai Batok Kelapa di Cirebon
    12/10/2020 - 06:47
  • Terekam Kamera Aksi Mesra 3 Jenderal TNI Cium dan Peluk Mantan Pacar
    Terekam Kamera Aksi Mesra 3 Jenderal TNI Cium dan Peluk Mantan Pacar
    20/10/2020 - 00:13
  • PA 212 Minta Dubes RI Agus Maftuh Dicopot, Istana Merespons
    PA 212 Minta Dubes RI Agus Maftuh Dicopot, Istana Merespons
    20/10/2020 - 05:40
  • Kabar Baik dari Letjen Prabowo Usai Datangi Pentagon
    Kabar Baik dari Letjen Prabowo Usai Datangi Pentagon
    20/10/2020 - 04:10
  • John Kei: Saya Baru Bebas, Kalau Buat Masalah Lagi Saya Gila
    John Kei: Saya Baru Bebas, Kalau Buat Masalah Lagi Saya Gila
    20/10/2020 - 00:07
  • Kisah Keperkasaan Tiger Woods Bikin Wanita Kecanduan Seks
    Kisah Keperkasaan Tiger Woods Bikin Wanita Kecanduan Seks
    20/10/2020 - 00:47