Politik

Polresta Sidoarjo: Acara Dangdutan Paslon BHS - Taufiqulbar Tak Berizin

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 07:39 | 152.05k
Polresta Sidoarjo: Acara Dangdutan Paslon BHS - Taufiqulbar Tak Berizin
Acara Dangdutan Paslon BHS - Taufiqulbar Tak Berizin. (FOTO: Rudi Mulya/Timesindonesia)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, SIDOARJO – Ketua Tim Divisi Jaringan Pasangan Calon Bambang Haryo (BHS) - Taufiqulbar, Supriyono mengungkapkan jika video pertunjukan dangdut yang dihadiri Paslon nomor urut 1 itu bukan saat kampanye. Lalu apa kata Polresta Sidoarjo terkait video yang viral itu?

Sebelumnya, viral video pertunjukan musik dangdut yang dihadiri Paslon nomor urut 01 yang didukung Gerindra, Golkar, Demokrat, PKS dan PPP di akun Facebook atas nama Taufiqulbar. Sayangnya, setelah viral video tersebut hilang atau sudah terhapus.

Terkait video yang diunggah atas nama calon wakil bupati Taufiqulbar dan viral di Facebook tersebut, Supriyono menegaskan itu hanya pembuatan video streaming yang sengaja dibuat untuk disebarkan di media seperti YouTube. 

"Video yang viral itu hoaks, itu pembuatan video streaming, kita buat semacam webinar. Karena kampanye kan gak boleh dan dilarang, nah posisi kita pas di situ. Dan pembuatan video itu didalam rumah kita bukan di luar," ujar Supriyono. 

Pjs Kapolsek Wonoayu2

Menurut Supri, pengambilan video di kawasan Kecamatan Wonoayu itu tempatnya di dalam garasi mobil milik juru kampanye Paslon BHS-Taufiqulbar. Dan  kegiatan Kamis malam itu sudah mengantongi izin dari Polresta Sidoarjo.

"Pembuatan video itu didalam garasi bukan di luar dan ada juru kampanye kita di sana. Kita juga sudah izin ke Polresta Sidoarjo dan BPBD Sidoarjo, Bawaslu juga sudah kita mintai izin, kalau Bawaslu otomatis izin sudah serangkaian satu minggu," papar Supriyono.

Dia mengaku heran jika video tersebut dipersoalkan. Alasannya, kegiatan tersebut sudah memiliki izin dari kepolisian. Namun izinnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. 

"Makanya kegiatan itu kok dipermasalahkan kenapa?. Ada izin kok, SOP covid juga. Ini kan musim politik digoreng sama lawan politik. Saya ini advokat tahu hukum dan aturan saya ini," imbuhnya. 

Supri menegaskan jika kegiatan pembuatan video tersebut sudah memenuhi Standar Operasional covid-19. Yakni jumlahnya tak lebih dari 30 orang. 

"Itu murni streaming bukan kampanye. Dan itu akan kita sebarkan atau kita viralkan di Youtube. Sama halnya kalau saya ada acara internal terus mengundang electone apa salah, atau kita buat semacam webinar apa itu salah. Apa itu dilarang," tegas Supriyono.

PJ Sidoarjo

Pjs Kapolsek Wonoayu, AKP SumonoFoto screen shot video di akun FB Taufiqurbal(Foto: Timesindonesia_Rudi mulya)

Menanggapi hal itu, Polresta Sidoarjo melalui Pjs Kapolsek Wonoayu, AKP Sumono mengungkapkan jika pihaknya tidak pernah menerima pemberitahuan adanya acara atau permintaan izin keramaian kepada Paslon BHS-Taufiqulbar terkait acara pembuatan video klip musik dangdut tersebut.

"Tidak ada pemberitahuan atau permintaan izin sama sekali jika ada jogetan tersebut," tegas Suwono saat diwawancarai jurnalis 

AKP Suwono Menambahkan jika pihaknya menetahui adanya acara Paslon BHS-Taufiqulbar tersebut dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya acara musik di salah satu rumah warga tersebut. 

"Taunya ada acara joget itu dari laporan masyarakat, langsung anggota Polsek Wonoayu langsung ke lokasi, ternyata waktu anggota kesana acara sudah selesai," imbuhnya

Lebih jauh Suwono menyayangkan adanya acara yang tidak berizin ini. "Kami komunikasi ke Timses Paslon itu, dan kami pesan agar kegiatan seperti ini jangan diulangi lagi," sesalnya

Ditanya terkait acara dangdutan tersebut apakah melanggar hukum dan ada yang tidak memakai masker, Suwono menegaskan jika itu memang melanggar apalagi tidak memakai masker.

"Ya acara itu melanggar, karena tidak pemberitahuan dan tidak ada izin. Terkait tidak pakai masker, ya di masa pandemi ini jika tidak memakai masker kurang pas lah," tegasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Sidoarjo, Haidar Munjid, menegaskan jika berdasarkan Peraturan KPU nomor 13 tahun 2020 secara tegas dilarang melakukan kegiatan yang mendatangkan kerumunan massa mengingat, Pilkada tahun ini digelar dalam kondisi Pandemi covid-19.

"Memang pelanggarannya administratif. Tapi untuk penerapan protokol kesehatannya, kami akan koordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polresta Sidoarjo," jelasnya terkait viralnya video dangdutan yang diduga digelar paslon BHS - Taufiqulbar. (*)



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Dubai Cetak Rekor Guinness untuk Air Mancur Terbesar di Dunia
    Dubai Cetak Rekor Guinness untuk Air Mancur Terbesar di Dunia
    28/10/2020 - 03:24
  • Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    28/10/2020 - 02:31
  • Spirit Pembangunan dan Masyarakat Adat
    Spirit Pembangunan dan Masyarakat Adat
    28/10/2020 - 01:13
  • Sirtfood Diet ala Adele, an Easy Way to Lose Your Weight
    Sirtfood Diet ala Adele, an Easy Way to Lose Your Weight
    28/10/2020 - 00:34
  • Pesan Ketum PDI Perjuangan Megawati Jelang Peringatan Hari Sumpah Pemuda
    Pesan Ketum PDI Perjuangan Megawati Jelang Peringatan Hari Sumpah Pemuda
    27/10/2020 - 23:38
  • CV Berkah Konveksi Madiun Produksi Masker Kain Anti Bakterial
    CV Berkah Konveksi Madiun Produksi Masker Kain Anti Bakterial
    27/10/2020 - 23:24
  • Disdikpora Pemkab Bantul Wacanakan Sistem Pembelajaran di Era Adaptasi Kebiasaan Baru
    Disdikpora Pemkab Bantul Wacanakan Sistem Pembelajaran di Era Adaptasi Kebiasaan Baru
    27/10/2020 - 23:16
  • Mentan RI Pantau Kesiapan Ketahanan Pangan Sumatera Barat
    Mentan RI Pantau Kesiapan Ketahanan Pangan Sumatera Barat
    27/10/2020 - 23:04
  • Glutera Indonesia Gelontorkan Puluhan Juta untuk Kompetisi Bulutangkis
    Glutera Indonesia Gelontorkan Puluhan Juta untuk Kompetisi Bulutangkis
    27/10/2020 - 23:00
  • Pemerataan Pendidikan di Pelosok Desa, Didik Mukrianto Bagikan Wifi Gratis
    Pemerataan Pendidikan di Pelosok Desa, Didik Mukrianto Bagikan Wifi Gratis
    27/10/2020 - 22:53

TIMES TV

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

Maluku Tenggara Akan Peringati Hari Sumpah Pemuda di Pulau Kecil Terluar

26/10/2020 - 12:17

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?
UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Spirit Pembangunan dan Masyarakat Adat
    Spirit Pembangunan dan Masyarakat Adat
    28/10/2020 - 01:13
  • Peran Keluarga Dalam Pencegahan HIV /AIDS
    Peran Keluarga Dalam Pencegahan HIV /AIDS
    27/10/2020 - 21:34
  • Vaksin Covid-19, Solusi Pulihkan Kesehatan Kehidupan dan Ekonomi Masyarakat
    Vaksin Covid-19, Solusi Pulihkan Kesehatan Kehidupan dan Ekonomi Masyarakat
    27/10/2020 - 20:26
  • Pilkada dan Prioritas Kesehatan Publik
    Pilkada dan Prioritas Kesehatan Publik
    27/10/2020 - 19:27
  • Konsistensi Mencintai Konstitusi
    Konsistensi Mencintai Konstitusi
    27/10/2020 - 18:18
  • Peran Santri Untuk Negeri Masa Kini dan Nanti
    Peran Santri Untuk Negeri Masa Kini dan Nanti
    27/10/2020 - 17:40
  • Bagaimana Media Bicara Soal Kekerasan Atas Nama Negara?
    Bagaimana Media Bicara Soal Kekerasan Atas Nama Negara?
    27/10/2020 - 17:29
  • Pemuda Masa Kini vs Pemuda Tahun 1928
    Pemuda Masa Kini vs Pemuda Tahun 1928
    27/10/2020 - 16:37

KULINER

  • Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    Tumpeng Jajan Pasar di Ngawi Kini Banyak Diminati
    28/10/2020 - 02:31
  • Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    Sama Sambal, UMKM Kuliner yang Justru Eksis di Tengah Pandemi Covid-19
    27/10/2020 - 09:55
  • Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    Kopi Cokot di Blitar, Lestarikan Budaya Bayar Seikhlasnya
    26/10/2020 - 17:44
  • Menikmati Makanan Tradisional Nge-hits di Kota Cirebon
    Menikmati Makanan Tradisional Nge-hits di Kota Cirebon
    26/10/2020 - 03:24
  • Sega Waluya, Makanan Tradisonal Indramayu yang Muncul Setahun Sekali
    Sega Waluya, Makanan Tradisonal Indramayu yang Muncul Setahun Sekali
    26/10/2020 - 01:20
  • Juru Bicara Menteri BUMN Skakmat Fadli Zon soal Harga Vaksin COVID-19
    Juru Bicara Menteri BUMN Skakmat Fadli Zon soal Harga Vaksin COVID-19
    28/10/2020 - 00:27
  • Istri Cantik Perdana Menteri Armenia Gabung Militer dan Siap Perang
    Istri Cantik Perdana Menteri Armenia Gabung Militer dan Siap Perang
    28/10/2020 - 00:00
  • Relawan Jokowi Minta Habib Rizieq Tak Rongrong Pemerintahan
    Relawan Jokowi Minta Habib Rizieq Tak Rongrong Pemerintahan
    28/10/2020 - 01:41
  • Jenderal Jalal Terkapar Diterjang Rudal Pasukan Azerbaijan
    Jenderal Jalal Terkapar Diterjang Rudal Pasukan Azerbaijan
    28/10/2020 - 01:52
  • Mengenal Emmanuel Macron, Orang yang Paling Dibenci Umat Islam
    Mengenal Emmanuel Macron, Orang yang Paling Dibenci Umat Islam
    28/10/2020 - 00:49