Kesehatan

Dinkes Jatim Mengklaim Empat Daerah sebagai ODF, Mana Saja?

Kamis, 01 Oktober 2020 - 15:50 | 37.19k
Dinkes Jatim Mengklaim Empat Daerah sebagai ODF, Mana Saja?
Dinkes Jatim bersama tim penilai terjun ke lokasi melakukan verifikasi ODF, Kamis (1/10/2020). (foto: Dok.Dinkes Jatim)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim) mengumumkan empat kabupaten/kota di Jawa Timur berhasil dinyatakan sebagai Open Defecation Free (ODF) di tengah tantangan menghadapi pandemi Covid-19.

ODF adalah kondisi di mana setiap individu dalam komunitas baik desa, kecamatan maupun kabupaten, berubah perilaku dan tidak buang air besar (BAB) sembarangan. Empat daerah ODF tersebut yakni Kota Blitar, Kota Mojokerto, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Gresik.

"Suatu kabupaten dapat dinyatakan ODF jika telah dilakukan proses verifikasi secara berjenjang, mulai tingkat desa, kecamatan sampai tingkat provinsi," terang Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Herlin Ferliana, M.Kes, Kamis (1/10/2020).

Dinkes Jatim v

Ia mengatakan, bahwa capaian ini merupakan prestasi bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta jajaran. Karena, dalam situasi pandemi Covid-19, Pemprov Jatim tetap konsisten untuk mewujudkan Jawa Timur bersih dan sehat.

"Keberhasilan ini tercapai berkat kerjasama dan partisipasi aktif dari semua pihak, antara lain komitmen kepala daerah berupa dukungan kebijakan, peran aktif masyarakat ,dan pembinaan OPD terkait," imbuh Herlin.

Berdasarkan data website Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kemenkes di tahun 2020 ini ada empat Kabupaten yang akses sanitasinya 100 persen yaitu Kota Blitar, Kota Mojokerto, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Gresik, sehingga perlu dilakukan kegiatan verifikasi ODF.

Merujuk hal tersebut, sekaligus merespon surat permintaan verifikasi ODF yang dikirimkan oleh kabupaten/kota di atas, maka Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur melalui Tim Verifikasi STBM Provinsi Jawa Timur.

Tim ini terdiri dari unsur Dinkes Jatim, Organisasi profesi HAKLI, APPSANI, Koordinator Provinsi STBM Pamsimas III, NGO ( Wahana Visi dan USAID IUWASH) dan kabupaten yang berdekatan dengan kabupaten/kota yang akan diverifikasi.

Mereka melakukan serangkaian kegiatan yang terdiri dari verifikasi dokumen dan sampling lokasi, serta verifikasi lapangan. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses perubahan perilaku terjadi di masyarakat dan tidak ada masyarakat yang melakukan praktik BAB sembarangan.

Kegiatan verifikasi dilakukan selama 1-2 hari dengan metode sampling kecamatan dan desa yang mewakili kriteria tertentu. Meliputi daerah padat penduduk, daerah aliran sungai, pegunungan, daerah sulit air, perbatasan dan sebagainya.

Dinkes Jatim z

Setelah proses verifikasi dilakukan, apabila dipastikan bahwa masyarakat buang air besar di jamban yang sehat maka akan diterbitkan berita acara verifikasi ODF yang ditandatangani oleh seluruh anggota tim Verifikasi STBM dan penyerahan sertifikat ODF kabupaten/kota yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Dengan diterbitkannya berita acara dan penyerahan sertifikat ODF tersebut,  kabupaten/kota dinyatakan sebagai kabupaten/kota ODF, di mana masyarakatnya berubah perilaku dan menggunakan jamban sehat.

Sementara, berdasarkan data website STBM  (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di www.stbm.kemkes.go.id akses sanitasi di Provinsi Jawa Timur mencapai 92,78 persen, dan 5162 desa ODF (status: 24 September 2020).

Sampai dengan tahun 2019 sudah ada 11 Kabupaten ODF di Provinsi Jawa Timur, yaitu pada tahun 2014, Kab. Pacitan, Kab Ngawi, Kab Magetan dan Kota Madiun.

Tahun 2017, Kab. Lamongan. Tahun 2018, Kab Pamekasan. Tahun 2019, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Batu, Kab Banyuwangi dan Kab Trenggalek.

Dalam upaya mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penularan penyakit berbasis lingkungan, pemerintah mengembangkan strategi nasional berupa pendekatan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat yang berbasis masyarakat atau dikenal dengan STBM.

STBM terdiri dari 5 pilar perubahan perilaku, yang terdiri dari stop perilaku BABS, adopsi perilaku CTPS, pengamanan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

"Salah satu output dari pilar 1 adalah terbentuknya komunitas ODF antara lain Desa ODF, Kecamatan ODF dan Kabupaten ODF," ujar Kepala Dinkes Jatim dr Herlin Ferliana. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Positif Covid-19 Lagi, Cristiano Ronaldo Bakal Absen Lawan Barcelona
    Positif Covid-19 Lagi, Cristiano Ronaldo Bakal Absen Lawan Barcelona
    23/10/2020 - 00:24
  • Dua Skema Pembangunan Pesantren, Ipuk Fiestiandani Fokus di Kesehatan dan Ekonomi
    Dua Skema Pembangunan Pesantren, Ipuk Fiestiandani Fokus di Kesehatan dan Ekonomi
    23/10/2020 - 00:17
  • Koppi Opened Their Chained Vendor at Yogyakarta
    Koppi Opened Their Chained Vendor at Yogyakarta
    23/10/2020 - 00:12
  • Ratusan Santri Ponpes Nurut Taqwa Bondowoso Istigasah Agar Corona Cepat Diangkat
    Ratusan Santri Ponpes Nurut Taqwa Bondowoso Istigasah Agar Corona Cepat Diangkat
    23/10/2020 - 00:08
  • Nikon Indonesia Pamit, Netizen: Canon Jangan Ya
    Nikon Indonesia Pamit, Netizen: Canon Jangan Ya
    23/10/2020 - 00:03
  • Realisasi Smart Green Campus, UIN Maliki Malang Lakukan Penghijauan di Kampus III
    Realisasi Smart Green Campus, UIN Maliki Malang Lakukan Penghijauan di Kampus III
    22/10/2020 - 23:59
  • Wali Kota Madiun Ingatkan Prokes 3M Saat Beribadah
    Wali Kota Madiun Ingatkan Prokes 3M Saat Beribadah
    22/10/2020 - 23:56
  • BBC Dukung Paslon Nia-Usman di Pilbup Bandung
    BBC Dukung Paslon Nia-Usman di Pilbup Bandung
    22/10/2020 - 23:54
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Anugerahi Banyuwangi TPID Terbaik
    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Anugerahi Banyuwangi TPID Terbaik
    22/10/2020 - 23:52
  • Mendes PDTT RI Ajak Santri Seluruh Indonesia Memperkokoh Tradisi Pesantren
    Mendes PDTT RI Ajak Santri Seluruh Indonesia Memperkokoh Tradisi Pesantren
    22/10/2020 - 23:50

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Gerakan Sosial Lama vs Gerakan Sosial Baru: Lembaga Kemahasiswaan Intra Kampus
    Gerakan Sosial Lama vs Gerakan Sosial Baru: Lembaga Kemahasiswaan Intra Kampus
    22/10/2020 - 23:20
  • Memaknai Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020
    Memaknai Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020
    22/10/2020 - 22:27
  • Realisasi Hari Santri Nasional di Era Pandemi
    Realisasi Hari Santri Nasional di Era Pandemi
    22/10/2020 - 21:33
  • Santri, Kiai dan Kedaulatan NKRI
    Santri, Kiai dan Kedaulatan NKRI
    22/10/2020 - 20:24
  • Enam Tahun Jokowinomics Gagal Meroket, Berlari dan Melompat
    Enam Tahun Jokowinomics Gagal Meroket, Berlari dan Melompat
    22/10/2020 - 19:31
  • Mengapa Omnibus Law UU Cipta Kerja menjadi Kontroversi?
    Mengapa Omnibus Law UU Cipta Kerja menjadi Kontroversi?
    22/10/2020 - 18:39
  • Santri dan Visi Kebangsaan
    Santri dan Visi Kebangsaan
    22/10/2020 - 17:18
  • Budi Tinggi Alumni Gontor
    Budi Tinggi Alumni Gontor
    22/10/2020 - 16:00

KULINER

  • Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    22/10/2020 - 03:20
  • Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    21/10/2020 - 00:46
  • Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    18/10/2020 - 05:28
  • Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    14/10/2020 - 13:02
  • Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    14/10/2020 - 08:03
  • Gatot Sebut Ahmad Yani Mau Ditangkap, Polri: Pemanggilan Sebagai Saksi
    Gatot Sebut Ahmad Yani Mau Ditangkap, Polri: Pemanggilan Sebagai Saksi
    23/10/2020 - 00:10
  • 3 Trik Sentuh Miss V, Bikin Wanita Ketagihan di Ranjang
    3 Trik Sentuh Miss V, Bikin Wanita Ketagihan di Ranjang
    23/10/2020 - 00:20
  • Viral, Video Lucu Khabib Lari Terbirit-birit Diprank Ular Besar
    Viral, Video Lucu Khabib Lari Terbirit-birit Diprank Ular Besar
    23/10/2020 - 00:05
  • Setelah Anjayani, Kini Lutfi Agizal Buat Lagu Anjalathi
    Setelah Anjayani, Kini Lutfi Agizal Buat Lagu Anjalathi
    23/10/2020 - 00:00
  • Yuk! Nostalgia Bareng D’Masiv di OneFest tvOne Sabtu Ini
    Yuk! Nostalgia Bareng D’Masiv di OneFest tvOne Sabtu Ini
    23/10/2020 - 00:00