Peristiwa Internasional

19 Tahun Tragedi WTC (11-Habis): Bill Clinton Iseng Minta Kopyah Imam Shamsi Ali Usai Acara

Kamis, 01 Oktober 2020 - 08:08 | 67.59k
19 Tahun Tragedi WTC (11-Habis): Bill Clinton Iseng Minta Kopyah Imam Shamsi Ali Usai Acara
Tampak mantan Presiden Bill Clinton dan istrinya, Hillary Clinton turut menyaksikan doa bersama di Yankee Stadium, New York, AS. (Foto: tangkapan layar C-SPAN)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, NEW YORKBeberapa pekan pasca tragedi WTC ini Imam Shamsi Ali sendiri tiba-tiba kejatuhan durian. Durian yang enak, tapi penuh duri.
Apa durian yang dimaksud?

***

Setelah Sabrina selesai membacakan terjemahan ayat-ayat Al-Quran yang saya bacakan, kami kembali duduk ke kursi semula. Tapi sebelum saya kembali duduk di kursi semula, Walikota New York berdiri menjabat tangan saya. 

Bahkan Gubernur New York George Pataki memeluk saya. Pataki orang yang sangat tinggi. Sehingga saya hanya bisa memeluk pinggangnya. Sementara dia memeluk ke arah pundak saya. 

Di barisan kedua para pejabat itu ada Hillary dan Bill Clinton. Hillary berdiri dan menjabat tangan saya. Disusul oleh Presiden Bill Clinton. Di saat jabat tangan itulah Presiden Clinton tiba-tiba memuji baju dan songkok saya. 

“Love your outfit” (Saya suka bajumu)," sapanya dengan rawut muka Clinton yang khas.
“Thank you Sir” (terima kasih tuan)," jawab saya. 

Tapi dia justru meminta songkok saya. “Can I have that hat?” (Bolehkah saya minta songkok itu?” 

Saya tertawa dan mengatakan: “I am sure it doesn’t fit you” (Saya yakin songkok ini tidak cocok ukuran kepalamu). 

Saya tahu bahwa Clinton tentunya hanya bercanda. Tapi bagi saya hal itu sebuah sambutan yang luar biasa dari mantan Presiden negara super power ini. 

Demikianlah satu persatu dari semua tokoh agama itu menyampaikan doa, baca Kitab Suci, atau menyampaikan pidato singkat. Saya mendengarkan semuanya dengan baik. 

Berbeda pada konferensi pers sehari setelah 9/11. Pada acara doa bersama untuk Amerika kali ini semua agama-agama besar di kota New York terwakili. Termasuk agama Hindu, Buddha, dan Sikhisme. 

Dengan demikian ada 6 agama yang tampil dengan 4 Wakil dari masing-masing agama. Belum lagi beberapa persembahan lagu dari penyanyi yang diundang saat itu. Sehingga acara itu berlangsung hampir tiga jam. 

Satu hal yang saya sadari ketika itu adalah betapa pentingnya penguasaan bahasa Inggris bagi tokoh agama, Imam, Ustadz, Maulana, Syeikh, atau apapun itu. Mungkin wajar saja jika Al-Quran menekankan kalau para nabi/rasul itu diutus “bi lisaani qaumih” (dalam bahasa kaumnya). 

Tokoh-tokoh agama Hindu, dan juga Sikhisme hari itu menyampaikan doa atau pidato singkat dengan bahasa Inggris yang “heavily Indian accent” (dengan bahasa Inggris bergaya India). Sehingga dengan jelas saya dengarkan cekikikan dari khalayak ramai. Mungkin karena bahasa Inggris yang tidak/kurang dipahami. 

Setelah acara selesai kita meninggalkan panggung acara. Tapi para tamu VIP yang hadir ketika itu masih saling menyapa, nampak saling memotivasi atau menguatkan. Saya sendiri selalu berdampingan dengan Imam Pasha. 

Tiba-tiba seorang Rabi Yahudi mendekat, tersenyum dan mengulurkan tangan untuk jabat tangan. Dia kemudian bertanya: “You look an Indonesia. Are you? M” (Kamu sepertinya orang Indonesia. Apakah iya?). 

Saya kemudian sambil masih berjabat tangan menjawab: “Yes Sir. I am an Indonesian” (Benar tuan. Saya orang Indonesia). 

Ketika itu saya belum terlalu paham cara memanggil tokoh-tokoh agama lain. Bahwa Yahudi harusnya dipanggil “Rabbi”. Kristen Protestan dengan panggilan Reverend atau Pastor. Sementara pendeta Katolik di panggil Father. Pemimpin tertingginya His Excellency Cardinal. 

Rabbi Yahudi tadi mengenalkan diri lebih jauh. “I am Arthur Schneier” (Nama saya Arthur Schneier). 

Beliau memberikan kartu namanya. Dan sat itulah saya tahu kalau beliau adalah Senior Rabbi di East Park Synagogue di kota New York. Salah satu Synagogue tertua dan terkenal di kota New York. Beberapa tahun kemudian, ketika Paus Benedict hadir di kota New York, beliau melakukan kunjungan bersejarah ke synagogue itu. 

Rabbi Schneier ternyata punya perhatian khusus dengan Indonesia. Tiba-tiba saja dia mengatakan kepada saya: “I like Indonesia” (Saya suka Indonesia). 

Tentu saja saya senang, tapi juga terkejut. Karena dalam hati saya bagaimana mungkin Yahudi menyukai sebuah negara yang merupakan negara Muslim terbesar dunia? Itu bagian dari cara pandang dan asumsi negatif bawaan saya ketika itu.

Tapi saya berusaha menyembunyikan itu. Selain karena memang situasi yang mengharuskan saya memperlihatkan sikap baik dan bersahabat, juga karena saya sudah mulai menyadari bahwa cara pandang dan asumsi saya selama ini tentang orang lain belum tentu benar.

Saya kemudian menepuk pundak beliau dan dengan senyuman, seolah telah kenal baik beliau, lalu saya bertanya: “Why do you love Indonesia?” (Kenapa suka Indonesia?). 

Beliau dengan cepat dan dengan wajah ceria menjawab: “Because I have a friend. A great friend, Gus Dur” (Karena saya punya teman. Teman yang baik. Presiden Gus Dur). 

Saya kemudian bicara dengan beliau banyak hal tentang Indonesia dan juga Presiden Gus Dur. Saya sampaikan bahwa Indonesia adalah negara besar di Asia. Tentu saya harus kenalkan bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar dunia. 

Tiba-tiba saja beliau memegang pundak saya, dan mengundang saya untuk berkunjung ke synagoguenya. Tentu saja saya iyakan. 

Maka synagogue beliaulah yang pertama kali saya kunjungi di kota New York. Ketika itu saya hadir sebagai tamu dalam sebuah pertemuan antar agama. 

Allah ternyata berkehendak lain. Lima tahun kemudian, di akhir tahun 2004, tahun ketika Tsunami terjadi di Indonesia. Dan juga tahun meninggalnya Paus Yohanes II, saya ketemu dengan Rabbi Yahudi yang lain.

Rabbi itu ternyata anak dari Rabbi Arthur ini. Rabbi inilah yang sangat intens membangun dialog dengan saya. Bahkan kami menulis buku bersama dengan judul “Sons of Abraham: ssues unite and divide Jews and Muslims”. 

Demikianlah hari-hari berlalu pasca peristiwa 9/11 itu. Kebencian, bahkan kekerasan terhadap komunitas Muslim terus berlanjut. Beberapa masjid di kota New York dicoret-coret dengan kata-kata kotor. Seorang wanita Bangladesh didorong masuk ke station subway. Untung nyawa beliau tertolong.

Namun dengan optimisme dan tawakkal semua itu kita hadapi dan lalui dengan tegar. Peristiwa 9/11 membangun kesadaran Umat akan tanggung jawab da’awiyah (Dakwah) di pundaknya di satu sisi. 

Dan pada sisi lain, 9/11 ternyata pintu pengenalan (ta’aruf) antar komunitas terbuka lebar. Maka sejak itu pula dialog dan hubungan antar komunitas agama semakin intens. 

Saya sendiri sejak hadir di kota ini memang dikenal sebagai Imam. Iya memang diundang untuk menjadi Imam sebuah masjid di kota New York. Masjid itu adalah masjid Al-Hikmah, milik warga Muslim Indonesia di kota ini. 

Walau pun kenyataannya saya tidak pernah secara resmi menjadi Imam masjid ini, banyak masyarakat kota New York, khususnya kalangan Komunitas Muslim mengenal saya sebagai Imam masjid itu. Saya memang tetap mendedikasikan waktu, energi dan pikiran untuk komunitas ini. Dan pernah sempat jadi pengurusnya.

Beberapa pekan pasca tragedi WTC ini Imam Shamsi Ali sendiri tiba-tiba kejatuhan durian. Durian yang enak, tapi penuh duri.
Apa durian yang dimaksud? Silakan temukan jawabannya pada saat Gramedia telah menerbitkan cerita ini. (habis)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Eco Plafon, Inovasi Pelajar SMAN 1 Lamongan Sabet Runner Up di WICE 2020
    Eco Plafon, Inovasi Pelajar SMAN 1 Lamongan Sabet Runner Up di WICE 2020
    24/10/2020 - 12:52
  • Bertemu Ketua DPD RI, Pengusaha Rokok di Malang Keluhkan Peredaran Rokok Ilegal
    Bertemu Ketua DPD RI, Pengusaha Rokok di Malang Keluhkan Peredaran Rokok Ilegal
    24/10/2020 - 12:46
  • Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    24/10/2020 - 12:40
  • Ketua Umum AMSI: Pandemi Mengembalikan Media ke Rumusan Paling Dasar
    Ketua Umum AMSI: Pandemi Mengembalikan Media ke Rumusan Paling Dasar
    24/10/2020 - 12:33
  • Gubernur Jatim Khofifah Ungkap Pentingnya Bangunan Media Siber
    Gubernur Jatim Khofifah Ungkap Pentingnya Bangunan Media Siber
    24/10/2020 - 12:06
  • Konferwil AMSI Jatim, Kali Pertama BI Buka Stand Penukaran Uang Pecahan Rp 75 Ribu
    Konferwil AMSI Jatim, Kali Pertama BI Buka Stand Penukaran Uang Pecahan Rp 75 Ribu
    24/10/2020 - 11:49
  • Trully Tisna: Mendongeng Memiliki Manfaat Luar Biasa
    Trully Tisna: Mendongeng Memiliki Manfaat Luar Biasa
    24/10/2020 - 11:35
  • Satgas Covid-19 Ingatkan Pentingnya Gerakan 3M Ketika Liburan
    Satgas Covid-19 Ingatkan Pentingnya Gerakan 3M Ketika Liburan
    24/10/2020 - 11:24
  • Gubernur Jatim Khofifah Resmi Buka Konferwil AMSI Jatim di Kota Batu
    Gubernur Jatim Khofifah Resmi Buka Konferwil AMSI Jatim di Kota Batu
    24/10/2020 - 11:05
  • DPPKB Bontang Jadi Moderator 'Belajar Seru dengan Mendongeng'
    DPPKB Bontang Jadi Moderator 'Belajar Seru dengan Mendongeng'
    24/10/2020 - 11:00

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    Wajah Demokrasi di Kabupaten Musi Rawas Hari Ini?
    24/10/2020 - 12:40
  • Pemuda di Era Digital
    Pemuda di Era Digital
    23/10/2020 - 14:53
  • Omnibus Law dan Sekaratnya Demokrasi
    Omnibus Law dan Sekaratnya Demokrasi
    23/10/2020 - 13:33
  • Di Balik Meja Anak Muda Bicara Peran
    Di Balik Meja Anak Muda Bicara Peran
    23/10/2020 - 12:24
  • Hakekat Perayaan Maulid Nabi
    Hakekat Perayaan Maulid Nabi
    23/10/2020 - 11:12
  • Sumpah Bukan Sampah
    Sumpah Bukan Sampah
    23/10/2020 - 09:38
  • Merawat Negara Hukum
    Merawat Negara Hukum
    23/10/2020 - 08:44
  • Menyemaikan Kesahihan Lidah
    Menyemaikan Kesahihan Lidah
    23/10/2020 - 07:42

KULINER

  • Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    Sheraton Mustika Yogyakarta Hadirkan Promo Saturday Super Seafood dan Private Dining
    23/10/2020 - 18:49
  • Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    Tips Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian yang Maknyus
    23/10/2020 - 13:05
  • Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    Asyik Musim Mangga Tiba, Yuk Bikin Mango Sago, Dessert Kekinian dari Hongkong
    23/10/2020 - 12:04
  • Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    Food Court Pinggir Sawah Sajikan Menu Spesial Ayam Goreng Mbak Ndari
    22/10/2020 - 03:20
  • Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    21/10/2020 - 00:46
  • Gila, Cara Tangani Mike Tyson Ketika Candu Seksnya Kumat
    Gila, Cara Tangani Mike Tyson Ketika Candu Seksnya Kumat
    24/10/2020 - 04:24
  • Bikin Malu, Konsep Video Via Vallen Ternyata Nyontek Artis K-Pop
    Bikin Malu, Konsep Video Via Vallen Ternyata Nyontek Artis K-Pop
    24/10/2020 - 03:00
  • Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon
    Netizen Maha Kejam Tanggapi Vaksin Palu Arit Fadli Zon
    24/10/2020 - 00:25
  • 5 Fakta Pembunuhan Sadis Yulia, Nomor 2 Cara Pelaku Benar-benar Ngeri
    5 Fakta Pembunuhan Sadis Yulia, Nomor 2 Cara Pelaku Benar-benar Ngeri
    24/10/2020 - 05:32
  • Istri Kim Jong-un Berbulan-bulan Tak Muncul, Gosip Mulai Beredar
    Istri Kim Jong-un Berbulan-bulan Tak Muncul, Gosip Mulai Beredar
    24/10/2020 - 01:04