Peristiwa Daerah

Rapat Penetapan UMK Kota Semarang Diwarnai Demo Buruh

Rabu, 23 September 2020 - 19:50 | 17.71k
Rapat Penetapan UMK Kota Semarang Diwarnai Demo Buruh
Suasana rapat dewan pengupahan Kota Semarang. (FOTO: Mushonifin/TIMES Indoensia)

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Dewan Pengupahan Kota Semarang melakukan Rapat Pleno dengan agenda pembahasan usulan Upah Minimum Kota atau UMK Kota Semarang tahun 2021 di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang Jalan Ki Mangunsarkoro No. 21 Semarang pada Rabu (23/9/2020).

Rapat yang berjalan cukup alot ini dihadiri oleh tiga unsur pimpinan Dewan Pengupahan yaitu Ketua Dewan Pengupahan sekaligus Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Sutrisno. Perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Semarang, Nugroho. Dan Aliansi GERBANG (Gerakan Buruh Berjuang), Slamet Kaswanto.

Perwakilan APINDO, Nugroho, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa banyak pengusaha dan perusahaan yang terpaksa merumahkan bahkan mem-PHK karyawan dan buruhnya demi bertahan di saat situasi covid-19 seperti sekarang ini.

ratusan-buruh-melakukan-demonstrasi.jpgRatusan buruh melakukan demonstrasi di depan kantor Disnakertrans Kota Semarang. (FOTO: Mushonifin/TIMES Indoensia)

Akibat pandemi covid-19 mengakibatkan perekonimian menjadi lesu dan menyebabkan PDB (Produk Domestik Bruto) pada triwulan tiga mengalami penurunan -5,32%.

"Hal ini mengakibatkan beban setiap perusahaan semakin berat,  mereka juga sedang berusaha merestrukturisasi kreditnya, bahkan tidak sedikit yang gulung tikar," papar Nugroho.

Atas dasar itu, Apindo mengusulkan agar pada tahun 2021 kenaikan upah buruh 0% saja. Dengan kata lain tidak ada penambahan upah buruh.

"Kami mengusulkan kepada Walikota Semarang agar upah buruh tahun 2021 tetap 2.713.000 rupiah saja," usulnya di hadapan peserta rapat.

Namun usulan itu tentu saja tidak diterima oleh perwakilan buruh. Para buruh mengusulkan penambahan UMK 2021 sebesar 3.395.930,68.

Rincian besaran upah itu sendiri berdasarkan survei internal buruh bersama Komisi D DPRD Kota Semarang pada bulan Juli dan Agustus lalu yang dilaksanakan di Pasar Karangayu, Pasar Mangkang, Pasar Pedurungan, Pasar Langgar, dan Pasar Jatingaleh.

Selamet Kaswanto, perwakilan buruh (GERBANG) mengatakan bahwa situasi pandemic Covid-19 mewajibkan buruh tetap melaksanakan pekerjaan namun dengan protokol kesehatan ketat yang bahkan saat ini sudah diterapkan mekanisme sanksinya.

Kaswanto menambahkan, saat ini kebutuhan tambahan perbulan tersebut bersifat wajib bagi buruh. Namun dalam usulan KHL belum dimasukkan dalam item Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Item-item yang dimaksud meliputi masker, and sanitizer, vitamin C, absen daring, sabun cuci tangan dan disinfektan.

ratusan-buruh-melakukan-demonstrasi-2.jpg

"Dalam kaitannya tersebut, adapun usulan UMK Kota Semarang Tahun 2021 yang di usung dari Dewan Pengupahan Kota Semarang dari unsur buruh berdasarkan prediksi KHL bulan Desember tahun 2020 plus Kebutuhan Tambahan Wajib (KTW) saat Pandemic Covid-19 sebesar 3.395.930,68 rupiah," jelas Selamet.

Selamet menyampaikan pemerintah perlu menetapkan formulasi Struktur Skala Upah yang dapat dilaksanakan oleh pengusaha di setiap perusahaan pada tahun 2021, sebagai langkah  serius pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh.

Menurutnya, bahwa pemerintah juga perlu menetapkan formulasi Upah Minimun Sektoral (UMSK) dengan besaran nominal tertentu yang dapat dilaksanakan oleh pengusaha pada sektor yang dikelompokkan.

"Selain itu pemerintah juga berperan untuk mengawasi dalam penerapan Upah Minimun Sektoral (UMSK) yang dapat dilaksanakan pada tahun 2021," tutup Selamet.

Sementata itu, Sutrisno selaku Kadinsnaker sekaligus ketua Dewan Pengupahan Kota Semarang menyampaikan pihaknya memahami kesulitan pengusaha dan pekerja. "Kami akan berusaha mengakomodir baik usulan serikat pekerja maupun apindo," ujar Sutrisno.

Sutrisno berujar seusai rapat dirinya akan langsung membawa berita acara rapat yang didalamnya terdapat usulan-usulan pihak buruh dan pengusaha kepada Walikota Semarang.

"Usulan unsur Serikat Pekerja tersebut beserta usulan Apindo yang mengusulkan kenaikan UMK tahun 2021 yaitu 0 persen (tidak ada kenaikan) sudah diterima dan masukan dalam berita acara rapat pleno Dewan Pengupahan Kota Semarang," aucapnya.

"Kemudian hasil rapat tersebut juga langsung disampaikan ke walikota siang ini juga," pungkas Sutrisno.

Saat rapat pembahasan UMK berlangsung, ratusan buruh melakukan demonstasi di depan kantor Disnaker Kota Semarang. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Stay & Relax at Luminor Hotel Jemursari Surabaya
    Stay & Relax at Luminor Hotel Jemursari Surabaya
    21/10/2020 - 02:12
  • Cerita Chef Renatta Moeloek Terkait Harta Tahta Renatta
    Cerita Chef Renatta Moeloek Terkait Harta Tahta Renatta
    21/10/2020 - 01:23
  • Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    21/10/2020 - 00:46
  • Dibayar 6 Miliar, Arsenal Malah Tak Daftarkan Mesut Ozil 
    Dibayar 6 Miliar, Arsenal Malah Tak Daftarkan Mesut Ozil 
    21/10/2020 - 00:13
  • Memandang Masa Depan Profesi Public Relations
    Memandang Masa Depan Profesi Public Relations
    20/10/2020 - 23:14
  • Sedang Tren, Ini Cara Ikutan My 3x3 Instagram
    Sedang Tren, Ini Cara Ikutan My 3x3 Instagram
    20/10/2020 - 23:01
  • Projo Desak Kabinet Presiden RI Jokowi Lebih Serius Mengurus Rakyat
    Projo Desak Kabinet Presiden RI Jokowi Lebih Serius Mengurus Rakyat
    20/10/2020 - 22:54
  • Masker Medis dan Masker Kain Menurut WHO
    Masker Medis dan Masker Kain Menurut WHO
    20/10/2020 - 22:48
  • AJI Ternate Desak Polda Malut Sanksi Oknum Anggota Polisi yang Arogan
    AJI Ternate Desak Polda Malut Sanksi Oknum Anggota Polisi yang Arogan
    20/10/2020 - 22:43
  • Perhutani KPH Bondowoso Akan Manfaatkan Lagi Hutan Ijen untuk Pertanian
    Perhutani KPH Bondowoso Akan Manfaatkan Lagi Hutan Ijen untuk Pertanian
    20/10/2020 - 22:39

TIMES TV

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

Oh my God, Aksi Demo UU Cipta Kerja disusupi Massa bayaran?

17/10/2020 - 16:33

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?

UU Cipta Kerja juga Hapus Sertifikat Halal MUI?
TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?

TERNYATA, Tokoh PKI DN Aidit Keturunan Habaib?
Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil

Progesterex Bisa Bikin Wanita Tidak Hamil
GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

GAWAT. GNPF Ulama, FPI dan PA 212 Keluarkan Fatwa Qishos?

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Memandang Masa Depan Profesi Public Relations
    Memandang Masa Depan Profesi Public Relations
    20/10/2020 - 23:14
  • Ruang Parlemen Mahasiswa dan Catatan untuk Para Demonstran
    Ruang Parlemen Mahasiswa dan Catatan untuk Para Demonstran
    20/10/2020 - 17:16
  • Pilkada dan Pandemi Ujian Kualitas Pemimpin
    Pilkada dan Pandemi Ujian Kualitas Pemimpin
    20/10/2020 - 16:22
  • Inovasi Pendidikan Berbasis Digital
    Inovasi Pendidikan Berbasis Digital
    20/10/2020 - 10:38
  • Tiada Henti “Saling Mencintai”
    Tiada Henti “Saling Mencintai”
    20/10/2020 - 09:40
  • UU Terancam “Nihilisme Total”
    UU Terancam “Nihilisme Total”
    19/10/2020 - 11:49
  • Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    Kegagalan Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Omnibus Law
    19/10/2020 - 11:25
  • Diaspora Televisi Pendidikan
    Diaspora Televisi Pendidikan
    18/10/2020 - 16:36

KULINER

  • Cerita Chef Renatta Moeloek Terkait Harta Tahta Renatta
    Cerita Chef Renatta Moeloek Terkait Harta Tahta Renatta
    21/10/2020 - 01:23
  • Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    Nasi Aron Tengger Bromo, Another Way to Have Your Staple Food
    21/10/2020 - 00:46
  • Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    Nikmatnya Jajanan Tradisional Kue Apem Cirebon
    18/10/2020 - 05:28
  • Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    Menikmati Rujak Bakso Kuliner Unik di Kabupaten Majalengka
    14/10/2020 - 13:02
  • Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    Innside by Melia Yogyakarta Pamerkan Menu Unggulan Baru
    14/10/2020 - 08:03
  • Kisah Gila Sertu TNI Nekat Goyang Istri Bawahan di Asrama Hingga Hamil
    Kisah Gila Sertu TNI Nekat Goyang Istri Bawahan di Asrama Hingga Hamil
    21/10/2020 - 00:02
  • Rizal Ramli: Tahun ke 6 Pemerintahan Jokowi, Indikator Ekonomi Merosot
    Rizal Ramli: Tahun ke 6 Pemerintahan Jokowi, Indikator Ekonomi Merosot
    21/10/2020 - 00:36
  • Pendemo Mau Pulang dengan Longmarch, Polisi Malah Bubarkan Paksa
    Pendemo Mau Pulang dengan Longmarch, Polisi Malah Bubarkan Paksa
    21/10/2020 - 00:28
  • Anya Geraldine Unggah Video di Kolam Renang, Warganet Kelepek-kelepek
    Anya Geraldine Unggah Video di Kolam Renang, Warganet Kelepek-kelepek
    21/10/2020 - 00:00
  • Cobain Resep Lengkuas untuk Gairah Seks Hingga Sperma Tokcer
    Cobain Resep Lengkuas untuk Gairah Seks Hingga Sperma Tokcer
    21/10/2020 - 00:10